Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Kredit Pintar Menagih dan Spam Email ke HRD Perusahaan, Padahal Data Kantor Tidak Pernah Dicantumkan saat Pengajuan Pinjaman 23 Juli 2026 Yuliana Devi 1 Komentar Customer complaint handling, Customer Service, Data nasabah, Debt Collector, Fintech, Kredit Macet, Kredit online, Kredit Pintar, Pelanggaran Privasi, Pelunasan Tagihan, Pembayaran tagihan, Penagihan, penagihan ke kantor, penagihan ke pihak ketiga, perlindungan data pribadi, Pindar (pinjaman daring), Pinjaman Online, Privasi data, Sistem penagihan bermasalah, SOP, Standard Operating Procedures Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Dear Media Konsumen dan manajemen Kredit Pintar, Saya ingin mengajukan keberatan atas cara penagihan yang dilakukan oleh Kredit Pintar. Kronologi Pada hari Rabu, 15 Juli 2026, saya mendapatkan teguran dari HRD saya dikarenakan adanya spam email yang masuk ke email HRD saya, yang berisi penagihan atas utang saya dan mengancam akan menagih secara meluas kepada perusahaan saya. Betul, saya memiliki pinjaman di Kredit Pintar yang telah mengalami keterlambatan pembayaran. Pinjaman tersebut dibuat sekitar dua tahun yang lalu, sebelum saya bekerja di perusahaan tempat saya bekerja saat ini. Saya menunggak kurang lebih sejak 2 tahun yang lalu. Tenor pinjaman saya 1 tahun dengan limit pinjaman Rp8 juta. Pada saat mengajukan pinjaman, saya tidak pernah mencantumkan nama perusahaan tempat saya bekerja saat ini maupun kontak HRD saya, karena saat itu saya memang belum bekerja di perusahaan tersebut. Namun, tanpa sepengetahuan dan persetujuan saya, pihak penagihan justru menghubungi perusahaan tempat saya bekerja saat ini melalui email yang ditujukan kepada pihak HRD/penanggung jawab perusahaan. Kemudian saya mencoba menghubungi PIC yang tercantum di dalam email tersebut atas nama Bapak Er**, dan mendapati informasi bahwa penagihan tersebut dilakukan atas nama Kredit Pintar. Saya sudah meminta agar penagihan dilakukan ke nomor telepon dan alamat yang saya cantumkan saat pengajuan, yang mana alamat dan nomor saya masih aktif dan sama. Namun setelahnya, Kredit Pintar tetap mengirimkan spam email kepada HRD saya dan memberikan informasi yang bohong terkait saya tidak merespons (saat ini saya hanya bisa merespons melalui WhatsApp Web saat jam kerja karena HP tidak diperkenankan masuk area kerja). Saya juga sudah mengirim pengaduan melalui cs@kreditpintar.com, tapi belum ada balasan terkait email pengaduan saya ini. Sehubungan dengan hal tersebut, saya meminta agar Kredit Pintar segera menghentikan segala bentuk komunikasi dan penagihan kepada pihak ketiga, termasuk HRD atau tempat saya bekerja, serta memberikan penjelasan mengenai dasar dan sumber data yang digunakan sehingga pihak HRD dapat dihubungi, padahal saya tidak pernah memberikan informasi tersebut saat pengajuan. Apabila pengaduan ini tidak memperoleh tanggapan atau tindakan penagihan kepada pihak ketiga masih terus dilakukan kepada pihak yang tidak berhubungan, saya akan mempertimbangkan untuk meneruskan pengaduan ini kepada instansi yang berwenang dengan melampirkan seluruh bukti yang saya miliki. Demikian pengaduan ini saya sampaikan. Saya berharap permasalahan ini dapat segera diselesaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, saya ucapkan terima kasih. Yuliana Bogor, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.