TikTok Shop Wajibkan J&T sebagai Kurir Default, Pickup Tidak Pernah Datang

Kepada TikTok Shop Indonesia,

Saya adalah salah satu seller aktif di TikTok Shop, dan saya ingin menyampaikan keluhan serius terkait sistem pengiriman di platform ini.

Sejak awal saya bergabung, saya diwajibkan menggunakan J&T sebagai kurir pickup default untuk setiap pesanan yang masuk. Masalahnya, kurir J&T tidak pernah datang melakukan pickup, walau saya sudah melakukan request sesuai prosedur.

Ini sangat merugikan saya sebagai seller, karena saya terpaksa harus drop-off manual ke counter J&T, yang tentu menambah beban waktu, biaya, dan energi bahkan ketika saya sudah mengikuti prosedur request pickup dengan benar.

Saya sudah melakukan pengaduan resmi ke TikTok Shop melalui tiket pada tanggal 8 Juli dan kembali melanjutkan komunikasi via chat keesokan harinya, tanggal 9 Juli 2025. Namun, sampai hari ini, yang saya terima hanya jawaban template dari CS TikTok tanpa solusi nyata. Bahkan ketika saya memohon agar pengiriman dialihkan ke kurir lain seperti Anter*** atau JNE yang performanya terbukti jauh lebih baik di wilayah saya, TikTok tidak memberikan opsi perubahan sama sekali.

Sebagai pembanding, di platform e-commerce lain seperti Tokopedia, saya dapat dengan leluasa memilih kurir terbaik sesuai kondisi wilayah saya. Tapi di TikTok Shop, saya justru merasa dibatasi dan tidak diberikan kendali atas operasional logistik toko saya sendiri.

Saya yakin keluhan ini tidak saya alami sendirian. Banyak seller lain pasti mengalami hal yang sama, terutama soal pickup J&T yang sering skip dan tidak pernah hadir.

Saya harap TikTok Shop Indonesia bisa mendengarkan suara para seller dan memberikan opsi fleksibel dalam pemilihan kurir, serta memperbaiki sistem pickup yang sudah sangat meresahkan ini. Sebagai tambahan, kami lampirkan tangkapan layar pada pelacakan website J&T yang, pada keterangan memang tertulis pickup, namun sebetulnya tidak di-pickup sama sekali.

Terima kasih.

Hormat saya,

Swandaru
Tangerang Selatan, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

34 komentar untuk “TikTok Shop Wajibkan J&T sebagai Kurir Default, Pickup Tidak Pernah Datang

      • 4 Agustus 2025 - (16:57 WIB)
        Permalink

        di shipcomet.com ada affiliates program dibayar dalam US $, bila teman kita, family , seseorang order membuat toko online , menu resto , pakai referral link kamu. Toko online nya pembeli bayar langsung ke penjual. shipcomet.com tidak pegang uang transaksi . Tidak ada biaya per transaksi, tidak ada komisi

      • 5 Agustus 2025 - (00:51 WIB)
        Permalink

        Komisi casles 200perak, kurir ogah2an ambil karna bensin perhr cuma di jatah 20rb, sedang alamat di kasih perhr rata-rata 50 alamat udh gt pkt cuma 1-2, jadi ny kurir cuma mau ambil yg 1alamat tp 30pkt lbh biar gk nombok bensin, bgtu juga dg JNE sama aja klo pick up, kecuali klo tiap dateng di kasih 5-10rb

        • 5 Agustus 2025 - (05:27 WIB)
          Permalink

          Mohon maaf, kami sebagai seller, hanya menggunakan fasilitas yang disediakan oleh tiktokshop yaitu layanan request pickup, terkait kebijakan internal ekspedisi/kurir, kami tidak tahu menahu dan silakan diselesaikan pihak kurir. Sama hal nya dengan ojol, customer hanya menggunakan fasilitas di aplikasi dan bayar sesuai yang di aplikasi. Jika demikian, harusnya tiktokshop memberikan fleksibilitas bagi seller untuk memilih jasa kurir mana yang akan digunakan atau diaktifkan. Dan tentunya kami tidak akan gunakan J&T yang notabene performa di wilayah kami tidak sebaik dan sebagus JNE atau Anteraja. Terima kasih

          • 5 Agustus 2025 - (07:08 WIB)
            Permalink

            Betul itu kebijakan Tiktokshop Expedisi Default J&T, anda tidak setuju dg itu ya cari opsi lain dong jgn suruh ngerubah sistem.
            Misal paket di Drop atau Jangn jualan di TTshop.
            Jadi Seller juga harus tau diri,,, ada ketentuan “Minimal Pickup” dan itu masuk kesepakatan internal ekpedisi

            1
            23
      • 3 November 2025 - (22:46 WIB)
        Permalink

        Yah betul sekali sangatttt parah j&t payaahhh… ekspedisi kaya gitu masih saja dikukut tiktok…. Amittt

    • 5 Agustus 2025 - (14:05 WIB)
      Permalink

      Parahnya jnt …di setiap gerai dropoint peraturannya tulisan tebal dn rapi gedek gedek pula .. kenyatannya 00000000 dan PLATFORMemconnerce tahunya disediakan TIDAK TAHU DISITUASI LAPANGAN,,apa tahu di cuekin yg penting seller cari jalan sendri , bila ada masalah baru salhkan ke seller .

  • 4 Agustus 2025 - (16:47 WIB)
    Permalink

    Memang seperti itu
    Pickup tapi tidak di ambil paket nya
    Sampai kena batal otomatis sistem

    Gak mau kejadian terulang
    karena paket nya banyak untuk di kirim
    Dan takut pembatalan otomatis , saya sampai chat pihak jnt (browsing di google)

    Intinya kita komplain kalau sudah request untuk pickup, hari dan jam nya sudah di tentukan
    Ternyata batas waktu untuk pickup sudah lewat.. Dan pesanan tidak di ambil juga.

    Nah setelah komplain itu waktu untuk pickup di perpanjangan satu hari
    Dan esoknya langsung di pickup

    • 4 Agustus 2025 - (17:02 WIB)
      Permalink

      Bisa komplain juga ke pihak Tiktokshop kak, supaya dampak ke seller tu besar. Saya juga sudah komplain ke tiktok namun seperti pada info di atas.

  • 5 Agustus 2025 - (06:06 WIB)
    Permalink

    Setau saya memang ekspedisi itu tidak ada kurir pickup nya, yang ada kurir delivery. Kalau mau pickup kontak kurir delivery tapi jangan harap pasti di ambil. Kadang di ambil kadang gak, karena mereka harus target juga kirim paket delivery jadi kadang waktunya gak cukup. Beda sama spx di sopi ada kurir khusus pickup nya biarpun 1 biji biasanya pasti di pickup. Jn* kadang paket ada 8 pun tetap gak dipickup karena kurir gak sempat ambil. Intinya jn* tidak ada kurir khusus pickup.

    1
    1
    • 5 Agustus 2025 - (08:44 WIB)
      Permalink

      Concern nya adalah sistem tiktokshop harus fleksible seperti marketplace lain untuk operasional logistik yang dipilih. Tentu akan memilih ekspedisi/kurir yang performanya lebih baik.

  • 5 Agustus 2025 - (08:21 WIB)
    Permalink

    Saat ini seller harus bersabar menggunakan Jnt, karena sebelum paket mencapai minimal 50 paket perhari ya maka banyak konter Jnt termasuk Jnt pusat yang tidak akan pernah mau pickup walaupun tersedia fasilitas pickup. Saya sebagai seller, akan lebih baik tidak menggunakan Jnt tapi karena Jnt adalah Expedisi prioritas untuk program free OngKir jadi tidak bisa di non aktifkan oleh seller

    • 5 Agustus 2025 - (08:48 WIB)
      Permalink

      Bisa diajukan aspirasinya ke pihak tiktokshop ya kak. Dengan tidak ada “paksaan” untuk gunakan jasa kurir j&t. Apalagi sudah menghilangkan paket kami dengan nominal paket sekitar 1jutaan. Dan ada 1 paket lagi yang terindikasi, nominal semitar 2jutaan, karena stuck sejak tanggal 31 juli tidak ada pergerakan hingga hari ini.

      • 5 Agustus 2025 - (09:12 WIB)
        Permalink

        To kak Hayya : concern nya di sini agar sistem di tiktokshop fleksibel dalam pengelolaan logistik yang ingin diaktifkan atau dipilin. Sebagai pelaku usaha, yang mana ini pihak marketplace, harus bisa mendengarkan aspirasi dari pihak lain dan mencari jalan keluar, bukan mengarahkan untuk tutup toko atau tidak usah berjualan. Jika semua pelaku usaha yang mendapatkan kritik saran, jalan berpikirnya seperti itu, untuk tutup toko seperti yang kakak bilang, bisa dipastikan usahanya akan tutup.

  • 5 Agustus 2025 - (10:38 WIB)
    Permalink

    Dulu spx dikomplen KPPU karna monopoly kurir padahal msh bisa milih kenapa kebijakan ini gak berlaku buat tekotok & jnt ?

    • 5 Agustus 2025 - (20:14 WIB)
      Permalink

      Hal tersebut karena tidak ada yang melaporkan atau pembagian kue setiap Expedisi tidak terlalu jomplang seperti halnya spx

      • 5 Agustus 2025 - (20:30 WIB)
        Permalink

        Nah mulai sekarang, kita sebagai seller harus mau menyuarakan hal ini. Supaya tidak ada ‘paksaan’ lagi untuk seller dalam mengoperasikan/memilih jasa kurir yang mau digunakan.

        • 6 Agustus 2025 - (03:08 WIB)
          Permalink

          Mending langsung drop off drpd tungguin kurir jemput yg bisa sangat lama. Sblm jam buka toko langsung anterin, drpd gue harus bayar uang lembur karyawan Krn lewat jam kerja padahal cuma tungguin kurir..

          • 6 Agustus 2025 - (05:23 WIB)
            Permalink

            Sesuai info di atas dan komen yang sudah dijelaskan, concern nya di tiktokshop ada layanan request pickup, tapi kurir ngga pernah dateng, lalu memberikan fleksibilitas bagi seller untuk bisa aktifkan dan non aktifkan jasa layanan kurir mana yang akan seller gunakan, kaya di marketplace lain, tokped, shopee atau blibli, kita bisa pilih jasa layanan kurir yang bisa request pickup dan mereka selalu dateng, contohnya anteraja, paxel, sicepat, JNE. Jadi ketika ada seller yang klik request pickup, akan masuk notifikasi ke kurir yang bersangkutan. Dan pasti mereka akan hubungi seller buat konfirmasi paket yang akan dipickup.

    • 7 Oktober 2025 - (15:42 WIB)
      Permalink

      Nah bener tuh. Seberapa besar itu sogokan mereka. Sampe ga disentil.

      J&T udah disetujui non aktifkan saja masih blum juga di nonaktifkan sudah 1 bulan lebih. Kalo toko toko gue di tokopedia ga harus lewat tekotok seller gue jg males bgt sumpah pake tiktok seller.

      J&t ini kalo di area tekotok dn now tokopedia . Itu berani dan kurang ajar loh berani menagih tagihan yg ga seharusnya. Padahal dia urusannya ke marketplace. Gedek bgt sa ekspedisi mafia ini J&T

  • 10 Agustus 2025 - (08:15 WIB)
    Permalink

    Saya juga pernah mengalami hal yang sama pak..saya juga jualan di tiktok, udah sejak 2022, saya terus komplain ke tiktok.. akhirnya baru tahun ini (3tahun) saya ngomel2 bnyk brg rusak.. kumpulkan 10resi bermasalah dan permasalahan yg terjadi akhirnya skrg ada Jne dan Ninja, meskipun J&T Tetap ada, minimal mengurangi, saya juga pernah dapat info bahwa uang pickup yg diberikan ke kurir j&t hanya 2% dari nilai ongkir yg dibayarkan..jadi mereka malas utk jemput paket
    anda curhat disini juga ngak bakalan di gubris sama tiktok, beda kalau anda komplain shopee disini..shopee selalu menanggapi, tapi kalau tiktok TIDAK PEDULI DAN TIDAK PERNAH MENGGUBRIS KELUHAN KITA DISINI, Entah apa pura2 ga tau atau ga mau tahu keluhan seller, saran saya anda juga anda buka platform lain dan fokus diplatform lain, tiktok ga bisa diharapkan..skrg saya juga menggunakan tiktok sebagai sarana Iklan saja..krn kebijakannya sangat merugikan kita sebagai Penjual, dari sistem retur kita semua pasti kena beban biaya..beda dengan Shopee yg bisa masih berdialog dengan baik, CS SHOPEE juga lebih terlihat memberikan solusi.. bahkan saya sering ditelpon oleh pihak shopee kalau ada KELUHAN, KALAU TIKTOK BELUM PERNAH SAMA SEKALI

    • 10 Agustus 2025 - (08:40 WIB)
      Permalink

      Hai kak, terima kasih udah sharing juga. At least keluhan di sini dibaca banyak pihak, termasuk kakak yang mengalami juga seperti kami. Kami juga sudah sejak 2022 ada di platform tiktokshop, selain keluhan di atas, paket J&T sering hilang juga walaupun diganti baik di tiktokshop atau shopee. Saran kami, kakak ajukan tiket lagi terkait keluhan ini kalau masih mengalaminya. Saai ini kami juga sudah mengirimkan laporan ke Lapor.go.id

    • 7 Oktober 2025 - (15:47 WIB)
      Permalink

      Komplen disini walau ga direspond jg gpp kan yg penting berguna buat info pembaca lain yg blum tau.

    • 3 November 2025 - (22:53 WIB)
      Permalink

      Sangat betul sekali… Tiktok shop sudah disogok sama ekspedisi yang satu ini alias J&T yang sangat membagongkan…

  • 4 September 2025 - (08:19 WIB)
    Permalink

    Saya penjual lama di marketplace shopee dan br mulai masuk tiktok.
    Saya masih maklum kl kurir J&T ga mau dtg pick up karna jumlah paket masih sedikit.
    Tapi parahnya, SAAT SAYA DROP OFF, MEREKA HAMPIR SELALU MENOLAK UNTUK LANGSUNG SCAN.
    Alasannya macam2, mulai dari “lagi sibuk” sampai “nanti baru bisa scan”.

    Setelah saya cari tau, saya br tau kalau J&T pusat memberikan aturan2 kejam untuk gerainya.

    1. SLA. Ada batas waktu maksimal sejak pertama kali waktu paket di scan di gerai sampai paket di scan tahap ke 2 (sudah di tempat selanjutnya). Karena alasan ini biasanya gerai ga mau lgsg scan spy mereka ga lewat SLA.
    Jadi orang taruh paket di gerai tanpa bukti pengiriman apapun.
    MASALAHNYA, terkadang paket ada yg hilang ataupun telat scan (lewat dr jam 23.59, pdhl saya drop off sudah dari jam 5an sore) yg menyebabkan toko terkena pelanggaran.
    Kalau ada masalah spt ini, org gerai ga mau tanggung jawab dan cm bilang “kirim ke gerai lain aja”. Kalau gerai lain ada di sebelah gerai ini sih dgn senang hati saya ke gerai lain, masalahnya ga ada lagi yg lokasinya dekat. Komplain ke J&T pusat jg ga bisa karena ga ada bukti pengiriman.

    2. J&T pusat dgn mudahnya denda para gerainya jika ada masalah (pdhl blm tentu salah dr pihak gerai). Karena banyaknya kena denda, pihak gerai jd ga mau tanggung jawab ke customer kl ada paket hilang/telat kirim seperti yg td saya tuliskan di atas.

    Seolah2 sistem J&T bagus karna SLA klihatan cepat, tp manajemen ga paham kl ada masalah ky gini di lapangan.
    Semoga ke depannya tiktok bisa kerjasama dgn ekspedisi lain yg lebih baik dari ini

    • 7 Oktober 2025 - (15:52 WIB)
      Permalink

      Pernah drop J&T bilang taro aja disini.
      Trus gue maki aja loe scan skarang. Gue gituin. Trus gue lapor ke pusat. Mungkin di tindak kali ya 😄. Trus dia bilang pas gue dropp off berikutnya. Lain kali jgn lapor lapor gitu kak. Wa dulu ke saya. . Mau lapor kudu wa dulu 😂.

      Skarang walaupun numpuk tanpa gue suruh pasti di scan. Masalah nya J&T suka buat laporan palsu keterangan alasan. Barang blum sampe ke pembeli ditulis “Ditolak pembeli”. Ini blum lagi tagihan 2x yg disebabkan kesalahan marketplace suka ditagihkan mandiri ke kita. Hopeng bgt emang ini duo mafia tekotok dan J&T. Sogokannya mungkin kenceng 😒

  • 6 Oktober 2025 - (01:43 WIB)
    Permalink

    JNT memang jasa kirim paling tolol untuk marketplace.
    Terkadang drop pointnya juga menyarankan kita langsung ke DC saja, alasan mereka paket marketplace ga ada duitnya.
    Lah.. lalu untuk apa gunanya mereka itu stand by di drop point ?
    Lagunya si JNT ini, waktu tiktok di tutup sama pemerintah, sampe pada mewek bikin VT, giliran dikasih makan sama tiktok malah belagu.
    Harusnya perusahaan kaya JNT ini tutup aja.
    Masih banyak jasa kirim yang mau serius.
    Mau berkuasa di tiktok, tapi kaya ga niat kerja.
    Mereka sadar mereka prioritas, lalu mereka tutup gerai gerainya sehingga memaksa seller harus drop ke DC.
    Belum lagi perkara retur yang kalau ga ditanya ga bakal ada kabar juntrungannya.
    Untuk kalian para buyer yang suka belanja di tiktok, segera lah pindah ke Shopee.
    Biar aja tiktok shop dan JNT makan angin karena sifat belagunya.

    • 7 Oktober 2025 - (17:20 WIB)
      Permalink

      Disini kurir belagu merasa ank mas kali dikolor ijo beli hp main lempar lewat tembok 2m gak ada etika minimal teriak dulu ky kurir lain

  • 7 Oktober 2025 - (15:13 WIB)
    Permalink

    sama. saya juga uda pengaduan sampe 9x,

    tiket pelaporan semuanya ditutup tanpa solusi. sampe emosi kemarin pengaduan lagi ke 9x tapi jawabannya masih template.

    emang aneh masih aja di pakek nih ekpedisi. di Sopee aja uda putus kontrak gak mau pakai lagi JNT.

    daerah saya gerai mula nya ada 3. tapi sekarang semua pada tutup. kurir ga prnh datang. toko jadi telat kirim dan kena pinalti.

    solusi terakhir = tutup toko di Tiktokshop, jadi semua produk cuma diaktifkan di Tokopedia aja.

    memang parah ini tiktok,

    • 7 Oktober 2025 - (15:58 WIB)
      Permalink

      Ga cuma itu waktu didepak shopee , J&T kan bikin drama di vt vt tiktok menjual kesedihan. Hihi. Tapi tetep aja kemafiaan J&T nya sudah mendarah daging

  • 14 Oktober 2025 - (10:56 WIB)
    Permalink

    j&t ditempat saya juga bermasalah pickup dari marketplace gak mau ambil.
    di aplikasi j&t kalo pickup pakai pembayaran gopay gak mau diambil tapi kalo tunai diambil.

 Apa Komentar Anda?

Ada 34 komentar sampai saat ini..

TikTok Shop Wajibkan J&T sebagai Kurir Default, Pickup Tidak Pern…

oleh Swandaru dibaca dalam: 1 menit
34