Respon Telepon dari Lazada atas Surat Saya

Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih untuk Media Konsumen karena surat saya di-posting di sini. Saya adalah seller baru Lazada yang baru bergabung sejak bulan Maret dengan ID ID ID67X6XMF7 dan nama toko Jolanda.

Sejak surat pembaca ini di-posting di Media Konsumen, malamnya pukul 21.15 kami ditelepon oleh salah satu dari tim Lazada (namanya tidak mau disebutkan ) dan katanya akan membantu kami untuk menyelesaikan permasalahan ini karena katanya ada kesalahan input dalam sistem Lazada dan akun kami katanya akan coba dibuka (karena hanya masalah ongkir yang terlalu banyak sehingga sistem otomatis mengunci).

Keesokan hari tanggal 1-10-2020 pukul 08.30 kami ditelpon salah 1 dari CS Lazada dan mereka membuka data penjualan ini dan dijelaskan kurang lebih begini

1. Barang penjualan sebanyak 9 pcs pengiriman ke daerah Papua dengan nominal penjualan RP 200.300

2. Barang 1 pc dikenakan ongkos kirim sebanyak RP 5.000.000 (lebih) x 9 pcs total kurang lebih jadi nya Rp 46.000.000 (foto terlampir).

3. Harga barang 1 pcs RP 17.500 ( kami hanya untung 1.500/ pcs saja belum potong admin ) total 9 pcs 1 kg
4. Karena kesalahan kami seller input data berat dan dimensi makanya katanya ongkirnya jadi mahal

Kami menjelaskan secara rinci permasalahan ini dan memohon kebijaksanaan dari Lazada untuk dicek ulang kebagian pengiriman karena sangat tidak masuk akal barang seberat 1 kg dikenakan ongkir Rp46 juta. Dari CS Lazada sendiri katanya akan membicarakan permasalahan ini ke manager mereka.

Tanggal 2 -10-2020 jam 08.30 kami ditelepon oleh CS Lazada yang sama dan katanya sudah membicarakan masalah ini ke manager mereka dan katanya masalah ini mereka tidak bisa membantu, akun tetap diblokir karena ada indikasi penipuan dan ongkir kirim tetap kami yang tanggung karena kesalahan dari seller sendiri

Apakah Lazada memang keras begini? Apakah tidak ada toleransinya? Apakah masuk di akal barang seberat 1 kg dikenakan ongkir 46juta.

Saya jualan offline di Tanah Abang sudah 15 tahun, ada kesalahan dari langganan yang salah beli atau apalah kita masih mengembalikan dananya biar terjaga hubungan baik.

Di saat pandemi COVID-19 kami berusaha beralih dari jualan di toko ke jualan online dan mencoba jualan di LAZADA dengan harapan akan meningkatkan penjualan kami dan mencukupi kebutuhan kami karena sejak COVID-19 omzet kami turun drastis dan kehidupan sangat berat, stress

Padahal di bulan Juli kami sudah senang, penjualan kami di Lazada ada peningkatan walau untung nya dikit tapi kami menaruh harapan tinggi marketplace sebesar LAZADA untuk masa depan kami

Saya mohon kepada TIM LAZADA untuk sedikit mendengar kan keluhan kami, COBA kalian diposisi kami dan penjualan kalian dikenain ongkir sebanyak ini, kalian pasti ada berusaha keras untuk mendapatkan uang itu kembali karena uang penjualan dan perputaran kami ada disana semua, dimana lagi kami harus mencari lagi. Uang habis, barang tidak ada

Kalau memang karena kesalahan kami, ok kami masih bisa di kenain untuk ongkir nya 1 pcs RP 5juta secara keseluruhan tapi tolong sisa nya dikembalikan kepada kami

Semoga tulisan ini bisa mengetuk hati nurani tim lazada untuk membantu kami.

Akhir kata tulisan ini, saya mendoa kan semoga Lazada bisa jadi marketplace yang terbaik di Indonesia, semua karyawan Lazada sehat selalu dan yang paling utama untuk semua seller Lazada semoga sukses terus jualan di Lazada.

Terima kasih.

Lim Jiu Liong
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Lazada Indonesia:
[Total:15    Rata-Rata: 1.4/5]
Tanggapan Lazada Indonesia atas Surat Pembaca Bapak Lim Jiu Liong

Redaksi yang terhormat, Menanggapi surat pembaca di Media Konsumen tertanggal 30 September 2020 mengenai “Lazada Memblokir Akun dan Menuduh Kami...
Baca Selengkapnya

Loading...

14 komentar untuk “Respon Telepon dari Lazada atas Surat Saya

  • 4 Oktober 2020 - (14:37 WIB)
    Permalink

    Lazada memang sangat buruk dalam hal pelayanan konsumen…lebih baik lazada tutup saja!!

  • 4 Oktober 2020 - (20:33 WIB)
    Permalink

    Oh ya ampun…1pcs ongkir 5 juta????ngrampok tuh lazada.semoga bisa cepat terselesaikan masalahnya dan terus perjuangkan hak anda..semangat!!!

  • 4 Oktober 2020 - (20:35 WIB)
    Permalink

    Saya membayangkan ongkir 1pcs 5juta apakah alamat pengirimanya ke luar angkasa?luar planet bumi gitu kok bisa semuwahhal itu

  • 5 Oktober 2020 - (01:26 WIB)
    Permalink

    memang brgnya pakai ekpedisi apa yach kak gk ada sejarahnya 1 kilo ongkirnya 5jt kak itu mah akal akalan lazada saja kak kemungkinan salah di system lazada aja kak datangin aja ke ktrnya di kuningan kak bawa bukti lengkap kalau perlu lagi adu argumen kak

    • 5 Oktober 2020 - (20:47 WIB)
      Permalink

      lazada mah emang parah, dari banyaknya keluhan konsumen dan lambat+bodohnya CS lazada, kelihatan pasti manajemennya yang bego.

      anggap lha penjual salah tulis berat/dimensi di deskrispsi, sampai di jasa pengiriman khan pasti dihitung sesuai kondisi fisik paketnya. tarif yg dikenakan pasti dari pengukuran di jasa pengiriman, bukan dari deskripsi produk di toko penjual.

      kalo saya lihat bukan akun penjual terindikasi penipuan, lebih tepat justru lazada berkomplot dengan jasa pengiriman untuk menipu penjual.

      coba saja ditelusuri sampai jasa pengiriman, bagaimana kronologi paket seberat 1kg dikenakan biaya 46 juta.
      siap-siap saja pakai lawyer untuk somasi atau lanjut ke meja hijau.

      keep fighting Bpk Liong.
      good luck.

      • 6 Oktober 2020 - (06:12 WIB)
        Permalink

        Salam sejahtera kak…terima kasih untuk semua dukungan nya…saya tidak tahu lagi harus bagaimana…dari lazada sudah menutup semua banding dan penjelasan kita …inti nya akun kita ter indikasi penipuan…..

      • 6 Oktober 2020 - (23:27 WIB)
        Permalink

        kalau kesel sama pihak lazada kasih aja bintang 1 di aplikasinya lazada jika rating di google play di bawah 3 hampir mendekati 2 aplikasinya tdk mendapat update dan jika aplikasinya ratingnya 2 alias 1.9 aplikasinya akan tumbang dengan sendiri dan pihak google pun akan menendang aplikasinya lazada itu dengan sendiri nya jika tidak mendengarkan keluhan penjual dan pembeli silakan memborbardir di aplikasinya spy adanya titik temu kasus demi kasus yg di alami penjual dan pembeli

  • 5 Oktober 2020 - (22:10 WIB)
    Permalink

    Gak pernah buka lazada lagi dan sudah lama dan kesini nya makin kacau udah kalah pamor sama yg lain

    • 6 Oktober 2020 - (00:56 WIB)
      Permalink

      Aneh banget lazadud…. Toko online tokped bisa ko revisi ongkir otomatis jika tidak sesuai berat nya . Nanti ongkir akan berkurang atau bertambah sesuai timbangan asli nya… Berati sistem gudang lazada sangat buruk sampai tidak ada pengecekan berat atau Dimensi brg

  • 6 Oktober 2020 - (00:06 WIB)
    Permalink

    Dari awal saja sudah tidak mau menyebutkan nama, ini benar-benar aneh. Kalau saya sih sudah saya maki maki tuh orang. Ngaku ngaku dari Lazada tapi nggak mau diketahui nama. Dimana mana harus menyebutkan nama. Di Counter provider pun kalau saya menemui CS, yang menyambut saya tanpa menyebutkan nama saya langsung bilang, “YANG SOPAN HARUS SEBUT KAN NAMA SAMBIL MENUNJUKKAN NAME TAG”. Dia akan malu dan berhati hati terhadap mu

 Apa Komentar Anda mengenai Lazada Indonesia?

Ada 14 komentar sampai saat ini..

Respon Telepon dari Lazada atas Surat Saya

oleh Ainsley dibaca dalam: 2 min
14