Home Credit Indonesia Tidak Kunjung Mengembalikan Uang Muka Pembayaran

Saya pernah mengajukan kredit ke Home Credit Indonesia untuk nomor kontrak 4003040711, berupa 1 unit handphone. Pengajuan saya disetujui dan telah diarahkan untuk bayar uang muka. Saya pun membayar uang muka tersebut per tanggal 24 Oktober 2020.

Namun, pada tanggal 26 Oktober 2020 pihak HCI MEMBATALKAN SECARA SEPIHAK terkait pengajuan kredit saya, dengan alasan bahwa unit yang saya ajukan tidak tersedia di marketplace. Padahal pada saat saya mengajukan kredit via aplikasi HCI tidak tercantum keterangan demikian.

Karena pengajuan saya dibatalkan, maka saya pun mengajukan klaim pengembalian uang muka yang sudah saya bayarkan pada tanggal 26 Oktober 2020 dan dijanjikan paling lambat 5 hari kerja. Namun hingga hari ini, per tanggal 18 November 2020 (sudah hampir sebulan), belum ada pengembalian DP sama sekali. Setiap saya menghubungi HCI, selalu jawabannya sedang diproses. Padahal janjinya adalah PALING LAMBAT 5 HARI KERJA.

Pihak HCI terkesan menunda-nunda, karena dari pihak HCI tidak pernah memberikan info kecuali saya komplain dulu. Saat komplain pun HCI SANGAT SLOW RESPON.

Khardin
Kutai Timur, Kalimantan Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Home Credit Indonesia:
[Total:181    Rata-Rata: 1.8/5]
Tanggapan Home Credit atas Surat Bapak Khardin

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com, Sehubungan dengan keluhan dari Bapak Khardin di MediaKonsumen.com pada 18 November 2020 di kolom Surat...
Baca Selengkapnya

15 komentar untuk “Home Credit Indonesia Tidak Kunjung Mengembalikan Uang Muka Pembayaran

  • 18 November 2020 - (19:12 WIB)
    Permalink

    Coba bayangkan bila nasabah atau customer yg telat bayar. Bakalan lu dikejar kejar kayak maling…

    13
    • 18 November 2020 - (19:21 WIB)
      Permalink

      Saya sarankan hati-hati dengan home kredit ya masyarakat indonesia yang belum pada tau karena aliran dananya dari Bank BTPN. Jadi klo sudah gagal BAYAR DI HOME KREDIT di bank MANAPUN anda tidak akan bisa kredit lagi anda akan di BLACKLIST DI BANK SELURUH INDONESIA TOLONG DI PAHAMI PERKATAAN SAYA HOMEKREDIT INI LEBIH KEJAM DARI LEASING/FINANCE YA.. tolong segera pemerintah menutup/memperbaiki sistem dr home kredit.

      21
      1
      • 19 November 2020 - (05:21 WIB)
        Permalink

        Saya tidak menggubrisnya blacklis telek lincung dan tidak mau utang utang lg, yg penting dh dapet plexipass homecredot sbesar 36jt buat makan selama corona ini disaat menganggur kwkwkw

        3
        2
    • 18 November 2020 - (19:26 WIB)
      Permalink

      Hati2 bisa blacklist di bank pemerintah seluruh indonesia lebih kejam dari leasing.

    • 19 November 2020 - (10:39 WIB)
      Permalink

      LICIKNYA STRATEGI HOME CREDIT

      Di era pandemi ini. Fokus kerja HCI yaitu:

      1. Mempertahankan Nasabah Lama, membuat rumit persoalan pelunasan, dan terus melipatgandakan tagihan terutang.

      Home Credit tidak akan dengan mudah melepaskan mangsanya yang sudah terjerat jebakannya.

      Sudah banyak orang yang kapok meminjam di HCI. HCI pun menyadari itu. Nasabah lunas tidak akan mengulangi lagi berhutang di HCI. Semakin banyak nasabah lunas semakin sepi kerja HCI. HCI tidak menginginkan hal itu.

      HCI berusaha, bagaimana caranya agar nasabah lama itu bisa terus di gerogoti bisa terus dipeloroti dengan aturan main mereka. Nasabah lama itu dibebankan dengan sistem hutang yang tidak berkesudahan. Dengan uang nasabah lama itulah satu satunya harapan HCI agar terus bertahan dan berjaya di era pandemi.

      2. Mengcollect data mangsa baru (seperti dalam kasus @khardin)

      HCI semakin ketat dalam menyetujui ajuan kredit mangsanya. Walaupun sebenarnya sejak awal mangsa ini tidak memenuhi persyaratan lolos kredit, tetapi dibuat seolah olah lolos.

      Yang terpenting bagi HCI adalah bagaimana caranya agar data mangsa baru ini bisa masuk dulu. Bisa mereka simpan dulu. HCI simpan rapi di Database.

      Hingga sewaktu waktu ketika ekonomi membaik. Mangsa baru ini bisa dengan mudah dihubungi untuk kemudian di tawarkan dana tunai (bukan barang). Mangsa baru ini adalah bakal calon pundi pundi uang bagi kejayaan HCI.

      3. Fokus pembiayaan HCI sebenarnya bukan pada barang.

      HCI membiayai kredit barang, handphone dan laptop, sebenarnya itu hanya kedok saja. Kredit barang itu tidak begitu menguntungkan bagi mereka. Dari kredit barang itu, HCI hanya mampu menggerogoti mangsa hanya sebentar. Paling 6 bulan sampai 12 bulan.

      Inti dari kredit barang ini adalah agar memberi kesan kepada mangsa seolah olah HCI sangat bersahabat. Itu saja.

      Ketika imej itu telah terpupuk, maka tawaran Dana Tunai akan lebih mudah dijeratkan pada mangsa itu.

      4. Dana Tunai adalah pundi pundi kejayaan HCI yang sebenarnya.

      Bukan nominal uang yang mereka fokuskan. Tapi masa kredit.

      Bagi HCI, meminjamkan dana 10 juta dengan masa kredit 4 tahun lebih menguntungkan ketimbang pinjamin dana 25 juta dengan masa kredit hanya 1 tahun.

      Ingat…! HCI fokus mempertahankan nasabah lama.

      HCI tidak senang jika nasabahnya melakukan pelunasan awal. Mereka tidak ingin nasabah yang ada cepat keluar/lunas. Kalau terlalu cepat keluar maka mereka harus cepat menjerat nasabah baru lagi.

      Menggaet nasabah baru membuat kerja lebih lama lagi, jeratan kredit barang adalah kerja yang dimulai dari nol. Membuat mangsa bersahabat adalah sesuatu yang lumayan berat. Perlu mengirim sales untuk terjun kelapangan. Sales yang di terjunkan di mall mall itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit bagi HCI.

      5. Otak manusia terhipnotis pada nama ‘Home Credit’.

      Home berarti rumah. Dibenak kita, Rumah adalah tempat ternyaman.

      Orang awam mendengar nama ‘Home Credit’, terbayang tempat yang nyaman untuk berhutang.

      Jujur, saya pribadi sempat berpikiran seperti itu.

      Padahal nama itu hanya menghipnotis.

      6. Apa yang anda pikirkan.?

      Walaupun bagimanapun, lari dari hutang adalah dosa. Kalian yang sudah berani memulai berhubungan dengan HCI harus berani juga mengakhirinya.

      Mengakhiri adalah melunasi. Bukan melarikan diri.!

      Jika nama anda belum bersih dari HCI. HCI masih menyimpan nama anda sebagai nasabah terutang. Itu sama halnya anda semua masih bagian dari HCI.

      Seumpamanya. Malaikat diutus untuk mencari tahu siapa saja yang mendukung Home Credit tetap berdiri tetap berjaya. Malaikat membongkar Database HCI dan BI Checking yang dilaporkan HCI.

      Disitu akan ketemu, nama nama pegawai HCI beserta petinggi petinggi HCI, bank bank yang bekerja sama dengan HCI, nasabah nasabah HCI yang masih terutang, DC DC HCI, ini juga berarti nasabah HCi yang melarikan diri masih tersimpan di database HCI.

      Selama nama anda belum bersih, selama itu pula anda tetap bagian dari HCI.

      Awalnya saat saya masih duduk dibangku SD, saya tidak percaya kenapa gambaran keadaan Neraka begitu teramat kejam.

      Dulu yang saya pikir, Neraka dibuat begitu kejam hanya untuk menakut nakuti saja.

      Namun semakin dewasa, semakin banyak peristiwa yang menggambarkan keadaan sifat manusia yang lebih keji dan semakin keji. Hingga akhirnya saya yakin Neraka itu adalah tempat yang pantas bagi kaum kaum yang melampaui batas seperti itu.

      13
      1
    • 24 November 2020 - (21:36 WIB)
      Permalink

      Perusahaan paling parah.
      Angsuran Terakhir. Telat 5 hari aja nagihnya kayak hutang ratusan Juta.

      Semua No Hp keluarga saya dihubungi semua, ditagih satu persatu disuruh bayarin.
      Sehari telpon sampe 30 kali lebih selama belum dibayar.
      Perusahaan ******.

      Biar itu kenyang makan Uang Haram. HASIL RIBA

      Giliran nawarin Pinjaman Ngotot juga. Stiap hari ditawarin.

  • 18 November 2020 - (19:24 WIB)
    Permalink

    CARA PENAGIHAN KURANG SOPAN DAN SANGAT MENGANGGU AKTIVITAS KITA SEDANG BEKERJA KARENA DI TELPON SAMPAI 50X DALAM SEHARI KAYAK TERORIS.

  • 18 November 2020 - (21:03 WIB)
    Permalink

    Hahahaaa,,, jangan pernah berharap klo home credit akan ngebalikn uang..
    Karna waktu itu saya pernah ada kelebihan bayar, hingga saat ini kelebihan bayarnya ga pernah dibalikin sesuai dengan nominal yg pernah di janjikan oleh mereka..
    Lebih baik iklhasin aja, biar mereka bisa makan uang itu jd uang halal dan biar makanan yg mereka makan jd halal.. kesian kan klo ada yg ga ikhlas jd nya mereka sama keluarga nya jd makan uang haram..
    Inti nya kapok untuk coba pake leasing home credit, semua yg saya kenal lebih sering saya sarankan untuk tidak lagi menjadikan home credit untuk cicilan apapun itu, karna masih banyak yg sejenis dengan home credit

    • 18 November 2020 - (23:31 WIB)
      Permalink

      Kejar terus jangan dikasih kendor
      Balikin maki2 orang HCI nya
      Karena itu hak kita.
      Giliran nasabah telat atau gagal bayar ajah mereka nagihnya membabi buta koq.
      Saya saranin buat yang mau nyicil barang jangan pake HCI mending nabung ajah bunganya gede HCI itu.

  • 19 November 2020 - (00:13 WIB)
    Permalink

    Jangan pernah coba2 berurusan denga. Home kredit. Di awal senang karna disetujui. Ditengah atau dibelakangnya silahka menanggung malu dan kesedihan

  • 19 November 2020 - (05:17 WIB)
    Permalink

    Terimakasih homecreditss, plexifas 40jt sudah cair. Cuman Bayar 2 cicilan.. Trus gagalbayar Saya Sangat berterimakasih sekali saat pandemic gini, uang 36jt buat makan disaat mengangur skrg ini..

    3
    5
  • 19 November 2020 - (07:33 WIB)
    Permalink

    Kejar terus, tanyain kl perlu telpon maki2 CS nya, giliran nasabah masih 6 hari waktu jatuh tempo udh di telponin dari pagi jam 7 ga berhenti2. Ini ada uang nasabah ga jadi nyantai aja janji2 doang, kemana tuh uang larinya, tagih terus jangan di biarin, yg blm menggunakan home kredit lebih baik jauhi finance ini bahaya blm waktunya bayar aja udh nelpon nya ga berhenti, gmn kl telat

  • 19 November 2020 - (15:53 WIB)
    Permalink

    Jangan kasih kendor makhluk bernama Home Credit. Tagih terus uang muka yg sdh anda bayarkan. Kl sdh dikembalikan uang mukanya lgsg hapus aplikasinya dan jgn lg berurusan dgn Setan Kredit. Sdh bnyk korban berjatuhan akibat kebijakan Setan Kredit. Sdh saatnya msyrkat menjauhi dan jgn menggunakan jasa Setan Kredit. Biar mereka merasakan akibat dari kekurangajaran congor mereka. Yg msh ada sangkutan di Setan Kredit smga cepat slsai dan tinggalkan segera jauh2. Yg tdk pernah menggunakan jasa Setan Kredit sebaiknya jgn tergoda sgala bujuk rayu mereka. Setan Kredit itu seperti menolong tp hakikatnya malah mencekik..
    Jauhiiiiiiii……!!!!!!

 Apa Komentar Anda mengenai Home Credit Indonesia?

Ada 15 komentar sampai saat ini..

Home Credit Indonesia Tidak Kunjung Mengembalikan Uang Muka Pembayaran…

oleh Khardin dibaca dalam: 1 menit
15