Pembayaran COD via Kurir SAP Express untuk Pesanan yang Sudah Dibatalkan

Saya ingin melaporkan tindakan penipuan dari ekspedisi SAPX / SAP Express. Pada hari Rabu, tanggal 16 Oktober 2024, saat itu saya sedang meeting melalui Zoom di rumah. Ada seorang kurir mengantarkan paket ke rumah. Karena sedang meeting, saya bertanya untuk siapa paket tersebut dan kurir menyebutkan nama istri saya, yang saat itu sedang bekerja di luar.

Setelah itu, saya bilang akan menerima paket terlebih dahulu dan meminta kurir untuk menghubungi nomor WhatsApp istri saya terkait pembayaran COD, seperti yang biasanya dilakukan oleh kurir lain. Namun, kurir tersebut berkata bahwa pembayaran harus dilakukan saat itu juga.

Akhirnya, saya menghubungi istri saya. Karena sedang sibuk bekerja, istri saya lambat merespon dan menyatakan bahwa dia tidak ada paket COD.

Saya sampaikan kepada kurir bahwa tidak ada paket COD, namun kurir bersikeras, menyebutkan bahwa paket sesuai dengan alamat dan nama yang tertera, dan meminta pembayaran sebesar Rp200.500. Pada resi tersebut tidak terdapat informasi pengirim. Karena saya sedang terburu-buru untuk melanjutkan meeting, saya kembali menghubungi istri saya, yang akhirnya berkata, “ya sudah, tolong bayar dulu saja daripada ribet.”

Saya pun meminta nomor rekening untuk membayar. Kurir memberikan nomor rekening atas nama Af** Ra******. Setelah saya melakukan pembayaran, kurir langsung pergi. Paket terpaksa saya terima karena harus melanjutkan kerja dan meeting.

Tidak lama kemudian, istri saya datang dan memberi tahu bahwa nominal tersebut cocok dengan pesanan foundation yang pernah dibeli melalui TikTok di toko Ocirami Store, tetapi pesanan tersebut sudah dibatalkan dan toko sudah ditutup.

Merasa ada yang tidak beres, kami segera membuka paket tersebut dan isinya hanya barang sampah yang harganya sekitar Rp20.000 di toko online. Saya segera menghubungi SAPX pusat di Jakarta, namun mereka tidak mau bertanggung jawab dengan alasan bahwa mereka hanya ekspedisi, dan meminta saya untuk menghubungi penjual.

Saya meminta nomor kurir yang mengantarkan paket, namun mereka hanya memberikan nomor kantor SAPX Denpasar yang tidak dapat dihubungi.

Saya juga sudah menghubungi SAPX melalui Instagram, namun mendapatkan jawaban dan alasan yang sama. Mereka menyatakan bahwa mereka hanya ekspedisi, dan keluhan harus disampaikan kepada penjual. Padahal, pada resi tidak ada data pengirim, sehingga saya tidak dapat menghubungi siapa pun.

Selain itu, ini bukan transaksi melalui marketplace, jadi saya tidak tahu bagaimana cara menghubungi penjual. Ketiga, dana tersebut masuk ke ekspedisi, seharusnya tidak langsung dikirimkan ke penjual.

Ini sudah jelas merupakan tindak penipuan yang melibatkan sindikat penjual dengan SAPX. Saya juga melihat banyak orang yang menjadi korban penipuan serupa, dan SAPX masih tetap beroperasi tanpa ada pertanggungjawaban.

Saya meminta pertanggungjawaban dari SAPX Denpasar terkait nomor rekening atas nama Af** Ra*****, karena laporan saya sudah naik ke kepolisian. Rekening tersebut juga sudah saya laporkan ke Bank Mandiri. Itikad baik Anda saya tunggu!

Natanael Octodion
Denpasar, Bali


Catatan redaksi (diperbarui 20/10/2024): Penulis menyatakan masalah di atas telah diselesaikan dengan baik oleh pihak-pihak terkait.

 

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Pembayaran COD via Kurir SAP Express untuk Pesanan yang Sudah Dibatalkan”

Jakarta, 08 Nov 2024 Kepada Yth. Bapak Natanael Octodion Di Tempat Perihal: Ucapan terimakasih, atas update informasi terkait case Penipuan...
Baca selengkapnya

22 komentar untuk “Pembayaran COD via Kurir SAP Express untuk Pesanan yang Sudah Dibatalkan

  • 18 Oktober 2024 - (15:54 WIB)
    Permalink

    agak susah karena saat transfer dan bayar tidak ada paksaan dari siapapun. semoga saja bisa kembali uangnya

    2
    2
    • 18 Oktober 2024 - (15:57 WIB)
      Permalink

      Disini masalahnya si Kurir memaksa membayar sedangkan saya masih tunggu konfirmasi. Dan melakukan pengecekan. Saya bilang ya saya ga pesan silahkan bawa lagi. Orang nya ga mau dan panggil2 saya terus kan Gila memang

      1
      2
      • 20 Oktober 2024 - (09:57 WIB)
        Permalink

        Anda kena tipu dari penjual/seller bukan kurir yg penipu, saya jg mantan kurir sering kirim ngalamin paket seperti itu, orang ngga pesan tp dikirim barang karena data istri anda bocor disalahgunakan seller penipu, misalkan emang ngga merasa pesan barang tinggal cancel knapa diambil dibayar, karena dari pihak ekspedisi ngga tau menahu itu paket penipuan atau bukan, biasakan kalo pesan barang di e-commerce jgn pake metode COD rawan penipuan dari seller nakal, jd kalo ada paket metode pembayaran COD kita tahu itu penipu karena kita ngga pernah pakai metode COD.

  • 18 Oktober 2024 - (20:12 WIB)
    Permalink

    Lha salah kurirnya dimana? Yg namanya cod ya paket dikirim dan dibayar. Kurir hanya menjalankan tugas. Tapi penipuan model seperti itu banyak. Sudah banyak juga yg menulis disini. Jadi kl ada paket cod yg mana anda tidak merasa pesan, ditolak saja.

    2
    2
    • 18 Oktober 2024 - (20:51 WIB)
      Permalink

      Salah kurirnya adalah memaksa membayar paket tersebut. Saya sudah tolak tapi dia bilang alamat disini kan ada atas nama ini! Yang dimana saya lagi kerja meeting dia manggil2 minta di bayar! Itu yang membuat saya geram dan saya bayar! Kalo saya ga meeting bisa saya habis di tempat kalo dia ga pergi. Kurir nya bilang ya konfirmasi ke pengirim. Lah saya aja ga order suruh konfirmasi kan lucu

      2
      2
      • 18 Oktober 2024 - (22:27 WIB)
        Permalink

        Anda ga pernah belanja online ya ?.. Yg namanya cod itu emang hrs dibayar langsung pada saat paket diterima.. Ga ada namanya nanti2.. Karena anda kerja, kurirpun juga kerja. Disini anda yg teledor malah mencari kambing hitam…

        Banyak kasus pembeli udah batalin paket tapi masih tetep dikirim sama penjualnya, tapi bukan berarti kurirnya ikut kerjasama.. Yang ada malah kurirnya rugi.. Nganter paket trs dengan seenaknya dibatalin

        Nah untuk mencegah hal ini biasakan jgn pake cod, pake uang di aplikasi seperti shopee pay ataupun gopay ataupun ovo.

        2
        3
        • 18 Oktober 2024 - (22:49 WIB)
          Permalink

          Loh loh jawaban anda kok seperti itu. Kalo saya belanja online tau harus bagaimana! Ini masalah nya beli aja tidak tau seler tidak dan bagaimana salah saya dimana?terserah jawaban kalian yang penting terimakasih sudah di acc postingan saya. Karena kurir bertanggung jawab menghubungi pengirim karena dari saya pribadi tidak tau pengirim siapa order aja tidak!

          1
          2
      • 19 Oktober 2024 - (16:39 WIB)
        Permalink

        salah istri ente, kerja tapi belanja cod dikirim ke rumah.
        salah ente jadi manusia yg bisa dipaksa tidak punya pendirian.

        • 20 Oktober 2024 - (08:25 WIB)
          Permalink

          Nih nih yang asal bicara hati2 ya..jangan2 anda oknum2 yang tidak bertanggung jawab. Di posisi ini system yang membatalkan karena toko sudah di close karena indikasi penipu! Tapi alhasil dari batal itu dia tetep kemren.. jangan sok paling tau paling bener. buktinya sekarang pihak SAPX yang menghubungi saya. Yang meminta maaf dan bertanggung jawab atas ini. Saya sudah buat berita ini ke team saya juga. Dan akhirnya dana dikembalikan oleh pengirim setelah expedisi menindak pengirim. Artinya jika paket cod diluar marketplace pasti ada legalitas antara pengirim & expedisi. Disini fungsi bantuan expedisi! Masalah ini sudah clear! Jadi para2 yang comment negatif! Hati2 saja..

          • 20 Oktober 2024 - (10:57 WIB)
            Permalink

            hati makanya, muka ente tinggal ditanya ke mbah google

    • 19 Oktober 2024 - (00:59 WIB)
      Permalink

      Modus lama ini bos, udah umum yg seperti ini, kesalahan nya ya cuma 1, kok mau2nya bayar, mau 3 hari 3 malem dia di situ ya biarin aja

    • 19 Oktober 2024 - (08:02 WIB)
      Permalink

      Ini masalah miskomunikasi. Buyer tidak ada di tempat. Anda sebagai orang ketiga yang menerima. Melihat dari tulisan di atas, anda ataupun istri anda tidak yakin itu paket yang di pesan atau tidak. Seharusnya bisa di cek dari no resi. Kalau dibilang kurir memaksa, wajar karena mereka diburu waktu harus mengirim paket lain. Kecuali memang ada ancaman. Bukan salah kurir apalagi sampai dianggap sindikat penipuan. Murni keteledoran anda yang tidak teliti dan tegas. Banyak toko online yang menipu bukan berarti jasa pengiriman ikut menipu.

  • 19 Oktober 2024 - (14:20 WIB)
    Permalink

    Saya pikir tuntutan hukum kepada pemilik rekening Af** Ra****** tidak tepat sasaran. Rekening yang diajukan kurir sudah sesuai SOP karena mekanisme paket COD harus dibayar di tempat dan penerima tidak bisa membayar secara tunai, sehingga kurir memberikan solusi alternatif.

    Kurir resmi akan bisa mengerti jika penerima menolak paket COD dengan alasan kuat, misalnya tidak memesan paket apapun, nomor resi tidak sesuai, atau detail pengirim tidak tercantum. Jika kurir masih mendesak, minta status pengiriman dibatalkan dengan alasan alamat tidak ditemukan. Beri uang tip sekedarnya jika perlu.

    Jika kurir tetap memaksa, maka ini baru patut diwaspadai. Mungkin ini kurir ghoib penjaga 7 lilin penunggu 7 sumur yang malang melintang di 7 penjuru angin.

  • 19 Oktober 2024 - (21:13 WIB)
    Permalink

    semoga uangnya bisa menjadi amal sedekah, dan lebih waspada dengan order COD.. pastikan jika tidak merasa pesan, ditolak kurirnya, dan diberi uang lelah 10rb, jangan dibayar penuh jika ragu

  • 20 Oktober 2024 - (00:01 WIB)
    Permalink

    lah itu salah istri ente sendiri ,udah mh pesan barang di cancel barangnya sudah jalan ya pasti sampe rumah lah kocak , seharusnya ente nasihatin istri ente sendiri bukan marahin kurir, kalo emang itu udah jelas pesanan yang dulu di cancel ya ente tinggal ajuin return di apk tiktoknya lah bukan malah ngamuk2 ke kurir kek orng primitif aja, toko udah di tutup ya tetap ajuin lebih mudah karna itu bakal otomatis tanpa persetujuan toko. bloon emang biasakan membaca dan pahami sop nya tentang belanja online.. malah di bikin laporan polisi lagi ampun dah ente parah bener ..

    • 20 Oktober 2024 - (08:24 WIB)
      Permalink

      Nih nih yang asal bicara hati2 ya..jangan2 anda oknum2 yang tidak bertanggung jawab. Di posisi ini system yang membatalkan karena toko sudah di close karena indikasi penipu! Tapi alhasil dari batal itu dia tetep kemren.. jangan sok paling tau paling bener. buktinya sekarang pihak SAPX yang menghubungi saya. Yang meminta maaf dan bertanggung jawab atas ini. Saya sudah buat berita ini ke team saya juga. Dan akhirnya dana dikembalikan oleh pengirim setelah expedisi menindak pengirim. Artinya jika paket cod diluar marketplace pasti ada legalitas antara pengirim & expedisi. Disini fungsi bantuan expedisi! Masalah ini sudah clear! Jadi para2 yang comment negatif! Hati2 saja..

  • 20 Oktober 2024 - (11:08 WIB)
    Permalink

    Mengkanya jangan pesan cod, mungkin sebelumnya anda pernah pesan cod tapi tidak bayar. Akhirnya seller kirim ulang paket anda, atau data alamat anda dijual dan dibeli seller lain

  • 20 Oktober 2024 - (17:12 WIB)
    Permalink

    Bantu jawab..
    Mantan kurir ekspedisi tersebut.
    Memang banyak kalo paket cod sejenis itu
    Dari perusahaan memang tidak bisa kembali bila paket sudah sukses/diterima.
    Biasanya kalo kurir memaksa itu mungkin yang bersangkutan tidak ada di lokasi/sulit komunikasi yang mengakibatkan pengantaran tertunda… Tiap paket ada batasan hari semenjak datang ke counter

 Apa Komentar Anda?

Ada 22 komentar sampai saat ini..

Pembayaran COD via Kurir SAP Express untuk Pesanan yang Sudah Dibatalk…

oleh natanael octodion dibaca dalam: 2 menit
22