Hati-Hati Keluhan Surat Pembaca Dugaan Kebocoran Data Fastpay: Saldo Top-Up BRImo Dikuras Penipu Berkedok CS, OVO dan Fastpay Lepas Tangan 18 April 20268 Mei 2026 MuhamadSaefulloh 1 Komentar BRImo, Customer complaint handling, Customer Service, Data nasabah, data pelanggan, Dompet Digital, FastPay, Fraud, kendala teknis, Mobile Banking, Modus Penipuan, OVO, Payment Gateway, Payment Point Online Bank, Pencucian Uang, Penipuan, Penipuan online, PPOB, Social Engineering, Top Up Saldo, Transfer Dana Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Yth. Redaksi Media Konsumen, Melalui surat ini, saya selaku agen Fastpay PPOB ID FA577959 ingin menyampaikan keluhan sekaligus peringatan kepada masyarakat luas mengenai sistem keamanan layanan Fastpay dan minimnya perlindungan nasabah dari pihak OVO. Saya merasa menjadi korban penipuan yang sangat terorganisir dan mencurigakan, yang mengarah pada dugaan kebocoran data transaksi di platform Fastpay. Kejadian bermula saat saya melakukan pengisian saldo (top-up) ke akun Fastpay menggunakan aplikasi BRImo (BRI). Namun hingga dua jam berlalu, saldo tidak kunjung masuk ke akun saya. Tak lama kemudian, saya dihubungi oleh seseorang yang mengaku sebagai CS resmi Fastpay. Yang sangat janggal, pelaku mengetahui secara persis bahwa saya baru saja melakukan transaksi top-up yang sedang bermasalah. Bagaimana mungkin pihak luar bisa mengetahui detail transaksi saya jika tidak ada celah keamanan atau kebocoran data di internal Fastpay? Pelaku yang sangat meyakinkan itu kemudian memandu saya dengan dalih ingin membantu mempercepat sinkronisasi saldo. Namun tanpa saya sadari, pelaku justru memanipulasi akun saya dan memindahkan seluruh saldo ke akun OVO miliknya, dengan detail sebagai berikut: Nama akun OVO penampung: Nur Anisa Nomor OVO/HP penipu: 087867232319 Bukti saya transfer ke akun Fastpay Riwayat percakapan saya dengan pelaku Data akun yang memindahkan dana saya dari Fastpay ke akun OVO pelaku Bukti pelaku memindahkan dana ke akun OVO Saya segera menghubungi Fastpay, namun respons mereka sangat mengecewakan—hanya menyatakan transaksi telah sukses. Begitu pula dengan pihak OVO; meskipun saya sudah melampirkan bukti percakapan penipuan yang sangat jelas, mereka tetap berdalih bahwa itu adalah “transaksi standar”. Apakah pemindahan dana hasil manipulasi dan penipuan kini dianggap standar oleh penyedia layanan dompet digital sekelas OVO? Saya merasa sangat dirugikan dan tidak melihat adanya itikad baik dari kedua belah pihak untuk membekukan dana pelaku, padahal bukti digital sudah lengkap. Saya menuntut pertanggungjawaban Fastpay atas keamanan data saya, dan mendesak OVO untuk segera memblokir permanen akun penipu tersebut sebelum memakan korban lainnya. Jangan sampai nasabah selalu menjadi pihak yang dikorbankan karena kelalaian sistem keamanan perusahaan. Hormat saya, Moh. Saefulloh Kediri, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
madman18 April 2026 - (17:54 WIB)Permalink Bisa saja pihak luar mengetahui detail transaksi hanya karena ponsel anda sudah disusupi malware. Malware bisa dari aplikasi nggak jelas, aplikasi pinjol/judol, game bajakan/crack/cheat, aplikasi video gratis/esek-esek/langit biru, dst. Login untuk Membalas