Tokopedia Care Membiarkan Seller Penipu

Saya sudah lama sekali jadi pelanggan Tokopedia, sudah 10 tahun, mungkin lebih. Selama itu, pengalaman belanja di Tokopedia sangat baik, terutama customer service-nya yang jauh lebih baik daripada marketplace lain.

Baru-baru ini saya melakukan pemesanan barang. Sudah sering dan banyak penjual palsu yang kalau dichat tanya stok jawab “ready”, tapi begitu dipesan tidak dikirim dan batal otomatis. Kebanyakan hanya untuk kumpul database pembeli, meskipun ini saja sudah buang waktu dan mengurangi kredibilitas Tokopedia karena banyak penjual palsu. Ya sudah, setidaknya dana kembali.

Tetapi baru-baru ini, ada satu penjual palsu yang hanya mengirim kertas dan kardus berisi nomor WhatsApp dan janji palsu bahwa barang akan dikirim dengan resi lain.

Dari besar paket saja saya sudah curiga. Karena itu, saya buat video unboxing. Saya komplain dan minta refund bukan hanya harga barang, tapi juga ongkos kirim, karena ini jelas bukan salah saya dan seller sengaja kirim paket palsu.

Setelah komplain dibuka, seller sengaja post link komplain dan stiker di chat, seperti mau kasih tahu kalau dia online tapi sengaja tidak merespons komplain. Bisa dilihat dari screenshot jawabannya dan tiketnya sengaja ditutup meski masalah belum selesai.

Tokopedia Care yang lama itu pelayanannya bagus. Kenapa? Karena tidak seperti CS marketplace lain yang selalu bilang “tunggu waktu di pusat resolusi ya”, CS Tokopedia Care yang dulu secara aktif menghubungi pembeli dan penjual agar tidak perlu menunggu terlalu lama dan masalah bisa diselesaikan lebih cepat.

Saya sangat respect dan angkat jempol untuk Tokopedia Care yang dulu. Bahkan saat saya retur barang, saya hanya tanya siapa yang bayar ongkos kirimnya, tidak minta, Tokopedia mengganti ongkos kirim pengembalian barang saya, meskipun hanya Rp6.000 dan saya tidak minta. Ini bukan masalah nominal, tapi sebuah tindakan yang mencerminkan bahwa Tokopedia peduli kepada pelanggan dan bertanggung jawab. Tidak seperti sekarang, hanya tinggal namanya saja yang peduli (care), karena tindakannya sama sekali tidak.

Tokopedia Care yang sekarang selalu menghindari menjawab masalah, seperti robot yang hanya menggunakan template jawaban. Jadi ini sebuah kemunduran drastis. Padahal, ada TANYA, chat AI. Kalau tidak bisa ditangani baru buat tiket. Jadi seharusnya tiket itu dijawab oleh customer service manusia, bukan AI. Kalau robot atau template juga, apa bedanya?

Karena ini, saya jadi cari tahu tentang Tokopedia Care 2025, dan saya menemukan link untuk Google Bisnis Tokopedia Tower yang ternyata sudah dipenuhi review buruk dengan isi senada, bahkan lebih parah daripada kasus saya.

Saya hanya rugi Rp17.000 untuk ongkos kirim penjual yang berniat menipu, tapi saya harap tidak ada lagi yang akan mengalami hal sama seperti saya, atau bahkan lebih buruk dengan nominal lebih besar.

Karena itu, saya menulis surat pembaca ini agar para pembeli yang belum tahu tentang perubahan drastis Tokopedia Care ini bisa lebih bijaksana dalam memilih, terutama jika nominalnya besar. Karena justru para penjual palsu itu banyak yang menjual barang-barang dengan harga jutaan.

Coba dikaji kembali, apa sebetulnya marketplace itu? Marketplace itu berdiri dan bisa berjalan karena menjadi penengah antara penjual dan pembeli. Untuk apa? Untuk menghindari penipuan. Tetapi Tokopedia Care yang sekarang tidak peduli kalaupun pembelinya tertipu atau banyak penjual palsu yang menipu.

Bahkan para penjual itu dibiarkan bebas, meskipun sudah jelas melanggar ketentuan seperti memberikan nomor WhatsApp dan bilang barang akan dikirim dengan nomor resi lain yang jelas tidak sesuai dengan sistem escrow yang seharusnya digunakan oleh marketplace. Tokonya tidak ditutup, masih bisa berjualan, ganti harga lebih tinggi, dan menipu lagi.

Kesimpulan, mungkin Tokopedia yang sekarang sudah lupa apa itu escrow atau bahkan visi dan misi perusahaannya apa.

Pesan saya untuk para pembeli, jika ingin membeli di Tokopedia, apalagi dengan nominal besar, bisa dipertimbangkan kembali. Karena jika ada masalah dan komplain, nantinya akan sulit dan dana mungkin beku dalam waktu lama, bahkan mungkin tidak kembali, meskipun Anda punya bukti video unboxing sekalipun.

Untuk yang mau cek review, ini link Google Bisnis-nya: Tokopedia Tower https://share.google/RuRIf3zQ5z3toNho1

Lusiana
Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

6 komentar untuk “Tokopedia Care Membiarkan Seller Penipu

  • 30 Agustus 2025 - (10:41 WIB)
    Permalink

    Iya, banyak toko penipu di Tokopedia sekarang. Modelnya sama, profile gambar cewek, banyak barang2 yang susah dicari, harga miring, review dikit. Ngak selalu ada review negatif yang bilang ini toko penipu. Dan entah kenapa sering muncul teratas pas pencarian. Sangat sangat mencurigakan.

    Jangankan toko ngak jelas begini yang mungkin ngak banyak korban, toko Official Store centang ungu Tokped sekarang juga banyak yang baru dan mencurigakan. Kaya barangnya seharusnya ngak masuk resmi ke Indo, dan harganya mahal, bisa dijual murah.

    Loh kok bisa? Yah antara dilolosin oknum atau karena kerja asal2an. Kan sebelum dipecat besar2an.

    Kalau dulu sih, tinggal lapor twitter CS TokopediaCare, toko penipu dan jual barang ilegal biasanya itungan menit ditindak.

    Dari pihak TikTok Shop, mereka juga seneng kalau orang jadi ngak percaya ama Tokopedia dan stop belanja di Tokped. Kelihatan banget, udah ngebet pengen ditutup 100% Tokopedia nya. Yang masuk berita belum lama ini, udah dipecat banyak lagi kan karyawan bagian Tokopedianya. Saya juga perhatiin di media sosial, jadi banyak influencer cerita masalah Tokped. Entahlah benaran atau buzzer bayaran biar makin hancur jadi bisa ditutup sesegera mungkin Tokpednya.

  • 30 Agustus 2025 - (12:03 WIB)
    Permalink

    Harusnya kalau sudah 10 tahun sudah cukup pengalaman. Tokonya belum ada ratingnya. Apalagi Tokopedia sudah diambil alih Tiktok.

  • 30 Agustus 2025 - (23:10 WIB)
    Permalink

    Dulu ada wacana sebelum Tokped gabung dengan gojek (jauh sebelum dibeli tiktok), akan ada penertiban seluruh seller diwajibkan upload NIB & NPWP guna menimalisir penipu dan juga sebagai pengawasan juga. Tapi entah kenapa hal itu tidak dilakukan dan hanya sebatas himbauan ke seller. Akhirnya ya begini, penipu menggunakan celah kelemahan ini pada Tokped.

  • 1 September 2025 - (12:07 WIB)
    Permalink

    Saya jg pengguna lama Tokopedia. Selain mulai banyak penipunya, dan kualitas layanan Tokopedia Care yg turun jauh, beberapa fitur jg hilang. Dulu ada kupon diskon dan voucher pengguna Gold, Platinum atau Diamond. Dan bahkan sekarang fitur strata pengguna gold, dll td jg sdh dihilangkan dari Tokopedia, silahkan cek di profile pelanggan masing2, sudah tdk ada, tanpa pemberitahuan sama sekali.

  • 19 September 2025 - (07:56 WIB)
    Permalink

    WKWKW kasian…. masih saja ada yang beli barang di tokopedia. Padahal karyawannya pada di PHK, cari saja beritanya banyak. Tokopedia itu sudah ditutup sejak dibeli tiktok. Sengaja dibikin bangkrut sama tiktok, Karyawannya sudah gak ada pada di PHK!!! Percuma lapor ke tokopedia care gak bakal di gubris,yang jawab AI semua. Sudah ikhlasin saja uangnya buat penipu, habis habisin tenaga saja. UNINSTALL saja aplikasi tokopedia. Tokopedia sekarang jadi sarang PENIPU. Mending belanja di toko oren atau yang lainnya masih bisa di percaya!!!!

 Apa Komentar Anda?

Ada 6 komentar sampai saat ini..

Tokopedia Care Membiarkan Seller Penipu

oleh Lusiana dibaca dalam: 3 menit
6