Proses Klaim J&T Cargo Tidak Ada Kejelasan dan Kepastian

Pada tanggal 21 Februari 2023, saya mengajukan klaim kepada J&T Cargo, terkait paket saya yang berisi Smart TV Panasonic GX400 49 inch, yang telah rusak dalam perjalanan dari Bayah, Lebak, Banten menuju Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur. Padahal saya sudah bayar biaya tambahan untuk packing kayu, tapi ternyata packing kayunya asal-asalan.

Pada saat awal pelaporan, saya langsung hubungi CS J&T Cargo di 021-8066-1666. Lalu saya diarahkan untuk mengirimkan bukti video dan foto ke email jt.cargo20@gmail.com. Keesokan harinya saya dihubungi oleh Pihak J&T Cargo melalui pesan WhatsApp untuk melengkapi berkas klaim, berupa foto KTP, invoice/bukti pembelian barang, nomor rekening. Semua bukti dan berkas-berkas sudah saya serahkan ke pihak J&T Cargo.

Kemudian saya tunggu sampai dengan tanggal 02 Maret 2023. Namun status pengajuan klaim saya masih belum jelas, karena admin J&T Cargo sudah tidak pernah menjawab pertanyaan saya setiap kali saya follow up via WhatsApp. Akhirnya saya hubungi lagi CS J&T Cargo di nomor 021-8066-1666. Saya terkejut karena saya mendapat informasi bahwa klaim saya akan diselesaikan melalui jalur internal, yaitu oleh outlet J&T Cargo saat pertama kali saya menyerahkan paket (J&T Cargo Bayah, Lebak, Banten).

Dari sinilah awal mula masalah baru muncul. Awalnya saya dihubungi melalui WhatsApp oleh J&T Cargo Bayah mereka meminta lagi berkas-berkas berupa foto KTP, invoice/bukti pembelian barang, nomor rekening kepada saya. Mereka bilang proses klaim memakan waktu 1 bulan. Namun saat saya follow up, katanya berkas sedang diajukan ke pusat. Saya berpikir, pusat saja melimpahkan masalah ke outlet, kok outlet alasannya berkas sudah dikirimkan ke pusat? Dari sini mulai ada indikasi saling melempar.

Hari demi hari setiap saya tanya ke pusat, pusat selalu jawab “Akan kami bantu sampaikan ke outlet” dan setiap saya tanya outlet via WhatsApp tidak ada respons lagi, ditelepon juga tidak di jawab. Sampai artikel ini dibuat, pihak J&T Cargo masih belum ada konfirmasi mengenai pengajuan klaim saya.

Yang sangat membuat saya kecewa adalah pihak outlet tidak menjelaskan apa-apa kepada saya mengenai premi asuransi yang harus saya bayar, berapa nilai yang ditanggung, dll. Yang tertera di resi pengiriman itu adalah hasil mengarang pihak outlet, karena mereka mengisi tanpa sepengetahuan saya. Saya baru sadar ketika paket bermasalah dan ternyata nilai yang ditanggung hanya Rp2.500.000. Sedangkan harga TV saya lebih dari segitu, jadi saya minta kebijaksanaannya.

Kepada J&T Cargo Pusat, saya mohon jika memang outlet Anda yang bermasalah tolong Anda jangan lempar masalah begitu saja seolah-olah tidak peduli dengan masalah konsumen. Mau yang salah pusat atau outlet, tetap saja nama baik J&T yang tercoreng. Jika Anda peduli dengan konsumen, bisa saja Anda dengan mudah tetap mengganti rugi kerusakan barang yang saya alami, lalu Anda tinggal menagih (senilai klaim) kepada outlet atas kesalahan yang mereka buat. Jadi konsumen tidak akan kecewa dan terus percaya menggunakan jasa layanan Anda.

Indra Ismail Saleh
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai J&T Cargo:
[Total:38    Rata-Rata: 1.7/5]
Tanggapan J&T Cargo atas Surat Bapak Indra Ismail

Sehubungan dengan surat pembaca yang telah dimuat di surat pembaca Media Konsumen pada tanggal 24 Maret 2022 berjudul “Proses Klaim...
Baca Selengkapnya

24 komentar untuk “Proses Klaim J&T Cargo Tidak Ada Kejelasan dan Kepastian

  • 24 Maret 2023 - (11:49 WIB)
    Permalink

    Harap diketahui bahwa asuransi J&T Cargo hanya akan menanggung kehilangan barang bekas atau secondhand dan tidak akan menanggung kerusakan barang. Ganti rugi maksimum yang bisa diberikan adalah Rp2.500.000.

    Itu sepenggal info yg saya dapat dr hasil pencarian.

    Utk kasus kamu agak ribet ya, karena 1. Tv bekas (invoice pembelian tangan pertama Mei 2022). 2. Apakah ada bukti cctv di gerai saat serah terima barang cek kondisi fisik & fungsi

    Yg pasti, jika nuntut ganti rugi sesuai invoice 2022 ya ngga bisa pak. Tv second kalo ikut program tukar tambah, paling cuma dihargai 400rb. Kalau bisa tembus klaim 2,5jt pun itu dah beruntung sekali.

    7
    9
    • 24 Maret 2023 - (12:00 WIB)
      Permalink

      1. Saya adalah tangan pertama TV tersebut
      2. Biaya asuransi tersebut adalah hasil mengarang/asal mengisi petugas J&T nya karena kepasa saya tidak di jelaskan/diberitahukan mengenai adanya biaya asuransi pada saat penyerahan paket.

      1
      4
  • 24 Maret 2023 - (15:22 WIB)
    Permalink

    Jika memang petugas J&T nya yang tidak menjalankan SOP kenapa konsumen (saya) yang dipersulit proses KLAIM nya.

    1
    1
  • 24 Maret 2023 - (17:50 WIB)
    Permalink

    Di resi pengiriman sudah ada KETERANGAN : JANGAN DIBANTING, UTAMAKAN KEPERCAYAAN CUSTOMER.

    itu kurir J&T yang asal-asalan gak hati-hati, PECAT SAJA oleh J&T dia merugikan Perusahaan kalian, kerja tidak sesuai misi & visi Perusahaan Anda.

    Jangan asal asalan menerima karyawan

    4
    1
      • 25 Maret 2023 - (16:53 WIB)
        Permalink

        Jika di lihat dari pecahannya di layar TVnya, di atas tengah itu seperti kena pantekan paku pada saat di packing kayu. Posisinya sama persis antara kayu vertikal di packingan kayu tsb. Jadi bukan pecah karena di bawa dalam perjalanan oleh pihak Kurir dan oleh pihak Cargonya.

        Nah waktu itu, Indra mau kirim TV itu, apakah lihat sendiri TV dalam kardus itu di packing kayu oleh Petugas dari pihak jasa Kurir ??

        Seharusnya yang mem-packing kayu itu adalah Penjual, yaitu Indra sendiri, bukan di serahin packing kayu ke pihak jasa Kurirnya. Atau setidaknya melihat sendiri proses packing kayu dan di videokan.
        Jika packing kayu dari pihak jasa kirimnya, itu sudah salah kaprah. Pengalaman Saya beli TV di official store marketplace itu yang packing kayu itu adalah Penjualnya dan tidak di serahin packing kayu ke pihak jasa Kurirnya. Jadi Penjual menyerahkan tv dalam kardus yang sudah di packing kayu ke pihak Jasa Kurir pick upnya.

        Nah, coba di lihat di kardus TVnya, kalau TV jatuh, tidak di take care oleh pihak Kurirnya, di sudut sudut Kayu itu pasti ada yang terkelupas, retak, paku lepas, dan di kardus-nya pun sedikit penyok penyok di sekitar sudut sudutnya.

        Menurut Sya, Packingan kayunya sudah bagus. Tapi mungkin karena TV dalam kardus, pas di taruh kayu2 terus di pantekin paku paku itu justru sangat beresiko. Terhadap layar tvnya. Pecahan layarnya pun di tengah atas. Kalau jatuh TVnya, biasa retakan nya ada di sudut sudut. Jadi ini bukan 100% kesalahan dari jasa Pihak Kurirnya.

        Solusinya:
        Yakin kan kembali ke pihak Kurirnya terutama orang yang mempacking kayu, tanyakan proses packing kayunya, apakah ada video rekamannya atau cctv sewaktu tv dalam kardus itu di packing kayu ?

        Untuk lebih yakinkan Pihak Kurirnya, apakah lu rekam proses masukin tv ke dalam kardusnya secara utuh tidak ada potongan video sampaikan di tempelkan label alamat Pembelinya. Coba lu kirim foto dan video itu sewaktu mau di kirim atau proses menaruh tv dalam kardus, dll dan terlihat layar tvnya masih utuh.

        Ada kemungkinan ada keraguan dari pihak kantor, outlet dan pihak kurirnya setelah di investigasi internal tsb.

        2
        1
        • 25 Maret 2023 - (17:13 WIB)
          Permalink

          Saya mau meluruskan seperti nya banyak yg salah pengertian:

          1. Di kasus saya tidak ada jual beli, murni menggunakan jasa kirim untuk kepentingan pribadi
          2. Saya pengirim sebagai SUAMI (saya dikampung)
          3. Penerima adalah Istri saya (istri saya dikota)
          4. Saya membayar biaya packing kayu kepada jasa kirim (memang ditawarkan)

          3
          1
          • 25 Maret 2023 - (17:19 WIB)
            Permalink

            Saya tidak menyaksikan proses packing kayu yang dilakukan oleh jasa kirim, begitu resi saya bayar saya langsung pulang. Pihak jasa kirim juga tidak ada ngomong apa-apa ketika saya mau pulang.

        • 25 Maret 2023 - (17:26 WIB)
          Permalink

          Untuk pengecekan barang, pengenaan premi asuransi, video CCTV dan lain-lain bukanya itu prosedur pihak jasa kirim nya? Tapi saya tidak di arahkan.
          Saya hanya konsumen yang percaya menggunakan jasa kirim J&T Cargo, berharap TV yang saya kirim dapat membahagiakan anak istri, tetapi malah dapat musibah.

          3
          1
        • 26 Maret 2023 - (11:32 WIB)
          Permalink

          gak ngaruh kayaknya. karena dari pihak konsumen ya tahu nya itu semua udah di jnt, lah wong yang packing kayu orang jnt juga kok.

          Terus kalau salah orang yang packing kenapa? apakah gantinya bakal lebih cepat??

          Kita dari konsumen ya tau nya kasih barang oke, bayar biaya pengiriman + asuransi, kalau ada masalah ya silahkan diganti.

          Siapa yang ganti, potong gaji siapa, siapa yang kena pecat, ya sudah urusan dalam jnt, konsumen ya maunya dapet ganti rugi.

  • 25 Maret 2023 - (09:23 WIB)
    Permalink

    Dr berbagai kasus yg saya baca di media konsumen dr baramg pecah, rusak, ilang dg harga yg dibilang mahal, kenali dlu risiko2 klw kita beli barang2 mahal sperti nrg elektonik semacamnya, klw kaya gini kita sendiri yg rugi. Klw ga salah setiap toko elektronik sprti tipi lemari es bisa dikirim pake mobil tgl nambah ongkos, lebih irit lagi pake kendraan sendiri.

    0
    2
  • 25 Maret 2023 - (09:37 WIB)
    Permalink

    Kecelakaan kerja dan atau kelalaian selalu ada. Dulu saya sering pakai JNE, Packing kayunya gratis, asuransi sesuai yang kita infokan. Tapi pernah juga hilang, klaimnya lancar

    • 26 Maret 2023 - (04:47 WIB)
      Permalink

      Mohon baca artikel nya jangan setengah-setengah mas. Saya hanya minta kebijaksanaan nya karena semua itu kesalahan petugas yang tidak menjalankan SOP sehingga merugikan saya. Yang jelas jika di ganti 2.500.000 saya keberatan. Harga TV nya aja waktu saya beli 6.977.000 misalnya mau di hargain senilai TV bekas dengan Merk dan Type yang sama ya ngga apa-apa.
      Tolong jangan asal berkomentar, jika tidak bisa saling menghargai.

      2
      1
      • 27 Maret 2023 - (00:40 WIB)
        Permalink

        Menurut saya pak lebih baik yg harus anda lakukan adalah telepon YLKI atau Ditjen PTKN.
        085311111010
        +62213451692
        0213441839
        0217971378
        It works!

  • 26 Maret 2023 - (04:33 WIB)
    Permalink

    Wah ngeri juga ya ngirim cargo begini
    Oke tak pertimbangkan untuk ga kirim cargo walaupun udah paking kayu

  • 27 Maret 2023 - (17:06 WIB)
    Permalink

    Waduh bingung ini bro.

    Soalnya ini bukan pembelian, tapi pengiriman.
    Kalau beli online dan baru,kan pasti di ganti senilai harga beli baru tunjukan invoice + bukti video barang ok saat sebelum di kirim.bukti pengirim dan penerima.

    Tapi kalau ini masalah “kirim”,
    Barang bagus sebelum kirim, sampai sana rusak.

    Bingung juga menilai barang yg tidak baru itu,bernilai berapa.
    Kalau harga barunya, pasti tidak mungkin mereka mau, soalnya ini bukan baru.
    Mungkin harusnya ada asuransi tersendiri modelan kaya JNE,
    Harga barang senilai berapa,asuransinya juga mengikuti biayanya.

    Kalau tv memang ngeri sih kalau kirim2,
    Saya pernah ganti backlight sendiri di rumah , daleman penahan LED nya itu cuman frame luar itu tok biar gak jatuh ke depan ternyata.

    Saran saya untuk nextnya,Didalam dus.
    Depan layar di kasih rongga,tidak perlu ada bublewrap, malah riskan tertekan biarkan ada cela dan hanya kardus saja yang melindunginya.
    Usahakan packing kayu kita sendiri.

    Saya do’akan semoga cepat ketemu titik tengahnya.

    • 27 Maret 2023 - (17:12 WIB)
      Permalink

      Siap mas. banyak pelajaran yang saya dpt dari pengalaman ini.
      Terima kasih untuk Doa nya.

  • 28 Maret 2023 - (17:44 WIB)
    Permalink

    Saya ingin memberikan update terkait permasalahan saya. Bahwa pihak J&T Cargo sudah menghubungi saya secara khusus tanggal 28-03-2023 untuk mencari kesepakatan terkait permasalahan yang sedang saya alami. Semoga dalam waktu dekat kesepakatan dapat dibuat dan pihak J&T Cargo dapat segera memberikan TANGGAPAN terkait artikel ini.

 Apa Komentar Anda mengenai J&T Cargo?

Ada 24 komentar sampai saat ini..

Proses Klaim J&T Cargo Tidak Ada Kejelasan dan Kepastian

oleh Indra Ismail dibaca dalam: 2 menit
24