Keluhan Surat Pembaca Ketidakprofesionalan CS Go-Jek/GoPay Part 2 22 Oktober 2024 Tri 144 Komentar Akun Pengguna, Bank Jago, Cashback, Cashless Payment, customer loyalty program, Customer Service, Dompet Digital, e-Voucher, GoPay, Payment Gateway, Promosi Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Halo min, di sini saya ingin bercerita kembali terkait kendala saya terhadap pihak Go-Jek yang sampai saat ini masih belum selesai. Sebelumnya, saya sudah membuat artikel pertama mengenai keluhan saya di Media Konsumen pada tanggal 7 Oktober 2024. Alhamdulillah, segera mendapatkan respons dari pihak Go-Jek, walaupun harus di-blow up terlebih dahulu. Terkait kendala saya, ada dua hal. Pertama, upgrade ke Bank Jago yang sudah dua bulan lalu tidak bisa dilakukan. Kedua, terkait promo yang diinformasikan oleh pihak Go-Jek bahwa saya adalah pemenang, karena sudah ditetapkan. Setelah saya blow up, kendala terkait upgrade langsung ditangani dan bisa diselesaikan. Namun, terkait promo yang mereka berikan, sampai saat ini masih belum selesai. Lalu, pada tanggal 11 Oktober 2024, saya menerima notifikasi dari Go-Jek yang menginformasikan bahwa banding saya terkait promo sudah diterima dan segera ditindaklanjuti. Saya berpikir, Alhamdulillah ada itikad baik dari Go-Jek. Beberapa jam kemudian, saya berkomunikasi melalui chat dengan CS. Di sinilah letak ketidakprofesionalan mereka mulai terlihat. Awalnya, saya diinformasikan bahwa setelah dilakukan pengecekan, saya tidak mendapatkan hadiah promo karena syarat dan ketentuan tidak sesuai, yaitu kuota terbatas. Oke, itu alasan pertama. Lalu, CS selanjutnya menginformasikan bahwa saya tidak mendapatkan hadiah karena ada aktivitas mencurigakan. Itu alasan kedua. Saya heran, mengapa penanganan CS dari Go-Jek tidak profesional seperti itu. Setelah saya perdebatkan kembali, laporan saya akhirnya ditindaklanjuti. Lalu, pada tanggal 14 Oktober 2024, saya menerima WA dari Go-Jek. Saya menerima telepon tersebut dan CS meminta maaf atas kendala yang saya alami, serta menyatakan bahwa seharusnya saya memang mendapatkan hadiah, mengingat kalimat promo yang disampaikan. Kami berbicara panjang lebar dan membahas kalimat promo tersebut. Saya paham bahwa kalimat tersebut adalah hingga Rp10,10 juta atau emas 25 gram. Saya menginformasikan bahwa saya memahami kalimat tersebut. Setidaknya, walaupun hanya mendapatkan Rp10, itu tidak masalah. Yang saya permasalahkan adalah mengapa pihak GoPay tidak sesuai dengan apa yang dipromosikan. CS WA menyampaikan bahwa kendala tersebut akan diteruskan dan memang seharusnya saya mendapatkan hadiah. Namun, terkait ketidaknyamanan, pihak GoPay memberikan voucher. Saya menerima voucher tersebut dengan itikad baik, dan menekankan bahwa saya akan menunggu pembaruan terkait kendala ini. Selang satu hari, pada tanggal 15 Oktober 2024, saya menanyakan kembali kepada CS WA terkait kendala tersebut. CS WA menginformasikan bahwa pembaruan sudah ada, sesuai informasi dari CS aplikasi sebelumnya, yang menyebutkan bahwa sistem mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan. Saya tanyakan aktivitas apa, tetapi CS WA tidak tahu karena beda bagian. Saya menerima jawaban tersebut, namun saya menitipkan pesan kepada CS WA agar disampaikan kepada pihak terkait dan mencatat bahwa saya ingin penjelasan lengkap mengenai aktivitas mencurigakan yang dimaksud. Karena pada awalnya, banding saya diterima, dan CS WA juga menyampaikan bahwa saya seharusnya mendapatkan hadiah. Saya kemudian menghubungi kembali CS aplikasi, yang menginformasikan bahwa pengecekan masih dilakukan. Pada tanggal 17 Oktober 2024, ada CS Go-Jek yang menghubungi saya melalui telepon. CS tersebut hanya berfokus pada syarat dan ketentuan terkait promo, tanpa melihat laporan sebelumnya, sehingga tidak ada informasi terkait hasil laporan yang disampaikan. Saya sudah menekankan kepada CS tersebut bahwa saya paham syarat dan ketentuannya. Terkait kuota terbatas, itu urusan mereka, karena saya menerima informasi bahwa saya sudah ditetapkan sebagai pemenang. Namun, CS tersebut hanya terpaku pada syarat dan ketentuan. Sepertinya, CS tersebut tidak memahami kendala yang terjadi. Bahkan, ketika saya meminta hasil laporan, CS tersebut berusaha agar saya menerima syarat dan ketentuannya terlebih dahulu, baru akan mengupdate hasil laporan. Di sini ada kesan pemaksaan. Tolong pihak Go-Jek mendengarkan rekaman pembicaraan pada tanggal 17 Oktober pukul 19.00. Setelah 15 menit tanpa solusi yang jelas, telepon terputus dengan sendirinya. Saya menghubungi kembali CS aplikasi dan Instagram GoPay Indonesia, namun sampai saat ini tidak ada yang menghubungi saya kembali. Bahkan, pesan saya di aplikasi Go-Jek sejak tanggal 17 sampai hari ini hanya ditanggapi, tetapi tidak dijawab sama sekali. Saya merasa pesan saya hanya dibaca saja. Kesimpulannya, di awal saya sudah berpikir positif bahwa pihak Go-Jek memperbaiki kesalahan mereka, namun makin ke sini makin tidak mengenakkan, bahkan chat saya tidak direspons sama sekali via aplikasi. Saya ingin kendala ini cepat selesai dan benar-benar tuntas. Saya adalah pengguna setia GoPay, namun kali ini saya merasa sangat kecewa. Saya di sini pengguna setia Gopay tetapi merasa dikecewakan kali ini. Saya cantumkan juga penggunaan saya selama ini agar pihak Gopay mengetahui seroyal apa saya menggunakan Gopay. Tri Ramdhan Kota Tangerang, Banten Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Power Glue27 Oktober 2024 - (18:48 WIB)Permalink @Riky Ahriyanto 😅😅😅 No comment dah 😅 Login untuk Membalas
Husny28 Oktober 2024 - (07:15 WIB)Permalink Kalo saya perhatikan, komen dari penulis selalu banyak yg like, komen yg menyerang penulis banyak yg unlike, hmmm apa ada mobilisasi like dan unlike kah disini wkwkwkwkwk 1 Login untuk Membalas
Darren28 Oktober 2024 - (14:11 WIB)Permalink Jadi kah ke pengadilan? Progres nya gmn? Baca komentar nya pada lucu yg debat🤣 1 Login untuk Membalas
Power Glue28 Oktober 2024 - (18:54 WIB)Permalink @darren Pertempuran Tri vs Bismillah Dilanjutkan di LIVE tiktok. Sampe sekarang blum ada pemenang nya 😭😭 Login untuk Membalas
Aya Zhou23 November 2024 - (08:05 WIB)Permalink Masa sih kak? Sy sih udh stop ikutin artikel ini karna kata TS mau hubungin sy lewat sosmed, tp gak ada jg sih. Tiba2 tadi pagi pas buka MK di bagian komentar terbaru ada komentar dr artikel ini, jd iseng pengen liat, ternyata ruameee bngt. Sempet debat dikit sy awalnya gara2 dibilang ordal gojek waktu ikutan komen, cm akhirnya ngalah aja, diemin (org waras ngalah lah), lagian kalo debat sm org (maaf) b**** hanya akan menghasilkan 2 org b**** kan. Jd sy terima aja tuduhan TS kalo sy kerja di gojek (lumayan gajinya kan gede) walaupun aslinya sy nganggur dan cm jualan online plus affiliate sana sini. Login untuk Membalas
Riky Ahriyanto30 Oktober 2024 - (23:58 WIB)Permalink Wahai Ts gimana udah beres masalah anda dengan gopay? Atau lanjut ke pengadilan sesuai rencana anda? Asli sy pengen tau kelanjutannya…. Login untuk Membalas
Aya Zhou23 November 2024 - (08:06 WIB)Permalink Sy blm dihubungin buat ke pengadilan sih kak. Jd kyknya dia blm gugat gojek. Login untuk Membalas
Power Glue23 November 2024 - (09:42 WIB)Permalink @aya zhou 😁👍 mungkin udah reda. Dah lama juga surat nya. Becanda saya kalo yg tiktok 😆. Biar gak tegang aja pada. Login untuk Membalas
Gusti26 Januari 2025 - (16:24 WIB)Permalink Kalo menurut saya “***** yg bikin artikel” point nya itu anda salah mengartikan bahasa promosi dari Gojek. Orang salah bicara nya jgn ketinggian karena siapapun yg baca artikel anda pasti menilai anda salah. Screenshot yg anda lampirkan bukan bukti yang kuat apalagi cuma pesan whatsapp entah itu memang dari Gojek atau bukan. Ngomong nya jgn ketinggian, bebal anda itu. Login untuk Membalas