Ilustrasi via Gemini AI Headline Keluhan Surat Pembaca Janji Manis dari Tim Grab Electric 16 Oktober 202527 Oktober 2025 Patar 39 Komentar account suspension, Akun Pengguna, Customer Service, Debt Collector, Driver Grab, Driver online, Fitur Aplikasi, Grab, Grab Bike, Grab Electric, GrabModal, Kemitraan bisnis, Kondisi layanan tidak sesuai informasi, Migrasi akun, Ojek Online, Pembayaran cicilan, Penagihan, Pendaftaran kemitraan, Suspend Akun, Transparansi Informasi, Transportasi online Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya bergabung sebagai mitra/driver Grab Electric (motor listrik rental) sejak bulan Oktober 2023 dan resign per tanggal 26 September 2025 (tepat 24 bulan bergabung). Saya mendaftar sebagai mitra/driver baru molis di GDC Cakung, Jakarta Timur. Saat saya mendaftar dua tahun lalu, saya melihat banyak sekali orang yang ingin bergabung menjadi driver/mitra Grab Electric. Saat itu pilihan molis-nya ada merek Smoot Tempur by Minerva, Kymco, dan Q1 by Viar. Saya memilih molis Kymco karena bobot bodinya lebih pas untuk saya. Pada saat pendaftaran mitra baru, saya dilayani staf sales Grab Electric. Mereka menginformasikan bahwa sewa harian molis sebesar Rp75.000 per hari, dengan batas pembayaran setiap pukul 22.00 (sekarang berubah menjadi pukul 02.30). Pembayaran bisa dipotong otomatis atau dilakukan manual dari akun driver. Yang menarik bagi saya — mungkin juga bagi driver lainnya — adalah informasi yang disampaikan oleh sales Grab Electric, bahwa setiap driver molis yang baru bergabung dan berencana ingin pindah ke motor reguler (motor BBM), syaratnya adalah sudah bergabung di Grab Electric minimal tiga bulan. Berjalannya waktu, sekitar tiga sampai enam bulan setelah saya bergabung di Grab Molis, saya sering sekali mendengar cerita dari rekan-rekan sesama driver yang berencana pindah dari molis ke motor reguler. Kebanyakan dari mereka mengeluh bahwa prosesnya sangat lama dan dipersulit. Bahkan ada yang bilang “itu mah ada permainan, monopoli bisnis, dan sebagainya.” Saat itu, saya masih berpikir mungkin setiap driver punya cerita dan pengalaman yang berbeda. Namun setelah dua tahun menjadi driver molis, akhirnya saya mantap untuk resign dari Grab Electric/Kymco, tepatnya tanggal 26 September 2025. Pada hari Jumat pagi tanggal 26 September 2025, saya mendatangi GDC Grab Cakung — tempat saya pertama kali mendaftar — dengan tujuan menyerahkan dan mengembalikan unit molis Kymco. Saat antre, nama saya dipanggil dan saya menghadap staf bagian repo/resign. Staf tersebut memberi tahu, “Bapak tahu belum kalau pendaftaran GrabBike reguler itu masih tutup? Apakah Bapak tetap mau resign atau bergabung di molis lagi? Kalau mau join lagi, silakan molis-nya dibawa kembali, nanti tiga hari bisa datang lagi.” Mendengar informasi tersebut, saya cukup kaget dan shock, tapi masih bisa menahan emosi. Dengan mantap saya jawab, saya tetap mau resign. Hari Sabtu, 27 September 2025, akun saya masih aktif (GrabBike Electric), tetapi plat kendaraan sudah diganti (dari B 4265 SXW menjadi B 1234 ABC). Hari Senin pagi, 29 September 2025, saya mendatangi GDC Grab Gedung Maspion, Jakarta Utara, untuk mengajukan perpindahan plat nomor kendaraan (dari motor listrik ke motor reguler). Namun, setelah antre dan dipanggil, saya mendapat jawaban bahwa pendaftaran driver reguler sudah tutup selama dua bulan. Saya pun bertanya, kira-kira kapan akun saya bisa aktif dan pindah ke GrabBike reguler? Jawaban staf Grab hanya, “Bapak tunggu saja dan cek berkala di layanan pada akun driver.” Bagi saya, jawaban itu bersifat abu-abu, tidak tegas, dan tidak jelas berapa lama saya harus menunggu. Padahal saya sudah sampaikan bahwa saya masih memiliki cicilan Grab Modal dan Grab Modal by OVO yang masih berjalan, sekitar Rp50.000 per hari. Hingga artikel ini saya tulis, sudah berjalan 15 hari namun akun saya masih suspend. Selama akun saya suspend, saya tidak bisa membayar cicilan, bahkan tidak bisa memberi nafkah kepada istri dan anak karena tidak ada penghasilan. Jujur saja, saat ini emosi dan mood saya terganggu. Selain karena tidak ada penghasilan, hampir setiap hari saya ditelepon oleh pihak yang mengatasnamakan debt collector Grab Belanja. Setiap kali saya jawab, saya selalu berdebat agar mereka mengecek langsung ke pihak Grab apakah akun saya masih aktif atau tidak. Namun mereka malah menyuruh saya top up ke OVO agar mengurangi beban cicilan yang berjalan. Saya juga sudah menginformasikan hal ini kepada staf sales Grab Molis tempat saya dulu mendaftar. Lagi-lagi, jawaban yang saya terima buntu. Staf tersebut malah menyarankan agar saya re-join ke molis lagi. Saya pun bertanya, apakah dua tahun pengabdian saya sebagai driver molis masih kurang? Sebab sampai kapan pun, statusnya tetap hanya sewa, dan unit tidak akan pernah menjadi hak milik. Dari keluhan dan cerita para driver molis yang saya temui di jalan, banyak yang mengatakan bahwa Grab Electric hanya janji manis. Buktinya, ketika driver ingin pindah ke reguler, prosesnya selalu dilama-lamakan dan terkesan dipersulit. Ternyata cerita itu benar adanya, karena saya sendiri mengalaminya saat ini. Entah berapa banyak driver molis yang menjadi korban dari kebijakan Grab Indonesia yang katanya transparan, adil, dan memberi lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia. Saya sangat sedih, kecewa, dan apatis terhadap kebijakan dan keputusan Grab Indonesia yang seolah-olah sengaja “menggantung” akun driver molis yang ingin pindah ke motor reguler. Apakah sekian banyak orang yang bekerja di Grab Indonesia sudah kehilangan akal sehat dan hati nurani? Saya, atau siapapun driver molis seperti saya, tidak meminta untuk diistimewakan, hanya ingin dibantu dan dipermudah proses perpindahannya agar tidak berlarut-larut dan mengganggu aktivitas lain. Apakah ini yang disebut monopoli bisnis Grab Electric? Sejak tahun 2023 hingga saat ini, pendaftaran driver Grab Electric masih terus dibuka, tetapi anehnya, driver yang ingin pindah ke reguler justru dibilang tutup. Apakah layanan pada akun driver molis dan reguler berbeda? Padahal semuanya sama: ada GrabBike, GrabFood, GrabMart, dan lain-lain. Lantas, di mana bedanya? Jika sampai artikel ini saya tulis belum ada jawaban yang pasti dari pihak Grab, saya hanya bisa pasrah. Paling saya akan mencari nafkah di tempat lain, dan biarlah nama saya tercoreng karena ada cicilan yang tertunggak. Terima kasih kepada tim Media Konsumen yang sudah memberikan ruang bagi saya untuk menyampaikan keluhan terhadap kebijakan Grab yang hanya menguntungkan sepihak. Saya berharap ada solusi terbaik bagi saya ke depannya. Terima kasih. Salam hormat, Patar Effendy Bekasi, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bob16 Oktober 2025 - (14:54 WIB)Permalink Perbudakan modern begitulah. Saya sih curiga dari pihak Grab berasa sudah kebanyakan driver, makanya cerita kebijakan aneh2 begini muncul terus di media sosial. 2 Login untuk Membalas
PatarPenulis artikel18 Oktober 2025 - (00:49 WIB)Permalink Bisa jadi pak, karena Grab merasa “penyedia lapangan pekerjaan” utk masyarakat Indonesia yg makmur ini. Sehingga kebijakan sepihakseakan-akan sudah yg terbaikutk solusinya. 1 Login untuk Membalas
Gojek18 Oktober 2025 - (20:59 WIB)Permalink Dari dulu emang agak lama/dipersulit pindah dari molis ke reguler…karna di molis salah satu cuan besar dr aplikator mending Nyambi apk lain kaya indriver Lala move dll 1 Login untuk Membalas
Jakob17 Oktober 2025 - (18:58 WIB)Permalink Tentang teknologi. Teknologi dikembangkan oleh manusia guna mempermudah akses mobilitas manusia. Namun, bagi Grab, teknologi sebagai wadah memperkaya diri sendiri. Teknologi pada Grab sudah melenceng, bukan sebagai mobilitas manusia namun senjata untuk memerangi manusia dengan sistem manusia lain tidak boleh makmur dengan tenologinya. Hal ini adalah suatu karakter Kegelapan dunia yang hanya ingin diri sendiri mendapatkan kemakmuran. Negara kemana pada saat penggunaan teknologi yang sudah berkembang menjadi alat perang kekayaan? Negara diam karena negara pun berlaku demikian. 2 Login untuk Membalas
PatarPenulis artikel18 Oktober 2025 - (00:53 WIB)Permalink Entahlah… Yang namanya kerjasama saling menguntungkan sudah tidak aneh ya pak.. Yang satu membuat teknologi utk kaya dan makmur utk kelompoknya dan disisi lain yg namanya pengawasan cukup melihat dari luar bahwa semua masih baik baik saja.. Cuan, mana cuan… 1 Login untuk Membalas
Jakob18 Oktober 2025 - (06:38 WIB)Permalink Sama dengan teknologi smartphone. Teknologi smartphone dikembangkan untuk mobilitas manusia. Dari pengembangan itu apa perusahaan mengambil kemakmuran diri sendiri? Tidak. Perusahaan smartphone paham bahwa smartphone dikembangkan untuk mobilitas manusia. Jika perusahaan smartphone membuat suatu Wajib Royalti atas teknologi itu, maka smartphone tidak banyak digunakan. Maka perusahaan lain yang membuat royalti harus membayar mahal untuk itu. Lihat Google. Google lah yang mengembangkan teknologi besar. Apa google melakukan pengambilan kemakmuran nya? Tidak. Google justru membuat teknologinya terbuka untuk manusia. Namun, lihat Grab. Teknologi itu untuk merusak manusia demi kemakmurannya sendiri. Kemana negara? Negara jadi ikan. 1 Login untuk Membalas
Hendra18 Oktober 2025 - (00:28 WIB)Permalink panas kepanasan, hujan kehujanan, emang mereka si gerebek mau perduli…..you mitra brow, suka2 gw aje kelez (itu lah si gerebek) 1 Login untuk Membalas
Dj18 Oktober 2025 - (03:10 WIB)Permalink Yah bang.. namanya jg pendaftarannya lg tutup koq anda nya maksa, disini anda nya yg salah, seharusnya resign dr molis setelah benar2 sdh menjadi reguler atau mendaftar reguler disaat emang sedang ada pembukaan, 2th menjadi driver molis ga otomatis menjadikan anda diistimewakan dan sengaja membukakan pendaftaran baru hanya utk anda, anda lah yg harusnya mengikuti dan memantau perkembangan pembukaan pendaftaran dr grab nya. Intinya klo lg ga da pembukaan pendaftaran ya ga bakalan bs mendaftar, di gojek dan yg lainnya pun jg sama begtu.. Anda terlalu menganggap diri anda istimewa hanya karna anda sdh menjadi driver molis selama 2th, lagipula emangnya selama 2th itu abang ga pernah mencoba mendaftar utk menjadi reguler? Setau saya mutasi dr molis ke reguler itu pendaftarannya inisiatif dr drivernya sendiri (drivernya yg melakukan pendaftaran sendiri) bknnya otomatis dr sistem ataupun orang2 kantor molis nya yg mendaftarkan drivernya.. Lalu klo masalah ga bs bayar cicilan, ya itu kesalahan dan resiko abangnya sendiri yg udah resign dr molis padahal itu kan satu2nya lahan pekerjaan abang, klo utk masalah cicilan nya sebaiknya ikutin aja saran dr orang molis nya yg menyarankan abang join molis lg. 2 1 Login untuk Membalas
PatarPenulis artikel18 Oktober 2025 - (07:46 WIB)Permalink Hallo bang Dj, terima kasih atas koment dan saran brillian aabng. Yang pasti, saya tidak tahu abang itu driver molis atau bagian dari grab. Tapi apapun status abang, biarlah itu menjadi urusan abang sama Yang Maha Kuasa. Namun abang sepertinya membaca postingan saya sepertinya terlalu cepat alias buru-buru. Tulisan saya mengenai “cukuplah pengabdian di molis 2 tahun” itu maksudnya “syarat untuk pengajuan perpindahan dari molis ke reguler itu sudah memenuhi syarat (seperti info dari sales grab electricnya, harus 3 bln). Jangankan tunggu 2 tahun bang, 2 bln di molispun saya juga mau pindah/resign, tapi kan tidak bisa sebab tidak memenuhi syarat. Saya juga tidak bilang, karna sudah 2 tahun di molis lantas untuk pindah ke reguler saya minta di istimewakan/prioritaskan (coba dibaca kembali ya bang..✌😁). Saya resign dari molis itu bulan sept, beberapa bari sebelum saya resign, saya ada ketemu rekan molis Kymco ?merk yang sama dengan saya), dia cerita ke saya bahwa dia juga baru sebulan yg lalu (berarti sekitar bulan juli-agust) pindah dari molis ke motor reguler. Ini saya cerita ya bang, tahun pertama saya di molis Kymco itu masih di support 2 battere (Ionex). Nadi saya masih mengalami bila dapat orders jauh, tidak kuatir masalah battere. Masuk tahun kedua (saya lupa bulan tepatnya), ada kebijakan untuk molis Kymco akan diberlakukan 1 battere (dicopot 1 battere). Saya juga mengalami yang namanya pernah kehabisan battere atau pas bawa penumpang, tiba-tiba molis mati/off. Sampai bingung mau jelasin/jawab penumpang molis tiba-tiba mati. Intinya postingan saya itu sebagai informasi juga untuk teman-teman yang ingin mendaftar sebagai driver molis yang baru bahkan driver molis yang aktif, bilq ingin resign harus prepare yang matang. Oh iha, abang menyinggung soal pendaftaran driver di gojek dll, bang Dj tahu tidak di gonek dan yang lain itu tidak ada sewa molis yang terikat applikasi? Mereka itu sistem sewa mandiri bang.. Antara akun driver dan molis itu 2 hal yang berbeda, hanya grab yang menyediaka molis rental pakai brand perusahaan. Tapi apapun jawaban dan koment bang Dj, saya apresiasi da terima kasih karna sudah merespons postingan saya.🙂✌ Login untuk Membalas
Jakob18 Oktober 2025 - (07:49 WIB)Permalink Kwkwkw akun buzzer itu bang. Tidak membaca surat. 🤣 Suratkupun di komen dia dengan komen tak berbobot. Tak membaca. 🤣🤣🤣🤣 1 Login untuk Membalas
Dj18 Oktober 2025 - (09:16 WIB)Permalink Akun buzzer?? Saya koment atas penilaian saya sendiri terhadap postingan anda, bagi anda tdk berbobot, mungkin karna komenan saya tdk membela anda. 2 1
Dj18 Oktober 2025 - (09:12 WIB)Permalink Saya driver gojek reguler dr th 2019 bang dan bkn bagian dr grab. Intinya gini bang, akun driver molis dan reguler itu berbeda meskipun layanannya sama (ada food, penumpang, paket, dll), salah satu perbedaannya adalah klo driver molis itu pakai motornya motor sewaan dan klo reguler itu pakai motornya motor sendiri. Maka dr itu ada perbedaan jg dlm hal pembukaan pendaftarannya karna molis dan reguler itu adalah 2 hal yg berbeda jd sangatlah wajar klo pendaftaran utk molis dibuka tp utk reguler ditutup, knp pendaftaran molis selalu dibuka mulu sedangkan utk reguler tdk? Itu karna utk driver molis msh dibutuhkan banyak dan sesuai dgn program pemerintah yg ingin mengubah kendaraan dr yg berbahan bakar BBM menjadi kendaraan listrik semua, maka dr itu jg grab lbh mengutamakan pembukaan pendaftaran driver molis nya. Di gojek pun driver molis itu sama aja kyk di grab bang, klo mau daftar atau pindah ke reguler ya hrs nunggu ada pembukaan utk reguler nya dan prosesnya itu namanya mutasi, bkn daftar baru. Yg namanya mutasi, mau pindah kota pun jg hrs menunggu ada pembukaan pendaftaran di kota tujuannya jg. Dan yg namanya mutasi itu pengajuannya atas inisiatif drivernya sendiri (driver mengajukan mutasi) bkn secara otomatis berpindah, seperti yg dijanjikan klo utk pindah jd akun reguler itu hrs udah bergabung minimal 3 bln dulu, itu bkn berarti setelah 3 bln trus akunnya langsung otomatis pindah atau menjadi akun reguler tp drivernya sendiri yg hrs mengajukan perpindahannya yaitu dgn cara mendaftar akun reguler disaat ada pembukaan pendaftaran utk akun reguler. Abang minta dipermudah prosesnya ya itu sama aja abang minta diistimewakan jg namanya. Saya udah jd driver dr jauh2 hari dr sebelum adanya molis jd dr awal mau diadakannya molis itu saya jg udah tau sistem dan proses2 nya baik itu tentang pendaftaran, penyewaan, perpindahan ke reguler dsb, dan emang semuanya merugikan driver dan jg semua proses2nya yg lama dan ribet maka dr itu hingga detik ini pun saya msh bertahan menjadi akun reguler dan tdk tertarik utk menjadi driver molis, tp mungkin suatu saat nanti klo emang motor saya rusak dan tdk mampu utk memperbaiki atau membeli lg mungkin saya akan tertarik utk menjadi driver molis.. 1 Login untuk Membalas
Jakob18 Oktober 2025 - (09:19 WIB)Permalink Kwkwkkw buzzer. 🤣🤣🤣 Kwkwkwkw kau baca dulu kalimat perkalimat. Pakailah matamu untuk membaca kalimat. Buzzer tokek 1 3
PatarPenulis artikel18 Oktober 2025 - (07:47 WIB)Permalink Hehehehe… Gakpapa bang, namanya juga negara demokrasi yak.. Terima kasih untuk komentnya bang✌ Login untuk Membalas
Jakob18 Oktober 2025 - (07:51 WIB)Permalink Kwkwkwkwk Kan kalau dia berkomentar harus baca isi semua dong, bang. Kalau main komentar tanpa membaca artinya tong kosong nyaring bunyinya. 🤣🤣🤣 2 Login untuk Membalas
PatarPenulis artikel18 Oktober 2025 - (08:02 WIB)Permalink Hahaha… Setuju bang.. Saya sampai bingung mau jawabnya. Karena sebagaian orang belum tentu tahu dunia perojolan itu. Pendaftaran motir reguler di tutup, sementara dari saya joint dari 2023 hingga hari ini 2025, pendaftaran/penerimaan driver baru molis (rental) masih dibuka. Kita itu di Grab bukan bersaing mendapatkan orderan dengan rekan-rekan dari applikasi tetangga, justru kita bersaing dengan rekan-rekan grab sendiri khusus driver molis untuk tukar battere. Apalagi ngebid di jam-jam sibuk. Bisa mikir 2 kali kalau dapat orderan jauh dengan status battere dibawah 50%. Ohh, indahnya lika liku hidup dijalanan bang…😁✌
Jakob18 Oktober 2025 - (09:21 WIB)Permalink Kwkwkwkkw dari Profil nya cuma Dj dan profilnya begitu. Cukup paham buzzer yang maksa login ke mediakonsumen. 🤣 1 Login untuk Membalas
Dj18 Oktober 2025 - (09:24 WIB)Permalink @jakob ya elah bang, sampe segtunya.. hanya gara2 komenan saya di permasalahannya tdk saya bela sampe ngatain saya buzzer dan ngejar2 komenan saya di diskusi orang lain.. 🤪 3 1 Login untuk Membalas
Jakob18 Oktober 2025 - (09:30 WIB)Permalink Banyak kali bacot kau ternak Grab. Kau akun maksa login ke mediakonsumen. 🤣🤣 Dari profilmu ketahuan baru, dengan gmail asal. Kualitas tulisanmu pun nampak ternakkan. 🤣 Kalau mau komentar baca kalimat. Hasilnya kau itu tong kosong sampah. 1 3 Login untuk Membalas
Jakob18 Oktober 2025 - (09:34 WIB)Permalink Setiap ada postingan mengenai Grab pasti ada ternak akun Grab yang muncul. Komentarnya kayak akun Dj di atas. Ada itu memang ternakkan rendahan. 🤣 Dari berdiri mediakonsumen. Ada surat terbit ke Grab bakalan di hajar ternak akun Grab. Beda dengan surat ke aplikasi atau instansi atau perusahaan lain. 2 Login untuk Membalas
Romiza18 Oktober 2025 - (10:14 WIB)Permalink Wah, seperti biasa ya, semua dipermasalahkan di negeri kita. Kalau sudah sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku, seharusnya lebih mudah melakukan transisinya. Kita tunggu tanggapan resmi dari pihak Grab ya, lancar selalu ya Kak. Login untuk Membalas
PatarPenulis artikel21 Oktober 2025 - (18:56 WIB)Permalink Terima kasih atas komentnya pak, semoga aja… Login untuk Membalas
Budi18 Oktober 2025 - (18:56 WIB)Permalink Karena keuntungan grab molis lebih gede bayar sewa iya dipotong pendapatan iya gurih bener grab untung nya 1 Login untuk Membalas
PatarPenulis artikel21 Oktober 2025 - (18:55 WIB)Permalink Ya begitulah realitanya bang… Terima kasih atas komentnya✌ Login untuk Membalas
gunung18 Oktober 2025 - (19:31 WIB)Permalink Sungguh miris, 1hari 75.000 1 bulan 2.250.000 24 x 2.250.000 =54 JT. Udah dapat motor baru, Inilah politik bisnis,menyelam sambil minum air. Cicilan Motor Listrik mereka ..kita yg bayarin…mantapp..pintar sekali 1 Login untuk Membalas
Jakob18 Oktober 2025 - (20:15 WIB)Permalink Nah disinilah negara jadi ikan karena bisnis tidak manusiawi itu. 🤣 Itu satu orang. Jika seluruh kota pendapatan Triliunan. 🤣 Sudah anggaran belanja negara. 1 2 Login untuk Membalas
PatarPenulis artikel21 Oktober 2025 - (18:52 WIB)Permalink Bukan rahasia rahasia lagi bang…😁😁✌ Login untuk Membalas
PatarPenulis artikel21 Oktober 2025 - (18:54 WIB)Permalink Terima kasih atas komentnya om.. Bisnis legal pake tapi….dan tapi om… Login untuk Membalas
ary19 Oktober 2025 - (02:32 WIB)Permalink Inget bang, ini web “Media konsumen” Bukan Media Mitra, kita cuma Mitra, bukan konsumen, jadi ya percuma aja siy, kecuali yang komplen penumpang terhadap driver, baru itu “konsumen”. Ketawa bang orang grab liat ginian 1 Login untuk Membalas
PatarPenulis artikel21 Oktober 2025 - (18:51 WIB)Permalink Terima kasih bang utk komentnya. Abang dari Grab juga..? Abang ikutan ketewain saya juga wajar bang… Asal abang bahagia , itu lebih baik. Login untuk Membalas
ary21 Oktober 2025 - (18:56 WIB)Permalink Ya jgan baper2, bang di sosmed mh, sama kita juga grab, saya grab motor waktu itu pengen pindah ke car, ya gimana kalo car lagi tutup apa daya, tinggal bisa tunggu pembukaan, akun udh keburu resign, sekali nya udh pembukaan, gasss kita langsung daftar, cuma ingetin aja bang, ini Media konsumen, boleh curhat, tapi ya pasti ga ada tindak lanjut dari grab 1 Login untuk Membalas
Baron20 Oktober 2025 - (08:27 WIB)Permalink Lucu kalo ada yg komentar kalo ga suka tinggalin ajah, sumpah kalo mereka ga monopoli kerjaan dan mematikan banyak lapangan kerja pasti gw tinggalin, masalah nya mereka membuat sistem yg mematikan banyak lapangan kerja contoh kurir yg harusnya di gaji UMR mereka ambil alih delivery food yg harusnya di gaji 5 juta mereka bunuh juga gw kalo jadi mentri tenaga kerja atau komdigi atau kemenhub yg pertama gw stop penerimaan yg kedua gw larang mereka ambil delivery makanan dan barang karena dua LAYANAN itu yg berpotensi buka lapangan kerja, jadi gojek dan grab hanya boleh layanan penumpang atau ojek saja ga ada perbudakan lagi dan gw yakin kalo di pisah ekonomi akan jalan lagi dan tumbuh lagi Ngerti ga ASN KEMENTRIAN YG KATANYA PINTER TP SEBENERNYA BODO Login untuk Membalas
blue20 Oktober 2025 - (08:47 WIB)Permalink Saran saya pindah aplikasi, kan sekarang banyak aplikasi baru, mengenai tunggakan Grab modal gak usah di pikir kan Grab juga yg mempersulit, bagaimana mau membayar kalo aplikasi di suspend? Login untuk Membalas
PatarPenulis artikel21 Oktober 2025 - (18:49 WIB)Permalink Terima kasih atas koment dan sarannya bang. Iya bang, dari saya di suspend pun saya sudah berusaha cari nafkah di tempat lain juga apply lamaran bang. Sampai hari ini debt collector telp saya terus dan saya cuekin. Login untuk Membalas
Lolokolo21 Oktober 2025 - (18:10 WIB)Permalink sy grab molis mo ambil yang sewa milik sudah acc dan dp tinggal tgg unit datang bln depan, tpi kan kudu pindah reguler dulu. nah ini gmn ceritanya kalau pindah reguler kgk bisa masa iya saya bayar double bgaimana ceritanya ini bang ??? Login untuk Membalas
PatarPenulis artikel21 Oktober 2025 - (18:47 WIB)Permalink Salam 1 aspal bang.. Maaf, saya gak berani saranin spekulasi ke abang, karena pilihan ada ditangan abang sendiri. Saya hanya kasih gambaran, kalo molis baru/motor reguler bisa dipakai mencari nafkah di tempat lain/applikasi lain dan hasilnya bisa menutupi kebutuhan abang kenapa tidak. Sebab molis rental sampai kapanpun abang tidak bisa jadi hak milik dan tidak tau kapan bisa pindah ke reguler. Karna saya aja kurang 5 hari lgi sudah suspend 1 bulan. Login untuk Membalas
Lolokolo21 Oktober 2025 - (19:02 WIB)Permalink iya juga y bang sya sudh di molis 1 thun pengen coba semil molis, eh mlh dpet info begini. coba nanti ane ke gdc dulu dah tanya2 pindah reguler tpi molis juga boleh gk. klu gk boleh terpaksa pindah jalur. Login untuk Membalas