Tagihan Kartu Kredit Maybank (BII) Muncul Kembali Setelah 2 Tahun Ditutup

Pada tahun 2013 sampai tahun 2015 saya adalah pengguna kartu kredit BII yang sekarang menjadi Maybank. Saya telah menutup kartu kredit BII saya di tahun 2015 via telepon.

Dua tahun kemudian tepatnya pada tanggal 12 Januari 2017 saya mendapat kiriman e-statement dari Maybank, karena saya sudah lupa nomor kartunya maka saya tidak bisa membuka e-statement tersebut dan saya diamkan hingga akhirnya pada tanggal 29 Juli 2019 saya mendapatkan SMS dan Whatsapp dari pihak Collectius yang menagih Rp 645.000 atas tunggakan dari kartu kredit BII dan mengancam apabila tidak dibayarkan maka saya akan didatangi Debt Collector.

SMS dari Collectius
Setelah mendapat nomor kartu kredit yang tertunggak saya membuka e-statement di e-mail saya tertanggal 27/10/2015 dan disitu tertera angka 0 pada total tagihan. Kemudian ada e-statement yang datang di tanggal 12/1/2017 dengan tertulis tagihan sebesar Rp 100.000 yang berkembang terus hingga tanggal 28/8/2017 dengan nominal Rp 625.000.

e-statement BII

Tetapi pihak Collectius yang menghubungi saya berkata bahwa mereka tidak peduli dan tetap meminta saya untuk membayar tagihan karena saya tidak bisa memberikan bukti berupa Surat Penutupan Kartu Kredit dari Maybank.

e-statement maybank 2015-2017

Akhirnya saya menelpon CS Maybank pada tgl 31 Juli 2019 yang dilayani oleh Ibu Gisel dengan nomor pelaporan R03334B dan melaporkan apa yang terjadi tetapi beliau juga tidak mengerti karena data saya sudah tidak ada di sistem dan meminta saya untuk menghubungi langsung Maybank Biliton Gondangdia dan bertemu dengan Bpk. Herik/Ibu Erfi/Ibu Ratna di nomor 021-29602888 ext. 22355. Kemudian saya menghubungi nomor tersebut tetapi nomor tersebut tidak pernah diangkat dan sekalinya diangkat Bpk Herik/Ibu Erfi/Ibu Ratna tidak ada di tempat.

Saya kemudian mendatangi Maybank cabang Palmerah pada tgl 8/10/2019 untuk meminta kepastian sekali lagi tentang tagihan saya tersebut. Sayangnya baik CS di tempat maupun CS pusat tidak memberikan solusi hanya bisa menulis laporan untuk permohonan penghapusan denda saya dan menghilangkan dari sistem di Collectius.

Setelah itu sudah tidak pernah ada SMS/Whatsapp dari pihak Collectius maka saya pikir tagihan saya sudah berhasil dihapuskan, sampai akhirnya saya ingin mengajukan KPR dan meminta data SLIK debitur (BI-checking). Alangkah terkejutnya saya melihat ada status Collect-5 dari Maybank hasil dari tagihan Maybank kepada saya yang ternyata belum selesai. Hanya karena masalah ini saya terkendala dalam pengajuan KPR.

Saya sudah mencoba menghubungi pihak Maybank kembali dan hasilnya masih tidak ada kejelasan. Maka melalui Media Konsumen saya meminta kepada pihak Maybank untuk bertanggungjawab dan melakukan:

  1. Penghapusan denda seluruhnya
  2. Menutup kartu kredit nomor 4423 73** **** 0001
  3. Menerbitkan SURAT PENUTUPAN KARTU dan mengirimkan ke e-mail saya
  4. Memutihkan nama saya di BI-Checking atas kredit macet Maybank

Terima kasih.

Sara Deborah Simeon
Bekasi 17411

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Kartu Kredit Maybank:
[Total:14    Rata-Rata: 1.4/5]
Tanggapan Maybank Indonesia atas Surat Ibu Sara Deborah

Dengan hormat, Menanggapi pengaduan yang disampaikan oleh Ibu Sara Deborah Simeon melalui Mediakonsumen.com pada tanggal 27 April 2021 berjudul ”...
Baca Selengkapnya

Loading...

8 komentar untuk “Tagihan Kartu Kredit Maybank (BII) Muncul Kembali Setelah 2 Tahun Ditutup

  • 27 April 2021 - (14:21 WIB)
    Permalink

    sistem adm maybank ternyata jelek.
    Dan saran saya, untuk penutupan CC better langsung ke bank biar ada bukti.

  • 28 April 2021 - (07:59 WIB)
    Permalink

    Kesalahan ibu deborah menurut saya penutupan akta atau legal surat apapun sebaiknya memang tidak melalui lisan karna sulit kan ibu ketika di mintak bukti,,bila langsung datang ke kantor dapat hitam di atas putih menurut saya kita kuat

    • 28 April 2021 - (09:18 WIB)
      Permalink

      Anda tidak baca isi surat dari penulisnya ya? Itu kan penutupan kartu kredit, bukan akta. Lagian hampir semua bank untuk penutupan kartu kredit cukup melalui telpon.

      Apakah surat penutupan kartu kredit tsb ada? Sepertinya, penutupan yang mba lakukan belum sepenuhnya ditutup oleh bank deh. Karena itu nominalnya seperti annual fee ya …

      1
      1
    • 28 April 2021 - (09:22 WIB)
      Permalink

      Saya punya 5 kartu kredit dari bank berbeda dan beberapa saya tutup hanya dengan via telpon tidak pernah ada kasus seperti yg saya alami di Bii/Maybank. Apalagi sampai melimpahkan data nasabah ke pihak ke 3 dan tidak bisa membuka kembali data saya di sistem. Kacau sekali.

      • 30 April 2021 - (08:43 WIB)
        Permalink

        biasanya karena ada biaya penutupan, entah iuran tahunan, materai atau admin, makanya buat jaga² , saya menyisakan saldo kredit ratusan ribu kalo mau menutup kartu

        • 30 April 2021 - (13:26 WIB)
          Permalink

          Waduh om enak bgt bank nya kalo nasabahnya kaya om. Bayangin kl punya 10 cc, uang matinya minimal sejuta. Saya sih gak rela, mending ga usah punya cc deh wkwkk..

          • 30 April 2021 - (19:56 WIB)
            Permalink

            makanya saya hanya punya 1 kartu kredit saja, semua penawaran baru langsung ditolak 😅

  • 28 April 2021 - (14:07 WIB)
    Permalink

    minta bukti rekaman telphone aja ke pihak bank sebagai bukti kalau sudah melakukan penutupan cc via telphone , biasanya perusahaan seperti bank harusnya setiap telphone itu ada rekamannya dari pihak perusahaan , bisa di track nomor telphone waktu tanggal dll.

 Apa Komentar Anda mengenai Kartu Kredit Maybank?

Ada 8 komentar sampai saat ini..

Tagihan Kartu Kredit Maybank (BII) Muncul Kembali Setelah 2 Tahun Ditu…

oleh Sara Deborah dibaca dalam: 2 min
8