Pembelian Dibatalkan oleh Penjual di Tokopedia, Limit BRI Ceria Kembali tapi Tagihan Tetap Muncul

Dear BRI Ceria,

Saya sangat terbantu sekali dengan adanya aplikasi BRI Ceria. Namun saya mengalami kendala yang menurut saya sangat merugikan nasabah dan membuat bingung. Saya tidak tahu harus melakukan apa lagi, agar kendalanya cepat terselesaikan. Saya sangat tidak percaya aplikasi dari bank besar di Indonesia Bank BRI bisa seperti ini. Namun inilah yang saya alami.

Berawal ketika saya membeli mesin cuci di Tokopedia pada tanggal 17 Mei 2021 dengan payment menggunakan BRI Ceria. Namun ternyata transaksi saya di-cancel oleh seller Tokopedia, karena barang kosong. Limit BRI Ceria saya pun kembali. Kemudian saya cari lagi seller lain di Tokopedia dan beli lagi mesin cuci, masih menggunakan payment dengan BRI Ceria pada tanggal 21 Mei 2021. Transaksi berhasil, sampai dengan barang datang.

Sebulan kemudian tagihan cicilan keluar, pada bulan Juni 2021. Saya merasa kaget karena tagihan tidak sesuai dengan nominal yang ada di aplikasi, harusnya Rp546.921 menjadi Rp604.661. saya sudah telepon CS Bank BRI untuk menanyakan perihal masalah ini dan sudah mendapat jawaban perihal masalah tersebut, yaitu biaya bunga refund karena lewat tgl jatuh tempo.

Lanjut berganti bulan, tepatnya bulan Juli 2021 muncul tagihan baru lagi. Yang membuat saya kaget sekali, karena ternyata tagihan bukan bertambah Rp50.000 seperti bulan sebelumnya, melainkan menjadi Rp943.501. Dimana tagihan tersebut gabungan antara tagihan saya Rp546.921 + tagihan dengan nominal Rp396.580 (tagihan yang sudah di-refund atau sudah tidak berlaku).

Terkait masalah ini, saya sudah melaporkan masalah ini dengan nomor pelaporan 35758832 pada tanggal 11 Juli 2021. Namun sampai dengan saat ini laporan saya belum juga diproses oleh pihak terkait. Untuk masalah ini saya sudah follow up setiap hari dengan menghubungi Bank BRI via telepon CS maupun via aplikasi Telegram. Namun jawabannya selalu sama “Laporan masih diproses, mohon menunggu, laporan ibu sudah diprioritaskan”.

Lanjut, untuk proses autodebit saldo cicilan, karena di saldo BRI saya hanya ada saldo sebesar Rp611.568 (dimana yang seharusnya cukup untuk cicilan saya yang sesuai), jadi minus sebesar Rp-331.933, karena saya harus bayar Rp943.501.

Waktu pun berganti bulan, yaitu pada bulan Agustus 2021, dimana pasti akan muncul tagihan baru di aplikasi BRI Ceria saya. Benar saja, tagihan sudah muncul dengan jumlah tagihan sebesar Rp1.285.259. Dimana rincian tagihan atau billing e-statement tagihan tersebut tidak keluar atau tidak dikirimkan via e-mail. Jadi saya menyimpulkan tagihan sebesar Rp1.285.259 adalah gabungan antara tagihan saya yang benar yaitu Rp546.921 + tagihan refund sebesar Rp396.580 + tagihan yang tidak terbayarkan pada bulan sebelumnya sebesar Rp331.933, dengan jumlah nominal apabila ditotal menjadi Rp1.275.434 (ditambah biaya Late Fee sebesar Rp9.954).

Terkait masalah tersebut, belum juga diproses sehingga cicilan setiap bulan makin membengkak apabila tidak dibayar sesuai dengan yang ditagihkan. Akhirnya debt collector yang menagih saya via telepon. Padahal yang nominal wajib dibayar sudah saya bayar, tapi debt collector menagih tagihan yang bukan seharusnya saya bayar.

Akhirnya dengan terpaksa saya membayar cicilan tersebut sebesar nominal Rp1.285.259 (kerugian yang saya harus bayar sebesar Rp738.338). Setelah saya bayar, tagihan yang bukan seharusnya malah menjadi minus??

Saya sebagai konsumen merasa sangat dirugikan sekali terkait masalah ini. Saya juga bingung harus melapor kemana lagi agar masalah saya ini selesai dan diproses. Tolong pihak BRI Ceria segera menyelesaikan masalah ini dengan mengembalikan biaya kerugian saya, menghilangkan transaksi yang sebelumnya sudah dibatalkan (nomor 077001000237449) dan nominal tagihan saya menjadi yang seharusnya.

Terima kasih.

Risa Sahfita
Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai BRI Ceria:
[Total:19    Rata-Rata: 2.7/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

8 komentar untuk “Pembelian Dibatalkan oleh Penjual di Tokopedia, Limit BRI Ceria Kembali tapi Tagihan Tetap Muncul

    • 4 September 2021 - (18:03 WIB)
      Permalink

      Janganlah sinis gitu… Dunia ini bulat, suatu saat nanti bisa saja kita yg dibawah dan terlilit banyak hutang!

      4
      1
      • 8 September 2021 - (19:49 WIB)
        Permalink

        Bingung bacanya. Sistem payment nya BRI gimana y bukannya ambil cicilan. Koq terkumulasi. Malas pake BRI.

  • 4 September 2021 - (15:39 WIB)
    Permalink

    Harusnya ini melibatkan 2 pihak, tokopedia dan bri. Tp terus terang kl limitmya sudah kembali kok masih ada tagihan, aneh. Bank yg aneh. Aneh tp nyata.

    3
    1
  • 4 September 2021 - (17:11 WIB)
    Permalink

    Agar tidal membengkak, ikut saja bayar sesuai tagihan yang diberi, daripada gak bayar lama lama membengkak, dan auto dicari/dikejar tuh namanya debt collector dan bisa berujung panjang lebar lah

    1
    10
    • 5 September 2021 - (11:03 WIB)
      Permalink

      Enak di lo ga enak di dia, seharus nya jangan dibayarkan, kalau gw bodoh amat mau diteror atau gak, tinggal isntal apk trucaleer selesai urusan dan hanya orang yg sempit kalau sampai dibayarkan yg bukan tagihan nya

 Apa Komentar Anda mengenai BRI Ceria?

Ada 8 komentar sampai saat ini..

Pembelian Dibatalkan oleh Penjual di Tokopedia, Limit BRI Ceria Kembal…

oleh Risa Sahfita dibaca dalam: 2 menit
8