Tanggapan Bank BTPN atas Surat Pembaca Saudara Mazid Abdullah

Dengan hormat,

Menanggapi surat pembaca dari Saudara Mazid Abdullah berjudul “Sulitnya Aktivasi Akun Jenius BTPN” yang dimuat oleh MediaKonsumen.com pada 26 Mei 2021, pertama-tama kami menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang telah dialami oleh Saudara Mazid.

Sejak Jumat, 28 Mei, sampai dengan Rabu, 2 Juni 2021, kami sudah mencoba menghubungi kembali Saudara Mazid melalui panggilan telepon ke nomor handphone yang terdaftar, namun selalu tidak tersambung (nada sibuk atau nomor tidak aktif). Dengan demikian pada Rabu, 2 Juni, kami telah mengirimkan pemberitahuan penyelesaian pengaduan ke alamat surat elektronik (email) yang terdaftar untuk menginformasikan agar Saudara Mazid dapat melakukan aktivasi rekening kembali secara mandiri melalui tiga cara, yaitu: menggunakan video call, datang langsung ke booth Jenius yang berada di pusat perbelanjaan (mall) tertentu, atau mendatangi kantor cabang Bank BTPN terdekat. Dalam surat elektronik yang sama, kami juga menyampaikan klarifikasi bahwa tidak terdapat keharusan melakukan setoran awal sebesar Rp1.000.000,-.

Dalam menjalankan proses bisnis, Bank BTPN senantiasa berupaya memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam melayani setiap nasabah dengan memperhatikan setiap peraturan yang berlaku. Saran dan masukan dari semua pihak menjadi perhatian kami, terutama untuk meningkatkan mutu dan pelayanan optimal bagi seluruh nasabah.

Hormat kami,

Andrie Darusman
Communications & Daya Head
PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN)

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Tanggapan Bank BTPN:
[Total:2    Rata-Rata: 3.5/5]
Sulitnya Aktivasi Akun Jenius BTPN

Saya sudah mencoba mengaktifkan akun Jenius BTPN saya, dengan nomor rekening 90330128915 melalui video call. Namun selalu terputus di tengah...
Baca Selengkapnya

Loading...

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan Bank BTPN?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Tanggapan Bank BTPN atas Surat Pembaca Saudara Mazid Abdullah

oleh Mark dibaca dalam: 1 min
0