Keluhan Surat Pembaca Call Center Bank OCBC yang Tidak Bisa Buat Laporan Pengaduan Nasabah 8 Juli 202418 Juli 2024 Harry 3 Komentar Bank OCBC, Call Center, Customer complaint handling, Customer Service, Debit Online, Investigasi transaksi, Kartu Debit, Nomor telepon pengguna, Notifikasi transaksi, Pemblokiran kartu debit, SMS notifikasi, SOP, Standard Operating Procedures Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Melalui media ini, saya ingin menanyakan mengapa pihak call center Bank OCBC tidak bisa membuat laporan pengaduan dari nasabah kepada pihak terkait? Dalam hal ini pihak IT OCBC yang menangani masalah SMS info OCBC. Kronologinya sebagai berikut: Tanggal 3 Juli 2024, saya mendapatkan SMS berulang-ulang, yang menyampaikan ada transaksi di Google dengan nomor kartu debit anak saya. Sementara nomor kartu tersebut belum pernah dimasukkan ke nomor handphone. Setelah saya cek HP saya dan anak saya, tidak ada nomor kartu debit tersebut terdaftar di aplikasi Google Play Store. Saya telepon pihak call center OCBC, untuk melaporkan perihal tersebut. Setelah dicek, tidak ada tanda transaksi di kartu debit, baik yang gagal maupun yang sukses. Pihak call center meminta blokir kartu tersebut. Yang mana menurut saya, seharusnya dibuat laporan terlebih dahulu, untuk mengetahui apakah SMS tersebut error sistem atau memang dikarenakan adanya penyalahgunaan oleh pihak lain. Saya minta dibuat laporan, tetapi pihak call center dalam hal ini mengatakan tidak bisa membuat laporan kepada tim terkait, hanya bisa blokir kartu. Yang anehnya, saya minta dibuat laporan sesuai prosedur, sementara kalau ada pengaduan nasabah tetap saja dari pihak OCBC tidak bisa. Dalam pikiran saya, apakah memang kartu debit sudah diretas oleh pihak lain atau memang pihak OCBC yang sengaja membuat nasabah untuk blokir kartu dan disuruh buat kartu baru lagi? SMS info OCBC transaksi google yg tdk dilakukan Apakah ini akal-akalan Bank OCBC mengirim SMS ada transaksi gagal yang mencurigakan agar nasabah disuruh blokir kartu dan buat kartu baru dengan dikenakan biaya pembuatan kartu baru? Hari Top Batam, Kepri Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
flxmedia8 Juli 2024 - (09:50 WIB)Permalink wah cukup menarik ya, saya malah per kemarin ada yg mencoba menggunakan kartu kredit dari US, tapi notif di sms kesalahan masukan bulan kadaluarsa. langsung blokir via aplikasi. apakah ini buntut kebocoran data kemarin?? mudah2an tidak deh. riskan sekali kalau data semua kartu kredit walaupun hanya nomornya saja tersebar luas. Login untuk Membalas
Tania Zoldig8 Juli 2024 - (14:07 WIB)Permalink Kebetulan aku jg nasabah OCBC, sepanjang yang aku tahu, CS hanya bisa bertindak ketika sudah ada pendebetan dalam hal ini mengecek detail transaksi, tapi kalau belum ada ya tindakan pencegahannya memang blokir kartu. Terkait debet online, ya kalau semisal pendebetan berhasil justru pihak bank (kebanyakan) tidak akan bertanggung jawab untuk me-refund dana, karena kerahasiaan data menjadi tanggung jawab nasabah. Beda dengan transaksi kartu kredit. Untuk debet online-nya sendiri apakah memang menggunakan kartu debet virtual atau kartu fisik? Karena sepanjang yang aku tahu, untuk transaksi online hanya bisa menggunakan debet virtual. Kebetulan bbrp bulan lalu pernah coba transaksi pembayaran Udemy dgn kartu debet fisik nya dan gagal terus (rejected berkali-kali), dan setelah ditanyakan ke CS, untuk transaksi online harus menggunakan kartu debet virtual-nya. Mungkin itu jg (kemungkinan) yang mengakibatkan transaksi gagal terus. Transaksi playstore (online) menggunakan kartu debet fisik. Login untuk Membalas
Peter20 Juli 2024 - (10:33 WIB)Permalink Ini bank sering kebobolan transaksi fraud, sejak saya punya kartu kredit OCBC 90N sudah ganti 2x (jadi ini kartu ketiga), dipakai untuk transaksi di merchant-merchant di US dan merchant online. Bukan hanya saya, tapi di 2024 ini sempat kena massal juga di 90N. Untungnya karena transaksinya kartu kredit, jadi bisa buat sanggahan. Dikarenakan memang bukan kita yang transaksi dan OTP, dananya dikembalikan walau kita harus repot keluar pulsa untuk telpon, isi form sanggahan dll. Tidak bisa membayangkan jika yang kena kartu debit, akan lebih sulit prosesnya karena itu dana milik kita. Belajar dari kasus tsb, nggak berani simpan uang banyak di tabungan dengan bank yang keamanan IT nya lemah. Riskan sekali. Login untuk Membalas