Dinyatakan Hilang, Klaim Paket Hilang GrabExpress Senilai Rp19,5 Juta Belum Diterima

Pada tanggal 16 Juli 2023, saya mengirimkan sebuah paket barang yang berisikan 3 buah spare part sepeda motor, dengan total nominal Rp19.592.000, dari Kantor Kelurahan Pangolombian Kota Tomohon, menuju Bengkel GMS Matani Kota Tomohon, menggunakan layanan Grab Express – Instant. Barang yang seharusnya hanya sekitar 15 menit diterima, hingga saat ini tidak sampai.

Saya sudah melakukan pengaduan ke pihak customer service Grab melalui aplikasi Grab. Sudah pernah ditanggapi oleh customer service dan sudah dilakukan investigasi oleh pihak Grab, dari tanggal 16 Juli 2024 sampai dengan 24 Juli 2024. Saya dikabari dinyatakan barang hilang dan mitra pengemudi sudah diputus kemitraannya oleh pihak Grab pada tanggal 24 Juli 2024, sebagaimana diinfokan oleh Customer Service Grab via sambungan telepon.

Pada tanggal 24 Juli 2023 pukul 17.02 WITA, pihak Grab mengirimkan email yang berisikan formulir klaim dan persyaratan dokumen untuk dilakukan proses klaim.

Tanggal 24 Juli 2023 pukul 18.44 WITA, semua persyaratan dokumen yang diminta pihak Grab dan formulir klaimnya sudah saya kirimkan via email kepada pihak Grab.

Tanggal 24 Juli 2023 pukul 18.51 WITA, pihak Grab membalas email saya menginformasikan bahwa kelengkapan dokumen klaim saya sudah diterima dengan baik dan akan langsung diproses oleh tim klaim Grab.

Kekecewaan terjadi ketika pihak Grab tidak lagi merespons email saya. Meskipun saya sudah menanyakan terkait proses klaim yang sedang berlangsung via aplikasi Grab, email, maupun telepon ke Customer Service Grab. Padahal saya hanya ingin tahu, sudah sejauh mana proses klaim barang hilang saya. Karena bagi saya, kehilangan barang tersebut bukan perihal kecil untuk saya.

Tolong pihak Grab agar membantu sesegera mungkin kendala ini sampai selesai. Karena akibat kendala ini, saya banyak mengalami kerugian baik waktu ataupun uang. Terima kasih.

Felia Paransi
Kota Tomohon, Sulawesi Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

66 komentar untuk “Dinyatakan Hilang, Klaim Paket Hilang GrabExpress Senilai Rp19,5 Juta Belum Diterima

  • 31 Juli 2023 - (10:52 WIB)
    Permalink

    Menurut saya, Kesalahan pada pihak management Grab, karena memutus kemitraan tanpa memberi waktu tunggu atas transaksi yang sudah terjadi. Waktu tunggu bertujuan antisipasi apabila ada komplain dari customer.

    41
    3
    • 31 Juli 2023 - (11:58 WIB)
      Permalink

      Sudah diberikan waktu tunggu dari tanggal 16 Juli 2023 sampai dengan 24 Juli 2023 untuk mitra pengemudi, saat pihak Grab melakukan investigasi, namun mitra pengemudi tidak kooperatif, sulit dihubungi dan selalu tidak mengindahkan panggilan untuk datang ke GDC ( Grab Driver Center ). Bahkan suami saya ikut turun tangan mencari alamat mitra pengemudi bersama tim satgas lapangan Grab sesuai identitas mitra pengemudi yang diberikan tim satgas Grab, namun mitra pengemudi tidak tinggal dialamat yang sesuai identitasnya.

      17
      • 1 Agustus 2023 - (06:49 WIB)
        Permalink

        Sudah banyak maling berkedok ojol. Makanya skrng kalau mau kirim paketahal mereka minta KTP nya trus di foto sm wajahnya dan nopol nya. Bw smart aja mbak.

        10
        0
        • 1 Agustus 2023 - (06:56 WIB)
          Permalink

          Untuk para applikator, Indonesia itu ga akan kekurangan tenaga kerja , soooooooo…kalau mau recruit mitra jangan gampangan. Cuma modal KTP, SIM sm Surat kelakuan baik aja. Jangan mentang-mentang salah langsung putus mitra jd semudah itu menjadi mitra nya. Semua bs di palsukan kok. Sy lihat di jalan pengendara ojol banyak yg cm bs bawa motor tp ga paham aturan. Jd sekedar tau gas sm rem doang.

          21
          6
      • 1 Agustus 2023 - (15:15 WIB)
        Permalink

        Kalo dibilang salah grab ya salah karna tidak cepat dalam menangani kasus dan segera menyelesaikan kerugian, kalo dibilang salah ojolnya, udah pasti, karna teledor sampai barang hilang atau bisa jadi di bawa kabur, dan kalo dibilang salah pengirimnya juga iya, harusnya paket dibungkus rapi dan tidak terlihat apa isinya, dan ga perlu memberi tahu ke ojol apa isinya, kalo sampe ojol tau apa isinya dan apalagi orang bisa melihat isinya, hal seperti ini pasti terjadi. Karna kejahatan datang bukan karna dr niat pelaku, tapi karna ada kesempatan

        13
        2
        • 1 Agustus 2023 - (15:58 WIB)
          Permalink

          Halo kak,

          Untuk paket sudah dikemas dengan baik dan aman

          2
          1
        • 2 Agustus 2023 - (08:29 WIB)
          Permalink

          Kalo aplikasi sebelah, wlopun paket dibungkus rapih, isi dan nilai harus diisi agar mempermudah proses asuransi jika ada apa apa, klo kita bohong soal isi dan nilainya, jadi repot sendiri kalo kejadian.

          • 2 Agustus 2023 - (21:06 WIB)
            Permalink

            Gw ajaa sebagai mitra kecewa yg dlu gw bangga “in mlah buat akun gw putus mitra disangka gw melakun pembatalan order 3 kali berturut ” jelas semua itu jga ada alasan’a membatalkan 1 pesanan tidak tersedia lalu cs tidak mau ganti menu
            2 orderan piktif yg di buat oleh siapa n tak tahu siapa masaa iyaa orderan seperti itu tidak dibatalkan.
            3 terlalu lama di resto sebab waktu itu memang ada promosi di resto tersebut jadi antrii parahh

            2
            2
        • 7 Agustus 2023 - (11:04 WIB)
          Permalink

          Terima kasih atas doanya kak,

          Namun sampai saat ini belum ada kejelasan dari proses klaimnya,

          Bahkan email saya sudah tidak direspon lagi sejak terkahir tanggal 3 Agustus 2023 oleh tim terkait Grab.

      • 31 Juli 2023 - (12:51 WIB)
        Permalink

        Mudah mudahan, ngomong ngomong saya wanita. Semoga cepat proses dari pihak Grab

        12
        2
        • 31 Juli 2023 - (21:54 WIB)
          Permalink

          Sebaiknya viral kan di media IG atau VT…klo ini lebih cepat ditanggapi…seperti kasus laptop itu.
          disini gak semua org tau.
          klo menurut sy Grab juga gak bener..knp ada kasus bukannya cari solusi..malah memutus kontrak dgn pengemudi.
          semudah itukah kasusnya.
          apa dgn cara seperti itu urusan selesai.
          grab terkesan tdk mw bertanggung jawab. Ingin cuci tangan. Hanya menonaktif drivernya.

          12
          1
          • 24 Agustus 2023 - (22:12 WIB)
            Permalink

            Betul banget Bang @BigBrother kenapa pihak GRAB tidak menjadikan mitra yg diputus sebagai DPO sebelum diputus mitra kan yaa, gampang bner yaa barang senilai jutaan malah cuman diputus mitra saja, tanpa ada solusi bagaimana nya hello pihak GRAB anda sehat kahh? Kalau bgtu nnti dikemudian hari pasti akan ada bnyk maling berkedok ojol, krn tidak ada tindakan nyata dri pihak aplikator bilamana barang dihilangkan mitra driver trsebut. Tidak ada efek jera, akan ada bnyk pncurian nantinya klo hanya di putus mitra saja dan dia bisa saja beralih ke ojol lain misal ke gojek dll. Dan berbuat seperti itu lagi oleh mitra trsebut di gojek misalnya. Ya jdi intinya aplikator tidak ada tindakan nyata atau solusi.

    • 31 Juli 2023 - (13:42 WIB)
      Permalink

      Jadi ngeri juga kirim barang saat ini. Hampir semua expedasi saat ini bermasalah dg seringnya barang yg hilang.

      11
      • 31 Juli 2023 - (14:09 WIB)
        Permalink

        Saya sendiri jadi trauma, ditambah lamanya penanganan kendala ini oleh pihak Grab.

          • 1 Agustus 2023 - (09:12 WIB)
            Permalink

            Qt kenal pa dia

            2
            1
          • 1 Agustus 2023 - (21:00 WIB)
            Permalink

            Saya juga ojol,,tp akun saya akun resmi alias atas nama saya sendiri,,bukan hasil beli atu pun joki,,,banyak kasus seperti ini di mangga 2 jkt malah hanpir tiap hari ada aja oknum ojol yg lemah iman nya ambil yg bukan hak nya…saya pernah dapet gosend uang senilai 70jt sama emas 20 gram bentuk gelang,sebenernya ga boleh menurut aturan gosend uang atau barang berharga, tp ybs tetep maksa kirim,,ya udah ambil aja karena saya juga butuh orderan walopun ongkos cuma 8rebu, alhamdulillah ga kegoda buat ambil itu uang ..pas sampe tujuan malah dikasih tip 200rebu,,sampe sekarang malah jadi langganan offline kalo ngirim barang,,sering kirim uang dalam jumlah gede ..walopun saya miskin, tp ga mau kalo kriminal…
            Semoga pihak GRAB segera menyelesaikan urusan nya kak…
            Oh ya,,selalu pakai asuransi ya kalo kirim2 barang pake ojol,,biar bisa klaim kalo ada hal yg ga diinginkan seperti ini…

            19
    • 4 Agustus 2023 - (10:09 WIB)
      Permalink

      Sekarang kita komplen ke grab, ga bakal ditindak lanjuti. Walaupun pake asuransi tetap ga bisa diganti. Itu akal”an kantor

      • 4 Agustus 2023 - (11:14 WIB)
        Permalink

        Duh, yang bener kak? Saya jadi semakin ga tenang nih, ditambah memang setiap saya hubungi ke pihak Grab, jawabannya selalu masih dalam proses oleh pihak Grab.

        • 4 Agustus 2023 - (13:37 WIB)
          Permalink

          Bener kak, temen saya aja pernah dpt orderan grab food fiktif, belanja makanan seharga 300 ribu. Pas udah di rembesin orderan di Pusban, biasanya gaada 1×24 jam udah cair. Ini temen saya blm cair juga dah hampir seminggu. Uang pengganti orderan fiktif dan ongkir nya.

      • 1 Agustus 2023 - (06:29 WIB)
        Permalink

        Di jadiin pelajaran aja bang. Next Kolo order lagi lihat KTP + muka dan foto. Sekarang banyak jual beli akun driver 🙏 kalau nominal nya gede kita ga teliti bisa di bawa kabur, sama kaya kejadian laptop di bawa kabur. Di upload di Facebook grup driver aja bro atau di twitter, kalau di mk mereka kurang gercep. Semoga cepet selesai

  • 31 Juli 2023 - (13:49 WIB)
    Permalink

    Seharusnya pihak aplikator lebih seleksi lagi dalam merekrut mitra kerja. Jangan sampai maling dikasih kerja sama pihak aplikator. Sebaiknya melampirkan SKCK, validasi alamat sesuai domisili dll. Jangan cuman putus mitra, terus malingnya daftar lagi ke aplikator lain.

    15
    1
    • 31 Juli 2023 - (15:18 WIB)
      Permalink

      Iya,malingnya nunggu sampe ada paket yg harganya menggiurkan br jiwa malingnya meronta2…hrsnya dilaporin ke polisi sesuai data2 yg ada…

      10
    • 31 Juli 2023 - (16:40 WIB)
      Permalink

      Betul pak. Jujur sejauh ini di proyek konsultan keamanan TI kami, belum ada proyek inisiatif sharing criminal ID data antar aplikator. Kami ingin memulai inisiasi ini, jadi data crime ID / mantan ojol bermasalah karena kriminal itu terintegrasi di pusat data, shg jika ybs mendaftar ke aplikator lain auto nggak lolos / blacklist seumur hidup dan yg menanggung 2 generasi (sesuai data KK yg terdaftar : anggota keluarga tdk bisa daftar mitra juga) utk beri efek jera.

      Sampai saat ini pun, masalah yg sulit diberantas adalah pemindahtanganan akun ilegal (baik itu sewa, pemberian maupun beli). Penjual akun awam potensi kejahatan, pembeli akun tak segan berlaku kejahatan, lempar batu sembunyi tangan.

      17
      4
    • 1 Agustus 2023 - (14:46 WIB)
      Permalink

      Memang seperti itu sistem recuitment mitra dr awal pertama kali recuitment, hrs ada SKCK dan alamat sesuai dgn yg tertera ditanda pengenal baik itu KTP maupun SIM. Klo tanpa SKCK jgn harap bs diterima menjadi mitra. Oknum2 pelaku kejahatan seperti ini itu sdh dpt dipastikan bkn si driver aslinya (yg data2nya ada di perusahaan ojolnya) melainkan orang yg membeli akun driver dr orang lain. Orang2 yg membeli akun ini sdh pasti akan berani melakukan kejahatan seperti ini karena data2 dirinya tdk ada diperusahaan ojol yg menaunginya sedangkan bagi driver asli atau resmi (yg data2nya ada diperusahaan ojolnya) sdh pasti akan takut utk melakukan kejahatan seperti ini karena data2 dirinya ada diperusahaan ojolnya dan pasti akan dgn mudah tertangkap.

    • 24 Agustus 2023 - (22:35 WIB)
      Permalink

      Bner Bang pihak aplikator hrus ada tindakan nyata, enak bngt ya cuman diputus mitra dan dia beralih ke ojol lainnya untuk dftar lalu kembali lagi jiwa malingnya. Yang salah ya pasti pihak aplikator yaitu grab. Seperti kasus pencurian tempo lalu saya lupa kapan kejadiannya, di lalamove si driver atau mitra dijadikan DPO dan dipajang di kantor mereka. Seharusnya pihak grab bisa seperti pihak lalamove ada tindakan nyata.

  • 31 Juli 2023 - (15:19 WIB)
    Permalink

    Kasih paham ke tim Grab, jangan cuma putus mitra aja itu maling.
    Enak bener loh, bawa kabur barang seharga motor baru cuma dikasih sanksi putus mitra. Selesai gitu doang?
    Bikin laporan polisi, naikkan statusnya jadi DPO.
    Buronan itu, mesti dikurung di bui.
    Makin maraknya kasus begini karena sanksinya cuma sekedar putus mitra doang.
    Padahal itu maling bisa dengan mudah beli akun ojol orang lain.
    Akibatnya ojol yang kerjanya jujur jadi kebawa jelek karena ulah maling begini.

    20
  • 31 Juli 2023 - (16:27 WIB)
    Permalink

    Sepertinya driver grab maling ini : oknum driver beli akun atau bahkan driver asli yg sejak awal memalsukan identitas. Mbak, apa ada foto KTP, SIM dan wajah asli driver saat buka masker? Ternyata penting juga SOP ambil barang bagi kita yg order instant delivery ojol : driver wajib buka masker, wajib tunjukkan bukti penjamin driver minimal 2 bukti KTP dan SIM (jika salah satu berbeda batalin lgsg gpp krn risk keamanan), nopol motor yg digunakan wajib terlihat jelas, lalu kita foto semuanya (Nopol, KTP, SIM dan wajah lepas masker).

    Sebagai antisipasi ke depannya, kami bantu tips mbak cara mengecek identitas
    – KTP palsu atau asli : pastikan smartphone ada fitur NFC, Mbak bisa download aplikasi cek saldo dari TStudiodev (dipilih berdasarkan pengalaman) di appstore, hidupkan NFC hp, tempelkan KTP di belakang hp, jika muncul data embedded KTP berarti asli.
    – SIM palsu atau asli : menggunakan aplikasi digital korlantas polri di appastore, cara cek sama dengan cara di atas, namun saat ini hanya berlaku bagi smart SIM.

    Sebagai saran penyelidikan : apakah nopol motor terdaftar sama dengan nopol yg digunakan oleh oknum saat itu? pastikan punya foto nopol motornya saat itu mbak. Dari nopol, beberapa rekanan kami juga bisa meretas / membobol identitas pemilik motor, meski nopolnya mati (nunggak pajak). Nopol juga memudahkan polisi dan peretas melacak posisi kendaraan menggunakan CCTV public.

    Semoga cepat terselesaikan masalahnya mbak dgn grab gercep mengganti dana refund senilai barang hilang. Cmiw 🙂

    17
    • 31 Juli 2023 - (18:25 WIB)
      Permalink

      Ya skarang banyak oknum oknum yang tidak bertanggung jawab dan banyak kejadian seperti itu harusnya pihak grab jangan asal menerima mitra baru harus bener bener mengawasi oknum mitra dan pihak grab jangan misalnya banyak mitra banyak pendapatan gitu

      • 1 Agustus 2023 - (13:23 WIB)
        Permalink

        Grab itu aplikator milik org malaysia yg dgn mudah berbisnis di indonesia, sementara gojek yg milik org indonesia di tolak masuk malaysia.
        Jd jgn bangga ada grab

    • 31 Juli 2023 - (18:52 WIB)
      Permalink

      Update terbaru :
      31 Juli 2023 (17.27 WITA)

      Tim klaim Grab a.n Lintang sudah menghubungi via sambungan telvon, dan menginformasikan proses klaim masih berlangsung, ada beberapa dokumen pendukung berkas klaim lainnya yang diminta.

      Sudah dikirimkan berkas klaim yang diminta ke tim klaim Grab, dan sudah ada balasan bahwa berkas tambahan sudah diterima oleh tim klaim Grab a.n Lintang.

      Saya tunggu pertanggung jawaban pihak Grab secepatnya, terima kasih.

      • 31 Juli 2023 - (20:00 WIB)
        Permalink

        Oh iya mbak TS, izin tanya : pengiriman instant via aplikasi ojol lgsg (gosend, grabsend, dkk) itu apa ada asuransinya mbak? Kalau ecommerce (misal tkpd, bukalapak, bli2), kami paham pengiriman instant via ojol ada opsi asuransinya bisa disertakan atau tidak. Karena kami belum terlalu memahami mekanisme penyertaan asuransi jika via apk ojol langsung, mgkn rekan2 medkom & mbak TS jg bisa share bt transfer knowledge kita bersama 🙂

    • 31 Juli 2023 - (18:55 WIB)
      Permalink

      Terima kasih atas saran sarannya semua, Saya pribadi berharap pihak Grab segera memberikan pergantian barang yang pihak Grab nyatakan hilang.

    • 31 Juli 2023 - (19:11 WIB)
      Permalink

      Kayanya kalau masih 1 kota kirim barang di atas 10jt lebih baik kirim sendiri atau dengan karyawan.kalau luar pulau ya harus terima resiko kalau hilang di ganti 10x ongkir untuk kehilangan

      • 1 Agustus 2023 - (16:02 WIB)
        Permalink

        Ada sih Kak asuransinya, dan ada pilihan proteksi tambahan, makanya ini sedang dalam proses klaim pergantian atas barang yang dinyatakan hilang oleh pihak Grab Kak.

        Namun prosesnya sangat memakan waktu lama dan terkesan dipersulit.

  • 31 Juli 2023 - (22:16 WIB)
    Permalink

    Sebaiknya di buntuti kalau ngirim barang berharga, atau kirim aja kardusnya, nanti barangnya kirim sama kurir toko jadi saat oknum beraksi dia akan dapat kardus doank dan akunnya juga di suspended dia cari celah kita akalin juga

    2
    1
  • 1 Agustus 2023 - (07:22 WIB)
    Permalink

    Kenapa pihak GRAB hanya memutuskan hubungan kerja, tidak mau melaporkan mitranya itu ke kepolisian??? Ini kan jelas sekali telah terjadi tindak kejahatan! Apa karena takut nama baik tercemar dikarenakan sudah banyak sekali kasus yg serupa terjadi! Sampai saat ini saya belum pernah lihat/baca ada “OKNUM” Driver ojol yg dipenjara karena kasus pencurian/penggelapan! Yg ada kemarin hanya klarifikasi saja tanpa proses hukum yg berlanjut.
    NB: Jika Driver yg ambil paket tak mau tunjukkan wajah dan tak mau tunjukkan KTP/SIM, maka patut dicurigai dia adalah OKNUM MALING!

    5
    1
    • 2 Agustus 2023 - (23:35 WIB)
      Permalink

      Ga cuma grab, ecommerce juga gtu cuma blokir akun, penipunya ga di proses, buat apa verifikasi ktp,wajah,dll

  • 1 Agustus 2023 - (11:08 WIB)
    Permalink

    Ngeri ya sekarang kirim paket puluhan juta melalui Grab drivernya tidak amanah, kalau ada kendala seperti barang rusak di perjalanan masih mendingan. Lah yang ini dicuri sekalian barangnya padahal belum lama berlalu kasus laptop 20jt si driver muhammad luckas.

    • 1 Agustus 2023 - (18:23 WIB)
      Permalink

      Iya kak, saya juga baru lihat itu beritanya, karena sedang viral

  • 1 Agustus 2023 - (17:50 WIB)
    Permalink

    Enak sekali yah tim pihak grab,sudah mengatakan barang hilang dan memutus hubungan kerja sama pihak driver,tanpa meminta tanggung jawab ke pihak driver,jangan jangan klaim asuransinya sudah cair dan di ambil oleh pihak oknum sindikat yang ada di grab,kan lumayan 19 juta

    • 1 Agustus 2023 - (18:22 WIB)
      Permalink

      Saat ini proses klaim pergantian barang sedang dalam proses oleh pihak Grab katanya kak, namun memang terkesan lamban, padahal setiap hari secara berkala saya menghubungi pihak Grab via live chat dan email, dan jawabannya selalu sedang dalam proses oleh pihak Grab. Akibat kendala ini, saya mengalami kerugian tambahan baik waktu dan uang.

        • 1 Agustus 2023 - (18:28 WIB)
          Permalink

          Semoga benar memang pihak Grab sedang memproses pergantian atas hilangnya barang yang saya kirimkan, saya udah sangat stres akibat kejadian ini.

      • 1 Agustus 2023 - (18:25 WIB)
        Permalink

        Estimasi penanganan masalah pasti tidak jelas,dan dari pihak customer grab selalu masih dalam proses pihak terkait BLA BLA bla

  • 2 Agustus 2023 - (02:32 WIB)
    Permalink

    Kalau menurut saya mereka lagi usahain buat cari orangnya dulu, tapi harusnya mereka kasih estimasi waktu yang jelas. Biasanya maksimal waktu pencarian 7*24 jam. Kalau menurut kode etik nantinya akan dilanjut ke proses hukum yg berlaku. Untuk besaran ganti rugi setahu saya sesuai dengan kebijakan asuransi yg kita ambil saat memesan. (reguler – premium) dengan premium maksimal 25jt.

    • 2 Agustus 2023 - (04:39 WIB)
      Permalink

      Untuk proses itu sudah dilakukan sejak tanggal 16 Juli 2023 – 24 Juli 2023 Kak, pada saat proses investigasi, sampai akhirnya di tanggal 24 Juli 2023 pihak Grab menyatakan barang yang saya kirimkan tersebut hilang. Jadi saat ini sedang dalam proses pergantian barang yang dinyatakan hilang itu oleh pihak Grab, namun yang saya keluhkan adalah lamanya proses pergantian tersebut, padahal setiap hari saya push ke pihak Grab.

  • 8 Agustus 2023 - (15:48 WIB)
    Permalink

    Update 8 Agustus 2023,

    Saya menghubungi CS Grab via Live Chat pada pukul 13.51 WITA, saya menanyakan terkait proses klaim yang sedang berlangsung, dan meminta tim terkait menghubungi Saya via telvon dan CS Grab menginfokan akan menghubungi saya via telvon max. 1 jam setelah percakapan live chat ditutup. Namun sampai saat ini pukul 16.46 WITA, tidak ada 1 telvon pun masuk dari pihak Grab, sepertinya pihak Grab banyak bohongnya, nanti kalau ditanya kenapa ga hubungi, alasannya sudah mencoba menghubungi namun tidak terhubung, ketika ditanya bukti history sudah mencoba menghubungi, mereka menghindar dengan memberikan jawaban mohon tunggu prosesnya.

    Saya sudah sangat kecewa sangat Grab, mohon bantuannya rekan rekan di media konsumen.

  • 24 Agustus 2023 - (21:58 WIB)
    Permalink

    Usut smpai tuntas kak perihal barang yg hilang, agar dikemudian hari tidak terjadi lagi sperti ini. Bila perlu pihak GRAB pun menjadikan mitra yg diputus trsebut sebagai Daftar Pencarian Orang DPO. Kelak kehilangan atau pencurian bisa diminimalisir.

 Apa Komentar Anda mengenai Grab Indonesia?

Ada 66 komentar sampai saat ini..

Dinyatakan Hilang, Klaim Paket Hilang GrabExpress Senilai Rp19,5 Juta …

oleh Felia Abigael Gracella Paransi dibaca dalam: 1 menit
66