Bobroknya Sistem Pihak Shopee, Pengembalian Dana Asal-Asalan padahal Bukti Penjual Sudah Kuat

Terima kasih sebelumnya kepada Media Konsumen yang selalu memberikan ruang untuk kita sebagai konsumen yang dirugikan untuk menyampaikan keluh kesah.

Saya selaku penjual yang menjual barang di Shopee mengirimkan produk dengan nomor resi pengiriman SPXID051685080848 senilai Rp130.000.

Pembeli mengajukan pengembalian dengan alasan barang cacat produksi dan melampirkan foto barang tersebut tanpa adanya video unboxing yang dilampirkan. Sebelum saya mengirimkan produk, saya sudah mendokumentasikan produk beserta resi, sebagai bukti bahwa produk yang saya kirim dalam kondisi baik dan berfungsi dengan baik.

Saya mengajukan banding dengan melampirkan bukti-bukti yang saya miliki. Akan tetapi, banding saya ditolak dengan alasan bukti dari pembeli lebih kuat. Padahal dari pihak pembeli tidak melampirkan bukti video unboxing sama sekali. Foto cacat yang dilampirkan pembeli pun sangat janggal sekali.

Pihak Shopee dengan tidak etis mengembalikan dana ke pembeli yang sudah sangat jelas, barang yang saya kirim tidak ada kendala sama sekali. Setelah melihat tidak ada penyelesaian yang baik, saya melakukan live chat ke pihak Shopee. Namun pihak Shopee mengatakan saya melampirkan bukti yang tidak sesuai dan menuduh saya mencetak ulang resi tersebut. Seolah-olah video bukti yang saya buat adalah rekayasa alias baru dibuat. Padahal barang yang sudah dikirim atau status pengiriman yang sudah berjalan tidak dapat dicetak ulang.

Saya sudah menjelaskan panjang lebar, dan sudah mediasi dengan baik-baik, tetapi pihak Shopee terkesan tidak peduli sama sekali dengan ketidakadilan yang saya alami.

Saya juga menginformasikan akan membuat surat aduan ke Media Konsumen, tetapi pihak Shopee seakan tidak gentar dengan aduan saya. Apakah pihak Shopee sudah kebal dengan aduan di Media Konsumen? Sangat tidak profesional dan tidak bijak atas perilaku tim pihak Shopee.

Semoga pihak Media Konsumen dapat menerbitkan surat saya ini. Terima kasih untuk pihak Media Konsumen.

Winnie
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

20 komentar untuk “Bobroknya Sistem Pihak Shopee, Pengembalian Dana Asal-Asalan padahal Bukti Penjual Sudah Kuat

  • 10 September 2025 - (20:07 WIB)
    Permalink

    Begitu lah skg semua market place cuma bisa menyenangkan pembeli tanpa memikirkan kerugian penjual, yang penting pembeli senang & mereka mengharapkan pembeli akan setia berbelanja melalui platform mereka karena begitu gampang nya klo ada masalah walau bukan penjual yg salah mereka bisa complaint & dana di kembalkan, buat apa mereka bikin peraturan terima barang mesti unboxing klo ujung2 nya penjual yg di mintabl video wktu paking brg sama no resi, klo pakingan ada puluhan, ratusan coba di pikir gimana cara video nya, klo mau bikin peraturan mesti yg adil, jangan seenaknya nya menguntungkan sebelah pihak, tidak ada penjual juga tidak ada pembeli..thx

    34
    • 10 September 2025 - (23:10 WIB)
      Permalink

      Iya benar sekali kaka. Selalu penjual yang disudutkan. Sehingga banyak sekali sekarang memberi kesempatan pembeli untuk curang dan pelihara maling juga. Video dari penjual uda begitu jelas dan konkrit pun masih bisa disalahkan. Apa2 penjual yang disalahkan.Pembeli tidak melampirkan video unboxing dibenarkan. Pengajuan pembeli diterima. Kuat pula alasan nya katanya. Jadi sesuai judulnya BOBROK. Sekarang admin shopee yang balas chat aja uda ga profesional. Dari cara ketikan saja seperti bahasa pasar. Public speaking nya kacau. Bagaimana bisa melayani komplain penjual,sedangkan permasalahan aja dia tidak mengerti. Katanya sy print ulang. Admin bilang juga , sy lampirkan resi nya itu resi di tgl 25. Padahal tgl yg tertera itu , tgl batas kirim resi. Suka2 dia lah pokoknya. Dan masih bisa debat dengan penjual lagi.
      Ga saya lampirkan aja semuanya. Kepanjangan soalnya.

      15
      1
  • 10 September 2025 - (20:43 WIB)
    Permalink

    > tetapi pihak Shopee seakan tidak gentar dengan aduan saya. Apakah pihak Shopee sudah kebal dengan aduan di Media Konsumen?

    Yah mereka juga cuma digaji berapa, mungkin dioutsource juga.

    46
  • 12 September 2025 - (08:57 WIB)
    Permalink

    Saya ikut prihatin dan bersedih dengan keluhan Anda ini.
    Hal yang sama justru sering terjadi di TikTok Shop.
    Jika di Shopee Alhamdulillah penyelesaiannya selalu adil selama ini.
    Bagaimana caranya agar ada Asosiasi khusus Penjual yang bisa menyuarakan suaranya pada pihak Market Place agar WAJIB Video Unboxing sejak Pembeli membuka Paket pertama kali? Demi Keadilan bersama, baik untuk Pembeli dan juga Penjual.

  • 12 September 2025 - (12:23 WIB)
    Permalink

    Shopee belum pernah menanggapi keluhan konsumen, baik penjual maupun pembeli di Media Konsumen ini. Bukan cuma Shopee sih, hampir semua Marketplace kayaknya gak pernah peduli sama keluhan di Media Konsumen ini. Bagi mereka, segala keluhan diselesaikan di layanan Platform mereka. Dan semua keputusan selalu dianggap final.

    Agak susah sih. Soalnya di Marketplace manapun, kecenderungan curang bisa dari semua pihak. Ada pembeli curang, banyak juga penjual curang. Bahkan pihak ekspedisipun gak sedikit yg melakukan kecurangan. Dan penyelesaian masalah seringkali tidak memuaskan. Memang susah sih. Karena memang semua itu resiko di Online Shop manapun.

    • 13 September 2025 - (20:36 WIB)
      Permalink

      Justru engga kak. Saya menulis surat di media konsumen sudah beberapa kali kak. Dan memang ada hasilnya. Pihak market place tidak bole tinggal diam. Karena semuanya ada di UU perlindungan konsumen. Dan saya juga sudah dihubungi dari tim pihak shopee. Tinggal menunggu pengembalian dana ke saya saja. Karena disini kita penjual dirugikan.
      Mengembalikan dana secara semena2.

  • 12 September 2025 - (12:33 WIB)
    Permalink

    Memang betul sekarang pembeli nakal semakin merajalela. Karna admin shope langsung ACC pengembalian dana. . semakin menjadi2 aja maling2 nya. Bahkan expedisi nya pun sudh berani nyolong isi paket sekarang .udh mirip kurir ninja dan sicepat

    • 13 September 2025 - (20:39 WIB)
      Permalink

      Iya kak akibat bobroknya sistem nya. Memberi kesempatan maling2 berkeliaran. Jadi maling2 bebas beraksi.Karena diberi akses sama market place.

  • 12 September 2025 - (19:52 WIB)
    Permalink

    Naikkan saja harganya, buat nutup kerugian hal hal seperti ini. Jangan takut kehilangan pembeli.

  • 12 September 2025 - (22:11 WIB)
    Permalink

    shopee sekarang surga bagi pembeli..

    itu membuat saya suka belanja di shopee..

    dibandingkan dulu, komplain di shopee bisa betminggu2, agar uang pembeli dikembalikan..

  • 13 September 2025 - (20:25 WIB)
    Permalink

    Betul banget kak..jawaban ga pake otak. Alias ga dipikir dl. Nalarnya juga ga jalan. Parahh emg. Trus mreka sendiri ga paham bahwa resi tidak lagi bisa di cetak jika sudah dikirim produknya. Sy juga pernah kejadian. Jelas2 pembeli tidak ada bukti yg jelas unboxing dr awal paket sblm dibuka. Parah emg. Admin sy maximal kenal 20.5%. Terendah kena 15%. . Semoga kasus kk bisa menang ya.

  • 14 September 2025 - (17:18 WIB)
    Permalink

    Shopee memang lebih berat ke buyer, sejauh ini sya sebagai buyer memang sangat dimudahkan dgn pihak shopee apabila hendak melakukan pengembalian barang krn tdk sesuai. Contoh aja kemarin, sya beli apa yg dikirim beda sama pesanan. Jd saya melakukan retur tp dr pihak shopee memberikan barang itu secara gratis ke saya pdahal saya udh tanya ke shopee, knp ga ada kurir yg datang. Dan bahkan sya berkali2 menanyakan ke cs shopee bahwa jika barang itu untuk saya, apakah seller rugi? Pihak shopee terus meyakinkan sya bahwa baik seller maupun saya tdk dirugikan. Sya engga tau, mungkin krn nominalnya kecil jd ga perlu di retur krn buang2 waktu juga.

    • 16 September 2025 - (00:19 WIB)
      Permalink

      Demi Allah ka itu seller rugi, cuma dy mgkn males aja ngurusnya. Aku prnh kyk kk jg seller salah kirim barang dan mau aku retur, seller said ok, pdhl jelas2 aku pilih menu “pengembalian barang DAN dana” bgitu klik kirim lgsg auto masuk saldo aku. Ga ada itu resi2 pengembalian.

      Ku tanya lah ke seller, dy blg jg gtau ka. Aku ga enak kan akhirnya aku kirim sndr lwt toko aku.

      Oiya, selain itu, kalo kita retur2 tu trnyta ongkir returan yg nanggung seller lho bukan pihak shopee nya, baru tau stelah aku jd seller shopee jg 🥲

    • 16 September 2025 - (00:22 WIB)
      Permalink

      Pdhl periode awal2 shopee dulu 2019an justru professional bgt lho, emg ribet buat buyer yg ngurus2 komplain, bukti2 bnr2 dibandingin antara seller n buyer, tp kalo gtu jdinya fair buat smw pihak

  • 15 September 2025 - (10:12 WIB)
    Permalink

    shopee tuh pro ke buyer, tokopedia pro ke seller, sistem mereka memang masih fraud. gini saja tinggal diisengin balik, itu anda masih pegang alamat buyer, kirimkan paket COD/gofood/grabfood

  • 16 September 2025 - (03:25 WIB)
    Permalink

    Masalah seperti ini masalah klasik, sebagai pengguna Shopee selama beberapa tahun saya paham dengan model pengembalian dana dan barang dari Shopee yang jelas lebih mengutamakan pembeli apalagi kalau pilih opsi pengembalian barang dengan alasan tidak lengkap yang masuk opsi 2 alih-alih berubah pikiran, salah varian, tidak sesuai deskripsi dan sejenisnya yang masuk opsi 1. Pembeli tidak perlu upload video Unboxing, cukup gambar produk yang belum dibuka kemasannya (ini pun tidak wajib) sebagai bukti kondisi barang sebelum diretur ke penjual. Cukup itu saja, bahkan tidak perlu menyertakan deskripsi tambahan.

    Kalau alasan cacat atau kerusakan harusnya Pihak Shopee mengutamakan video unboxing alih-alih hanya fokus ke foto kondisi mengingat kerusakan bisa juga terjadi selama pengiriman sehingga yang bertanggung jawab adalah pihak ekspedisi. Makanya untuk pengembalian karena adanya kerusakan atau cacat biasanya harus ada foto kondisi paket sebelum dibuka dan foto kondisi barang serta video unboxing sebagai bukti bahwa kondisi produk pertama kali sampai ke pembeli seperti apa. Dari respon cs pun terkesan impartial dan judgmental karena melontarkan tuduhan alih-alih melihat fakta objektif.

    Saya memahami bahwa alasan fitur pengembalian di Shopee lebih mengutamakan pembeli karena banyak produk yang dijual di Shopee tidak sesuai qc, deskripsi atau sejenisnya. Saya sendiri sering mendapatkan paket dengan isi produk tidak sesuai karena toko salah harga namun tidak mengonfirmasi ke pembeli dan asal kirim agar penjual tidak kena penalti atau setidaknya lebih ringan karena pembeli bisa retur.

    Mungkin perlu diperbaiki aja model banding di Shopee agar baik dari penjual dan pembeli sama-sama memberikan informasi yang kredibel dan lengkap.

    • 16 September 2025 - (20:44 WIB)
      Permalink

      tokopedia pro seller..itu benar, tapi sekarang di pegang tiktokshop..sama aja pro buyer, padahal seller itu kontribusinya buat marketplace yg paling besar..potongan admin dll aja seller yang ikut nanggung.

 Apa Komentar Anda?

Ada 20 komentar sampai saat ini..

Bobroknya Sistem Pihak Shopee, Pengembalian Dana Asal-Asalan padahal B…

oleh Fendy dibaca dalam: 1 menit
20