Hati-Hati Headline Keluhan Surat Pembaca Korban Phishing SMS Poin Hadiah BCA, Transaksi Rp21 Juta Tak Bisa Dibatalkan 11 November 202519 November 2025 Edyson 61 Komentar Bank BCA, Call Center, Customer complaint handling, Customer Service, CVV kartu kredit, Fake BTS, Fraud, Fraud Kartu Kredit, HaloBCA, Kartu Kredit Bank BCA, Kartu Kredit BCA, Kriminalitas, Modus Penipuan, Notifikasi transaksi, One Time Password, OTP, Paper.id, Pemblokiran kartu kredit, Pencucian Uang, Penipuan, Penipuan online, Phishing, sanggahan transaksi, Sanggahan Transaksi Kartu Kredit, Scam, SMS penipuan, Social Engineering, token keamanan, Validasi Pembayaran, Validasi Transaksi, Verifikasi, Verifikasi Pembayaran, Website penipuan Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Pada tanggal 24 Oktober 2025, sekitar siang hari, saya menerima SMS dari BCA yang berisi: “BCA: 5408 poin Anda akan kedaluwarsa hari ini. Klik tautan ini: https://lnk.ink/YQP0h untuk menukarkan hadiah. Jika Anda tidak tertarik, abaikan saja!” Saya langsung mengklik tautan ke situs BCA dan menemukan poin serta hadiah yang bisa dipilih. Singkat cerita, saya melakukan klaim dan diminta untuk memasukkan data kartu kredit. Karena pengirim SMS-nya dari BCA, sehingga saya tidak teliti dan baca lagi, dan tiba-tiba banyak OTP yang masuk. Saya kaget dan melihat notifikasi SMS untuk transaksi di paper.id. Saya segera menghubungi HaloBCA dan meminta agar kartu kredit saya diblokir. Namun, dari 5 transaksi yang notifikasinya masuk, ada 1 transaksi senilai Rp21 juta yang katanya sudah berhasil. Saya menjelaskan bahwa ini bukan transaksi saya dan meminta untuk dibatalkan. Akhirnya, saya dikirimkan formulir pernyataan dan kronologis yang harus diisi melalui email. Saya sudah melengkapinya. Investigasi memerlukan waktu 20 hari. Spontan, saya meminta agar prosesnya dipercepat karena jatuh tempo tercetak pada 26 Oktober 2025. Setelah menghubungi HaloBCA, saya berinisiatif mencari tahu tentang paper.id dan menghubungi customer service-nya. Saya langsung mengirimkan pesan WhatsApp, menjelaskan kronologis bahwa saya terkena phishing. Jika ada dana yang berhasil dalam transaksi, mohon untuk ditahan dan diminta untuk diinvestigasi, karena saya tidak melakukan transaksi tersebut. Akhirnya, pihak paper.id meneruskan keluhan saya dan memeriksa bahwa memang ada transaksi pada 4 digit kartu kredit saya yang saya sebutkan sudah berhasil. Namun, pihak paper.id sangat cepat dalam melakukan validasi, seperti meminta foto selfie dengan KTP, tetapi NIK-nya di-blur dan kartu KrisFlyer saya juga diblur, hanya menyisakan 4 digit belakangnya untuk validasi. Proses ini memakan waktu 7-14 hari. Setelah itu, saya juga menghubungi HaloBCA lagi dan menyampaikan bahwa saya sudah berkoordinasi dengan paper.id untuk menahan dana yang berhasil dalam transaksi untuk diinvestigasi. Saya juga menyampaikan kepada pihak HaloBCA untuk kooperatif dalam komunikasi investigasi dengan pihak paper.id. Mereka mengatakan bahwa laporan keluhan akan disampaikan dan diteruskan ke departemen investigasi. Oke, saya tunggu. Pada hari Senin, setelah 5 hari proses BCA, tiba-tiba saya menerima email yang menyatakan keputusan sepihak bahwa transaksi yang sudah berhasil tidak dapat disanggah. Keputusan BCA yg sepihak merugikan tanpa investigasi secara 2 pihak tapi satu pihak Sungguh mengejutkan jawaban dari email ini. Setelah membaca email tersebut, saya mencoba menghubungi HaloBCA lagi untuk menanyakan hal ini. Saya hanya bertanya apakah keputusan sudah dikoordinasikan dengan pihak paper.id terkait masalah ini. Jawabannya sangat semena-mena dan terkesan lepas tangan. Terlampir adalah chat dari pihak HaloBCA yang menyatakan bahwa investigasi sudah final dan tidak bisa ditinjau ulang. Malah disarankan agar saya menghubungi pihak berwenang jika ingin melakukan investigasi lebih lanjut. 24 oktober 2025 , secara insiatif juga lapor ke paper.id setelah search di google info kontak CS nya (padahal uda call hallo bca duluan untuk blokir kartu cc krisflyer saya) Wah, semakin gila cara BCA menangani kasus seperti ini dengan keputusan sepihak. Pada 24 Oktober 2025, saya secara inisiatif juga melapor ke paper.id setelah mencari informasi kontak CS-nya di Google (padahal saya sudah menghubungi HaloBCA terlebih dahulu untuk memblokir kartu CC Krisflyer saya). Kemudian saya bertanya apakah sudah ada konfirmasi ke pihak paper.id, jawabannya tetap sama. Akhirnya, saya lampirkan screenshot percakapan saya dengan pihak paper.id yang menunjukkan bahwa saya sudah berkoordinasi dengan mereka. Barulah setelah itu tiket untuk peninjauan ulang dibuka, berikut lampirannya: Saya sangat kecewa dengan keputusan sepihak dari bank besar seperti BCA ini yang mengambil tindakan tanpa mempertimbangkan itikad win-win solution dalam menyelesaikan masalah phishing, yang jelas-jelas saya mendapatkan notifikasi melalui SMS BCA. Nasabah yang telah bertahun-tahun pun dipandang sebelah mata dan diperlakukan semena-mena tanpa mengadopsi etika penyelesaian yang adil. Sebaliknya, malah dihadapkan pada lose-lose solution yang sepihak. Saya berharap BCA segera memberikan klarifikasi di kolom Media Konsumen ini, sebagai contoh cara penyelesaian masalah phishing yang diadopsi oleh paper.id. Saya melihat bahwa paper.id memiliki sistem identifikasi yang aman. Sementara itu, BCA sudah jelas menerima keluhan kami dan sudah dicatat, tetapi tidak ada koordinasi dengan paper.id, seolah-olah diabaikan. Biarlah publik menilai sendiri. Semoga ada penyelesaian terbaik untuk kasus saya dan kompensasinya. Saya hanya ingin berbagi pengalaman bahwa bank sebesar BCA ini dalam menangani masalah anti-fraud phishing dan keamanannya patut dipertanyakan. Mereka lebih memilih penyelesaian sepihak, tanpa melakukan investigasi terbuka terhadap provider yang terlibat dalam penipuan dan phishing, dengan alasan OTP dan lain-lain secara sadar. Mohon OJK yang melihat ini dapat mengkaji ulang tindakan bank BCA ini. Terima kasih. Edyson Jakarta Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Purwoko11 November 2025 - (12:38 WIB)Permalink Ini bukannya SMS resmi? Sebagai sesama nasabah saya ikut prihatin, era sekarang modus makin kreatif, kadang kita baru sadar habis finansial ikut senam jantung. Jangan merasa sendiri, kita semua bisa jadi sasaran scammer kalo kurang waspada 4 3 Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel11 November 2025 - (13:59 WIB)Permalink Iya betul bro.. Bisa jadi lebih was was lagi.. Dan sekelas akun resmi SMS BCA resmi bisa di gunakan buat pishing. Klo asumsi saya ,ini bisa dr orang dalam internal aja kan.. Dan tau ada klausan bahwa nasabah pasti akan kalah aliass Lose Lose Solution dan BCA Win win Solution sendiri… Tanpa mau capek lakukan investigasi lebih lagi. Sekelas BCA LOH… paper.id aja mau lakukan kaji ulang investigasi dengan ketat. Dan baru beri keputusan bijak 3 5 Login untuk Membalas
Lai11 November 2025 - (16:33 WIB)Permalink Itu bukan ordal. Scammer mah udah canggih dan banyak tools yg bisa dipakai. Ini pakai tools fake BTS. Jd bukan salah BCA. Ini salah anda sendiri. Harusnya anda tau poin bca gak bakal hangus karna dalam bentuk senilai uang yg bisa buat belanja di merchant afiliasi bca 4 2 Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel11 November 2025 - (16:56 WIB)Permalink Baca lagi baik baik kronologisnya. Paper.id aja mau melakukan investigasi dengan menahan dana atas fraud pishing trx terkait. Dan di pihak BCA memutuskan sepihak saja dengan keputusan dalih bukti di atas tanpa ngecek investigasi diskusi 2 belah pihak antara BCA dan Paper.id . Apakah ini bijak memutuskan sepihak tanpa investigasi secara 2 belah pihak ke merchant atas TRX ini. Klo bank lain lgsg di call dan di tanyain. Verivikasi nya.. Ini uda insiatif lapor ke BCA maupun paper.id.. Ehh BCA yg sepihak memutuskan keputusan. Coba nyimak lagi ya my bro… 2 2 Login untuk Membalas
Yubi11 November 2025 - (22:07 WIB)Permalink Bro @Lai itu mau ngasi tau mengenai pernyataan Anda: “Dan sekelas akun resmi SMS BCA resmi bisa di gunakan buat pishing. Klo asumsi saya ,ini bisa dr orang dalam internal aja kan..” Itu aja, bukan soal respon BCA ke keluhan Anda. Menurut saya, Anda memang belum tau mekanisme SMS. Kok link phising bisa masuk ke sms resmi BCA? Yang masukin bukan BCA tapi aplikasi SMS di HP. Bisa jadi, nanti2 akan ada lagi link phising yang masuk ke thread SMS lain, misalnya SMS se-olah2 dari BPJS, Pajak, dll Jadi, hati2… jangan klik sembarang link. 1
Buana12 November 2025 - (14:01 WIB)Permalink Karena Bca merasa kesalahan dari customer yang mana melakukan klik link jadi Bca lepas tangan, buruknya Bca jika customer tidak waspada klik link tautan dan terkena phising/fraud ya bukan urusan BCA. Makanya saya klo dpt sms dari Bca menang undian disuruh klik tautan tertentu saya enggan melakukan klik link karena saya tidak pernah merasa mengikuti undian BCA jalan satunya kembali kepada diri kita masing masing. Untuk ts semoga masalahnya cepat selesai ya. Dan dari pihak Bca harusnya memberikan solusi terbaik untuk ts . Login untuk Membalas
Rudi14 November 2025 - (10:39 WIB)Permalink BCA lageee BCA lageee Klo nasabah BRI sih saya maklumi krn rata2 org2 Kamfung & kurang pendidikkan mengenai perbankkan hingga sering kena Phissing. Lah ini SMS resmi dari BCA kok bisa dipakai utk Phissing. Udah ngak aman BCA sekarang. 1 Login untuk Membalas
Yubi14 November 2025 - (11:00 WIB)Permalink Berarti kamu juga orang kamfung 😂, kok gak tau link phishing bisa masuk ke SMS BCA? 1 Login untuk Membalas
Rudi20 November 2025 - (15:10 WIB)Permalink Itu kan yg aku bilang di BRI. sedangkan yg di BCA dikirim dari SMS official. gitu aja ngak paham. Adehhh Login untuk Membalas
Yubi20 November 2025 - (15:45 WIB)Permalink “Lah ini SMS resmi dari BCA kok bisa dipakai utk Phissing.” pernyataan kamu yang ini, menjadikan kamu layak dinobatkan sebagai “Orang Kamfung” juga. 🙂 Kamu belum ngerti cara kerja SMS.
Jojon11 November 2025 - (13:15 WIB)Permalink Semoga terselesaikan dengan baik 3 1 Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel11 November 2025 - (13:55 WIB)Permalink BCA SEMENA MEMUTUS SEPIHAK . ANTI FRAUD PISHING YG TIDAK DI PIHAK NASABAH. KITA HARUS PRO AKTIF KE LINK YG DI PAKAI PISHING ALIAS PAPER.ID LEBIH AMAN DALAM VERIVIKASI ANTI FRAUD PISHING NYA. DISINI BCA MAU WIN WIN SENDIRI KITA YG LOSE LOSE SOLUTION 2 4 Login untuk Membalas
Lolly13 November 2025 - (02:19 WIB)Permalink BCA gak bs apa2 kak, uang udh dibayarin ke paper.id, yg bs batalin hanya paper.id. Setau sy kalo transaksi dgn OTP, sulit utk disanggah, hrs ada bukti kuat kalo transaksi itu tidak dilakukan oleh nasabah. Login untuk Membalas
eRyodan11 November 2025 - (13:52 WIB)Permalink Kalo Anda baca surat MK mengenai BCA pasti menolak kalo transaksi karna phising jadi tanggung jwb sendiri entah mengapa yg kena scam sms dari BCA smua, bank lain gak ini tanda bahaya buat user BCA jd target utama scam 1 2 Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel11 November 2025 - (13:56 WIB)Permalink Liat poin nya si BCA investigasi sepihak tanpa ricek ke provider paper.id . Apakah ini bisa di benerkan anti fraud penyelesaian pishing dr BCA NYA ? coba di jawab bro , jika posisi bro di situ.. Baca tuh screenshoot saya dr paper id dan bca berlawanan 3 Login untuk Membalas
eRyodan11 November 2025 - (14:13 WIB)Permalink Gw gak mihak BCA ya bukanya buat KK sdh ada tanda tangan termasuk kerugian phising kalo menurut situ tdk aman sebaik tdk dipake karna sdh banyak kasus serupa kena scam sms BCA ini 3 1 Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel11 November 2025 - (16:32 WIB)Permalink Iya betul kak… Poinnya investigator BCA memutuskan sepihak dengan dalih poin yg mereka buat. Padahal pihak yg di pakai pishing tak sengaja lebih bagus keamanannya dalam menanggapi keluhan anti fraud pishing ini secara tepat dan bener. Ini saya lg mau liat tanggapan BCA perihal ini. Bukti dll tambahan ada semua. Biar publik yg menilai 1 4 Login untuk Membalas
Gu Well24 November 2025 - (18:57 WIB)Permalink Emang yg diurusi lu doang… di BCA Ada 42jt rekening bos.. 😁 Login untuk Membalas
Shin Chan11 November 2025 - (14:54 WIB)Permalink Ini penipuan melalui fake BTS. Saya juga pernah hampir kena tapi untung tanya pasangan dulu dan diingatkan hati2 penipuan. Sebelumnya sudah ada yg posting di MK juga kena tipu. https://www.bca.co.id/id/informasi/awas-modus/2025/08/29/03/15/awas-penipuan-melalui-sms-bca-atur-pengiriman-kode-otp-di-mybca 2 Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel11 November 2025 - (19:03 WIB)Permalink Baca lagi semua kronologi saya dan komen nya.. ini BCA invetigator tidak koordinasikan dengan paper.id loh…. lgsg memutuskan sepihak. Padahal.jelas saya insiatif lapor lgsg TRX ini ke BCA maupun Paper.id. screenshoot uda jelas. Jadi bisa baca lagi ya. Bukan mencibir dan menyalakan. Segala anti fraud harusnya bisa di telusuri ke merchan resmi sekelas paper.id aja bijak dalam keluhan laporan ini dan sigap . Sedangkan BCA … ga ada konfirmasi ke paper.id uda itu aja 2 6 Login untuk Membalas
Hery Mulyanto11 November 2025 - (19:27 WIB)Permalink Lha urusan bca dengan paper id itu apa? Koo anda suruh2 koordinasi? 5 Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel11 November 2025 - (19:32 WIB)Permalink Baca lagi di atas biar paham. Namanya keluhan ya harus di investigasi kebenerannya donk. Paper.id aja bijak kog. Lah BCA ? Sepihak… coba jika bapak di posisi kyk begini gmn tanggapannya . Jngn hanya komen lah lah aja. Baca dan telah dulu kronologis di atas ya. 1 3 Login untuk Membalas
Abo Cah11 November 2025 - (21:13 WIB)Permalink logika ente yg ngaco kalo ente bilang paperid sudah hold dananya, sudah jelas, dana sdh di paperid, ya ente menta ke paperid. minta alamat paperid, datangi, minta duidnya, keluar biayalah dengan mendatangi paperid toh masalahnya bermula dr ente ini malah minta bca “ngemis” ke paperid buat balikin duidnya ente yg salah sudahnya minta tolong tapi ketika tidak ditolong malah galak sampai minta kompensasi harusnya ente yg beri kompensasi akibat kesalahan ente, pihak lain yg jd sibuk kerja ente yg ketipu tp pihak lain yg disuruh “benerin” kesalahan ente, waras? 9 1
Rose12 November 2025 - (10:17 WIB)Permalink paham kok kalo diposisi ente gimana rasanya, emosi ente pasti ga stabil makanya ga bisa mikir jernih 1. Itu kesalahan ente yg gak teliti klik link phising 2. Dilihat dari jam kejadian itu masih siang, kantor bca masih buka, ngapain lapor cs online buat blokir, langsung aja dateng ke kantor BCA 3. Harusnya ente lapor pihak paper.id dulu dan baru kordinasi ke BCA Ente suruh BCA kordinasi ke pihak paper id buat apa? Ini bukan soal sepihak tapi memang BCA dan paper id tuh udah beda urusan gua bukan mau belain BCA cuma semua bank pasti juga begitu kok 4
Wahyuni12 November 2025 - (12:46 WIB)Permalink Saya uddah dpt sms poin dr sms bca ini sering bgt. Berkali2. Cuma krn udah tau itu fake bts ya cuekin aja. Login untuk Membalas
Kusoy11 November 2025 - (15:47 WIB)Permalink Bagaimana ini dan terjadi lagi???… 4 Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel11 November 2025 - (19:33 WIB)Permalink Iyaaa… penyelesaiannya BCA semena mena semata. Tadi uda di call krn memuat disini .dan akan di investigasi ulang. Semoga ada jawaban mantap tidak semena2 lagi 2 6 Login untuk Membalas
Mr12 November 2025 - (07:25 WIB)Permalink Sebenarnya uang trx kartu kredit bs ditrace lari kemana, cm mungkin biaya investigasi nya mahal dan mungkin merepotkan. Jd pihak bank malas melakukan nya jd lbh mudah menyalahkan pihak nasabah. Karena memang awal mula kelalaian dr pihak nasabah. 2 1 Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel12 November 2025 - (21:08 WIB)Permalink Iya poin skakmat lgsg… untung saya juga lgsg koordinasi sama paper.id . Awal nya ga tau itu apaan.. search aja . Dan insiatif coba kontak paper.id dan mereka tanggap lgsg untuk screening anti fraud pishing ini. Sedangkan BCA hanya bisa memakai klausal pemungkas . Buat apa isi pernyataan sanggahannya BCA , jika pada akhirmya ga di investigasi total keseluruhan kog , bahkan ke paper.id . Parahhh emang 3 Login untuk Membalas
jamal12 November 2025 - (08:08 WIB)Permalink Saya hampir saja kena juga gan, jadi ada 3 step, step 1 masukan no TLP or email step ke 2 pilih hadiah lalu masukkan data diri dan step yang ke 3 (ini yang paling bahaya) masukan no kartu lengkap dengan bulan tahun dan cvv, (iming iming ada potongan untuk pengiriman produk) Untung nya saya berhenti di step ke 3 langsung saya TLP BCA bahwa itu pishing lalu saya disarankan untuk mengganti kartu kredit saya….. Alhamdulillah ga kena jadinya Dan anehnya saya kemarin masih dapat lagi SMS nya… mudah mudahan ga ada yang kena lagi Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel12 November 2025 - (16:39 WIB)Permalink Iya gan.. Untung di jauhkan dr hal ini. Dan masih dalam perlindungan maksimal. Senang denger nya gan. Semoga sharing ini bisa jadi pelajaran buat kita semua. Warning buat BCA TIDAK SEMENA2 ambil keputusan sepihak dan BCA bisa belajar sama Paper.id 1 2 Login untuk Membalas
flxmedia12 November 2025 - (08:09 WIB)Permalink penasaran siapa pemegang akun paper yang digunakan untuk melakukan transaksi. baik si yang punya dan yang di transfer. nominal 20 jt seharusnya sudah KYC. dan uniknya modus ini tergolong baru, biasa kartu kredit digunakan di merchant online bukan aplikasi keuangan. Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel12 November 2025 - (16:38 WIB)Permalink Nahh itu dia. Hanya pihak internal paper.id yg tau dan uda di serahkan ke pihak legal anti fraud mereka. Poinnya paper.id cergap tanggap dan netral serta bijak dalam menanggapi keluhan pisihing ini dibanding BCA . BAD BANGATTT 1 Login untuk Membalas
Donny G12 November 2025 - (09:31 WIB)Permalink Apakah benar dananya masih bisa ditahan oleh paper.id atau mereka hanya basa-basi template aja? 🤔 Kalo benar, pihak BCA harusnya tinggal charge back aja ke pihak paper.id. 1 1 Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel12 November 2025 - (16:36 WIB)Permalink Bener bro… Paper.id uda tuntaskan kog. Tapi BCA MASIH BERULAH… MASA DI MINTA CICILAN. PADAHAL UDA DI BERESIN SAMA PAPER.ID. SAYA TANYA PAPER.ID , apakah bca ada koordinasi dengan mereka.. Jawabannya tidak ada dr paper.id . Nahh BCCA GA ADA KOORDINASI TAPI BISA KASIH KEPUTUSAN SEPIHAK. makanya OJK WAJIB TELUSURI.. ASUMSI AJA. TAKUTNYA ADA ORDAL ORDAL yg tau celah dalih klausal yg di buat ga akan WIN WIN solution di nasabah. Tapi lose.. Uda itu aja 2 Login untuk Membalas
Donny G12 November 2025 - (17:05 WIB)Permalink Maksudnya “paper.id udah tuntaskan” seperti apa? Apakah mereka ngasih form sanggahan transaksi? 🤔 Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel12 November 2025 - (17:21 WIB)Permalink Baca WA saya sama paper.id ga perlu sanggahan cuma verivikasi kebeneran aja. Dan uda siap di refund kog ke cc. Disini BCA uda menyepelehkan dalam.bermain dengan dalih investigation dan klausal unggulnnya tanpa koordinir secara tuntas investigasi ke akar2nya . Kan jadi pertanyaaan… Hanya satu kata buat paper.id … Sangat cergap dalam solusi hal anti fraud pishing ini. Makanya dana di hold dan di investigasi. Setelah investigasi di tuntaskan di refund. Cmiiee 2 Login untuk Membalas
Donny G12 November 2025 - (17:49 WIB)Permalink Kalo paper.id udah balikin dananya ke limit kartu kredit, berarti masalahnya udah selesai dong? Pihak BCA tidak perlu charge back ke pihak merchant. 1
Wahyuni12 November 2025 - (12:40 WIB)Permalink Perasaan udah dijelasin banyak komen ttg FAKE BTS tp tetep ngotot ni sender. Pelajari dulu deh fake bts itu apa. Malu udh nyalahin bca. Fake bts bisa nyerang apa aja. Bisa pura2 jd bca, mandiri,ocbc dll. Banyak2in baca pengetahuan ttg metode penipuaj skrg udh makin canggih. Kasus ini udah ratusan ke blowup. Ente yg klik sembarang link tp marah2 ke bca. 3 Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel12 November 2025 - (16:33 WIB)Permalink Baca lagi baru berkoar ya bro… Poin nya adalah bagaimana BCA DALAM MENANGGAPI KELUHAN ANTI FRAUD PISHING INI TIDAK NETRAL MELIBATKAN WIN WIN SOLUTION DUA BELAH PIHAK TAPI LOSE LOSE SEPIHAK . TOLONG YA BACA LAGI. SEMUA KOMEN DAN KRONOLOGISNYA. THX MASUKANNYA 2 Login untuk Membalas
guan guan12 November 2025 - (13:49 WIB)Permalink Saya juga pernah kena Fake BTS yg di mana saya di kirimkan SMS bbrp Kali bahwa WA saya mesti di reset ulang. Dan waktu itu signal di HP saya semuanya hilang. Untung ny saya berhenti sejenak setelah membaca SMS itu Dan sekitar 1-2 menit baru lah signal HP saya kembali seperti normal. Hati hati yaa Frenz, kl ketemu masalah yg seperti saya. Jgn buru buru di klik tautan yg di kirimkan melalui SMS. Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel12 November 2025 - (16:31 WIB)Permalink Iya masih harus lebih was was lagi . Thx sharing nya bro 1 Login untuk Membalas
John Trapoltak12 November 2025 - (14:40 WIB)Permalink ini yg nulis udh salah tp msh ngotot ga mau terima salah. paper id adalah merchant yg digunakan utk transaksi. kl benar mereka bantu penulis terkait transaksi tsb. bukan cuma sebatas tindakan menghold dana. tp batalin (void) transaksinya. dengan melakukan pembatalan (void) dana yg digunakan utk transaksi akan kembali ke kartu kredit. tp nyatanya ga ada tindakan pembatalan transaksi tsb sehingga sama BCA ditagihkan ke penulis 2 Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel12 November 2025 - (16:31 WIB)Permalink Baca lagi baik2 . Poin nya bukan disitu. Tapi bagaimana BCA MENANGGAPI penelusuran anti fraud pishing yg bisa saja terjadi lewat fake BTS Kek atau apa. Yg seharusnya bisa di telusuri sampai akar2 nya jika mau si BCA. KENYATAANNYA BCA PAKAI SEMENA SEPIHAK INI JELAS KOG.. Disini paper.id sangat aman dan cergap menanggapi kasus anti fraud pishing JIKA ADA LAPORAN BENER APA ADANYA LGSG DI TELUSURI KE AKAR MAKANYA DI HOLD UNTUK DI INVESTIGASI.. Baca dulu poin nya baru komen ya bro . Setelah ini keluar disini pihak BCA BARU HUB bahwa ada kekeliruan. Saya uda sampaikan paper.id uda ambil langkah bener. Rekaman ada saya rekam kog baru semalam hehehehe biar bisa belajar dr case saya. BCa harus perbaiki anti fraud pishing ini jngn apa apa nasabah yg di salahin dengan dalih klausal yg mereka buat. Tanpa netral dan berkoordinasi dengan pihak pishing merchant yg di tuju. Uda itu ajam cmiiww 3 Login untuk Membalas
John Trapoltak12 November 2025 - (17:11 WIB)Permalink lho anda yang salah tp malah minta BCA yg koreksi. gimana sih pak? 1 Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel12 November 2025 - (17:16 WIB)Permalink Baca lagi ya. Dimana saya nyalahin. Saya cuma blg sekelas BCA investigasi sepihak dalam memberi keputusan. Untuk apa di suruh isi sanggahan. Jika keputusan jelas itu juga harus koordinir investigasi sampai akar donk dan temu titik win win bukan lose lose. Semangat baca dan pahami maksud dr diskusi kronologis di atas. Cmiiww 2 Login untuk Membalas
Lolly13 November 2025 - (02:41 WIB)Permalink Kak, ini coba dipikir dgn kepala dingin jgn emosi. BCA itu tugasnya melakukan transaksi kartu kredit, yg terima dana paper.id, jd saat kakak blg itu bukan transaksi kakak, yg bisa BCA lakukan hanya investigasi proses penggunaan kartu kreditnya apakah sudah sesuai, misalnya input nomor kartu, tgl berlaku, cvv dan OTP. Kalau sudah sampai input OTP, bank akan menganggap itu transaksi normal. Mengenai koordinasi dgn paper.id hrsnya bukan BCA yg menghubungi, tp paper.id karna mereka yg punya data transaksi, baik nama merchant maupun nomor transaksi, kalau BCA kan cm taunya transaksi kartu kredit di paper.id aja. Yg bs kakak lakukan skrg cm nunggu paper.id batalin transaksi, karna gak mungkin BCA maksa paper.id utk batalin, apalagi kalau ternyata dana sudah ditarik dr paper.id, nah kalo emang dana udh ditarik itu yg ribet. Urusan pishing ini agak ribet kak investigasinya, menghindari klaim palsu, soalnya udh bnyk yg pura2 jd korban pishing padahal aslinya ketipu gestun, atau ada jg yg pura2 kena pishing pinjol. Semoga cepat selesai dan uangnya bs kembali ya kak. 3
AW12 November 2025 - (17:56 WIB)Permalink saya prihatin atas masalah anda. Gini loh ya kak, dana kk itu kan sudah masuk ke rek Paper.ID. Harusnya kalau memang paper.id bisa bantu dan sudah valid bahwa kk kena phising serta dana masih tertahan ya minta mereka balikin uang kk. BCA mana bisa memaksa paper.id balikin uang yg sudah masuk ke rekening mereka kecuali kalau itu memang keputusan pengadilan. 1 Login untuk Membalas
riah anjani12 November 2025 - (19:19 WIB)Permalink Kejadian phising ini banyak bank yg kena, paling banyak bank digital. Kasus seperti ini semua bank akan melimpahkan tanggung jawab ke nasabah karena tidak berhati hati dengan data pribadi, apalagi ada OTP yg HP nya nomor nasabah sendiri. Saya pernah alami hal yg sama dan tetap harus saya bayarkan. Tapi negosiasi dengan Bank 50% saya bayar karena transaksi kredit pinjaman. Login untuk Membalas
Cayena9 Desember 2025 - (06:34 WIB)Permalink Untuk negosiasi supaya dapat diskon 50 % gimana caranya mba??? saya sudah masuk kol 4 alias diragukan. saya sudah minta discon dari tagihan Rp 9.911.000 menjadi 4 juta rupiah tidak diberikan padahal sebelumnya sudah terdebet otomatis 1, 3 jutaan dari rekening saya. Gimana caranya mba…bisa share?? Login untuk Membalas
Pri12 November 2025 - (20:24 WIB)Permalink Pendaftaran Paper ID itu memerlukam NIB, Foto Usaha, Foto selfie depan tempat usaha, mudah2an pihak Paper bisa melacak dengan baik.. saya juga pengguna cc bca pernah dpt sms cuma selalu kiabaikan karna linknya bukan web resmi BCA.. 1 Login untuk Membalas
ABD. RAHMAN AL KAYYIS12 November 2025 - (22:30 WIB)Permalink Bank yg katanya terbaik ini ternyata masih kena pishing . Padahal di gambar itu resmi dari BCA 3 Login untuk Membalas
Yubi13 November 2025 - (05:14 WIB)Permalink Hanya sharing info aja ya: Link phishing itu masuk ke thread SMS BCA. Yang masukin bukan BCA, tapi aplikasi SMS (Android/iOS). Aplikasi mengelompokan SMS yang masuk berdasrkan ID dari sender. Misal, ada SMS masuk dari sender ID 081211111 otomatis dikelompokkan ke dalam thread 081211111. Layanan bisnis biasanya tidak menggunakan ID nomor HP tapi ID alphanumerik. Misalnya, BCA, BPJS, Mandiri, dll. Penipu bisa menggunakan tools seperti SMS gateway untuk mengirim SMS menggunakan ID alphanumerik. Dia kirim SMS dengan menggunakan ID “BCA” (bukan nomor HP). Saat masuk ke HP calon korban, aplikasi SMS baca ada SMS masuk dari ID “BCA”, otomatis dikelompokkan dalam thread BCA. Kira2 seperti itu carakerja SMS di HP. Nanti2 mungkin saja ada link phishing lagi masuk ke thread SMS lain, misalnya: BPJS, Pajak, Mandiri, dll. Jadi… kitanya harus hati2. Jangan sembarang klik link di dalam SMS. CMIIW 1 Login untuk Membalas
Soni 13 November 2025 - (15:02 WIB)Permalink yg terkena phising nasabah nya. bukan bank nya. Login untuk Membalas
tobias_boon13 November 2025 - (09:48 WIB)Permalink Dari kronologisnya TS mengakui bahwa transaksi terjadi karena Phising, dan poin positifnya uang masih tertahan di Paper.id yang mana sebaiknya anda kejar Paper.id untuk Void/ cancel transaksi tersebut berdarkan bukti yang anda punya, untuk BCA memang betul transaksi menggukan 3ds yang mana Nomor kartu, cvv dan Otp sempat dimasukkan ke page paper.id/ page phising, POV BCA sejauh hal tersebut dan mungkin ya karena bukan Prioritas/ Solitaire sehingga scope penanganannya sebatas itu saja (tidak terlalu jauh menghubungi paper.id) semoga cepat tuntas kasusnya untuk TS Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel21 November 2025 - (15:44 WIB)Permalink Betul.. saya sudah insiatif hub paper.id kog, tapi kita lihat sisi BCA nya yg semena semena sepihak memutuskan. Buat apa INVESTIGASI , klo investigasi nya hanya internal sepihak aja di BCA tanpa koordinasi ke paper.id . Padahal di laporan chat pertama maupun call hallo bca saya uda tegaskan ,bahwa saya uda koordinasi sama paper.id dana di hold. Mohon BCA juga bisa lakukan imvestigasi koordinasi sama paper.id. Kenyataannya tidak ada sama sekali BCA investigasi koordinasi sama paper.id Saya ada chat wa dan email pertanyaan ke paper.id bahwa BCA sampai kasus paper.id clear tidak ada koordinasi. Malah saya di kirim ulang penawaran cicilan atas case 21jt itu. Aneh emang cara penanganan BCA . Saya masih menunggu tanggapannya Biar di kemudian hari BCA tidak semena mena dalam.hal ini kepada nasabah2 lainnya. Apakah harus ada korban mahal dulu, baru berbenah ?? 1 Login untuk Membalas
Silverius2 Desember 2025 - (09:53 WIB)Permalink Anda harus berhati-hati dalam era dimana semua phising dan scammer yang sudah marak sejak tahun 2020. Sebagai pengguna kartu kredit yang banyak bertransaksi, saya tidak pernah percaya atas segala link dan telp yang tidak official, termasuk yang official dari SMS karena sudah sangat heboh dari BTS SMS Fake yang seharusnya anda juga sangat mengerti terkait ini. Kedua, anda juga seharusnya sudah memahami ketika OTP yang berhasil untuk digunakan bertransaksi itu tidak dapat di sanggah karena 3DS yang sudah secured sebagai pengguna kartu kredit. Sehingga, keputusan BCA untuk menolak itu sudah sangat tepat. Sebagai informasi, bahwa hal ini sudah sangat umum pada setiap perbankan bukan hanya di Indonesia, namun di dunia. Semoga masalah anda segera terselesaikan. Login untuk Membalas
Cayena7 Desember 2025 - (11:58 WIB)Permalink hallo pak….turut berduka atas apa yang bapak alami. Saya jg terkena sms phising dari no resmi bca sebesar rp. 9.911.037. saya sudah laporakan ke BCA dan menyampaikan bahwa sanya saya melakukan transaksi tersebut akibat arahan dari no resmi BCA . Namun BCA melimpahkan tanggungjawab sepenuhnya kepada saya…sya sudah menunda pembayaran selama 6 bulan dan kolektabilitas saya menjadi 4 saat ini. Sebelumnya saya kol 1 dan tidak pernah bermasalah dengan kartu kredit apapun. Ini membuat saya stress…bukan karena tak sanggup bayar tetapi saya tidak mau segampang itu mengeluarkan duit yang pada dasarnya karena kegaga;an sistem BCA sehingga dapat di hack oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Saat ini saya sudah mengadukan ke ojk….namun masih blm ada jawaban. saya sempat terpikir apa saya lunasin saja supaya kolektibilitasnya tidak sampai kol5 alias kredit macet. saya bingung Login untuk Membalas
EdysonPenulis artikel7 Desember 2025 - (12:17 WIB)Permalink Sebenernya ini kemaanan BCA sangat tidak aman dan parah , itu opini saya melihat mereka nanganin case saya . Mereka kasih surat sanggahan , kita isi dan mau lakukan investigasib, eh dalih nya ternyata investigasi sepihak , tidak lakukan secara menyeluruh , nyebrang ke merchant yg di pakai pishing link sms dr bca nya, (aliass tanpa cari tau dan koreksi kebeneran sanggahannya) . Ini jelas terjadi di case saya. Padahal saya sudah note. Saya sudah hub paper.id untuk verivikasi ke anehan trx pishing ini, malah paper.id lebih aman. Dalam seminggu uang saya sudah di refund , dan parahnya BCA malah kasih saya penawaran cicilan 0% , tanpa cek bahwa dana uda di refund ke cc saya. Artinya BCA ini sangat bobrok mau menang sendiri. Dalih investigasi tetap aja secara sepihak. Sampai 2 desember 2025 call saya minta di close pengduan di mediakonsumen dan case laporan hallo bca saya ,eh di tawarin lagi solusi cicilan 12-24bln 0% biar case di close.. (saya sudah rekam juga di hp saya lgsg) saya blg apa ga cek di november itu dana sudah di refund sama paper.id . Kalian gmn sih sekelas bca? Bahkan tagihan saya november saya bayar sesuai hak saya pakai malah di kenakan bunga ,katanya tidak di bayar full .. jelas2 dana 21jt itu uda di refund paper.id . Nahh sekelas BCA ini sangat parah keamanan anti fraud apalagi pishing2 , ga lindungin konsumen. Sampai detik ini di email saya mapun di call hallo bca.. saya cuma tanya .. apakag dalam invetsigasi pihak BCA afa konfirmasi ke Paper.id (sampai skrg tidak di jawab) klo pihak paper.id sudah close refund dan saya ada tanya.. apakah investigasi anti fraud nya BCA ada hub merchant papee.id (jawaban paper.id) tidak… Nah nilai lah sendiri ?? Saran saya ga usah di bayar… jika itu emang bukan trf kita… Nah kalau saya tidak tau case bapak itu di merchant mana trx nya. Bisa bpk hub pihak merchant nya buat koreksi kebenerannya. Saya pastikan bca tidak akan nyebrang kesana investigasi nya, semenjak laporan saya ini..BCA baik di web bahkan gencar sms himbau tentang anti fraud . Sebelumnya tidak ada . Hmm 2 Login untuk Membalas