Dugaan Kebocoran Data Fastpay: Saldo Top-Up BRImo Dikuras Penipu Berkedok CS, OVO dan Fastpay Lepas Tangan

Yth. Redaksi Media Konsumen,

Melalui surat ini, saya selaku agen Fastpay PPOB ID FA577959 ingin menyampaikan keluhan sekaligus peringatan kepada masyarakat luas mengenai sistem keamanan layanan Fastpay dan minimnya perlindungan nasabah dari pihak OVO.

Saya merasa menjadi korban penipuan yang sangat terorganisir dan mencurigakan, yang mengarah pada dugaan kebocoran data transaksi di platform Fastpay.

Kejadian bermula saat saya melakukan pengisian saldo (top-up) ke akun Fastpay menggunakan aplikasi BRImo (BRI). Namun hingga dua jam berlalu, saldo tidak kunjung masuk ke akun saya. Tak lama kemudian, saya dihubungi oleh seseorang yang mengaku sebagai CS resmi Fastpay. Yang sangat janggal, pelaku mengetahui secara persis bahwa saya baru saja melakukan transaksi top-up yang sedang bermasalah. Bagaimana mungkin pihak luar bisa mengetahui detail transaksi saya jika tidak ada celah keamanan atau kebocoran data di internal Fastpay?

Pelaku yang sangat meyakinkan itu kemudian memandu saya dengan dalih ingin membantu mempercepat sinkronisasi saldo. Namun tanpa saya sadari, pelaku justru memanipulasi akun saya dan memindahkan seluruh saldo ke akun OVO miliknya, dengan detail sebagai berikut:

  • Nama akun OVO penampung: Nur Anisa
  • Nomor OVO/HP penipu: 087867232319

Saya segera menghubungi Fastpay, namun respons mereka sangat mengecewakan—hanya menyatakan transaksi telah sukses. Begitu pula dengan pihak OVO; meskipun saya sudah melampirkan bukti percakapan penipuan yang sangat jelas, mereka tetap berdalih bahwa itu adalah “transaksi standar”. Apakah pemindahan dana hasil manipulasi dan penipuan kini dianggap standar oleh penyedia layanan dompet digital sekelas OVO?

Saya merasa sangat dirugikan dan tidak melihat adanya itikad baik dari kedua belah pihak untuk membekukan dana pelaku, padahal bukti digital sudah lengkap.

Saya menuntut pertanggungjawaban Fastpay atas keamanan data saya, dan mendesak OVO untuk segera memblokir permanen akun penipu tersebut sebelum memakan korban lainnya. Jangan sampai nasabah selalu menjadi pihak yang dikorbankan karena kelalaian sistem keamanan perusahaan.

Hormat saya,

Moh. Saefulloh
Kediri, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal Penyalahgunaan Akun OVO sebagai Penampung Dana

Dengan hormat, Terima kasih kepada Bapak Moh. Saefulloh atas laporan dan informasi yang telah disampaikan. Kami turut prihatin atas kejadian...
Baca Selengkapnya

Satu komentar untuk “Dugaan Kebocoran Data Fastpay: Saldo Top-Up BRImo Dikuras Penipu Berkedok CS, OVO dan Fastpay Lepas Tangan

  • 18 April 2026 - (17:54 WIB)
    Permalink

    Bisa saja pihak luar mengetahui detail transaksi hanya karena ponsel anda sudah disusupi malware. Malware bisa dari aplikasi nggak jelas, aplikasi pinjol/judol, game bajakan/crack/cheat, aplikasi video gratis/esek-esek/langit biru, dst.

 Apa Komentar Anda?

Ada 1 komentar sampai saat ini..

Dugaan Kebocoran Data Fastpay: Saldo Top-Up BRImo Dikuras Penipu Berke…

oleh MuhamadSaefulloh dibaca dalam: 1 menit
1