Modus Penipuan Mengatasnamakan HaloBCA di Twitter yang Berlanjut ke Whatsapp

Assalamualaikum Wr. Wb.

Saya Agus Setiawan, ingin menceritakan kronologi penipuan yang menimpa saya sebagai nasabah Bank BCA. Niat saya agar pembaca artikel saya ini berhati-hati, karena jika sudah terjadi tidak ada yang bisa menolong.

Saran kepada pihak Bank BCA, jangan diam saja jika ada penipuan mengatasnamakan Bank BCA. Ikutlah peduli terhadap nasabah dengan membantu melakukan tindakan hukum untuk memproses penipuan tersebut. Jika perorangan yang lapor percuma, belum tentu ditanggapi karena jumlah hanya seperak dua perak. Tapi bagi penipu jika terus dibiarkan akan memperoleh penghasilan yang banyak, misalkan per korban hanya Rp300 ribu tertipu dan penipu mendapatkan 100 korban se-Indonesia, berarti penghasilan penipu banyak sekali.

Pada hari Selasa 17 Agustus 2021 saya coba transfer dari rekening BNC ke rekening BCA saya. Saat saya cek di mutasi, transaksi masuk tapi saldo tetap nol. Rekening BCA saya sudah saya hubungkan ke toko online sebagai rekening utama untuk pencairan hasil penjualan toko saya di toko online tersebut.

Saat melihat saldo rekening BCA saya tetap nol tidak ada saldonya, saya langsung coba hubungi pihak BCA lewat akun twitter @HaloBCA. Saya mendapat respon dari akun @hallobca bahwa keluhan saya akan diproses dan saya disuruh melanjutkan ke whatsapp Bank BCA dengan nomor HP 082112424115.

Terus saya melanjutkan keluhan saya via whatsapp dan penipu tsb menyuruh saya isi data dengan link formulir yang berisi nomor Kartu Debit dan PIN Mobile BCA. Setelah formulir saya isi, kemudian penipu tersebut menyuruh saya isi pulsa untuk biaya OTP, yang mana format SMS-nya diberikan olehnya dan saya tinggal copy serta kirim via SMS ke nomor 69888.

Setelah saya kirim SMS ke 69888, saya disuruh transfer ke rekening BCA nominal Rp250 ribu s.d. Rp1 juta sebagai syarat agar saya bisa menggunakan kembali rekening Bank BCA saya. Saya baru sadar kalau rekening saya telah dibajak dan saya langsung konfirmasi ke email dan akun @halobca. Kemudian direspon bahwa saya harus hati-hati dan itu adalah penipuan, serta akun @hallobca dan nomor Whatsapp yang saya kirim bukan milik Bank BCA.

Maksud saya ingin menyelesaikan masalah, malah tambah masalah. Niat melaporkan kendala rekening saya, malah terhubung ke pihak penipu yang mengatasnamakan bank BCA. Akhirnya saya kehilangan rekening, pulsa, dan uang, meskipun nominalnya sedikit. Mungkin itulah yang disebut sudah jatuh tertimpa tangga pula.

Sekian artikel yang saya tulis sesuai dengan fakta yang terjadi kepada saya sebagai nasabah bank BCA dan penipuan oknum yang mengatasnamakan pihak Bank BCA. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada pihak Media Konsumen yang menjadi wadah keluhan para konsumen.

Wassalam,

Agus Setiawan
Kab. Subang, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai pengalaman ini:
[Total:23    Rata-Rata: 2.9/5]
Tanggapan BCA atas Surat Bapak Agus Setiawan

Menanggapi sharing Keluhan Bapak Agus Setiawan di Media Konsumen tanggal 23 Agustus 2021 mengenai pengalaman penipuan yang mengatasnamakan HaloBCA, perkenankan...
Baca Selengkapnya

15 komentar untuk “Modus Penipuan Mengatasnamakan HaloBCA di Twitter yang Berlanjut ke Whatsapp

  • 23 Agustus 2021 - (09:02 WIB)
    Permalink

    alangkah indahnya ada korban penipuan yang berani mengakui kesalahan dan mau share kan pengalamannya,
    beda dengan surat2 korban penipuan sebelumnya yang bersikeras tidak memberikan OTP dan akses(iya saya paham, kadang memang bukan OTP yang anda berikan ke penipu, tapi tetap anda memberikan sesuatu akses ke akun anda, apapun itu bentuknya, kalau tidak targetnya pasti bukan anda, lebih mending nyari orang lain, karena penipu itu mencari yang mudah pastinya)
    kalau ada yang bilang, nanya OTP itu cuma buat penipuan lanjutan… oke…masalahnya adalah akses akun sudah di tangan penipu dari awal berarti kan? tidak ada yang bisa memberikan penjelasan kenapa akses akun bisa di tangan penipu

    terimakasih pak Agus Setiawan, semoga terbalaskan dan rejeki kembali

    19
    9
  • 23 Agustus 2021 - (09:07 WIB)
    Permalink

    anda yg ga hati2 juga, keliatan banget masih lugu di dunia online, banyak kejanggalan yg tdk anda perhatikan, anggap aja pelajaran/pengalaman berharga, semoga diganti rejekinya berkali2 lipat dari kerugiannya.

    10
    5
  • 23 Agustus 2021 - (09:38 WIB)
    Permalink

    Harusnya kalau bermasalah dengan Bank jangan sembarangan memberikan data apalagi hubungi lewat WA. Pastikan CS sudah ada tanda centang biru. Dan lebih aman hubungi langsung via telp. Berkorban pulsa sedikit lebih baik ketimbang harus kehilangan data. Jelas ini anda sudah teledor memberikan OTP. Bank dan pihak resmi tidak akan pernah meminta OTP.

    13
    1
  • 23 Agustus 2021 - (09:44 WIB)
    Permalink

    Saya ikut prihatin sama kasus nya pak,cs mana pun tidak akan pernah meminta data nasabah atau mengirimkan link phising,kecuali jika ada perubahan data dan itu pun dikantor cabang nya pak memang banyak kasus yang dimana nasabah meminta bantuan kepada admin di medsos hanya saja memang kerap banyak akun bodong yang mengaku2 cs bukan bank saja ada juga dari lain seperti pinjaman online dan cs asli itu memiliki centang warna biru sekarang sudah punya pengalaman untuk kedepan nya agar hati2

    10
  • 23 Agustus 2021 - (09:46 WIB)
    Permalink

    Sekarang telepon HaloBCA bisa tanpa nyedot pulsa gan. Caranya download aplikasi Halo BCA dari Google Play. Di situ banyak pilihan buat kontak ke CS BCA yg resmi, salah satunya bisa telepon ke HaloBCA pake koneksi data internet atau Wi-Fi, jadi gak motong pulsa kita. 👍

    12
  • 23 Agustus 2021 - (14:19 WIB)
    Permalink

    {Setelah saya kirim SMS ke 69888, saya disuruh transfer ke rekening BCA nominal Rp250 ribu s.d. Rp1 juta sebagai SYARAT agar saya bisa menggunakan kembali rekening Bank BCA saya.]

    Pake SYARAT ini itu…ini paling bikin gemesin kalo baca surat pembaca korban penipuan…

    mau cairin bonus shopeepay harus ada SYARAT. mau buka rekening harus pake SYARAT.. mau buka blokir harus pake SYARAT….

    semoga dengan adanya surat pembaca ini banyak claon korban yang membaca dan bisa terhindar dari menjadi korban…..

    7
    1
  • 23 Agustus 2021 - (14:48 WIB)
    Permalink

    Hati2 penipu gentayangan di mana2. Khususnya di telegram. Jangan percaya CS di medsos. Jgn search nomor CS langsung medsosnya. Cari nomor CS langsung di aplikasi atau website aslinya. Lebih baik telpon langsung. Hanya CS abal2 yg kirim link form minta diisi. CS asli verifikasi dgn tanya alamat, email, nama ibu kandung gak pernah minta OTP. Hati2 jg dengan istilah invest mopit atau titip duit di telegram yg suka invite tiba2. Be smart guys. Gak ada istilah hadiah/undian zaman sekarang yg nelpon langsung ke kita. Kalau aplikasi dan email pakai pengaman 2 arah bisa diaktifkan di setting.

  • 23 Agustus 2021 - (15:33 WIB)
    Permalink

    Pembelajaran berharga berani speak up atas kelalaian sendiri.

    Secara sah dan sadar melakukan transaksi di luar CS BCA resmi dan berlanjut ke WhatsApp.

    WA bca centang ijo pak. Bagus lah jujur..

  • 23 Agustus 2021 - (16:22 WIB)
    Permalink

    Terimakasih kepada sahabat mediakonsumen semua yg sudah memberikan komentarnya memberikan masukan untuk saya. dan semua yg membaca artikel saya semoga menjadi pelajaran agar tidak lalai atau terhipnotis seketika oleh penipu seperti saya. Insya Allah semua ada hikmahnya Aamiin Allahuma Aamiin….

    • 24 Agustus 2021 - (07:35 WIB)
      Permalink

      Perlu diperhatikan juga satu²nya jalan login ke m-bca adalah lewat SMS ke 69888. Kalau isi SMS nya dari hp orang lain, jangan dicopas dan diteruskan ke 69888, nanti kebobolan

  • 24 Agustus 2021 - (17:50 WIB)
    Permalink

    Heran saya sama penulis..
    Anda itu mudah ditipu alias bodoh , bukan terhipnotis… Lawak cok

  • 24 Agustus 2021 - (22:45 WIB)
    Permalink

    Sekali lgi jgn melanjutkan perbincangan,d WA selain pacar anda🤣🤣🤣 pakai tlpon rmh perbulan gk smpai 50rb

  • 24 Agustus 2021 - (23:01 WIB)
    Permalink

    Buanyak banget kejanggalan yg menandakan bahwa akun tersebut adalah akun palsu milik penipu, mulai dari username nya yg beda dengan yg asli, kemudian tidak ada centang biru, dan bahkan akun tersebut MEMFOLLOW akun anda. Coba ketika anda memfollow akun perbankan yg resmi, pasti langsung ada banyak akun2 palsu yg mengatasnamakan bank sebagai customer service yg memfollow akun anda. Kemudian cara penulisan chat di wa juga sangat amburadul, harusnya dari situ anda sudah sadar bahwa itu bukan akun resmi bank tersebut.

 Apa Komentar Anda mengenai pengalaman ini?

Ada 15 komentar sampai saat ini..

Modus Penipuan Mengatasnamakan HaloBCA di Twitter yang Berlanjut ke Wh…

oleh DPP dibaca dalam: 2 menit
15