Maybank Menjebak Nasabahnya Sendiri

Pada tanggal 9 Oktober 2025, saya menerima pesan WhatsApp dari Maybank, mengenai pinjaman dana tunai kartu kredit Maybank. Karena saya berpikir akan ada pilihan nominal, saya memilih membalas “Ya” dan berharap akan ada konfirmasi lebih lanjut dari Maybank, seperti yang seharusnya dilakukan.

Namun, ternyata hanya dengan jawaban pesan WhatsApp tersebut, pinjaman dana tunainya langsung diproses pada tanggal 14 Oktober 2025. Lalu, saya segera menghubungi call center Maybank untuk meminta pembatalan. Sayangnya, pihak Maybank menolak untuk membatalkannya.

Sebagai nasabah yang sudah puluhan tahun, saya merasa kecewa dengan pelayanan seperti ini. Seolah-olah ini memang dirancang seperti jebakan.

Hanya demi bunga, Maybank rela memperlakukan konsumen dengan cara seperti ini. Apakah bijak seperti ini, Maybank? Seharusnya, pihak bank kembali melakukan konfirmasi ulang, apakah benar nasabah mengajukan pinjaman? Ini hanya diproses melalui WhatsApp dan tidak bisa dibatalkan.

Ko Sunarso
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Maybank Menjebak Nasabahnya Sendiri”

S.2025.031/MBI/PRESDIR-Corporate Communication Jakarta, 16 Oktober 2025 Kepada Yth. Penanggung Jawab Redaksi Mediakonsumen.com Perihal : Tanggapan atas pengaduan Bapak Ko Sunarso...
Baca selengkapnya

23 komentar untuk “Maybank Menjebak Nasabahnya Sendiri

    • 14 Oktober 2025 - (11:07 WIB)
      Permalink

      Pada media konsumen jelas tertulis. Tidak ada konfirmasi kepada konsumen dan langsung seketika itu juga dicancel mereka tidak mau

      • 14 Oktober 2025 - (13:26 WIB)
        Permalink

        “Apakah Anda bersedia mengajukan dana tunai Maybank XCash dari limit Maybank Kartu Kredit Anda?” Dan Anda memilih “Ya ajukan dana tunai.”

  • 14 Oktober 2025 - (10:45 WIB)
    Permalink

    “Ya ajukan dana tunai”

    Kan bapak sendiri yang bersedia, kok giliran sudah disetujui malah keberatan?

    • 14 Oktober 2025 - (11:08 WIB)
      Permalink

      Keberatan karena tidak ada konfirmasi by phone dan langsung. Hanya by WA yang bisa di klik oleh siapapun?

  • 14 Oktober 2025 - (14:31 WIB)
    Permalink

    “Karena saya berpikir akan ada pilihan nominal, saya memilih membalas “Ya” dan berharap akan ada konfirmasi lebih lanjut dari Maybank, seperti yang seharusnya dilakukan.”

    ya kalau “berharap ada pilihan nominal” jangan langsung jawab YA juga kali pak/om/bang/mas/bu/mba..
    seharusnya balas “ada pilihan nominal nya?”, orang normal seharusnya sih begitu ya..
    mungkin kena penyakit generasi jaman sekarang, penyakit “kurang membaca dengan teliti”

    • 14 Oktober 2025 - (14:53 WIB)
      Permalink

      Betul budaya membaca juga gak terjadi pada anda. Anda gak membaca tulisan ini dari atas sampai bawah tulisan ini. Dan anda gak tau kan pilihan dari penawaran itu apa. Gak mengalami tapi jadi komentator. Kaya komentator tv

      • 14 Oktober 2025 - (15:30 WIB)
        Permalink

        lho bukan nya sudah jelas penawaran nya sekian puluh juta dengan cicilan sekian juta sekian bukan bla bla bla..
        disitu sudah sangat jelas pak/bu/mas/om/mba

        yang kocak itu adalah anda berharap dapat pilihan penawaran dengan menjawab YA dari pernyataan yang sudah jelas “apakah anda bersedia?”..
        sudah jelas substansi pertanyaan nya, kalau anda belajar Bahasa Indonesia ya..

        saya tidak dalam kondisi di pihak Maybank, tapi disini sudah sangat jelas dan HARUS ANDA SEGERA SADARI DAN (MUNGKIN) TANGISI bahwa tidak ada kewajiban dari Maybank untuk membatalkan yang sudah disetujui bersama ini..
        sudah ada persetujuan YA dari pengajuan APAKAH..
        mau dilihat dari sisi manapun yang anda lakukan hanya bisa dengan menikmati pinjaman tersebut dan mencicilnya..

        MK,OJK,POLISI, siapa pun dari sisi Hukum tidak punya kemampuan untuk membatalkan kesepakatan ini..

        (kecuali Maybank sedih melihat anda mengemis memelas kasihan di depan kantor mereka, itu pun mereka harus mempertaruhkan pertanggungjawaban ke investor mereka jika pinjaman anda ini dibatalkan)

        saran saya, Enjoy Life!

        • 14 Oktober 2025 - (15:40 WIB)
          Permalink

          Hahaha komentator. Gak memahami permasalahan asal nyerocos. Apalagi marketing maybank setiap hari nawari apalagi di sini. Banyak marketing spam nya terutama yang koment dan tidak mengerti permasalahan. Kalau mengerti yang namanya keamanan bank dan keamanan data gak akan membela maybank. Kecuali makan dari maybank

          • 14 Oktober 2025 - (15:48 WIB)
            Permalink

            jadi anda mengerti yang nama nya “keamanan data” tapi malah menjawab YA?
            ironis sekali..

            tapi ya sudah lah..
            turut berduka lah kalau memang itu sebuah duka..
            sudah deal juga kan ya..
            seperti yang saya bilang, don’t cry, you can’t do anything about it dude..
            nikmati pinjaman nya, nikmati juga cicilan nya..
            enjoy life

        • 14 Oktober 2025 - (15:48 WIB)
          Permalink

          Ngapain mencicil dana yang jelas dan saya tidak mengemis seperti anda yang begitu desperate kepengen dapat. Apalagi bunga cuma 0.375. Hanya 4.5percent. Yang saya bilang kenapa gak ada konfirmasi terlebih dahulu kepada konsumentbsebagai bentuk prudent dari bank. Karena namanya WA itu bisa dikuasai karena di hack atau org lain mengaksesnya karena HP hilang. Kenapa maybank tidak melakukannya sebagai sikap dan bagian dari prudent. Apa salah mengkonfirmasi terhadap nasabaha atas WA Robot yang menguasai maybank kepada konsumen. Ini bank bukan tengkulak. Bank itu punya aturan yang sangat ketat dalam memberikan pinjaman. Verifikasi sama sekali tidak dilakukan.

          • 14 Oktober 2025 - (15:54 WIB)
            Permalink

            mau sehebat apapun verifikasi nya, kalau nasabah nya ceroboh ya buat apa..

            kan kasus ini juga contoh dari sekian banyak kasus nasabah ceroboh yang protes akibat kecerobohan nya..

            kalau memang buat anda itu kecil, ya anggap lah itu musibah, bukan malah tebar di MK menyalahkan orang lain..

  • 14 Oktober 2025 - (15:41 WIB)
    Permalink

    Seharusnya, pihak bank kembali melakukan konfirmasi ulang, apakah benar nasabah mengajukan pinjaman?

    celakanya ente itu bukan pemilik bank

    TS adalah contoh manusia iseng, ibarat ibu2 ke pasar tidak niat beli tapi banyak tanya ke pedagang di pasar

    semua angka sudah jelas, dari nominal dan bunganya, bahkan bila mau tau lbh dalam, nomor yg bisa dihubungi pun tercantum.
    si TS berharap ada konfirmasi dan andaipun ada konfirmasi, ane yakin jawabannya adalah “tidak” sebab sejak awal memang tidak niat

    makanya jd org jangan iseng, kalo ga niat ga perlu klik setuju, kalaupun mau tau ya tinggal telpon, itu nomor sudah jelas tercantum

    makanya jd org jangan sok tahu yg suka berasumsi “seharusnya”, ente tuh bukan pemilik bank, bukan pembuat kebijakan bank, jd ga perlu sok ngatur2 bank soal seharusnya begini seharusnya begitu

  • 14 Oktober 2025 - (19:10 WIB)
    Permalink

    Orang kocak yaa begini nih. Udah disebutkan dana tunai dari limit kartu kredit. Disebutkan jumlah pinjamannya, bunganya, cicilannya. Semuanya lengkap. Dengan sadar pun membalas, ya Ajukan Dana Tunai.

    Eeh begitu cair malah protes. Kocak bener ini orang.

  • 14 Oktober 2025 - (20:59 WIB)
    Permalink

    Bulan lalu saya ditelpon ditawarin dana tunai cc oleh Maybank, karena kebetulan memang cukup menarik penawaran nya ya sudah saya iyakan saja ehh pas dana cair nominalnya tidak sesuai dengan kesepakatan waktu ditelpon telesales, pas saya protes dibatalkan saja karena nominal tidak sesuai dengan yang dijanjikan malah ditolak. Aneh

    • 14 Oktober 2025 - (21:33 WIB)
      Permalink

      Baru ditelpon cs maybank. Masalah selesai. Ternyata cs nya yang awal salah. Saya baca aturannya ternyata selama proses bisa dibatalkan selama duit belum cair. Tidak ada aturan bilang tidak bisa dibatalkan. Lalu maybank berhak membatalkan dan bisa membatalkan selama proses. Jadi cs nya dah jelaskan bahkan ditanya cs nama siapa yang melayani pertama. Jadi hubungan dengan maybank langgeng nih kalau support nya gini

      1
      4
  • 15 Oktober 2025 - (15:44 WIB)
    Permalink

    Memang era AI seperti ini sangat mudah dimanfaatkan oleh siapapun, apalagi pesan WhatsApp pun hanya sebatas tombol.

    Jika saya lihat TS tidak mengetik, tetapi menekan tombol pilihan “YA Blabla”

    Dan memang seharusnya Sekelas Bank Besar konfirmasi kepada Nasabah oleh Tim Analis Bank, dan ada kemungkinan error atau ketika HP dimainin oleh sang anak, dan tidak sengaja menekan tombol “YA” tentu ini sangat berbahaya bagi nasabah.

    Karena biasanya Peminjaman dana ke Bank pun prosedurnya sangat ketat, dan panjang serta berbelit-belit dokumen. Akan tetapi pihak MayBank seperti sekelas Pinjol recehan proses verifikasi nya sangat simple.

    Tentu saya pun ketika ada tulisan promo seperti itu, langsung saya delete chat, karena sewaktu-waktu anak saya ketika pinjam hp bisa berbahaya, dan kemungkinan terjadi seperti TS pun sangat besar.

    • 15 Oktober 2025 - (17:34 WIB)
      Permalink

      Akhirnya ada yang paham kenapa. Dan ini sudah dicancel oleh maybank dan masalah sudah closed. Didalam terms and conditions yang saya baca pun ternyata tidak ada tulisan selama proses tidak bisa dicancel. Artinya selama duit belum cair bisa cancel. Dan pihak maybankpun berhak mengcancel penawaran ini kalau dirasa customer tidak memenuhi syarat. Kredit ini artinya belum tentu disetujui

      • 17 Oktober 2025 - (14:08 WIB)
        Permalink

        saran saya pak, itu kan ada bilang limit jangan dipakai, bapak pakai saja sampai cancel sendiri pengajuannya karena limit cc tidak mencukupi (mau bagaimana lagi)

 Apa Komentar Anda?

Ada 23 komentar sampai saat ini..

Maybank Menjebak Nasabahnya Sendiri

oleh Kennel dibaca dalam: 1 menit
23