Penipuan dengan Modus Hadiah Cashback Shopee, Berujung Penyalahgunaan SPinjam, m-BCA dan Easycash

Pada hari Jumat, 26 November 2021, saya mendapat telepon whatsapp dari penipu dengan nomor kontak +1 (574) 500-2126, yang mengaku dari Shopee dan menawarkan hadiah cashback Rp1,5 juta. Saya diminta mengikuti langkah-langkah sesuai arahan oknum penipu.

Pertama, mengaktifkan fitur SPinjam di aplikasi Shopee. Saya diberi tahu bahwa ini adalah syarat dan tidak akan ada tagihan, hanya mengaktifkan SPinjam. Kedua, mengklik link m-BCA melalui whatsapp dan mengisi beberapa data sebagai dalih untuk transfer hadiah cashback.

nomor telpon yang digunakan penipu

Akibat dari arahan oknum penipu, saya tidak dapat akses m-banking BCA saya. Lalu pada Shopee SPinjam muncul tagihan sebesar Rp5.800.423 (jatuh tempo 2 Januari 2022) dan tagihan berikutnya sebesar Rp5.800.422 (jatuh tempo 2 Februari 2022).

Menurut CS Shopee, SPinjam telah cair ke rekening BCA saya dan karena saya melaporkannya sebagai tindakan penipuan, akun saya dibekukan. Lalu saya menghubungi HaloBCA, untuk pemblokiran dan pengecekan aktifitas rekening saya. Menurut mereka pada jam saya ditelepon tsb ada aktivitas yaitu: menerima transfer dari Shopee SPinjam, lalu ada 3 transfer keluar yang totalnya sebesar Rp11.230.000. Transfer tersebut untuk top up saldo OVO ke nomor 085640657868 a.n. LA**A FI***A dengan nominal: Rp4.990.000 dan nomor 085710264208 a.n. RU**A SA****R dengan nominal Rp4.990.000, serta scan QR dengan menggunakan nomor HP saya dengan nominal Rp1.250.000.

Semua dokumen seperti identitas diri, surat kronologis, Surat Tanda Terima Pelaporan / Pengaduan ke Polsek Jagakarsa, print rekening koran bank BCA serta screenshot-screenshot bukti dari HP saya telah saya email ke pihak BCA dan Shopee . Pihak Shopee menyatakan saya tetap harus membayar tagihan.

Saya di sini sebagai korban penipuan sangat menyayangkan penyelesaian dari pihak Shopee. Pointer dari saya:

  1. Shopee terkesan lepas tangan dan diserahkan kepada korban, padahal brand Shopee dan SPinjam ini merupakan produk Shopee.
  2. Kami selaku pelanggan Shopee, sama sekali tidak pernah sebelumnya meminjam SPinjam, baru saat kejadian tersebut, dimana oleh penipu diminta untuk meminjam dan mengaktifkan hal tersebut. Dari Shopee tidak ada verifikasi berlapis dan tidak adanya cukup profiling untuk pengguna sebelum adanya transaksi yang sangat besar, di luar kewajaran sebelum dana tersebut diberikan.
  3. Di institusi bank mana pun, pinjaman tersebut selalu melalui verifikasi berlapis. Dimana peran penyedia service di sini? Bagaimana bisa uang 11 juta rupiah dipinjamkan dengan profil orang yang tidak pernah sama sekali meminjam, dan dengan sangat mudahnya?
  4. Saya lampirkan sorotan Ahli IT mengenai SOP tersebut. Ternyata bukan hanya saya saja yang mengalami hal demikian. https://katadata.co.id/yuliawati/digital/607647503a5f9/penipuan-berkedok-spinjam-shopee-ahli-it-soroti-sop-pencairan-dana
  5. Saya juga sudah lampirkan surat polisi, surat dari bank, semua detail yang diperlukan untuk menyelesaikan ini.

Sampai saat ini tidak ada hal konkrit yang dibantu oleh pihak Shopee, baik itu peninjauan kembali proses SPinjam tersebut ataupun bantuan untuk korban penipuan seperti saya.

Diah Fitriastuti
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai pengalaman ini:
[Total:159    Rata-Rata: 3.1/5] Anda telah memberikan penilaian
Tanggapan BCA atas Surat Ibu Diah Fitriastuti

Menanggapi keluhan Ibu Diah Fitriastuti di Redaksi Media Konsumen tanggal 08 Desember 2021 dengan judul โ€œPenipuan dengan Modus hadiah Cashback...
Baca Selengkapnya

88 komentar untuk “Penipuan dengan Modus Hadiah Cashback Shopee, Berujung Penyalahgunaan SPinjam, m-BCA dan Easycash

  • 8 Desember 2021 - (15:50 WIB)
    Permalink

    Maaf, orang bodoh gak usah pakai m banking2an .
    Jangan hpnya saja yang smart.

    52
    11
      • 9 Desember 2021 - (10:52 WIB)
        Permalink

        Setuju masih aja ngak pinter mudah banget diimingin hadiah ap yg disuruh diikutin semua tnpa ada curiga itu udah aneh.

        1
        2
        • 10 Desember 2021 - (09:07 WIB)
          Permalink

          Pelajaran buat semuanya, password, otp adalah rahasia dan yang paling penting setiap penyedia jasa sudah berulang kali mengingatkan bahwa: ” jangan memberikan informasi apapun ke pihak lain” disaat otp dikirimkan. berhubung ybs mendapatkan nomor wa si pelaku, atas transaksi transfernya beberapa merchant, berharap saja pihak berwajib bisa melacak ke lokasi tersebut.

    • 9 Desember 2021 - (01:25 WIB)
      Permalink

      Kejadian sama persis dengan yang saya alami hari ini (08/12/21) dimana tb2 ada WA a.n. Bukalapak mengaku saya dapat cashback 2juta dan diberi pilihan antara masuk ke akun Bukalapak atau TF bank. Saya sudah curiga karena:
      1. Nomor luar negeri
      2. Tidak ada email ataupun pengumuman resmi di aplikasi
      3. minta masukkan kode pin (padahal OTP) via link web.

      Perlu dicamkan bahwa selain dilarang memberikan kode OTP kepada siapapun, termasuk kepada operator aplikasi, kode OTP hanya boleh di-input ke aplikasi resmi saja, tidak ke tempat lain. Apalagi diminta buru2 karena OTP hanya berlaku dalam hitungan menit. Kalau mengaku bahwa yang dikirim adalah kode PIN, mending masukkan saja setelah 1 jam karena PIN tidak ada masa kadaluarsa hingga diganti baru.

      Dalam kasus anda, memang bisa dibilang kelalaian anda sebagai pemilik akun dan bisa dimaklumi kalau pihak shopee minta anda untuk tetap bayar tagihannya

      22
      • 9 Desember 2021 - (10:24 WIB)
        Permalink

        Walopun jaman sudah maju tapi masih banyak Orang bodoh, sebodoh2 saya masih bisa membedakan Asli atau penipu,

        4
        1
      • 10 Desember 2021 - (10:24 WIB)
        Permalink

        Hadeuh… Masih saja ada yg kena tipu…. Kan sudah jelas banyak penipuan mengatasnamakan Shopee… Hadeuh ๐Ÿ™„๐Ÿ™„๐Ÿ™„๐Ÿ™„๐Ÿ™„

    • 9 Desember 2021 - (05:09 WIB)
      Permalink

      Ngga belanja tapi bisa dapat cashback gimana caranya ya? ๐Ÿ˜‚
      Terus gede banget lagi cashbacknya, sepengalaman saya dapat cashback besar ga sampai 1,5jt, paling cuma 500rb dengan nominal belanja 5jutaan (10% maks 1juta) itupun pas promo tanggal kembar dan harus mengklaim voucher dulu terus dimasukan pada saat checkout ๐Ÿ˜‚

      11
      • 9 Desember 2021 - (22:24 WIB)
        Permalink

        Waduh kk…..
        Itu jelas banget nipu…..
        Shopee tidak pernah nelpon customer dari wa….
        Udah jelas banget….no wa nya pun luar negeri….
        Jumlah nya pun lumayan juga…..
        Ganti berbagi pengalaman….
        Semoga cepat selesai masalah nya….

      • 9 Desember 2021 - (16:59 WIB)
        Permalink

        wow kasusnya berat, dilemanya bahwa secara tidak langsung memberi akses pada pelaku yg memang sudah berulang kali shopee menghimbau agar tidak memberikan kode apapun atau mengklik link apapun yang dikirim mengatasnamakan shopee (phising), sy pernah mengalami kejadian yg mirip, bedanya lewat telp berasa dihipnotis atau mmg penipu lihai menggiring obrolan yg memecah konsentrasi sampai sy menyebut kode otp, beruntungnya 1 menit stlh tutup telp sy sadar dan buru2 telp call center utk blokir menyusul pemberitahuan login di hp, nomor rekening di akun shopee sy sudah diganti tp pelaku belum berhasil membobol lbh jauh (sy menerima pemberitahuan percobaan login dan makin panik), tp bbrp menit kemudian akun lgsg dibekukan sementara, semenjak saat itu lebih hati2, password sering ganti, aktifkan password keamanan 2 lapis di akun dan semua sms2 aneh sy abaikan, password akun shopee dan banking jg dibedakan, tampaknya password spinjam anda belum diaktifkan, atau jika sudah aktif, pelaku menebak2 password login, banking dan spinjamnya sama, makanya berhasil dibobol semua

        3
        3
        • 9 Desember 2021 - (19:40 WIB)
          Permalink

          Alasan klasik biar tidak dibilang bodoh , orang” seperti anda kalau sudah ketipu selalu memakai alasan seperti atau di “hipnotis” , padahal anda memang mudah untuk ditipu.

          4
          3
          • 10 Desember 2021 - (01:51 WIB)
            Permalink

            sy memberi saran positif koq biar tidak terulang, terutama utk org2 keminter spt anda hehe, baca yg bener ya..diatas sy bilang klo bukan hipnotis maka si penipu yg lihai menggiring alias memanfaatkan situasi klo penerima telp sedang sibuk atau tidak fokus, komen jgn trlalu semangat malah ga nyimak mas

            6
            1
    • 9 Desember 2021 - (16:24 WIB)
      Permalink

      setuju sih, hapus aja mbankingnya drpd kena tipu lagi. klo disuruh ke ATM mgkn ada yg menyadarkan pas perjalanan ke ATM atau pas di ATMnya jd ga kena tipu.
      smoga ada rejeki buat bayarnya ya

      1
      2
    • 10 Desember 2021 - (09:21 WIB)
      Permalink

      Bener bgt sih, yaampun masih aja ada orang yang percaya kyk beginian, mana mungkin sih shopee kasi cashback segede itu kan gk mungkin. Kalaupun emg ada cashback itupun gk akan segede itu dan pemberitahuannya pasti lewar aplikasi shopeenya bukan lewat wa ๐Ÿ˜ถ

    • 11 Desember 2021 - (16:11 WIB)
      Permalink

      Maaf seblumnya,
      Kalau tetangga anda ketipu seperti kasus diatas, apa anda berani bilang spt ini di muka dia.

      Atau anda hanya berani bilang di kolom komen di internet saja?

  • 8 Desember 2021 - (16:14 WIB)
    Permalink

    Maaf sebelumnya, kesalahan mutlak ada pada Anda, seandainya Anda tidak tergiur iming-iming hadiah pasti kejadian penipuan ini tidak akan pernah terjadi. Ingat, kode OTP itu rahasia, jangan pernah berikan kepada siapapun dengan alasan apapun. Semoga kasusnya segera selesai dan uang bisa segera kembali kepada Anda. Buat pembelajaran kedepan saja untuk lebih berhati-hati dan jangan mudah tergiur dengan iming-iming hadiah. Pastikan cek terlebih dahulu kebenaran informasi melalui web, aplikasi, call center, atau customer service resmi terkait.

    32
    • 8 Desember 2021 - (23:17 WIB)
      Permalink

      Ini kesalahan mutlak ada pada diri Anda Kak, kalau emng gak merasa ikutan seperti CashBack atau sejenis Giveaway, ya harusnya Anda bisa saja menolaknya kan.. tapi karna Anda tergiur iming-iming hadiah ya jadinya bgtu.. kenapa Shopee yang disalahkan? ๐Ÿค” Mereka pihak Shopee sudah benar karna itu mutlak kesalahan dari Anda, ya berarti Anda harus bayar semua tagihan tersebut donk, benar kan ?

      12
    • 8 Desember 2021 - (23:36 WIB)
      Permalink

      Yes bener bangetttt, ngapain juga terima telpon kode area orang luar +1 heloooo! indonesia +62 broo๐Ÿคฃ. Ujung ujung salahin pihak shopee:( kasian kan.

  • 8 Desember 2021 - (16:15 WIB)
    Permalink

    yaa itu sih 100% murni kesalahan customer dan mau bikin surat singgah pun percuma, next kedepannya harus lebih extra hati”

    12
  • 8 Desember 2021 - (16:15 WIB)
    Permalink

    Emang benar sih kalau pencairan SPinjam itu terlalu mudah, coba kasih jeda 1X24 jam. Pasti bakal mikir2 juga yang mau nipu. Sebagai contoh GoModal milik Gojek, pinjaman untuk usaha partner resto yang cicilan langsung dipotong dari penghasilan. Untuk proses pencairan butuh waktu 1-2 hari kerja, padahal itu sudah jelas kemampuan bayarnya. Kok yang belum jelas seperti Spinjam mudah sekali langsung cair.
    Turut prihatin ,walau kesalahan sebagian jelas di tangan Anda tapi semoga ada solusi terbaik. Dan semoga tidak menimpa orang lain.

    17
    3
      • 9 Desember 2021 - (13:38 WIB)
        Permalink

        Benar juga, tapi coba dipikir lagi. Saya cuma menyalahkan pemerintah, kurang perlindungannya terhadap konsumen. Hukum hampir semua dibuat untuk orang yang tidak paham agar terlindungi, kalau semua orang pintar ngapain susah2 bikin perundang-undangan. Pengalaman saya tinggal 1 dekade di beberapa negara, kalau ada kebocoran data yang bertanggung jawab sepenuhnya ya perusahaan terkait. Entah konsumen ngasih OTP dll, dari awal kalau penipu sudah tahu data korban itu sudah kesalahan perusahaan terkait. Sayang sekali konsumen disini kurang paham akan haknya, jadi malah menyalahkan korban. Peraturan di luar negeri seperti itu dibuat agar perusahaan lebih hati2 memegang data kepercayaan konsumennya.
        Semoga semakin banyak yang terdidik akan haknya sebagai konsumen, agar bisa menuntut pemerintah untuk membuat undang2 perlindungan konsumen yang lebih baik.

        12
        1
    • 8 Desember 2021 - (20:26 WIB)
      Permalink

      Sekarang bank dan fintech berlomba-lomba memudahkan nasabah buat pinjem duit, dulu kalau mau bikin kartu kredit susahnya minta ampun, kalau sekarang tanpa perlu pengajuan sales bank malah nawarin kartu kredit tanpa syarat. Kalau aturan pencairan diperketat, ya kalah saing lah.

      • 12 Desember 2021 - (21:58 WIB)
        Permalink

        Pak smin lisianto komen anda solusi banget moga bisa jadi nyata…turut prihatin lagi dan terulang

    • 9 Desember 2021 - (17:06 WIB)
      Permalink

      sebenarnya udah ada keamanan 2 lapis mas, password akun dan password spinjam, tapi memang pengaktifkan password spinjam opsional, jd klo pengguna ngga ngeh ya ngga diaktifkan, pdhl itu penting banget krn apes2nya klo akun di hack setidaknya penipu tdk bisa langsung mengakses layanan keuangan syukur2 cepet sadar klo dpt pemberitahuan login di hp bisa lgsg telp call center minta akun diblokir dulu

  • 8 Desember 2021 - (17:22 WIB)
    Permalink

    dulu iming2 dapat duit, sekarang iming2 dpt cashback wkkwkwk.
    demi cashback, semua identitas dibuka semua dgn sukarela

    • 8 Desember 2021 - (22:52 WIB)
      Permalink

      Astagfirullah,,,hampir semua komennya pada menghujat smua,hei para komentator bijaklah kalian dlm berkata. Sekecil apapun pasti ada balasanaNYA. Utk mba Diah. F, yang sabar yh mba, perbanyaklah doa agar dimudahkan semudah mudahnya sy doa kan biar cpt beres permasalahannya.

      26
      3
  • 8 Desember 2021 - (17:57 WIB)
    Permalink

    Kesalahannya karena kakak dengan sadar mengklik link yg si pelaku berikan dan menginput data pribadi kakak, Apalagi itu nomor kontaknya +1.

    Klo soal laporan, prinsipnya Polisi gak mungkin menolak laporan, tapi apakah laporan itu bisa ditindaklanjuti atau tidak itu urusannya beda.

    Dan yang terakhir soal SPinjam, sepengalaman saya untuk pengajuan itu setidaknya harus verifikasi Rekening dulu setelah itu baru proses pencairan ke rekening dan itu juga ada estimasinya.

    Kedepannya klo ada yang menghubungi dengan imingยฒ hadiah jangan pernah klik link, jangan pernah memberikan OTP atau memberikan data pribadi.

  • 8 Desember 2021 - (18:14 WIB)
    Permalink

    Aduh neng neng.. hari gini percaya cashback via wa, kode +1 lagi udah itu disuruh manut lagi, jgn bilang di hipnotis ya ๐Ÿ˜†. Itu mah kesalahan eneng sendiri….

    5
    1
  • 8 Desember 2021 - (18:48 WIB)
    Permalink

    Turut prihatin…hy diimingยฒ dapat cashback kok langsung tergiur nurut apa kemauan si penipu…hari gini jgn percaya cashback…

    • 10 Desember 2021 - (05:23 WIB)
      Permalink

      meskipun sudah ada laporan dan semacamnya ,lalu kenapa shopee masih harus suruh bayar ?
      karena secara hukum ,transaksi yg di lakukan oleh anda itu di nilai SAH ,
      shopee juga sudah sering menghimbau penggunanya ,lalu sms OTP pun sudah memberikan dulu himbauan untuk tidak memberikan kode ke siapapun ,baik itu shopee sendiri ,polisi ,tni ,lurah ,camat ,rt ,rw ,ibu bapak sekalian yg saaya hormati ,saya ucapkan terimakasih ,wassalam

  • 8 Desember 2021 - (18:53 WIB)
    Permalink

    Maaf sy terpaksa bilang bahwa ini kesalahan agan sendiri karena agan sdh mengikuti langkah2/ petunjuk2 dr si penipu, shg agan mengalami kerugian tsb. Mhn buat shopee, kejadian ky gini sdh sgt berulang kali, korban jg sdh byk, mhn dibenahi lg proses pencairan pinjaman shopeepay later, misal pencairan dana setelah 2-3 hr, ato apalah yg pasti Shopee hrs py solusi agar kejadian ini tdk makin marak

    • 8 Desember 2021 - (20:18 WIB)
      Permalink

      Duh selamat ya anda sdh mendapatkan cashback 1,5jt. Jgn lupa SPinjam nya dibayar ya pake cashback nya, ntar klo ga dibayar dikejar2 DC loh, ntar ngadu nulis lg di MK… Semangat…

      4
      4
  • 8 Desember 2021 - (19:10 WIB)
    Permalink

    Case ini sering dimuat d MK, kalo bs Mb/Mas sering2 baca2 pengalaman mereka yg tertipu.. Kebanyakan modusnya jg sama iming2 CB, hadiah, free saldo dg meminta isi link dll, semoga bs jadi pembelajaran yg berharga.. Untuk cyber crime kepolisian tolong dibantu dong kejahatan online kyak gini bakalan truzz ada kalo pelakunya belum tertangkap.

    11
    1
  • 8 Desember 2021 - (19:39 WIB)
    Permalink

    Sayangnya, anda suka tidak suka tetap harus membayar tagihannya. Mau bilang ini korban penipuan tetep gak ngaruh, karena anda secara sadar sudah memberikan data2 pribadi di link yg gak jelas. Kan di shopee sendiri sdh ada peringatan soal kaya gini. Apalagi yg telp kodenya +1, itu kode negara amerika klw gak salah. Dari situ aja mestinya anda harusnya curiga. Paling2, diharapkan polisi bisa membongkar kasus ini Tp klw soal tagihan, mudah2an dimudahkan ajalah penyelesaiannya, kali aja shopee mau berbaik hati.

    5
    3
  • 8 Desember 2021 - (20:04 WIB)
    Permalink

    Selamat bos Anda masuk korban ke 1000 silahkan ambil hadiahnya di Antartika, percuma lapor uang gak bakalan kembali

    4
    3
  • 8 Desember 2021 - (20:47 WIB)
    Permalink

    “Shopee terkesan lepas tangan dan diserahkan kepada korban, padahal brand Shopee dan SPinjam ini merupakan produk Shopee.”

    lu GOVLOK malah kasi OTP dan identitas ke orang lain, udah gitu nyalahin shopee. Kayak anak kecil lu. Udah salah, malah nyalain orang lain.

    11
    1
    • 9 Desember 2021 - (10:37 WIB)
      Permalink

      komentar anda mewakili kita semua bung. kenapa shopee seolah2 disini yg bersalah, ngakak hahahahahhaa

  • 8 Desember 2021 - (21:13 WIB)
    Permalink

    Wkwkwkk, selamat anda mendapat cashback 1,5jt, dan selamat juga anda kena bully disini karna “maaf” Kebodohan anda sendiri

    5
    1
    • 8 Desember 2021 - (22:13 WIB)
      Permalink

      Idih ngeri. Udah keBODOHan sendiri ditulis di publik. Di Bully pula ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†

      • 8 Desember 2021 - (23:24 WIB)
        Permalink

        Nahh iyaa bener, udh salah tapi malah nyalahin pihak Shopee lagi haduh haduh Kaka Kaka.. akhirnya kan malah di Bully..

  • 8 Desember 2021 - (22:11 WIB)
    Permalink

    Pertama, semoga anda diberi kemampuan untuk membayar Spinjam. Biar bagaimanapun anda berkewajiban melunasi hutang Spinjam anda
    Kedua, anda bisa menulis artikel disini, tapi anda tak pernah baca media kondisi konsumen

  • 8 Desember 2021 - (23:20 WIB)
    Permalink

    Sipinjam gak bakalan cairin pinjaman kalau nama rekening sama KTP beda bagai mana pihak shoppe tau kalau itu penipuan la wong KTP sama rekening nama nya sama ya langsung di ACC maka nya sblum claim hadiah leebih baik telpon dulu cust nya apa lagi hadiah nya jutaan

  • 8 Desember 2021 - (23:38 WIB)
    Permalink

    kenapa laporan ke media konsumen ya? jelas disini yg salah penggunannya sendiri, secara sukarela, tidak ada paksaan, mengikuti instruksi. Semoga case cepet selesai ya.

  • 9 Desember 2021 - (01:28 WIB)
    Permalink

    Ini sih wajar shoppe lepas tangan,
    Kesalahan ada pada anda
    Shoppe udah bikin Spinjam cuma bisa cair ke rek yg sesuai atas nama KTP kita sendiri.
    Eh malah Mbanking nya di kasih kan ke org lain,
    Inget Jangan tergiur Promo promo aneh deh. Selama kontak nya belum Verifikasi Centang Biru (Resmi)

    • 9 Desember 2021 - (22:33 WIB)
      Permalink

      Mending di hapus saja nih
      Postingan dari pada kena buly
      Terus menerus
      Malah tambah stres Anda nanti

  • 9 Desember 2021 - (02:02 WIB)
    Permalink

    Oon nya kebangetan, udah ketipu nyalahin shopee lagi. Begitu gampang nya percaya sama orang tidak di kenal lewat telepon. Dengan memberikan akses data sendiri.

  • 9 Desember 2021 - (06:07 WIB)
    Permalink

    Udah salah sendiri ..malah nyalahain pihak lain..ga habis pikir..sekiranya GAPKTEK..stop Pake Mbangking & Pinjol..kenpa saya bilang Pinjol?(EASY CASH)..

    1
    1
  • 9 Desember 2021 - (06:39 WIB)
    Permalink

    Sy jg prnah ka, klo sms atau wa mah sy abaikn sj, gk mgkin ka sklas provider besar ngandalin teks diluar apliksi buat ngasih hadiah yg besar jg. Dan d telfon jg ada, ngakuny dr tim shopee, SAMA, ngasih cashback 1,5jt krn mau 12.12. Krn sy suka ngikutin kasus2 penipuan, sy jd waspada, sy nyinyirim tuh rincian programny sampe yg nelfon itu ngomongny smpe terbata2, jls bnget cara bcrany gk ssuai sop & kliatan buru2 bgt spy kita ngikutin keinginnny. Ya tegas sy tolak. Klo no. Shopee kan sdh jls ka, gk ada embel2.. Klo pun no.ny mirip shopee ataupun shopee beneran, kaka berhak nyinyir ko demi keamanan, krn csny dilatih utk sabar & tdk boleh trburu2 mski kaka ngajak ngobrol lama, tanya ini-itu, krn sdh sop mreka, krn mreka saat nelfon itu diawasi supervisor.
    Meskipun nyakitin, tp benar ko kata sbgian besar komentator dsini. Smoga kaka bisa introspeksi diri & jd pembelajaran kdepanny..

  • 9 Desember 2021 - (07:05 WIB)
    Permalink

    Ikut prihatin aja mba…

    Coba kalo baca MK jgn berita nya aja.. baca komen nya jg..
    Biasanya ada solusi-solusi di komen tersebut..

    Nie komentar nya orang cerdas semua nie ..โœŒ๐Ÿ‘๐Ÿ‘

  • 9 Desember 2021 - (07:26 WIB)
    Permalink

    Nasib nasib rakyat awam +62 tergiur dengan sesuatu langsung caplok aja tanpa berpikir.!

    Turut prihatin semoga kedepannya tidak terjadi lagi

    #HipnotisOnline

  • 9 Desember 2021 - (08:25 WIB)
    Permalink

    Hmmm.. Saya jg pernah alami di telpon Shopee by WA, dpt cashback 1.5 jt jg, tp saat itu di berikan penawaran mau ambil atau tidak.. Jika mau ambil akan di beritahu langkah”nya.. Saya langsung tolak cashback itu, dan langsung saya matiin.. Lanjut saya ke IG Shopee, dan alhamdulillah, Shopee gk pernh menghubungi konsumen ataupun pemenang melalui telpon.. Dan Shopee sering jg kok, mengingatkan tentang penipuan, klo udah soal membimbing apapun, itu udah pasti penipuan..

  • 9 Desember 2021 - (09:11 WIB)
    Permalink

    sma kk sya jg seperti itu,,
    tnpa sadar,namun walaupun bnyak yg bilang ttp kesalahan kita,,tp kekeh juga krn kita gk gunakan uang itu..
    ngapain di bayarkan…
    klo mmng menggunakan ya di byar,,biarkan org blg ap yg pntg kita nggak pakai uang trsebut,,
    galbayyy bayy,,,

    3
    6
    • 9 Desember 2021 - (09:41 WIB)
      Permalink

      Hutang tetaplah hutang krn sudah meminjam dg akun milik pribadi tsb, meski lewat pinjol yg ilegal atopun resmi walaupun dg bunga mencekik, tetaplah kita yg hrs melunasi nya, krn kita sudah menyetujuinya, takutnya nanti kita di tagih di akherat kelak…

    • 9 Desember 2021 - (19:51 WIB)
      Permalink

      Ini lagi,orang bodoh kedua.
      Ngaku aja lah kalau mudah ketipu gara bodoh,jangan pake alasan tanpa sadar atau hipnotis dan bla bla bla.
      Kesalahan sendiri tapi tak mau tanggung jawab ya silahkan tahankan hidupmu di kejar hutang.

      1
      2
  • 9 Desember 2021 - (09:15 WIB)
    Permalink

    Turut prihatin ya mbak atas musibah yg menimpa pean, smoga di berikan ganti rejeki yg halal untuk membayar tagihan” di s_pinjam atas easycash. Saya tahu pean bukan org yg gaptek, buktinya pny akun shopee,pny m_bca, pny akun easycash. Hny saja mungkin pean lg khilaf krn iming” hadiah cashback, dan pean jg tdk di suruh transfer sejumlah uang kpd org tsb,shg pean tdk menaruh curiga thd aksi tsb, tp sangat di sayangkan justru data” pribadi pean dg mudahnya pean berikan kpd org laen yg tdk dikenal, pin ataupun pasword adalah data yg sangat rahasia untuk di berikan kpd org laen termasuk pacar, kalo suami gpp lah…
    Lain kali lebih waspada aja, thx…

  • 9 Desember 2021 - (11:03 WIB)
    Permalink

    Suka prihatin aja sih, jaman udah modern, pke smartphone,
    tp msh mudah tertipu. Pdhl setiap platform e-commerce maupun perbankan udah gembar gembor supaya tdk merespon jk di hub selain dr nomor resmi. Dan mirisnya lgi, selalu menyalahkan pihak bank atau e-commerce nya sedangkan kejadian tsb murni kelalaian sendiri.

  • 9 Desember 2021 - (13:06 WIB)
    Permalink

    Korban sudah banyak ,bagi yg menyalahkan Korban itu org tidak berkemanusiaan, disini Korban menceritakan masalah yang dihadapi, dan tidak ada orang yg MW ditipu dan di rugikan, tidak ada orang bodoh yg ada orang tidak tau , apa lg penipu tau username dan nama korban, dan korban adalah langganan shoppe, dan sistem keamanan dari shoppe kurang , harusnya korban Sudan ratusan ada perbaikan dari shoppe , ap lg transaksi puluhan juta , harusnya analis keuangan shoppe bisa menelfon pelanggan terlebih dahulu, dan di aplikasikan shoppe tidak ada , pemberitahuan tentang penipuan yg orang banyak, ini sangat merugikan pelanggan

    12
    1
    • 9 Desember 2021 - (15:12 WIB)
      Permalink

      Ngeri juga baca komen2 yang menyalahkan korban, kasihan juga karena mereka ga tahu hak mereka sebagai konsumen. Dimana2 jika ada kebocoran data yang tanggung jawab ya perusahaan terkait, sayangnya UU perlindungan konsumen disini masih kurang memihak rakyat. Sesama rakyat kecil tapi malah menyalahkan. Perusahaan yang bernilai triliunan malah dibela, padahal mereka ga bisa menjaga data konsumennya. Corporates wants profit , they are not your bestfriend !

      7
      1
      • 9 Desember 2021 - (15:28 WIB)
        Permalink

        bisa dibuktikan kalo shopee yg membocorkan data? bisa aja penipu dapat username & no hp nya dari bungkusan barang yg dipesan dari shopee. jd dia ga hancurkan itu resi pengiriman dan dimanfaatkan oleh org yg tak bertanggungjwb

        • 9 Desember 2021 - (16:39 WIB)
          Permalink

          Yang salah pemerintah, ga bikin UU perlindungan konsumen yang tegas. Untuk argument Anda , coba deh belanja di toko lain (saya sering toko hijau ) di paket tidak pernah sekalipun tercantum no hp saya. Ada pun disensor.
          I live abroad for a decade, i live long enough, seen enough and just giving you my opinions. If you still want to defend the corporate, then it’s your choice.

        • 9 Desember 2021 - (17:29 WIB)
          Permalink

          Saya tidak menuduh shoppe kebocoran data ,. Saya bilang penipu tau username dan nama korban, mohon cermati kata2 saya, pasal 378 KHUP
          Perjanjian tidak akan sah kalau disitu dengan tipu muslihat, atau merungikan pihak lain,
          Saya jadi ke inget kasus Nirina penipuan sertifikat tanah, antara notaris dan penipu. Jadi sich notaris ini tidak tahu kalau pinipu itu mempunyai tanda tangan, dan surat kuasa , yg didapat penipu untuk membayar pajek, dan akhirnya surat kuasa tersebut di salah gunakan untuk balik nama penipu , dan sertifikat itu buat agunan bank.

          • 13 Desember 2021 - (11:47 WIB)
            Permalink

            Kalau di notaris kedua belah pihak harus hadir spertinya gak bisa pake surat kuasa

    • 9 Desember 2021 - (23:01 WIB)
      Permalink

      Nahh iyaa bner harus ada intropeksi juga dari marketplace nya, mngkin sistem dan kemanan nya di perketat jngn hanya gembar-gembor saja tapi hrus ada tindakan nyata bgaimana agar kejadian tersebut tidak terulang lgi ke depannya.. gedung doank bagus, bersih dan rapih, orang2 kntornya pun kece2 tapi sistem keamanan di aplikasi nya sungguh bobrok mudah sekali di bobol hacker dan sejenisnya.. SUNGGUH MIRIS dan PRIHATIN..

  • 9 Desember 2021 - (15:36 WIB)
    Permalink

    S*pe sering terjadi penipuan jenis gini karna ada fitur spinjam/paylater ditambah pengguna kurang smart kalo msh newbie mending belanja MP lain siijo/simerah

    2
    1
  • 9 Desember 2021 - (18:10 WIB)
    Permalink

    Kamu tuh gabut atau apakah? Sy sering dpt telp atau wa malah sy kerjain balik, dan belom pernah sampai tertipu, krn sy melek literasi dan teknologi, sy sering bilang ke penipunya, oh kalo gitu disumbangkan ke tempat ibadah terdekat saja mas, biar lbh berkah, sy blg gitu, wkwk

    Kalo memang blm siap dgn teknologi, kyk bapak sy saja, yg uang pensiunnya tiap bulan ambil dari teller bawa buku rekening, dan antri panjang, wkwk

    1
    3
  • 9 Desember 2021 - (20:00 WIB)
    Permalink

    Sebenarnya saya kasihan sama mbak Diah Fitriastuti , tapi saya cukup gemes liat curhatan mbak juga.
    kok bisa mudah banget kena tipu.
    Bisa pakai smarthone dan tau cara pakai m-banking kirain lumayan smart.
    Solusinya ya mungkin bisa menghubungi shopee untuk mediasi relaksasi pembayaran kalau tidak sanggup bayar nominal awal dan akan dibayar cicil sesuai kesepakatan.

    2
    2
  • 9 Desember 2021 - (21:17 WIB)
    Permalink

    Memang korbannya sudah banyak dan surat serupa sudah sering dimuat di Media Konsumen, hanya saja yang 1 ini endingnya mungkin akan sedikit berbeda. Karena akhirnya korban melaporkan tindakan kriminalitas ini ke kepolisian. Sebelumnya surat pembaca serupa hanya menghasilkan bullying tanpa solusi.

    Kita semua juga sudah tahu bahwa kesalahannya ada di tangan pengguna tidak perlu diperjelas dan tidak perlu diragukan, tapi dengan masuknya instansi kepolisian di kasus kali ini akhirnya individu ataupun sindikat yang menjalankan aksi tersebut akan mulai terendus.

    Lihat saja jejak digital di akun pengguna OVO yang jelas tertinggal disitu. Uang korban mungkin tidak akan kembali, dan paylaternya tetap harus dibayar. Tetapi karena keberanian korban, mungkin modus penipuan ini akan segera dapat diakhiri dan kita dapat menyaksikan sosok – sosok individu yang ada di balik modus kriminalitas ini di media.

    Kalo bukan kita yang bertindak untuk melaporkan tindakan kriminalitas ke kepolisian, siapa lagi ?

    • 9 Desember 2021 - (23:09 WIB)
      Permalink

      Iyaa usut sampai tuntas kriminalitas dunia cyber agar dikemudian hari tidak ada korban lagi..

  • 10 Desember 2021 - (05:49 WIB)
    Permalink

    saya pernah dapat telpon dengan nomor luar negeri dan foto CS yang sama. Katanya saya dapat cashback 2 juta. Langsung saya matikan telepon dan blokir karena jelas penipuan

  • 10 Desember 2021 - (11:23 WIB)
    Permalink

    OTP itu jangan pernah berikan kepada SIAPAPUN!!itu adalah mutlak
    semoga pihak sope berbaik hari yah mau menghapus semua tagihannya

    • 10 Desember 2021 - (14:53 WIB)
      Permalink

      Haha bukannya menghina tapi ini malah mempublikasikan kebodohan sendiri jadi bukan malah dapat tanggapan positif dari Shopee atau netizen, tapi malah sebaliknya

 Apa Komentar Anda mengenai pengalaman ini?

Ada 88 komentar sampai saat ini..

Penipuan dengan Modus Hadiah Cashback Shopee, Berujung Penyalahgunaan โ€ฆ

oleh Diah Fitri dibaca dalam: 2 menit
88