Akibat Gangguan Sistem JNE, Seller Jadi Korban: Ping-Pong antara JNE & Tokopedia

Pada tanggal 19 Agustus 2025, saya mengirim paket nomor 580037515668784696 dengan nomor resi TG3539811324. Paket tersebut merupakan pesanan seorang pembeli dari marketplace TikTok Shop by Tokopedia. Tetapi setelah pengiriman, status pesanan tersebut tidak berubah, dan ternyata ada gangguan di sistem JNE.

Pihak admin Tokopedia meminta agar saya sebagai seller menunggu update dari sistem JNE dan batas waktu pengiriman akan diperpanjang. Tapi update kiriman tersebut tak kunjung terealisasi, padahal batas waktu pengiriman tersebut hanya sampai 21 Agustus jam 23:59 dan akan batal otomatis.

Setelah dicek kembali, di website JNE ternyata paket tersebut sudah diterima oleh pembeli, tetapi status pesanan sudah dibatalkan oleh sistem Tokopedia. Alhasil, uang hasil penjualan tidak diteruskan ke saya selaku penjual.

H-1 sebelum pembatalan otomatis, saya sudah menanyakan berulang kali baik ke pihak Tokopedia maupun JNE mengenai permasalahan ini, tetapi malah saling lempar tanggung jawab alias di-ping-pong sana-sini. Saya pun frustrasi karena hanya mendapatkan jawaban template yang sama berulang-ulang, seperti “bisa ditanyakan ke CS Tokopedia” dari pihak JNE atau “ditunggu update status” dari CS Tokopedia. Hal ini tidak hanya membuat kerugian materi, tetapi juga pikiran dan waktu.

Pada 22 Agustus, saya mencoba menghubungi JNE kembali melalui JNE cabang G-Walk dan Instagram. Jawabannya pun tetap sama, yaitu “akan disampaikan ke tim terkait”, “akan dihubungi bla bla bla”. Tetapi sampai tulisan ini dimuat, belum ada itikad baik sama sekali dari kedua belah pihak.

Melalui platform ini, saya hanya meminta keadilan dengan ganti rugi senilai harga paket tersebut. Nominal kerugian saya mungkin tidak sebesar seller lain yang mencapai jutaan, sekitar ratusan ribu rupiah. Tapi mohon untuk JNE jangan bersikap seperti pengecut. Bersikaplah ksatria, gantilah kerugian korban.

Ivan Iskandar
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

17 komentar untuk “Akibat Gangguan Sistem JNE, Seller Jadi Korban: Ping-Pong antara JNE & Tokopedia

  • 24 Agustus 2025 - (17:53 WIB)
    Permalink

    Hampir sama kasusnya dengan saya, cuma di menit2 terakhir batas waktu pengiriman status pengiriman terupdate di toped. Padahal sudah di input di jne hampir 1 hari sebelumnya. Kl di shopee jne langsung dinonaktifkan, tp yg sudah terlanjur diproses dan resi dicetak juga bermasalah.

    1
    66
    • 25 Agustus 2025 - (20:37 WIB)
      Permalink

      Iya, menurut saya ini kesalahan kolektif. 30% marketplace dan 70% pihak logistik CMIIW.

  • 24 Agustus 2025 - (20:39 WIB)
    Permalink

    banyak sekali seller yg mengalami kejadian spt ini, ini karena sistem jne yg error (katanya kena hack) tapi kesalahan terbesar adalah dr tokopedia tiktod, mereka sdh tahu sistem error tetapi tidak meperpanjang batas pembatalan, semua manusia2 di tokopedia. tiktod sudah tahu hal ini dan mereka diam saja tidak mau merubah memperpanjang lagi batas waktu pembatalan, ini dikarenakan manusia2 tokopedia dan tiktod itu rakus dan bodoh, bahkan mereka tidak mau menstop semua pengiriman melalui jne spt yg dilakukan sopi

    tokopedia tiktod dan jne bahkan tidak mau menghubungi para buyer, peran buyer jujur disini pun amat berarti, bila buyer jujur mereka akan menghubungi seller, kenyataannya? banyak sekali buyer tidak jujur dan tidak punya moral dan etika, terima dana kembali dan terima produk gratisan

    jne dan tokopedia tiktod saling lempar tanggungjawab, ya ini adalah contoh perusahaan BOROK dan RAKUS

    pemerintah? ya samanya, BOROK SEMUA, tidak ada untungnya bagi mereka menangani kasus spt ini soalnya mereka tidak TERIMA DUID! kasarnya : ane ga terima duid, ngapain diurusin

    52
    1
  • 25 Agustus 2025 - (10:40 WIB)
    Permalink

    Akibat JNE ini, ekspedisi kembaliksn set awal akun gue bangke dah tokped dan tiktok dapet nta J&T lagi 🤣

    16
    1
    • 25 Agustus 2025 - (11:40 WIB)
      Permalink

      Kak ini saat drop ga bisa discan gitu ya kak? Atau sudah di scan tapi blum diupdate?

      9
      1
      • 25 Agustus 2025 - (12:52 WIB)
        Permalink

        tidak bisa scan, tidak bisa input manual juga

        jd pada tgl 20 itu (sore kemungkinan) sistem sudah bisa, TAPI ada beberapa paket (kalau seIndonesia sih banyak) yg masih tidak terdeteksi, nah paket yg error ini dibawa ke pusat (pusat masing2 daerah/kota), lalu dipaksa masuk sistem oleh pusat, masalahnya yg dipaksa ini tidak bisa masuk ke sistem pelacakan yg otomatis tidak terupdate ke marketplace yg menjadikan batal otomatis sebab oleh tokopedia tiktod dianggap tudak dikirim sampai batas waktu

        skrg bagaimana? ya saling lempar tanggungjawab, kesalahan terbesar ada ditangan JNE, kesalahn tokopeditiktod adalah tidak mematikan pengiriman jne pada saat error dan tidak memperpanjang masa pengiriman akibat dr kualitas SDM yg amat sangat rendah.

        ada beberapa seller yg memaksa tokopedia tiktod utk membatalkan tapi oleh SDM mereka dicuekin, dikatakan “tenang, tidak akan mempengaruhi reputasi, akan terudpdate nantinya bla bla bla” dan setelah kejadian pun, tokopedia tiktod, saya yakin sekali, tidak menghubungi seller sama sekali, sellernya? ya samanya, wong dpt barang gratisan, diam saja

        pertanyaannya, kenapa penjual yg dikorbankan? bukankah bisa mereka menalangi dana penjual, urusan tokopedia dan jne bukanlah urusan penjual, tugas penjual selesai ketika paket sudah diberikan ke jasa kirim

        tokopedia tidak bisa nalangi? ya ga bisa, wong duidnya ga ada, bukti : coba perhatikan pengiriman instant yg langsung diselesaikan pembeli (statusnya complete, bukan delivered) dana tetap ditahan 2 hari tidak langsung dicairkan oleh tokopedia tiktod

        note : complete itu artinya pembeli sudah tekan tombol selesai, kalau delivered artinya produk sudah sampai tapi pembeli belum tekan tombol selesai

        • 26 Agustus 2025 - (06:26 WIB)
          Permalink

          Baru tau saya JNE lg problem system per 20 agustus saja ayau sampe sekarang masih? Sosonya blum afa ordern lg yg pake JNE. Biasanya Selalu dapet JNE nih . Probabikitas J&T di minimalisasi. Swkarang muncul J&T terus gacada JNE lagi. Berarti masih error ya JNE sampe sekarang? Masih blum terhubung sistem kah di tiktod dn tokped?
          Masih trauma soalnya J&T ini. Soalnya orderan tokped dan tiktod 2 hari jni semua yg muncul J&T, sblumnya sejak gue komplen ga mau nongol lg J&T ga nongol nongol lg. Sekarang nongol konsisten J&T nya sejak JNE error

          Kalo saya sih pastikan scan update lgs ditempat ga mau nunggu ke pusat. Bisa batal otomatis. Jd selalu ga ada masalah sih soal ini . Untung tgl 20 yg muncul ekspedisi lain jd ga tau saya kalo lg error system JNE.

          • 26 Agustus 2025 - (12:08 WIB)
            Permalink

            error dr tgl 18, kalau sktg tidak tahu sebab belum ada lagi yg ptotes2, masih pada protes mengenai bagaimana nasib dana yg ordernya sdh dikirim tp dibatalkan oleh sistem tokopedia

            kalo ane curiga sih tokopedia tiktod sedang “berantem” dengan JNE jd semua pengiriman gratis ongkir tidak ada yg dapat jne

            poinnya adalah memang tokopedia tiktod itu sudah amat BOROK, kualitas sdmnya juga amat sangat rendah, cm tau dibayar gaji saja. manusia2 di tokopedia itu sdh spt robot tidak punya insiatif, buktinya: sdh tahu sistem jne error masih saja tidak mau menghentikan pengimanan dengan jne, karena ptinsip manusia tokopedia adalah “gimana nanti” bukan “nanti gimana”

            kalau diberi contoh : tokopedia sudah tahu ada jalan rusak, tapi masih memaksa mobil2 utk pakai jalan itu, mau putar balik saja (minta dibatalin) tidak bisa, pokoknya dipaksa, setelah mobil2 yg lewat jalan rusak itu mogok, tokopedia lari dr tanggungjawab, menyuruh pemilik mobil yg mogok utk minta tangunggjawab ke yg punya jalan, padahal tokopedia yg memaksa para mobil pakai jalan tersebut, lari dr tanggungjawab tuh si tokopedia tiktod

            alasannya sama semua, sedang ditangani, padahal perkara mudah, sudah jelas kasusnya, masa UMKM disuruh tunggu dana menunggu perundingan siapa yg ganti rugi antara jne dan tokopedia tiktod.

            jangan2 memang ulah mereka utk mengulur waktu agar penjual habis dana, lalu pinjam modal ke tokopedia tiktod

      • 25 Agustus 2025 - (20:32 WIB)
        Permalink

        Halo,

        Saya kirim beberapa paket, ada yang bisa di-scan. Ada yang tidak bisa juga, salah satunya yang diatas ini. Kata pegawai disana nanti bisa di-scan di pusat tapi nyatanya zonk, batal juga ujungnya.

    • 25 Agustus 2025 - (12:46 WIB)
      Permalink

      Punya pengalaman buruk juga sama ekspedisi satu ini (paket hilang), dan ternyata makin ke sini makin gk bener. Semoga ke depannya mampu berbenah diri agar tidak menyusahkan pihak seller maupun buyer.

        • 26 Agustus 2025 - (06:29 WIB)
          Permalink

          Masih blum beres kak masalahnya? System masih error ga sampe swkarang? Apa sudah pulih? Soalnya yg muncul skarang J&T mulu padahal dah saya blacklist J&T dan udah di set tiktok untuk meminimalisasi muncul nya J&T. Malah nongol konsisten skarang.

  • 26 Agustus 2025 - (03:33 WIB)
    Permalink

    Tiktok Tokopedia semakin parah
    Meras keringat seller
    Nahan duit terlalu lama ,,7 harian
    Dulu sebelum gabung tiktok, Tokopedia
    Hanya 3 hari ,,,

    • 26 Agustus 2025 - (06:31 WIB)
      Permalink

      Blum lagi org pajak suka mencari cari kesalahan yg ujungnya denda bisa bikin loe shock sampe stroke.

  • 27 Oktober 2025 - (17:42 WIB)
    Permalink

    Saya jg mengalami hal yg sama, cm diberi janji palsu alias omong kosong oleh tokopedia dan jne

    Langsung lapor wapres saja lapormaswapres.id/

 Apa Komentar Anda?

Ada 17 komentar sampai saat ini..

Akibat Gangguan Sistem JNE, Seller Jadi Korban: Ping-Pong antara JNE &…

oleh ivan iskandar dibaca dalam: 1 menit
17