Headline Keluhan Surat Pembaca Dana Ditahan Sudah 1 Tahun Lamanya, Toko yang Disalahkan Padahal Pihak Blibli yang Salah Mendaftarkan Nama serta Alamat Toko Saya 11 Oktober 202416 Oktober 2024 Mandalika 25 Komentar Belanja Online, Blibli.com, Customer Service, data fiktif, dispute, e-Commerce, Marketplace, Penarikan dana tertahan, Syarat dan Ketentuan, tuduhan pelanggaran Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Selamat siang, terima kasih sebelumnya kepada Media Konsumen yang telah menayangkan surat ini. Perkenalkan nama saya M. Nopriyansyah, pemilik Toko Mandalika Ponsel. Pada awalnya, di bulan Februari 2023, ada sales Blibli Instore berinisial M… menawarkan kerja sama, join ke Blibli Instore sebagai alat bayar bertransaksi menggunakan kartu kredit semua bank dengan cicilan hingga 24 bulan, Kredivo, BRI Ceria, dan lain-lain, secara offline store. Karena penawarannya sangat menarik dan sangat dibutuhkan oleh toko, maka saya berkenan untuk join dengan memberikan data diri dan syarat yang dibutuhkan, termasuk foto fisik toko yang langsung diambil di tempat. Pada tanggal 11 Maret 2023, yang bersangkutan kembali datang ke toko dengan akun yang sudah jadi dan bisa digunakan bertransaksi, tetapi dengan alamat dan nama toko yang berbeda, tidak sesuai dengan alamat toko yang diajukan sebelumnya. Saya bertanya tentang hal tersebut, “Kenapa berbeda alamat dan nama tokonya?” Sales lapangan Blibli tersebut memberi alasan, “Bahwa untuk daerah Palembang, pendaftarannya sudah tutup dan tidak bisa didaftarkan, sebab itu dia daftarkan dengan toko yang berbeda dan sudah izin kepada pemilik tokonya, sekaligus bantu teman agar target transaksi tercapai.” Karena sudah terlanjur jadi dan pencairan rekening pun atas nama saya, pada saat itu, saya tidak mempermasalahkannya. Mulailah terjadi transaksi pada tanggal 17 Maret 2023, dan di hari-hari berikutnya tak ada kendala serta pencairan dana lancar saya terima, sampai pada tanggal 3 Oktober 2023 dan 4 Oktober 2023. Di sinilah mungkin terjadi transaksi yang disanggah oleh customer pemilik kartu kredit, yang kartunya digunakan oleh orang lain membeli iPhone di toko saya dengan cara chat ke WhatsApp toko dan barang minta dikirim melalui ojek online ke alamat yang ditentukan, dan proses tersebut dilakukan oleh PIC toko. Sudah di-follow-up oleh saya ke Seller Care, ada tim khusus dari Blibli yang mengurus permasalahan ini yang langsung berkomunikasi melalui WhatsApp dengan saya. Berikut nomor laporan Seller Care: 1525429600 Nama toko terdaftar: M… Ponsel 020 ID toko terdaftar: MEP-70292 Alamat toko terdaftar: Jl. Imam M… No … Tengkerang Utara, Dist. Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Riau 28126, Indonesia, Kota Pekanbaru, Riau, 28289 Nama toko real: Mandalika Ponsel Alamat toko real: Jalan Angkatan 45, Komplek PS Mall, Ruko Pratama (Mandalika Ponsel), Ilir Barat 1, Kota Palembang Saya jelaskan permasalahannya: Kasus 1: Customer memberikan OTP kepada orang yang tidak dikenal. Dalam kasus ini, kesalahan di tangan customer. Toko hanya jualan saja, tetapi kenapa seller wallet saya yang ditahan? Sudah satu tahun lamanya. Kasus 2: Penyebab masalah berlarut-larut karena perbedaan nama toko dan alamat toko real dengan alamat dan nama toko yang terdaftar di sistem Blibli. Untuk kasus kedua ini, saya mengakui kesalahan saya karena tidak melaporkan dan menindaklanjuti di waktu lampau, ketika akun yang sudah didaftarkan oleh tim lapangan Blibli berbeda dengan kenyataannya, karena terlalu percaya dengan tim lapangan Blibli yang meminta saya tidak mengkhawatirkan perbedaan nama dan alamat tadi yang sudah dia daftarkan, dengan alasan untuk membantu target penjualan temannya di wilayah lain. Apesnya ketika ada transaksi sindikat, pihak Blibli, terutama tim legalnya, menyalahkan saya kenapa harus mau alamatnya berbeda? Seperti lempar batu sembunyi tangan! Semua disalahkan ke pihak toko, padahal seller semuanya mengetahui bahwa pendaftaran toko akun Blibli Instore itu wajib ada toko fisiknya dan disurvei oleh tim Blibli itu sendiri. Kalau toko yang didaftarkan itu tidak sesuai dengan pemilik aslinya, kenapa disetujui di awal? Buat apa tujuan survei itu? Baiklah, kita anggap saja ini oknum tim lapangan nakal, dan saya sudah mencari tahu karyawannya sudah diberhentikan. Terakhir komunikasi pada bulan Maret 2024 dengan tim sales lapangan Blibli. Tetapi kenapa dana wallet saya masih ditahan? Bukankah permasalahannya sudah jelas? Bukankah bukti pendukung aktivitas transaksi toko sudah saya kirim dan diterima pihak Blibli? Kenapa dana saya sampai saat ini masih tertahan? Bersamaan dengan surat di Media Konsumen ini, mohon kiranya manajemen Blibli dapat memberikan solusi dan alasan-alasan yang relevan tentang dana yang masih ditahan. Terima kasih. M. Nopri Palembang, Sumatera Selatan Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Ahmad11 Oktober 2024 - (14:16 WIB)Permalink Semoga segera terselesaikan dengan baik om. 2 3 Login untuk Membalas
Dony Cristian11 Oktober 2024 - (15:42 WIB)Permalink Waduh, besar sekali nominal yang ditahan blibli hampir 100jt an. Coba pakai metode refund saja kalau memang pihak blibli berbelit-belit ingin sekali menahan dana nya. Suruh pihak pembeli minta refund. Jadi kerjasama dengan pembeli. 1 2 Login untuk Membalas
MandalikaPenulis artikel11 Oktober 2024 - (16:37 WIB)Permalink Sudah kak , ada salah satu pembeli yg nominal trx 10 juta , sudah tak hub, minta barang di kembalikan, pihak pembeli TLP ke Blibli seller , tanggapan nya saya di suruh TLP Blibli seller ,sampai skrng ini blum ada jalan keluar yg dana tetap di tahan ,, 2 Login untuk Membalas
zeiras eka djamal12 Oktober 2024 - (12:45 WIB)Permalink kalo cair jgn lupa shodaqoh 2 Login untuk Membalas
Fajae12 Oktober 2024 - (13:56 WIB)Permalink minta tanggung jawab yang buat akun tokonya jg dia yg buat dengan alamat dan toko berbeda 1 2 Login untuk Membalas
F. Kur12 Oktober 2024 - (18:34 WIB)Permalink Nominalnya ngerih banget, biasanya cs blibli solutif dah dan paling denger soal complain, tumben amat berlarut2 gtu bahkan nominalnya sgede itu. 1 1 Login untuk Membalas
Power Glue13 Oktober 2024 - (19:22 WIB)Permalink Sepi bli bli ya. 2 tahun ga ada pembeli. Bukalapak jg 1 tahun kosong 😁 1 Login untuk Membalas
Mr.13 Oktober 2024 - (06:53 WIB)Permalink Up di medsos blibli yg aktif kak. Biasanya gercep klo gtu 1 Login untuk Membalas
Power Glue13 Oktober 2024 - (19:21 WIB)Permalink Waduh bli bli kalo gadjet mungkin laris ya? Kalo yg lain sepi bro bli bli. Nyaris ga ada pembeli 2 tahun terakhir 😄 Kak jgn lupa kalo cair komisi 5% ya 😄👍 2 Login untuk Membalas
MandalikaPenulis artikel14 Oktober 2024 - (18:26 WIB)Permalink Online shop emng sepi , ada promo cash back aja user gak pernah dapet , kehabisan kuota nya , 1 Login untuk Membalas
Power Glue13 Oktober 2024 - (19:24 WIB)Permalink Kak tips bli bli supaya ada pembeli gimana sih. Kok aku ikut program ga ada yg nyantol ya 2 tahun terakhir. Kalo MP lain sih ikut program ada ntantol minimal .. Bagi tips dong kak Mr Login untuk Membalas
Kris13 Oktober 2024 - (20:24 WIB)Permalink Kenapa uang hasil penjualan ditimbun, dulu tmn saya di ijo 180jt ke hold untung cair berbulan2 kena transaksi mencurigakan padahal pure jualan, saya skr saja klo ada hasil penjualan lumayan besar langsung dicairkan, bnyak pembeli random kadang toko kita yg kena, kan nominal segitu tidak dri semua transaksi, coba lapor perlindungan konsumen 1 Login untuk Membalas
Power Glue17 Oktober 2024 - (21:57 WIB)Permalink @kris Temennya cair berbulan bulan itu sekaligus atau bertahap? 180 juta di endapin di akun. Ga salah tuh ? Riskan gede gede di endapin 1 Login untuk Membalas
8214 Oktober 2024 - (02:26 WIB)Permalink Kok aneh, mau mau saja setuju dengan alamat yang salah. Aneh. 2 Login untuk Membalas
Muhamad14 Oktober 2024 - (11:57 WIB)Permalink aplikasi otw bangrkut kah? kok uang orang ditahan tahan ya 2 Login untuk Membalas
MandalikaPenulis artikel14 Oktober 2024 - (18:25 WIB)Permalink Gak tau aneh , e-commerce lain gak ada yg nahan nahan selama itu 2 Login untuk Membalas
MandalikaPenulis artikel14 Oktober 2024 - (18:24 WIB)Permalink Blibli online shop sepi , di atas ramai Krena trx offline / Blibli instore, Cara biar ramai bantu user dapat limit cicilan kredivo, akulaku atau BRI ceria ,, dapet limit nya tinggal belanja di toko kita, , 2 Login untuk Membalas
MandalikaPenulis artikel14 Oktober 2024 - (18:32 WIB)Permalink Ini Blibli instore bukan online , sukur sukur di acc mknya setuju aja ,, Krena sulit approval nya , coba aja kakak ngajuin Blibli instore belum tentu di appv , Namanya pedagang klo gak dengerin omongan sales lantas mau denger omongan siapa ? Bahkan tak ada verivikasi by phone dari seller care nya , Contoh pengajuan mesin EDC Bank verivikasi by phone itu ADA !! Harus nya Blibli juga ada 2 Login untuk Membalas
Power Glue14 Oktober 2024 - (20:13 WIB)Permalink Lumayan ruwet ya bli bli utk supaya ada pembeli 😁. Login untuk Membalas
Vikazhu15 Oktober 2024 - (22:13 WIB)Permalink Mana ne Blibli.com blum ada klarifikasi nya , masih getol banget nahan duit seller , dari dulu 2 Login untuk Membalas
Lentera16 Oktober 2024 - (13:20 WIB)Permalink Udah di klarifikasi tuh katanya penulis terlibat kasus penipuan. Hayo yang bener yang mana nih? Coba naikin kasusnya ke hukum kayanya seru nih. 3 Login untuk Membalas
MandalikaPenulis artikel16 Oktober 2024 - (22:54 WIB)Permalink Saya malah seneng klo di selesaikan di persidangan, udah jelas yang mendaftarkan toko tidak sesuai alamat nya dari team lapangan Blibli itu sendiri, bukti chat wa ada , sudah saya selidiki sales nya di pecat benar adanya , mau bukti apalgi , klo mau Uber penipu yang belanja di toko saya tuh lengkap no kontak wa nya , sudah tak serahkan semua bukti bukti nya , tangkap , malah nuduh seller aneh , bilang aja gak mau cairkan dana saya , 2 Login untuk Membalas
Power Glue17 Oktober 2024 - (21:59 WIB)Permalink Ayo blibli marketplace inovasi dong. Masa gue liat produk yg serupa dgn saya saja penjualannya jg miris bgt kecil kecil. 🤭 Bli bli ini setingkat dgn bukalapak status nya. Sepi kek kuburan 🤭 2 Login untuk Membalas