Akun Diretas, Kredivo Mengklaim Saya Memberikan Data ke Pelaku! Berkelit Saat Ditanya Buktinya

Saya Resti Fitriyani, konsumen lama Kredivo. Selama ini, akun Kredivo saya hanya terhubung dengan Tokopedia, Shopee, dan LinkAja.

Pada Sabtu, 3 Oktober 2020 pukul 18.26 WIB, ada email masuk bahwa terdapat permintaan ganti PIN Kredivo. Saya pun langsung mengirim email ke CS Kredivo selang 11 menit setelahnya atau pukul 18.37 WIB, untuk melapor bahwa saya tidak mengajukan ganti PIN.

Eh pada pukul 18.38 WIB, tetiba ada email masuk yang memberi tahu saya jika terdapat transaksi beli pulsa XL dengan nominal Rp 200 ribu. Pada 18.40 WIB, saya langsung ganti PIN agar tak ada transaksi yang tidak saya lakukan lagi.

Kemudian pada pukul 18.45 WIB, saya mengirim email beserta telepon ke CS Kredivo dan akun saya dibekukan. Katanya, saya harus menunggu 90 hari untuk menunggu investigasi. Saya pun tak mempermasalahkan.

Namun pada Rabu, 7 Oktober 2020, Kredivo mengirim email saya yang berbunyi berikut ini:

Hi RESTI FITRIYANI

Kami informasikan, karena adanya pemberian data-data pribadi kepada pihak lain maka untuk transaksi yang Anda sanggah tetap harus dibayarkan. Silakan lakukan pembayaran untuk keseluruhan tagihan dan segera menghubungi customer support Kredivo untuk dilakukan penutupan akun jika semua tagihan sudah lunas.


Saat saya tanya apa buktinya, Kredivo bilang kalau tidak dapat menginformasikan secara detail karena investigasi dilakukan oleh tim terkait dan tidak dapat disampaikan sesuai kebijakan internal dari tim analis, sembari mengirim link tips keamanan.

Padahal saya juga tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Saya wartawan desk ekonomi yang liputannya meliputi BI, Kemenkeu, OJK hingga AFPI. Maka seumur hidup memiliki akun Kredivo, saya tidak pernah menyerahkan OTP ke siapapun, tidak pernah menyerahkan data pribadi lain, dan tidak pernah menyerahkan informasi sensitif apapun.

Yang dimaksud analis ini saya menyerahkan data ke siapa?

Jumlah transaksi yang dilakukan oknum ini memang tidak besar, saya tidak merasa keberatan. Namun sangat disayangkan jika kesalahan ini terjadi karena keamanan Kredivo yang ada celah, tapi konsumen yang disalahkan. Untung cuma Rp200 ribu, bagaimana kalau Rp 5 juta? Untung saya masih ada gaji bulanan dari media tempat saya bekerja, bagaimana kalau ini terjadi ke orang yang sedang dirumahkan.

Saya menulis ini supaya Kredivo membenahi sistemnya dan tidak menyalahkan konsumen soal keamanannya yang ternyata masih ada celah. Semoga keluhan ini ditindaklanjuti.

Salam hormat.

Resti Fitriyani
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Sistem keamanan Kredivo:
[Total:173    Rata-Rata: 2.1/5]
Tanggapan Kredivo atas Surat Ibu Resti Fitriyani

Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kesetiaan pengguna Kredivo sampai saat ini. Menanggapi surat konsumen yang ditulis oleh...
Baca Selengkapnya

Loading...

19 komentar untuk “Akun Diretas, Kredivo Mengklaim Saya Memberikan Data ke Pelaku! Berkelit Saat Ditanya Buktinya

    • 10 Oktober 2020 - (17:49 WIB)
      Permalink

      Sudah gak aman .. dah uinstal aja .. pk yg lain msh bnyk yg bagus .. bahaya pk KREDivo kl gini .. cr aman aja

  • 10 Oktober 2020 - (05:39 WIB)
    Permalink

    Ya intinya ada orang lain yang tau data2 ibu. Aku dh pake 2 thn .limit 23jt aman2 aja. Pdhl jarang pake klo CC over limit aja baru deh dipake kredivonya. Di IG byk tuh jasa2 naek limit pura2 jadi CS. Bahkan ada jasa gestun limit.

    • 10 Oktober 2020 - (10:03 WIB)
      Permalink

      Wah mulai gak beres nih Kredivo,,
      kalau transaksi bisa lolos tanpa OTP ,, percuma keamanan apapun di Kredivo bisa kacau,,
      kalau orang luar yg curi uang nasabah pasti dikuras habis, karena cuma bisa bobol satu nasabah.
      Nah ini terjadi kemungkinan oknum. Yang diambil hanya ratusan ribu,, tapi kalo puluhan nasabah yaa buanyak juga.
      Saya jadi dredeg juga nih.

      2
      1
    • 10 Oktober 2020 - (10:23 WIB)
      Permalink

      Halo Pak Agus,

      Saya juga konsumen Kredivo kurang lebih hampir 2 tahun, akun saya di Kredivo saya pakai ketika transaksi dengan nominal kecil. Sebab kalau nominal besar, saya juga biasa pakai kartu kredit.

      Btw, saya tidak pernah menyerahkan OTP atau data apapun. Pun saya juga tak pernah pakai jasa pencairan di medsos. Akun Kredivo cuma saya pakai utk belanja di marketplace.

      Kalau Bapak mau lihat twitter atau pengaduan lain di surat pembaca, yang kasusnya sama seperti saya ada kok. Semoga akun Bapak selalu aman, meski tidak pernah menyerahkan data ke siapapun.

      Salam,

    • 10 Oktober 2020 - (19:16 WIB)
      Permalink

      Saya juga ibu
      Akun kredivo saya diretas begitu ada pembayaran,
      Soalnya saya juga ditlp sama orang mengatasnamakan admin tsb,
      Saya takut akun saya dipakai
      Dan saya yg harus bayar tagihannya

      • 26 Oktober 2020 - (15:23 WIB)
        Permalink

        Saya juga mengalami hal seperti itu,
        Akun saya di retas dan di gunakan sebanyak 5 kali transaksi, total hampir 800 rbu,, transaksinya tidak jelas, cuman pulsa telkomsel, dan tidak ada no tujuan nya,
        Saya sudah mengadukan ke cs kredivo tp jawaban kurang memuaskan, katanya tim kredivo akan melakukan investigasi selama 90 hari, dan saya wajib membayar transaksi tersebut untuk menghindari denda, bagi saya uang segitu sangat banyak,, saya bingung harus gimana?
        Kalo tidak di bayar nnti denda semakin tinggi,, sedangkan saya ga sanggup buat membayar nya,,

  • 10 Oktober 2020 - (09:00 WIB)
    Permalink

    Sama persis seperti kasusnya temen saya,
    temen saya juga tidak memberikan otp ke siapapun,
    Akun teman saya di bobol dan di buat transaksi pulsa xl senilai 400 ribu, transaksi dilakukan 2 kali pengisian.

    4
    2
  • 10 Oktober 2020 - (11:26 WIB)
    Permalink

    Sama kasusnya ky saya.. malah suruh tutup akun permanen terus dftr lagi setelah 6 bulan.. ngaco banget si kredivo ini.. gak masuk di akal..

    4
    1
    • 12 Oktober 2020 - (07:59 WIB)
      Permalink

      Setuju mbaaa.. Senasib dengan saya
      Dan itu transaksinya isi pulsa ke nomor XL juga. Sampe 500rb kalo saya
      Jleb bgt saat saya sudah tak kerja harus bayar duit segitu. Mending buat beli susu anak dah..
      Ngga ada solusi sama sekali bolak balik tlpn CS, tuduhannya sama, saya ngasi data2 ke org lain. Sumpaah gedek bgt.
      Jelas2 awal saya lapor si CS bilang, ada 9 kali percobaan transaksi, tapi yg berhasil 3 tanpa OTP (200, 200, 100) semua ngisi pulsa ke nomr XL
      Helooohhh, sejak kapan bisa transaksi tanpa OTP? Enak bgt doong.. Dan tidak ada keringanan samasekali dari pihak kredivo. Katanya melakukan investigasi, tpi tetep aja hasilnya cuma menuduh kita ngasi data ke pihak lain. YaAllaah, kesel kalo inget. Ini kejadian akhir agustus tahun ini.

  • 10 Oktober 2020 - (11:59 WIB)
    Permalink

    Wah ini sudah mengkhawatirkan.. kalo memang data tsb bisa dihack tanpa otp ini jelas ada dugaan permainan oknum orang dalam.. krn scara sistem pasti membutuhkan otp untuk perubahan pin ,
    Solusinya jngn dibayar.. kl bs datengin kantornya sambil kasih bukti.. dan kl bs di blok permanent aja.. krn kl udah bocor data gini bahaya jg mbak.. sambil mbak liat2 record di ojk..takutnya ada transaksi besar yg ga kita ketahui.. krn sekarang lg trend jual data oleh oknum..

    Just info, saya pernah cicil barang pake salah satu pinjol terkemuka , setelah lunas barang dan ga pernah telat bayar akhirnya ada tawaran untuk pinjaman 50 juta tp saya tolak berulang kali.. nah beberapa hari kemudian tiba-tiba ada pengajuan aplikasi 50 juta yang mana saya ketahui lewat notifikasi sms.. setelah cek aplikasi ternyata memang betul ada pengajuan.. wah saya kaget donk, krn saya awalnya berpikir pihak pinjol itu nglakuin pengajuan tanpa persetujuan dr saya..
    Lalu saya datangin itu kantor, ketemu sama kepala securitas bagian IT, dibukalah ternyata yg ngajuin aplikasi itu orang lain, MENGGUNAKAN KTP SAYA tp di edit dengan foto dia.. lalu ada foto penipu itu yg sedang selfie dengan ktp saya yg sudah dimanipulasi.. wah saya kaget luarbiasa disana.. lalu saya bikin surat pernyataan disana,sampe dilakukan pembatalan pengajuan dan gilanya itu pengajuan dilakukan berulang kali, puncaknya akun pinjol saya berhasil diambil alih penipu tsb,

    sampe akhirnya saya langsung datengin tuh kantor pusat nya, saya kasih peringatan mereka kl masalah ini ga bs diselesaikan saya mau tempuh jalur hukum, setelah didatengin mereka baru respon, dan sampe detik ini ga ada pengajuan aneh lg..

    Intinya apa? Kecurigaan saya ada di oknum internal mereka yg jual data kita lalu dimainkan oknum tsb untuk pengajuan.
    Saran saya pastikan semua record kita dengan minta slip di ojk.. krn setelah saya berbincang dengan orang pemerintahan..ternyata kasus ini sudah sangat banyak , parahnya korban itu baru tau setelah uangnya sudah cair.. ini permainan sindikat jual beli data dan oknum internal..
    Hati hati

    5
    1
  • 10 Oktober 2020 - (17:48 WIB)
    Permalink

    Kemaren tanggal 09 Oktober 2020 tepat nya saya kena tipu dari kredivo ..jadi saya tgl 09/10/2020 saya Nerima gaji otomatis saya bayar kan dong tunggakan di kredivo
    Nah disaat itu sudah lunas saya ingin coba liat eh ternyata sudah…nah ada link INSTAGRAM kredivo dong saya like Instagram nya ..ya Allah banyak banget yang DM saya lantas saya respon 1 dong dan di menawarkan pinjaman dan menaikkan limite saya kan gak tau lalu dia minta nomor Whasap saya dan di whasap saya di hubungi dia dan banyak cs lain nelpon in saya …lalu saya fokus ke 1 orang …diminta kode verifikasi alasannya ini proses buat penaikan limite dan minta foto ATM saya dan minta nama ibu kandung serta minta pin ATM saya …duit atm saya abis di kredivo saya limite saya abis dan tagihan pulsa beli di lazada hampir Rp.1,100,000 lalu saya laporkan ke polisi dan pihak bank BCA untuk pemblokiran dan pagi nya saya tlpon cs kredivo dia tidak mau bertanggung jawab dan saya harus tetap mengganti nya lantas duit saya abis dan abis itu di blokir
    Mana saya abis gajian sisa duit buat bayar motor dan keperluan lain …Parah memang buat keamanan Kredivo banyak banget udah saya laporkan ke polisi intinya

    2
    2
  • 11 Oktober 2020 - (01:15 WIB)
    Permalink

    Tim terkait katanya? Tim terkait ndasmu… Akun sy di blokir permanen saat mau transaksi, notifikasi pertama status sedang dalam investigasi, investigasi mbahmu,berasa penjahat trx di akun sndri pake nomor sendiri verifikasi nomor sendiri tetep dicurigai, notif kedua langsung di blokir permanen, ditanya alasannya katanya hanya boleh tim terkait yang tau, jelas itu permainan org dalam, bawa ke meja hijau juga kalah mereka…

  • 13 Oktober 2020 - (13:03 WIB)
    Permalink

    Persoalan ini sudah selesai, respons yang diberikan Kredivo sangat baik. Pun segala masukan yang diberikan, menurut pihak Kredivo juga akan dijadikan perbaikan.

    Semoga pelayanan Kredivo semakin baik sehingga makin membantu konsumen! Terima kasih

  • 26 Oktober 2020 - (11:53 WIB)
    Permalink

    Apa yang kena kasus seperti ini akhirnya membayar tagihannya ? Saya juga smaa tapi sampai sekarang saya kekeuh gak mau bayar karena ini bukan saya yang melakukan transaksi

 Apa Komentar Anda mengenai Sistem keamanan Kredivo?

Ada 19 komentar sampai saat ini..

Akun Diretas, Kredivo Mengklaim Saya Memberikan Data ke Pelaku! Berkel…

oleh Resti Fitriyani dibaca dalam: 1 min
19