Lazada Tempat Penipuan Berkedok Elektronik Murah?

Hati-hati belanja barang elektronik di Lazada dengan harga yang miring, sudah banyak yang tertipu, uangnya hilang! Konsumen tidak bisa melakukan komplain apapun ke Lazada karena perusahaan besar tapi tidak jelas kantornya di mana. Telepon ke CS Lazada/Live Chat juga tidak bisa menyelesaikan masalah, hanya formalitas mereka saja.

Tujuan Lazada harusnya sebagai perantara yang dapat dipercaya, sebagai media pembeli dan penjual. Namun menurut saya sistem di Lazada seperti bekerja sama dengan penjual yang berkedok Elektronik (nilai uangnya lebih besar), untuk bersama-sama menipu pembeli.

Saya tidak habis pikir kenapa uang bisa diberikan ke pihak penipu? Apabila pengembalian dana butuh proses 2-5 hari kerja (apalagi nama penipu penerima uang jelas sudah tidak sama), kenapa tidak dikembalikan ke data pemilik rekening asli yang sudah tertulis jelas di Lazada? Ini yang belum saya pahami, apakah Lazada juga terlibat menipu kita sebagai pembeli dengan alasan kesalahan ada di pembeli? Karena saya jumlahkan di surat pembaca ini nilainya sudah sangat besar untuk kas Lazada.
Mohon jawaban dan tanggapan dari Lazada andai saya salah atas tulisan ini.

Saya pribadi dengan nomor pembelian: 396429444795288 sampai saat ini uang juga belum dikembalikan. Telepon CS Lazada tidak dapat menyelesaikan masalah, karena alasan sudah by sistem. Uang ditransferkan ke penjual karena data kita sudah dibajak.

Kesimpulan saya: Beli barang Online di Sistem yang bisa dipercaya saja, jangan di tempat yang mudah dibobol sistem data konsumennya. Saya juga akan suarakan kepada semua media, supaya tidak ada lagi yang tertipu! Ramai-ramai kita suarakan ke semua medsos, supaya mengurangi penipuan dari penjual Lazada.

Herman Au
Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Sistem keamanan Lazada:
[Total:81    Rata-Rata: 2.5/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

36 komentar untuk “Lazada Tempat Penipuan Berkedok Elektronik Murah?

  • 19 April 2020 - (10:46 WIB)
    Permalink

    Belanja di Lazada itu ngeri2 sedap emang. 😅 Merchants yg mencurigakan (jual barang ekektronik dengan harga murah) justru sering ditampilkan di homepage n rekomendasi.😈 Kalo konsumen yg jarang belanja online pasti kena jebakan tuh.☹️

    • 20 April 2020 - (23:19 WIB)
      Permalink

      Gudang lazada yg d jln raya bogor gede banget… tp klo msih bnyak korban yg kena tipu percuma jg yaa …

  • 19 April 2020 - (13:16 WIB)
    Permalink

    lazada emang salah tp otak kau pake juga lah. harga tidak wajar gitu masih disikat tp jadi pelajaran setidaknya

      • 19 April 2020 - (21:43 WIB)
        Permalink

        Mohon Petunjuk dan Bantuan Orang Bijak tentang Perlindungan Hukum bagi Konsumen dalam Pelaksanaannya.

        Aku senang juga Oprek Oprek apalagi Barang dengan harga PROGO. .
        UUUUIIIIIHHHHH Senegal Banget.

    • 20 April 2020 - (15:05 WIB)
      Permalink

      Saya boleh di anggap Bodoh,: Bila Uang saya transferkan ke Penjual.
      Ini dana langsung di transferkan ke Lazada, barulah pesanan bisa di proses.!?
      Tapi setelah barang kita Batalkan, Uang bisa di transfer ke Penjual ; (Bukannya di kembalikan ke Yang berhak yaitu: Pembeli).

      Bila anda bisa berpikir dan punya Otak yg berpikir seperti Nalar manusia: PASTILAH KESIMPULANNYA UANG SUDAH DI GELAPKAN OLEH LAZADA (Kerena Lazada tidak mungkin bodoh untuk transfer uang ke rekening yang Tidak jelas)
      Note :
      Semua yang Namanya Manusia pasti ada ke inginan untuk mencari barang yg murah atau discount banyak, (kecuali Otak Hewan/ Binatang/ Tidak punya Otak atau Penipu yg membeli barang lebih suka yang mahal karena dapat hasil dari uang HARAM)
      Semoga tulisan saya ini bermanfaat bagi Pak Jojo yang mudahan bukan bagian dari sindikat PENIPU Di LAZADA.

      • 20 April 2020 - (17:02 WIB)
        Permalink

        Kumpulin nomor tlp konsumen yg sudah tertipu, kita kompak tuntut dan laporkan ke pihak yg berwajib.

        • 20 April 2020 - (20:57 WIB)
          Permalink

          Di lazada memang sistemnya komputer/robot,jadi walau kita chat by sistem yang menjawab,jd hrs berhati² dalam transaksi di lazada.
          Bila ada promo di lazada dengan harga murah dan sama sekali tidak ada ranting ulasan bisa di pastikan seller penipu.
          Apabila bertransaksi di lazada dan melakukan pembayaran,tiba² di chat maupun di telepon yang mengaku pihak lazada,bisa di pastikan seller penipu,karena pihak lazada tidak akan pernah chat maupun telepon kepada pembeli.apalagi minta kode otp dg berbagai alasan,.nah di sini lah bila pembeli yg awam pasti akan memberikan kode otp,jadi seller penipu bisa masuk ke akun pembeli dan merubah norek dan membatalkan pesanan.
          Maka pihak lazada/toko sebelah pun bila terjadi transaksi di luar market pasti tidak bertanggung jawab,karena udah ad perjanjian seperti itu.
          Yang kurang dari lazada adalah sistem di lazada adalah robot yang menjawab..jd seller penipu kurang terdektesi.
          Maka jangan sekali kali memberikan kode otp..tp kenyataannya masih banyak pembeli yang memberikan kode otp,karena kurangnya pengetahuan di jual beli online.

      • 20 April 2020 - (18:09 WIB)
        Permalink

        Saya juga hampir kena itu,, saya di hubungi oleh pihak penjual barang akan segera di kirimkan dan mendapatkan cashabck saya diminta menyebutkan otp, tapi alhamdulilah saya tanggap dan segera membatalkan transaksi dan saya segera lapor kr lazada, dan 3 hari kerja uang saya di kembalikan ke rekening saya

      • 21 April 2020 - (15:44 WIB)
        Permalink

        Saya termasuk konsumen awam yang juga tertipu di lazada, Ayo penulis, saya dukung perjuangan anda menuntut hak anda, kalau penulis mau kita bisa perjuangkan sama sama.
        Maju Terus jangan diam..

  • 19 April 2020 - (13:35 WIB)
    Permalink

    Sekarang kesimpulan pasti dari saya adalah : LAZADA JUGA IKUT DAN TERLIBAT DI DALAM PENIPUAN !!!

    BERAPA JUMLAH RUPIAH DALAM SATU HARI YANG DI AMBIL DARI PENIPUAN INI ??? (TRANSAKSI SE INDONESIA)

    MOHON BANTUAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA UNTUK MELAKUKAN PENYELIDIKAN UNTUK MASALAH INI.

    KHASIAN RAKYAT KECIL INDONESIA YANG JADI KORBAN DARI LAZADA

    SAMPAI KAPAN INI HARUS TERJADI???
    INI SUDAH PENIPUAN/PENGELAPAN PERAMPOKKAN BERDASI YANG TERENCANA.

    RAKYAT SUDAH DI KORBANKAN—

    MOHON BANTUAN JUGA KEPADA KEPOLISIAN BESAR RI,,, UNTUK MELAKUKAN PENYELIDIKAN TERHADAP INTERNAL LAZADA

    BUKTI DAN SAKSI SUDAH SANGAT BANYAK.

  • 19 April 2020 - (15:29 WIB)
    Permalink

    Kalo contoh di atas dana langsung di kembalikan itu yg pakai tranfervia kartu kredit coba kalo yg bayar tranfer pake via bank dana nya di kembalikan jelas gak berapa hari kalo yg via kartu kredit itu hitungan jam

    • 19 April 2020 - (15:54 WIB)
      Permalink

      Minggu kmrn sy hampir sj tertipu. Br pertama transaksu dgn lazada. Tergiur laptop dgn diskon 50%, meskipun curiga tp tetap sy lanjutkan transaksi dgn mentarsper uang. Stngah jam kemudian ada telp yg mengaku seller lazada.. Saya ikutin eh ujung2nya minta kode OTP, dah disini sy langsung curiga dan bertanya klo si seller ini mencoba mo nipu saya… Tiba2 dia putus telpnya. Kemudian sy telusuri, ternyata byk sekali seller yg memberikan diskon yg gede2 antara 40-50%. Dan semuanya tdk punya rating penilaian.
      Seharusnya lazada sdh bisa prediksi ini. Klo ngga pasti marketplace ini ditinggalkan konsumen

  • 19 April 2020 - (16:36 WIB)
    Permalink

    Iya sy jg kena nih belanja dilazada, kita sdh laporkan ke lazada beberapa saat saja kl kita sdh kena tipu seharusnya pihak lazada sdh memblok dong nomor rekening jgn sampe ditransfer ke rek. Penipu kan katanya makan waktu beberapa hari pengembalian dana dan sy sdh melaporkan hanya beberapa menit setelah mereka menipu tetapi malahan pihak lazada lepas tangan saja jadinya kita mikir kl pihak lazada jg ada dibelakang ini semua

  • 19 April 2020 - (21:02 WIB)
    Permalink

    Yap permasalahan sama persis dengan yg saya alami. Wkwkw pihak lazada gak profesional mudah di bohongi oleh seller abal abal. Kapong belanja di lazada

    • 20 April 2020 - (15:36 WIB)
      Permalink

      Kalo mau beli produk mahal khususnya elektronik seperti smartphone di Lazada, usahakan untuk membeli dari official store, seperti official store Lazada atau Samsung official store dll. Jgn membeli dari store abal abal, apalagi ga ada bintang nya atau review, itumah sudah dipastikan seller ga jelas. Aku beli produk smartphone, kulkas, alhamdulilah semua aman aja. Emang byk bgt seller ga jelas yang jual produk smartphone dgn harga ga masuk akal, itumah lebih baik di hindari dan jgn kejebak.

  • 19 April 2020 - (21:49 WIB)
    Permalink

    LAZADA Perusahaan Besar dengan KOMUNITAS Market ASIA TENGGARA.
    Mungkin Perlahan namun pasti akan ada REKRUITMEN sebagai Costumer Servis di setiap valuable Wilayah nya.

  • 20 April 2020 - (04:29 WIB)
    Permalink

    Yupz benar justru seller2 penipu tertampil di urutan ter atas..sudah saya pernah komplain ke pihak lazada,kenapa seller yg ada indikasi penipuan ko bisa lolos dan yg lbh parah nya lg….tampil di atas sendiri,tp g ada tanggapan sma se x dr pihak lazada.

  • 20 April 2020 - (13:38 WIB)
    Permalink

    Lazada memang penipu. CS nya mungkin sudah kerjasama dari dalam. Meraup uang dengan cara licik, pesanan sy yg dibatalkan secara sepihak tidak kembali uangnya bahkan ketika saya mengirim email ke asklaz@lazada.co.id, emailnya pun tidak masuk2, kemudian lewat chat sudah sy info berkali2 bahkan sy telpon CS nya. Uang sy tidak dikembalikan. Nomor pemesanan sy NO PEMESANAN : 390547757300237
    NAMA BARANG : PROMO BIG SALE… Blackview BV9100 Rugged Phone, 4GB+64GB . Bahkan akun Lazada sy tidak bisa dibuka padahal sy gunakan email dan password yg benar. Ditutup secara sepihak. Bahkan menggunakan akun sy untuk membeli pulsa gratis. Lazada penipu……. Harga murah tapi tipu. Itu pun ditaruh di front page. Di halaman depan. Secara sengaja dan dilakukan berulang2…. Dasar Lazada penipu…… Sy tidak gunakan lagi lazada seumur hidup. Promosikan bukalapak, Shopee….

  • 20 April 2020 - (13:52 WIB)
    Permalink

    Saya pernah beli dispenser merek polytron barangnya dateng tapi bocor, freon juga udah habis jadi kaya barang second.
    Di lazada ada pengembalian barang 14 hari, kalo ngerasa barang g cocok, rusak bisa dibalikin apalagi barangnya g dateng.

    Pihak lazada kalo barang udah sampe berkali2 konfirmasi via email kalo barangnya bener2 udah terima belom, kalo kita belum terima klik belom terima jadi si penjual engga terima uangnya. Dan lagi kalo ada yg minta kode OTP jangan dikasih, please. Kode OTP hanya kita aja yg tau g boleh ada siapa pun yg tau.

    Lalu sebelum beli barang harus pintar2 cari seller terpercaya, jangan harga setengah gila maen beli aja. G MUNGKIN orang mau jual kulkas 9jt jadi 2,9jt (wlw pun second g bakal ada) sya yakin 20000%, itu MUSTAHIL. boleh kita nyari diskon, harga murah tapi yaa logis jugalah. Daaaaaannnn rating penjual itu berpengaruh, klik tokonya liat kredibelitasnya bisa dipercaya ga..

    Seller di lazada pasti puluhan juta, g akan kepantau. Dan penipuan bukan hanya ada di lazada. Cuma apesnya kalian pas beli di lazada aja, sbg customer marilah kita gunakan akal sehat, kalo beli sesuatu sering2 cek pula di market place lain buat perbandingan harga. Jangan harga 9jt dijual 2,9jt jadi oke2 aja, NO.

  • 20 April 2020 - (15:23 WIB)
    Permalink

    Bila Uang saya transferkan ke Penjual atau berikan OTP atau apa saja…(saya tidak akan menyesal tertipu, karena itu suatu kebodohan)
    Ini dana/Uang langsung di transferkan ke rekening Lazada, Barulah pesanan bisa Tertulis di Proses.
    Karena Penjual Terindikasi mencoba melakukan penipuan terhadap saya, secepatnya saya yang batalkan pesanan,…
    TAPI, dari pihak Lazada Uang bisa di transfer ke Penjual Yang Jelas mereka tau penjual Fiktif. (Bukannya dana di kembalikan ke Yang berhak yaitu: Pembeli).
    “JELAS SEMUA DATA NAMA DAN REKENING Saya DI LAZADA.
    Kesimpulan saya: Lazada bukan penipu lagi, Tapi ini adalah Perampokan dengan cara yang modern dan terencana sekali.

    Bila anda bisa berpikir dan punya Otak berpikir seperti Nalar manusia: PASTILAH KESIMPULANNYA UANG SUDAH DI GELAPKAN OLEH LAZADA (Kerena Lazada tidak mungkin bodoh untuk transfer uang/kembalikan ke rekening yang Tidak jelas)
    Note :
    Semua yang Namanya Manusia pasti ada ke inginan untuk mencari barang yg murah atau discount banyak, (kecuali Otak Hewan/ Binatang/ Tidak punya Otak atau Penipu yg membeli barang lebih suka yang mahal karena dapat hasil dari uang HARAM)

    Semoga tulisan saya ini bermanfaat bagi yang merasa kita membagikan OTP atau yang lain2 untuk menyalahkan Pembeli… mudahan anda bukan bagian dari sindikat PENIPU/ PEROMPAK Di LAZADA.

  • 20 April 2020 - (20:50 WIB)
    Permalink

    Pengembalian dana order #391581319854678 telah kami proses melalui voucher refund.
    INI ADALAH BENTUK KECURANGAN LAZADA, SAYA BELI BARANG DIBATALKAN SEPIHAK DGN ALASAN BARANG KOSONG, SELANJUTNYA TERNYATA UANG TIDAK DIKEMBALIKAN MALAH DIGANTI VOUCHER SCR SEPIHAK LAZADA. LEBIH GILA LAGI BEGITU SAYA COBA IKHLAS MENERIMA VOUCHER ITU DAN MAU SAYA PERGUNAKAN, JAWABAN LAZADA ADALAH MAAF VOUCHER TERSEBUT TIDAK BISA DIGUNAKAN. HATI2 DENGAN LAZADA TIDAK AMAN BELANJA DISANA

    • 21 April 2020 - (10:02 WIB)
      Permalink

      Hati2 belanja di LAZADA byk penipuan yg bekerjasama dgn LAZADA. Saya juga ketipu & dana tidak bisa kembali, malah di transfer ke pihak penipu.

  • 21 April 2020 - (08:03 WIB)
    Permalink

    Kholidin@ permasalahan nya smua kontrol ada di MP …bukan nya mau menyalahkan,,setidaknya…MP harus ikut bertanggung jawab,kenapa seller yg ada indikasi penipuan di loloskan,dan.malahan tampil di halaman depan.

  • 22 April 2020 - (00:02 WIB)
    Permalink

    Waduh Saya juga baru saja order di lazada TV Coocaa 50s5g, tanggal 13 April 2020, dana saya transfer 3.528.950,- ke rekening BNI Lazada, saya sadar ternyata sellernya penipu karena meminta no OTP, sempat saya kerjain itu sellernya, no OTP yang saya sebutkan saya pleset2kan. Karena saya sadar OTP perubahan password adalah rahasia, berarti seller mau membobol akun lazada saya. Akhirnya saya maki-maki itu seller. Tetapi saya masih merasa aman karena dana saya transfer adalah ke rekening Lazada, dan waktu itu masih muncul di voucher refund, namun tadi sore saya liat voucher refund saya saldonya 0 (nol),- sementara rekening bank belum bertambah (belum ada transfer masuk) lari kemana uang saya? dan sampai sekarang saya masih berharap uang bisa kembali. Apabila ternyata dana saya nanti tidak bisa kembali berarti Lazada juga penipu, sudah kolusi dan konspirasi dengan seller. Mari kita geruduk Lazada, kita tuntut Lazada, nyata-nyata telah merampok uang rakyat, kita minta keadilan. Saya beli barang juga liat-liat harga, dengan harga wajar.

    • 22 April 2020 - (10:50 WIB)
      Permalink

      Pak Santoso… Bila kita komplain ke Lazada,,, sebentar lagi Account kita di Lazada di blokir/di tutup secara sepihak. Dengan alasan acount kita sudah di bajak (disalah gunakan penjual), Maka hilanglah uang selamanya di telan Lazada.

      Saya sarankan semua bukti2 cepatlah di copy dulu (Sebelum pihak Lazada Hilangkan Semua Bukti).

      Hukum di belanja On Line di Indonesia masi sangat lemah dan konsumen pasti tetap di rugikan.

      Yang bisa kita perjuangkan hanya bisa menulis di semua media dan surat pembaca yang ada (lama kelamaan nama Lazada akan rusak sendirinya)

      “Dalam bisnis… nama besar dan terpecaya biasanya butuh waktu panjang dan promosi dengan dana yang cukup besar”

      Note: Bisnis di LAZADA sengaja di ciptakan/mencari celah untuk mengeruk uang pembeli dengan catatan yang melakukan Transfer Tunai dengan nilai besar.

    • 27 April 2020 - (21:37 WIB)
      Permalink

      Tetapi Alhamdulilah, uang yang saya transfer ke rek BNI Lazada tgl 13 April 2020 sebesar 3,5jt telah kembali sepenuhnya ke rek BRI saya tanggal 27 April 2020, saya telah menunggu 14 hari, semula saya ragu, apakah uang saya bisa balik, mungkin masih rezeki saya, Tuhan masih melindungi.

      • 27 April 2020 - (21:40 WIB)
        Permalink

        ○Yang pernah saya alami, dengan produk yg hrg murah, ujung2nya seller minta ke pembeli untuk meyebutkan nomor OTP (one time password) perubahan password akun lazada pembeli, setelah dikasih no OTP nya seller berhasil masuk ke akun pembeli dan terus mereset akun pembeli, akun pembeli dibobol seller, selanjutnya seller mengajukan pembatalan dari akun pembeli yg telah dibobol, seolah-olah pesanan dibatalkan oleh pembeli, padahal ulah dari seller, dan akhirnya uang pembeli minta ditransfer ke rekening milik seller, pembeli akhirnya sadar tidak bisa membuka akun lazadanya karena sudah di reset (di bobol) password nya oleh seller, pembeli gigit jari, uang tidak kembali, barang pesanan juga pergi. Hiks..hiks..hiks.

  • 22 April 2020 - (10:52 WIB)
    Permalink

    Pak Santoso… Bila kita komplain ke Lazada,,, sebentar lagi Account kita di Lazada di blokir/di tutup secara sepihak. Dengan alasan acount kita sudah di bajak (disalah gunakan penjual), Maka hilanglah uang selamanya di telan Lazada.

    Saya sarankan semua bukti2 cepatlah di copy dulu (Sebelum pihak Lazada Hilangkan Semua Bukti).

    Hukum di belanja On Line di Indonesia masi sangat lemah dan konsumen pasti tetap di rugikan.

    Yang bisa kita perjuangkan hanya bisa menulis di semua media dan surat pembaca yang ada (lama kelamaan nama Lazada akan rusak sendirinya)

    “Dalam bisnis… nama besar dan terpecaya biasanya butuh waktu panjang dan promosi dengan dana yang cukup besar”

    Note: Bisnis di LAZADA sengaja di ciptakan/mencari celah untuk mengeruk uang pembeli dengan catatan yang melakukan Transfer Tunai dengan nilai besar.

  • 22 April 2020 - (11:31 WIB)
    Permalink

    Pak Herman, semula saya concern (prihatin) karena lazada banyak dihuni seller2 penipu, seller berusaha membobol akun pembeli dengan cara mendesak pembeli menyebutkan no OTP (one time password) untuk mengubah password. Saya sadar hal ini, saya maki2 itu seller, saya jaga akun lazada saya, supaya jangan dibobol seller, saya ingin lazada bersih dari seller2 penipu, tetapi kalau ternyata ada konspirasi, kollusi, antara lazada dan seller, maka rusak berantakan itu sistem, semoga seller2 nakal segera sadar. Dan kalau memang lazada berniat baik itolong segera transfer uang saya ke rekening saya.

  • 16 Juni 2020 - (09:01 WIB)
    Permalink

    Berhati hatilah di e-market place , pihak penyedia jasa butuh banyak seller yg mendaftar di portalnya agar bisa terkesan banyak penjual dan bisa menampilkan banyak product., karena mereka juga mendapat pembayaran bilamana customer mengklik dan melihat productnya, iklan terselubung, semakin banyak yg melihat/mengklik semakin bagus buat penyedia layanan., urusan lainnya urusan nanti selama kasus tidak dilaporkan ke berwajib/resmi.

  • 8 September 2020 - (21:07 WIB)
    Permalink

    Memang harus ada yg laporin nih Lazada
    Ibarat penyelenggara pasar, dia harusnya yg atur siapa yg bisa jualan di pasar dia
    Masa pedagang penipu bisa lolos dan banyak lagi
    Artinya sebagai penyeleggara dia bisa kena tanggung jawab
    Kecuali OLX itu lain cerita
    Liat aja banyak harga murah diluar nalar
    Harusnya langsunh di block by system

 Apa Komentar Anda mengenai Sistem keamanan Lazada?

Ada 36 komentar sampai saat ini..

Lazada Tempat Penipuan Berkedok Elektronik Murah?

oleh Herman Au dibaca dalam: 1 min
36