Transaksi JDID Berhasil tapi Barang Tidak Ada

Halo semua,

Kali ini saya ingin sharing pengalaman belanja online di JD ID. Salah satu marketplace yang boleh dibilang top lah. Saya paling suka belanja di JD ID cari barang elektronik. Pertama sih karena orang bilang barang jamin ori jadi saya coba dan so far barang-barang elektronik saya yang saya beli dari JD ID gak bermasalah sih jadi puas.

Terlebih lagi kalau soal pengiriman barangnya itu cepat banget. Saya pertama belanja online barang besok sampai itu di JD ID. Jadi berkesan banget kalau mau cepat sampai barang belanjanya di JD ID, dan ini saya sampai sarankan orang buat pakai JD ID lho.

Oke sudah ya indah-indahnya. Tanggal 13 November 2020 saya beli HP di JD ID SAMSUNG A21S harga 2jt sekian dengan no pesanan 1036732480. Semua normal-normal saja sampai akhirnya barang H+1 kok ga dikirim status masih dikemas. Untuk ukuran JD ID sih udah bau-bau masalah itu karena biasa cepat kirim barang.

Akhirnya coba cari tahu via telp call center 1500618 dan via whatsapp JD ID juga. Keduanya sama memberikan jawaban bahwa barang tidak bisa dikirim karena kosong masih menunggu kiriman dari supplier 3 – 5 kerja baru nanti setelah barang ada diproses pengiriman. Hal ini disebabkan permintaan barang yang tinggi.

Lho nggak salah ini?? nggak fair dong kalian terima duit tapi gak ada barang yang bisa dikirim? Semestinya saat transaksi saya berhasil saya auto ngunci stok yang masih ada kan, kalau memang stok kosong kenapa transaksinya diloloskan?

Hari ini tanggal 20 November 2020 status pesanan saya masih “dikemas”. Entah apa yang dikemas, barangnya saja gak ada.

Akhirnya saya komplain lagi via whatsapp diterima oleh Engla. Dengan no laporan 01973907. Prosesnya 2 x 24 jam lagi-lagi disuruh tunggu. Saya rugi waktu terjebak antara menunggu namun belum tentu ada hasil dan apabila batalkan pesanan pun belum tentu cepat proses refund-nya.

Bapak/Ibu manajemen JD bagaimana ini tolong kasih saya kepastian. Saya sempat minta dihubungkan ke atasan nya Mbak Engla namun tidak digubris. Payah banget gak care sama pelanggannya. Saya minta sesuai informasi sebelumnya yang kalian sampaikan bahwa barang hari ini dikirim dan maksimal tanggal 21 November 2020 sampai ke alamat saya. Terima kasih.

Haris
Depok, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai JD.ID:
[Total:10    Rata-Rata: 1.8/5]
Tanggapan JD.ID atas Surat Pembaca Haris

Menanggapi surat keluhan yang ditujukan kepada kami oleh konsumen atas nama Haris pada hari Jumat, 20 November 2020 lalu di...
Baca Selengkapnya

Loading...

13 komentar untuk “Transaksi JDID Berhasil tapi Barang Tidak Ada

  • 20 November 2020 - (17:16 WIB)
    Permalink

    Kan duit ngendap, beberapa akun, beberapa transaksi, beberapa hari, nilainya lumayan, daripada lumanyun….

  • 20 November 2020 - (17:33 WIB)
    Permalink

    Saya juga sering belanja di JD ID,, memang pengirimannya lebih cepat dari yang lain dan ori pula. Saya juga pernah mengalami kasus yang sama dengan mas haris ini, barang sudah di order,uang sudah terpotong,setelah 3 hari status masih di kemas. Saya chat dengan penjual, stok barang kosong,, menunggu supplier, trus saya live chat dengan petugas JD ID nya,informasinya sama,, caranya gampang CANCEL ORDER,, maksimal 14 hari kerja uang balik lagi kok ke rekening. Ini cuma hal biasa yang sering terjadi di belanja online,,nga perlu juga di blow up up juga di sini. Belanja Online tgl 13 Nov, tgl 20 Nov sudah komplen,, padahal semua kasus anda sebenarnya di tanggapi oleh JD ID nya. Anda saja yang tidak sabaran. Bagaimana ya kalau seandainya anda belanja online dari luar negeri,,bisa berminggu minggu atau bahkan sebulanan baru sampai.

    3
    9
    • 20 November 2020 - (18:19 WIB)
      Permalink

      Ya kembali lagi ke motto berdirinya MediaKonsumen.com ini: “Hak konsumen untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan, dijamin oleh Pasal 4 d Undang-Undang Perlindungan Konsumen.”

      Ini hak Pak Haris untuk menyampaikan keluhan. Dan bukankah karena itu alasan Anda ada di platform Media Konsumen?

      Saya rasa tidak ada yang salah dari surat keluhan Pak Haris. Kita juga pasti tahu bahwa ada uang, ada barang. Faktanya dalam kasus ini apa? Ada uang, barang tidak ada.

      Yang menjadi persoalan dari keluhan Pak Haris adalah bagaimana mungkin sebuah platform marketplace tetap meloloskan transaksi untuk barang yang tidak ada? Seharusnya marketplace bisa otomatis membatalkan transaksi jika dalam batas waktu tertentu seller tidak juga mengirim barangnya.
      Lagipula aneh rasanya jika kita sudah membayar namun diberi informasi bahwa barang sudah habis dan kita baru bisa menerima uang kita kembali dalam 14 hari kerja.

      Bagaimana jika ternyata barang tersebut penting untuk konsumen? Misal menyangkut bisnis atau kesehatan? Bagaimana jika ternyata uang itu sangat dibutuhkan konsumen dan ternyata konsumen tidak dapat bertransaksi di tempat lain karena harus menunggu selama 14 hari kerja untuk mendapat uangnya kembali dulu jika dibatalkan?

      Lalu bukan tentang tidak sabarnya Pak Haris yang difokuskan di keluhan beliau. Tapi tentang kejelasan status transaksinya sebagai bentuk profesionalisme seller dan JD.ID. Mungkin jika barangnya ada dan sedang dalam proses pengiriman, meskipun waktu pengiriman memakan waktu lama saya rasa Pak Haris juga akan maklum. Jadi tidak ada relevansinya persamaan belanja di luar negeri yang membutuhkan waktu berminggu-minggu hingga bulanan dengan kasus ini. Karena jika belanja di luar negeri tentu kita pasti maklum dengan lamanya waktu pengiriman, selama barang yang kita beli di luar negeri ini memang ada pada saat pembayaran dari kita sudah diterima.

      9
      4
      • 20 November 2020 - (18:46 WIB)
        Permalink

        bapak atau ibu yg berinisial 32, hak untuk di dengar itu benar,, tapi JD ID merespon kan setiap keluhan yang di sampaikan oleh Pak Ihsan,, petugasnya juga sudah info sesuai aturan yang ada di JD ID,berapa lama harus menunggu,JD ID itu perantara buyer dan seller,, kalau di bilang stok kosong ya sabarlah,, kalau tidak mau menunggu, cari yang lain,cancel ordernya.Kalau di bilang penting,, semua barang yang di beli pasti penting. Untuk kasus saya cancel order yg saya infokan itu, saya belanja dari luar negeri pak/buk,dan itu biasa Menurut saya kalau cancel order tsb, kalau tidak mau menunggu.

        2
        5
    • 27 November 2020 - (22:11 WIB)
      Permalink

      Mana ad cepat , buktinya sya sdh 7 hri lebih uang blm bsa msuk ke rekening saya, di jd id balance aja, buat blnja lgi gk bisa, ngendap aja dstu, kerekening gk bisa juga.. Alsannya setiap via tlp lgi jwabnnya maaf, maaf sedang ad pembharuan sistem, smpai kpn wooiii,

    • 1 Desember 2020 - (10:31 WIB)
      Permalink

      Saya saat ini masih menunggu pesanan barang kebutuhan rumah tangga, diorder tgl 11 nov 2020 sejumah kurleb 700ribu, barang msh status dikemas. CS menginformasikan untuk tunggu 2x 24 jam. Skrg tgl 1 Dec blm ada juga. Memang diminta unt batalkan kalau mau, ttp membaca dari keluhan konsumen 3 minggu belakangan dalam instagram resmi JDid, pembatalan refund uang pun tidak mudah kembalinya, bahkan banyak yang masih belum ada kejelasan. Jadi saya tetap saja menunggu barang belanjaan hingga hari ini tanpa tahu kapan barang akan dikirim 🙁

  • 20 November 2020 - (18:21 WIB)
    Permalink

    Iya benar bu renatta..kuncinya kita harus sabar
    Toh uang kita yg terpotong,blm masuk ke selller…kecuali pesanan sdh diterima,br uang kita dilepas ke seller..sabar ya pa haris..belanja online memang begitu..

    1
    7
    • 20 November 2020 - (18:39 WIB)
      Permalink

      Maaf yg nulis surat pembaca diatas bukan bukan orang goblok ya. Dia sudah tau kalau uangnya tidak akan hilang. Yg dia keluhkan kenapa barang kosong masih di pajang etalase dan bisa di order. Harusnya barang kosong ya habis, tdk bs di order lagi. Ini bs sistem yg jelek atau memang tokonya yg jual banyak meski tdk punya stok. Selain itu katanya 5 hari ada stok, itu lbh dr 5 hr tidak dikirim.

      • 20 November 2020 - (18:58 WIB)
        Permalink

        Kalau paham dengan transaksi belanja online,, ya kita harus cepat dan sigap,, bisa jadi pas saat di klik barang masih ada,, namanya online,, transaksi 1 detik saja jutaan orang yang akses.. Think smart aja pak/buk. Sudah dulu ya.. Besok week end,, happy week end

  • 20 November 2020 - (19:23 WIB)
    Permalink

    Mohon maaf sebelumnya sepertinya ada yang gagal paham. Yang jadi duduk masalah nya adalah pada ketersediaan stok saat saya order barang. Saat saya transaksi sisa stok tertulis 6 unit. Transaksi saya berhasil 1 dari 6 unit itu sudah menjadi hak saya, lalu kenapa jadi tidak ada barang yang bisa dikirim? Saya pertanyakan apakah update data stok itu diinput manual atau bagaimana, apa saya kalah cepat. Setahu saya logikanya adalah jika stok habis sistem otomatis mengurangi stok jadi 0 lalu jika ada order selanjutnya akan gagal dan produk akan hilang dari etalase (atau jadi buram dengan keterangan stok habis). Pasti paham kan seringkali terjadi saat flash sale.

    Dan perlu diketahui ini saya tidak berurusan dengan seller pihak ketiga. Transaksi ini langsung under JDID (barang diprovide langsung). Kalau saya transaksi dengan seller pihak ketiga sellernya lah yang akan saya kejar duluan bukan JDID.

    Ini bukan juga soal saya tidak mau nunggu. Transaksi ini janggal Bapak/Ibu dari sisi ketersediaan stok. Kalau memang transaksi berjalan normal akan saya tunggu sesuai dengan service level.

    Bicara pengembalian dana payment method yang saya gunakan memungkinkan untuk refund maksimal 14 hari kerja. Ini memang mudah saja dikatakan cancel aja uang balik beli lagi deh case closed. Kapan persisnya uang balik bisa dijawab? Kalau refund nya diterima di hari ke 14 bagaimana? Mending saya tunggu barangnya dong. Saya sudah kepalang tanggung rugi waktu.

    Update terbaru saya terima email informasikan disuruh tunggu lagi hingga tanggal 22 November 2020. Jika status pesanan tidak berubah setelahnya silahkan batalkan pesanan dan nomor laporan saya ditutup sepihak. Apa ini solusi terbaik dari JDID?

  • 20 November 2020 - (20:38 WIB)
    Permalink

    Itu yg ngebela paling orng jd.id kali dah jelas rugi waktu kalo dicancel karna uang gak langsung masuk kaya MP lain semisal toped,BL,shope enak bgt bilang tinggal cancel dikira semudah itu refund jd.id kalo uang yg digunakan pas-pasan pasti kesel lah nunggu refund bisa seminggu lebih mak.14 hari kerja

  • 20 November 2020 - (22:21 WIB)
    Permalink

    Semoga masalah bp haris cepat selesai. Dan saya sebagai pembaca media konsumen ,menjadi lebih berhati-hati untuk belanja di JD.ID.

  • 21 November 2020 - (07:08 WIB)
    Permalink

    Orang belanja ya maunya nyaman & aman. Online atau offline, jangan dijadikan alasan untuk mengurangi kualitas layanan. Kalau nggak bisa memberikan kepastian ketersediaan barang dan estimasi waktu proses sampe pengiriman berantakan, ya bisa dinilai kualitas toko atau penyedia layanannya. Apakah masih bisa dibilang top atau tidak 😁 Bagaimana mau bersaing sama kompetitor.

 Apa Komentar Anda mengenai JD.ID?

Ada 13 komentar sampai saat ini..

Transaksi JDID Berhasil tapi Barang Tidak Ada

oleh Haris dibaca dalam: 1 min
13