Akun Bank Jago Diblokir Setelah Ganti Kartu Debit karena Transaksi Tak Dikenal

Pada awal Maret 2026, saya beberapa kali mendapati saldo rekening saya terdebit oleh potongan dari Rebtel, sehingga saya melaporkannya ke Bank Jago. Tanggal 11 Maret 2026, laporan saya ditanggapi dan Bank Jago menyarankan saya untuk menghapus kartu lama.

Sekitar 1–2 hari kemudian, saldo saya sudah kembali. Namun karena saya khawatir kartu lama sudah tidak aman, saya memutuskan untuk menghapus kartu tersebut dan membuat kartu baru. Saya mengatur alamat pengiriman kartu ke rumah saya di Palembang, karena saya berencana mudik dan ingin langsung menggunakan kartu tersebut untuk perjalanan ke luar negeri setelah mudik.

Sekitar tanggal 16–17 Maret 2026, kartu sampai di Palembang dan segera saya aktivasi. Namun pada tanggal 18 Maret 2026, akun saya tiba-tiba diblokir. Saya berkali-kali melapor melalui chat CS, media sosial, telepon, dan email, hingga akhirnya pada 20 Maret 2026 saya dihubungi oleh tim Bank Jago.

Informasi yang saya terima adalah bahwa akun diblokir karena terdapat perbedaan antara alamat yang terdaftar, alamat domisili sehari-hari, dan alamat pengiriman kartu terakhir. Padahal memang demikian adanya, alamat KTP saya di Jakarta, saya bekerja dan tinggal sehari-hari di Medan, lalu kartu dikirim ke Palembang karena saya akan mudik dan berencana menggunakan kartu tersebut langsung setelahnya.

Saya merasa sangat dirugikan karena dana untuk lebaran dan liburan saya tersimpan di Bank Jago. Yang juga tidak saya pahami adalah permintaan surat keterangan domisili dari RT setempat — di mana hal ini sulit dipenuhi karena saat ini sedang masa liburan dan saya baru kembali ke Medan akhir Maret. Kenapa sebuah bank digital justru meminta verifikasi yang masih sangat manual? Ini tampaknya tidak sejalan dengan identitasnya sebagai bank digital yang seharusnya memahami mobilitas tinggi nasabahnya.

Di media sosial Bank Jago, khususnya Instagram, saya melihat sudah banyak keluhan serupa, ada yang akunnya terblokir hingga seminggu bahkan sebulan. Saya berharap akun saya segera dibuka blokirnya, dan semoga kepercayaan nasabah terhadap ekosistem bank digital di Indonesia tidak tercoreng akibat kejadian seperti ini ke depannya.

Fidzah
Jakarta Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Akun Bank Jago Diblokir Setelah Ganti Kartu Debit karena Transaksi Tak Dikenal”

Menanggapi surat pembaca dari Ibu Fidzah ******* di Media Konsumen pada 25 Maret 2026 dengan judul “Akun Bank Jago Diblokir...
Baca selengkapnya

5 komentar untuk “Akun Bank Jago Diblokir Setelah Ganti Kartu Debit karena Transaksi Tak Dikenal

  • 25 Maret 2026 - (13:39 WIB)
    Permalink

    Pantas saja di blokir. Kenapa nggak sekalian share nomor kantong utama Bank Jago anda? Mungkin ada yang minat takeover akun anda dari lokasi selain Jakarta.

    • 26 Maret 2026 - (08:13 WIB)
      Permalink

      Emang di atas ada informasi pribadi apa sih yang gue share? Baca yang bener.

  • 27 Maret 2026 - (17:15 WIB)
    Permalink

    Ini berarti Jago cukup ketat dalam mengamankan akun Anda. Ribet memang bagi nasabah, tapi duit Anda tetap aman. Next time, dana yang terhubung ke kartu debit ditaruh di kantong tersendiri saja, dan hanya isi bila akan digunakan. Karena kalau sudah berhubungan dengan kartu Visa, itu lebih ribet penanganannya (melibatkan pihak eksternal dalam hal ini Visa International).

    • 28 Maret 2026 - (09:10 WIB)
      Permalink

      Mungkin iya, namun di satu sisi mobilitas nasabah yang tinggi bisa jadi penghalang kemudahan. Tapi mas bisa mampir ke sosmed Bank Jago di beberapa minggu terakhir, isinya bannyak keluhan yang sama. Kalau masif seperti ini saya rasa ada policy atau kebijakan yg bisa Bank Jago sesuaikan.

  • 31 Maret 2026 - (10:05 WIB)
    Permalink

    kemarin saya verifikasi cuma video call saja kalau tidak salah, tidak disuruh buat surat domisili

 Apa Komentar Anda?

Ada 5 komentar sampai saat ini..

Akun Bank Jago Diblokir Setelah Ganti Kartu Debit karena Transaksi Tak…

oleh Irin dibaca dalam: 1 menit
5