Hati-Hati Keluhan Surat Pembaca Sanggahan Transaksi Rp17,7 Juta di Tokopedia Card yang Tidak Ada Kejelasan Hingga Kini 30 Januari 202626 Maret 2026 Fredi Tri Jatmiko 5 Komentar Bank BRI, BRI Credit Card Mobile, BRI Tokopedia Card, Call Center, Customer complaint handling, Customer Service, Fraud, Fraud Kartu Kredit, Investigasi transaksi, Kartu Kredit Bank BRI, Kartu Kredit BRI, Keamanan kartu kredit, Notifikasi transaksi, One Time Password, OTP, pembayaran minimum, Pemblokiran kartu kredit, pembobolan kartu kredit, sanggahan transaksi, Sanggahan Transaksi Kartu Kredit, SLA, SOP, Standard Operating Procedures, Tagihan kartu kredit, Tanggal jatuh tempo tagihan, Tokopedia Card, Transaksi di luar negeri, Validasi Pembayaran, Validasi Transaksi, Verifikasi Pembayaran Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Terima kasih kepada Media Konsumen yang telah membantu menerbitkan artikel ini, sebagai bahan masukan dan tindak lanjut terkait kasus yang saya alami. Pada tanggal 13 Desember 2025 pukul 00:11 WIB, saya mengecek kartu kredit Tokopedia Card saya dan menemukan adanya transaksi yang tidak saya lakukan, dengan nominal Rp17.752.068 dari CEBU Air. Segera setelah itu, saya melaporkan masalah ini kepada pihak BRI melalui call center BRImo. Pihak BRI langsung memproses pemblokiran kartu dan meminta saya untuk melampirkan dokumen sanggahan. Pada pukul 00:50 WIB, saya melengkapi dokumen yang diminta melalui email, dengan nomor tiket pelaporan: TTB000091665424. Setelah 5 hari kerja, pada tanggal 19 Desember 2025, saya menerima kartu baru. Namun form sanggahan saya belum mendapatkan tindak lanjut. Pada tanggal 04 Januari 2026, saya kembali menghubungi call center BRI karena sudah jatuh tempo pembayaran dan kartu saya terblokir. Pihak BRI menyarankan untuk melakukan pembayaran minimum agar kartu tidak terblokir, karena form sanggahan masih dalam proses. Pada tanggal 09 Januari 2026, saya kembali menghubungi pihak BRI untuk menanyakan status form sanggahan saya. Karena sudah lebih dari 7 hari kerja dari estimasi yang diberikan, tetapi form sanggahan masih dalam proses dan informasi dari call center menyatakan bahwa sudah diutamakan “Urgent” dan saya harus menunggu 7 hari kerja lagi. Pada tanggal 16 Januari 2026, saya kembali menghubungi BRI karena sudah 7 hari kerja dari informasi sebelumnya dan seharusnya sudah selesai, tetapi hingga saat ini form sanggahan masih dalam proses. Terakhir, saya menghubungi BRI lagi pada tanggal 26 Januari 2026 dan mendapatkan jawaban template yang sama, informasi dari call center BRI sudah diprioritaskan, tetapi hingga kini belum ada kejelasan mengenai kapan proses ini akan selesai. Karena pada 01 Februari 2026, saya harus melakukan pembayaran lagi, saya berharap pihak BRI dapat segera menindaklanjuti form sanggahan saya. Fredi Jakarta Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
john30 Januari 2026 - (11:41 WIB)Permalink Kasus begini memang bikin was-was, misal ada transaksi nggak dikenal, biasanya langkah awal ya blokir kartu trus ajukan sanggahan ke bank. Semoga cepat ketemu titik terangnya 1 Login untuk Membalas
Bob30 Januari 2026 - (16:11 WIB)Permalink BRI dan Tokopedia udah kaya kombo maut. Dua-duanya udah langganan di Media Konsumen. 1 Login untuk Membalas
Uli30 Januari 2026 - (17:10 WIB)Permalink Parah nehh tokped.. Saya 13x order dibatalin dalam 2 hari, dgn alasan admin tokped, kesalahan menetapkan harga oleh seller. 13x koq kesalahan yg sama. Login untuk Membalas
Donny G31 Januari 2026 - (11:05 WIB)Permalink Ini kenapa deh kartu kredit BRI banyak transaksi fraud di merchant Filipina? Ada kebocoran data massal kah? 🤔 Login untuk Membalas
Setiawan4 Februari 2026 - (17:28 WIB)Permalink Turut prihatin. Ternyata bukan cuma saya yang mengalami kebobolan BRI Tokopedia Card dengan merchant Cebu Air Philipina, tanpa OTP tanpa notifikasi SMS ataupun email (untung rajin cek transaksi). Kartu saya dibuat transaksi sekitar tgl 15/16 Desember setelah tanggal cetak billing statement, habis sekitar Rp 2 jt-an. Langsung saya blokir, tapi karena CS ada miskomunikasi, sanggahan saya tidak terlaporkan, alhasil harus telepon lagi buat lapor dispute. Proses cukup lama tapi alhamdulillah sanggahan bisa diterima dan saldo dikreditkan kembali. Sekarang kartu pengganti hanya akan saya pakai di Tokopedia saja, tidak di merchant lain baik online maupun offline, karena kita tidak tahu sumber bocor ada di mana. Kalau sampai bocor ada di Tokopedia atau malah di BRI ya wassalam, kebobolan kok berkali-kali. Login untuk Membalas