Kecewa dengan Sistem “Pick Up” Ekspedisi Anteraja

Saya selaku seller, sangat kecewa dengan sistem pick up ekspedisi Anteraja. Karena kasus ini terjadi berulang-ulang, akhirnya saya tuangkan ke Media Konsumen. Ini salah satu kasus terakhir, yang mana saya sebagai seller, request pick up pada marketplace Shopee di bawah pukul 12 siang, tetapi tidak ter-pick up oleh kurir.

Kemudian pukul 18.00 WIB, saya hubungi kurir pick up kenapa hari itu tidak datang untuk pick up? Jawabannya, mereka tidak pick up dengan alasan schedule pick up belum masuk ke sistem. Semula saya menyalahkan kurir.

Kemudian keesokan harinya sekitar pukul 10.00 WIB kurir datang untuk pick up dan menerangkan bahwa request pick up baru muncul pukul 11 malam pada hari itu dan kurir menunjukkan bukti dari aplikasinya. Di sini saya menilai sangat buruk sekali sistem yang di pakai Anteraja, delay yang sangat tidak masuk di akal.

Hari itu kasus saya selesai dan sudah di-pick up. Namun surat ini saya tujukan kepada pihak yang terkait, agar dapat lebih bertanggung jawab atas pembenahan sistem. Karena komplain melalui CS hanya sesuai template SOP melayani komplain pelanggan.

Dari hasil koscek saya pada gerai Anteraja di Jatikramat Bekasi:

  1. Delay aplikasi request pick up ekspedisi Anteraja yang sangat lama, sehingga menghambat operasional dalam pick up. Dalam hal ini mengakibatkan kurir yang selalu disalahkan oleh seller. Saya tidak menyalahkan di sisi kurir, karena mereka bekerja atas dasar sistem. Apalagi mereka pegang 2 tugas antar dan pick up paket.
  2. Kurir antar dan kurir pick up dalam wilayah adalah orang yang sama. Yang mana mereka harus mengerjakan 2 tugas, baik itu mengantar barang ataupun menjemput barang, karena kekurangan tenaga kerja.
  3. Closing dibatasi/input dibatasi hanya sampai pukul 17.00 WIB. Di luar jam tersebut kurir tidak akan pick up lagi jika kita antar ke gerai akan di kirim keesokan harinya.
  4. Anteraja pick up Bekasi Jatikramat, hari Minggu tidak beroperasional (tutup), sedangkan ekspedisi lain tetap buka. Padahal kami seller minggu banyak yang tetap buka. Dengan dibatasi seperti ini saya yakin juga para seller ke depannya akan membatasi/menonaktifkan ekspedisi ini.

Tepatnya pada hari itu saya telah menonaktifkan jasa kirim Anteraja di semua marketplace, sampai benarbenar ada perbaikan dari sistem Anteraja. Semoga surat ini bisa menjadi perhatian dan Evaluasi Layanan pihak ekspedisi Anteraja. Terima kasih Media Konsumen.

Harliadi
Kota Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Anteraja:
[Total:18    Rata-Rata: 1.8/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

13 komentar untuk “Kecewa dengan Sistem “Pick Up” Ekspedisi Anteraja

  • 18 Maret 2023 - (19:26 WIB)
    Permalink

    ciri ciri orang egois yg gak bs pakai pikiran logisnya,

    mau nyalahin sistem padahal sistemnya padat, sengaja sistem di design untuk melakukan REM supaya kurir tidak keteteran dan bekerja lebih manusiawi,

    merasa harus diprioritaskan.. padahal anda gak pakai jg gak ada yg rugi, bisnis mreka tetap berjalan

    kalau mau cepat bagaikan kilat ya harusnya anda yg drop ke gerai mereka, kecuali anda ngasi gaji pribadi ke kurir baru anda pantas di prioritaskan , lagipula yg bayar ongkir itu pembeli bukan penjual ga usah salah2an sana sini

    kata kata anda terlalu sombong

    7
    16
    • 18 Maret 2023 - (21:26 WIB)
      Permalink

      Ini ciri2 orang berfikir ke jaman batu. Justru sistem menunjang pekerjaan kurir. Tolong di baca baik2. Di cerna dulu dengan akal logika baru mengeluarkan pendapat. Anteraja itu ekspedisi dan dia jual jasa. Di sistem shopee tidak sinkron dengan anteraja. Di sistem shopee kurir sedang perjalanan pick up sedangkan di anteraja blm ada schedule pick up.
      Efek karna ini Kurir yg jd di komplain oleh seller padahal kurir hanya bekerja by sistem. Logika nya kenapa ekspedisi tetangga nya bisa jalan anteraja tidak.

      11
      3
      • 19 Maret 2023 - (11:05 WIB)
        Permalink

        Saya pake antarej juga. Biasa saya pegang no way kurir yg bisa pickup jd Tinggal Wa. Kadang emang mereka bertugas pengirim barang maupun pickup . Jadwal kirim siang, jadwal pickup biasa sore kalo lagi kirim, kalo ga kirim berarti pickup siang. Kaya so kurir sih. Kasian jg kurir nya double job šŸ˜

    • 20 Maret 2023 - (04:49 WIB)
      Permalink

      Kocak, kami para seller online hanya ingin yang terbaik buat pelanggan nya. Kalau barang telat, yang pertama kali disalahkan bukan Anteraja atau kurir yg dipilih lainnya, tapi kami sebagai seller.

      Wajar lah kami (terutama TS) complain. Jangan bernalar pendek.

      • 20 Maret 2023 - (04:51 WIB)
        Permalink

        Jangan lupa juga, kami para seller apalagi Tokopedia ataua yang memiliki kebijakan bebas ongkir, kami juga bayar persentase ke platform. Belum lagi komisi buat platform. Jadi berhak complain

  • 19 Maret 2023 - (07:50 WIB)
    Permalink

    Apalagi kalau yg belum pada tau, sistem pickup anteraja dibagi 2: “reguler dan same day” dg kurir yg berbeda: “berseragam dan tidak”, seakan beda perusahaan dan beda SOP padahal dulu tidak dibedakan.
    Lebih baik pilih shopee xpress aja, jadi tinggal drop ke satu tempat karena emang udah jadi xpedisi wajib kalo ga mau ribet.

    2
    1
    • 19 Maret 2023 - (08:07 WIB)
      Permalink

      Yg reguler biasanya itu kurir staging, kalo yg sameday kurir hub. Pengiriman sameday biasanya yg nganterin kurir hub langsung, gak didrop ke staging dulu. Soalnya sy sering kok terima paket sameday yg ngirim kurir dari hub Cisauk, buat yg reguler kurir dari staging Buaran. Iseng2 sy tanya akhirnya dijelasin sm kurir kalo yg sameday emang langsung dikirim dr hub biar lbh cepet.

  • 19 Maret 2023 - (08:02 WIB)
    Permalink

    Sudah dari lama staging anteraja tutup di hari Minggu, yg buka cm hub yg gede, karna layanan sameday tetap jalan. Utk yg reguler hari Minggu jg gak ada pengiriman. Sy jg udh non aktifkan anteraja dari semua toko sy, krna suka gak pickup, mau kesel tp kasian sm kurirnya. Kadang kita udh chat tp mereka tetap gak keburu buat pickup karna skrg cm ada 1 org utk backup wilayah pengiriman di tmpt sy, padahal dulu ada 3 org. Kurir lama di PHK, skrg tinggal kurir2 baru yg masih gak terlalu paham wilayah. Jd utk toped sy pake sicepat aja, kalaupun kurir gak pickup, masih bs drop ke gerai sampe malam. Aneh emang, hrsnya makin lama makin maju bukan malah mundur, JNE aja dulu minggu gak ada pickup, skrg full sampe lebaran sekalipun ada kurir yg tetap pickup karna liburnya gantian.

    • 19 Maret 2023 - (08:17 WIB)
      Permalink

      Betul om, untuk backup wilayah hanya 1 kurir. Kurir Antar paket dan pick up paket orang yang sama. Awal nya kesel sama kurir tapi setelah cek ternyata mereka kewalahan pegang 2 tugas tsb. Di tambah sistem yg delay. Mudah2an dengan kritik dan saran ini menjadi Evaluasi ekspedisi Terkait.

      • 19 Maret 2023 - (11:30 WIB)
        Permalink

        Kalau saya di tokopedia, malah sicepat yg kek gitu. 2 hari ngga ada tanda2 akan dipickup walau sudah contact cs dan bikin laporan. Akhirnya hopeless search history WA, ketemu lah contact salah satu kurir nya yg pernah chat. Saya tanya masih dia bukan yg tugas di wilayah saya. Untungnya masih, dan menurut dia juga request pickup sering tidak masuk… Kalau ada paket lsg contact aja ke dia. Anteraja di tempat saya lancar dan rajin. Dulu tugas dibedakan, kurir pickup dan anter (non same day). Sekarang yg anter juga merangkap pickup.

  • 19 Maret 2023 - (16:27 WIB)
    Permalink

    Saya adalah kurir dr ekspedisi antaraja , disini kita mempunyai best time , dan best time tersebut di berikan dalam waktu 2 jam , dan pertanyaan saya , apa kalian mampu dengan waktu 2 jam , kalian bisa menyelesaikan suatu tugas trsbt ( pick up dan delivery ) dalam 1 kelurahan , silahkan komentar

    Untuk menilai itu memang mudah

    tp banyak hal yg harus anda ketahui di lapangan , banyak hal terjadi di lapangan , seperti , barang belum siap , belum di packing , padahal sudah jelas barang yg di request itu barang yg sudah siap , klo barang blm siap , kita harus menunggu brp jam ? klo satu seller 20 s/d 30 menit , apa kita mampu dr titik A smpe Z selesai dalam 2 jam

    dan knp ada status masalah operasional , ya memang karena waktu yg tidak memungkinkan buat kita
    2 yg ada di pikiran saya , barang yg harus di kirim hari ini harus selesai ( habis ) , pick up yg masuk di akun itu harus terpick up semua , tp kenyataan di lapangan itu beda , ada orang yg gak bisa di hubungi , ada alamat yg tidak jelas , ada yg hanya nulis nama , nama jln doang , apa kita bisa menemukan klo seperti itu
    itulah sebagian kecil kendala kami di lapangan
    saya mewakili antaraja mohon maaf klo memang ada keterlambatan pengiriman dan pengambilan šŸ™

    • 21 Maret 2023 - (09:42 WIB)
      Permalink

      Saya Apresiasi untuk loyalitas dan kinerja nya om Aa. Salut bisa melakukan delivery sekaligus pick up. Disini saya juga sangat menghargai kurir maka surat ini saya tulis, karna kurir juga pasti punya keterbatasan tenaga dengan bekerja delivery dan pick up. Jika telat kurir yg di komplain customer. Karna kami seller juga di komplain cust jika kami telat mengirimkan barang. Maka dengan surat ini saya berharap ekspedisi terkait dapat melakukan pembenahan baik itu di sistem ataupun di lapangan šŸ™šŸ¼

 Apa Komentar Anda mengenai Anteraja?

Ada 13 komentar sampai saat ini..

Kecewa dengan Sistem “Pick Up” Ekspedisi Anteraja

oleh Harli dibaca dalam: 1 menit
13