Ditagih Bunga atas Kekurangan Pembayaran Rp0,12 oleh Bank CIMB Niaga

Saya sungguh dan amat kecewa dengan sistem dan penanganan kartu kredit Bank CIMB Niaga. Saya adalah pengguna kartu kredit Bank CIMB Niaga yang sudah lama. Kartu saya ini diberikan free, karena saya adalah salah satu nasabah di Bank CIMB Niaga.

Kekecewaan saya berawal karena pada tagihan saya bulan Desember 2021, dengan nomor kartu: 5289 19** **** **60, ada tagihan sebesar Rp5.178,12, yang ditagih karena saya tidak membayar tagihan Rp0,12. Ternyata setelah saya cek, Rp0,12 tersebut sudah ada lama sekali. Bulan November 2021, saya malah tidak ada tagihan sama sekali.

Pertanyaan saya, kenapa bisa tiba-tiba saat saya tidak ada pemakaian bisa ditagih seperti itu? Jawaban dari CS Bank CIMB Niaga adalah karena kekurangan tagihan Rp0,12.

Sungguh sangat merugikan nasabah, karena saya punya kartu kredit lain tidak pernah ada penagihan seperti ini. Biarpun ada kekurangan beberapa sen rupiah, kalau nasabah komplain mereka akan menghapuskan beban tersebut. Namun CS Bank CIMB Niaga malah mewajibkan saya membayar, tanpa memberikan solusi.

Tolong diperbaiki sistem dan komunikasi CS kalian. Ini sangat mengecewakan dan merugikan, sehingga mending saya tutup sekalian daripada berkelanjutan kekecewaan saya. Padahal saya nasabah Bank CIMB Niaga, tapi malah pakai kartu kredit bank lainnya.

Terima kasih kepada redaksi yang sudah bersedia membuat surat saya ini. Besar harapan saya surat ini dapat dimuat agar menjadi pelajaran bagi nasabah lainnya supaya tidak dirugikan.

Selviani
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Kartu Kredit Bank CIMB Niaga:
[Total:520    Rata-Rata: 1.9/5]
Tanggapan CIMB Niaga atas Surat Ibu Selviani

Dengan hormat, Sehubungan dengan surat Ibu Selviani yang berjudul โ€œDitagih Bunga atas Kekurangan Pembayaran Rp0,12 oleh Bank CIMB Niagaโ€ (Mediakonsumen.com,...
Baca Selengkapnya

53 komentar untuk “Ditagih Bunga atas Kekurangan Pembayaran Rp0,12 oleh Bank CIMB Niaga

      • 10 Januari 2022 - (12:34 WIB)
        Permalink

        Gw pernah, credit card tagihan 0 nggak ada notiikasi 2 tahunan, trus rekening di bekukan karena ada tagihan 3.5 jt harus dibayar dulu kalau nggak tabungan nggak bisa diambil2,
        Minta track record ke CS tagihan kena cash per lembar ๐Ÿฅฒ

        • 11 Januari 2022 - (06:38 WIB)
          Permalink

          Memang kak. Kalau minta Tagihan cetak bayar per lembar. Emang tidak dapat estatement? Setahu saya gratis tiap bulan.

        • 13 Januari 2022 - (15:53 WIB)
          Permalink

          Saya juga kecewa dengan Customer Service CIMB Niaga, mau ganti atm karena sudah exp, sudah verifikasi d cs dan mereka sudah debit biaya 20 ribu dari tabungan, ternyata ketika akan serahkan atm baru, mereka temukan tempat lahir saya d ktp dan KK berbeda, jadi harus perbaiki KK dulu d disdukcapil, padahal ketika membuka tabungan saya pakai ktp dan KK yang sama. Saya mau ganti atm bukan buka rekening baru lho… Benar-benar mengecewakan dan CS tidak ramah…

    • 9 Januari 2022 - (22:17 WIB)
      Permalink

      Aku gk pernah mngalami ini.tp ini bagus harus tegas jika ada transaksi merugikan,tutup itu mnjadi salah 1 pelajaran,mreka jg butuh nasabah aktif pmbayaran lancar,apalagi limit kecil ya tutup saja๐Ÿ˜†

    • 10 Januari 2022 - (07:55 WIB)
      Permalink

      Harusnya sistem melakukan pembulatan nilai atas bawah atau mana yang lebih besar. Lebih besar 100 rupiah daripada 0.12. Harusnya 0.12 hilang…dari sistem bisa disetting itu

    • 10 Januari 2022 - (08:25 WIB)
      Permalink

      Saya pengguna kartu CC CIMB dan saya nasabah di CIMB juga, CIMB niaga memang danger banget, dari sistem SM keamananya ….saya dr tahun 2020 udh komplaint ada tagihan yang tidak pernah pakai, pembelian game online senilain 1jtan itu terjadi 4x transaksi berturut2 dan sama sekali tidak ada OTP yg masuk ke HP saya, transaksi ini saya tahu ketika saya telp ke call center buat ganti email dan nomor telp, disitu saya di beri tahu bahwa kartu CC saya status di blokir Krn ada 4 transaksi berturut2…saya kaget karena ga pernah terima OTP atas transaksi tersebut. Ga seperti bank yg lain, saya pengguna kartu bank lain, sekecil apapun transaksi online, selalu ada notif masukan 6 digit…bener2 kecewa, sistem keamana mereka yg buruk, malah merugikan konsumen sendiri, udh kirim email penyanggahan transaksi, disuruh Dateng ke pusat saya ikutin semua kemauan mereka, saya bnr pihak dirugikan, buang2 waktu, dan SMP sekarang belum selesai, sering di telp suruh bayar tagihan “dikira gw punya pohon duit, mau bayar yg bukan tagihan gw, 50rb pun ga akan gw bayar, Krn itu bukan tagihan gw” lagian kelalaian CIMB, sistem keamanan yg buruk malah saya yg kena dampaknya. Dan yg lebih kagetnya, ternyata CIMB punya banyak kasus seperti saya …
      BAHAYA, saran saya yg punya kartu CIMB buru2 di tutup dah jgn SMP jadi korban kaya saya.

      5
      2
    • 10 Januari 2022 - (09:19 WIB)
      Permalink

      Saya juga nasabah Niaga selama lebih dr 15 thn. Dan memang sy akui sejak dipegang manjemen yg baru Service dan sistem Bank ini makin buruk. Saya akhirnya pindahkan semua saldo sy ke bank lain. Dan kartu kreditnya TDK pernah sy pake lagi hampir 5 tahun.

  • 9 Januari 2022 - (08:53 WIB)
    Permalink

    Itu kan sistem bu. Kurang bayar seperpun pasti di anggp kurang bayar. Semua bank harusnya sama. Cuma beda na mungkin ada yang bs di apus. Ada yang ga bs. Lagian bayarnya ngepas amat bu. Di lebihkan 10rb ga akan ilang duit na

    18
    23
    • 9 Januari 2022 - (09:33 WIB)
      Permalink

      Maaf bp/ibu tolong dibaca artikel saya dengan baik.. saya tau itu system, tapi saya tetap diwajibkan membayar tanpa ada solusi penghapusan, itu karena saya sudah menelpon pelayanan 14041 di cimb center…
      Saya bukan permasalahkan uang 5rb rupiah, tapi sy hanya ingin membagi informasi tentang pelayanan dan system di cimb.. terima kasih

      29
      10
      • 9 Januari 2022 - (09:39 WIB)
        Permalink

        Ya emang wajib di bayar ibu. Kan ibu yang salah. Mau kurang seperak sama kurang 3 juta sama aja. Kalau ga percaya bsk ibu kurang bayar seribu perak di bank lain lg. Pasti sama kek gini. Biar ibu tau aturannya gimana.

        11
        22
        • 9 Januari 2022 - (09:43 WIB)
          Permalink

          ๐Ÿ˜„ saya pikir anda belum buka lampiran tagihan saya dan menjudge saya kurang bayar…. saya sudah tidak ada tagihan di cimb 2-3bulan karena tidak ada pemakaian, kalau ada pikir saya kurang bayar tolong jawab pertanyaan saya kenapa tidak muncul tagihan di 2-3bulan sebelumnya? Apakah karena system juga? Apakah system selalu benar?

          17
          4
          • 9 Januari 2022 - (12:40 WIB)
            Permalink

            Sebenarnya yg harus dititik bawahi adalah kekurangan bayarnya. Namun, untuk masalah 2-3bln yg lalu tidak muncul pasti system yg salah makanya didesember tadi diaudit lagi.

            4
            3
          • 9 Januari 2022 - (22:20 WIB)
            Permalink

            @abo ini siapa si gk baca artikel yg dikirim,matanya sudah rabun ya kok artikel besar gitu gk paham

    • 9 Januari 2022 - (09:38 WIB)
      Permalink

      Oh ya note tambahan ya bp/ibu, coba lihat terlampir tagihan saya sebelumnya adalah 0.00 jadi sebenarnya bbrp bulan sebelumnya tidak ada tagihan.. terima kasih

      11
      3
      • 9 Januari 2022 - (21:47 WIB)
        Permalink

        Sepertinya ini murni kesalah sistem yg buruk. 0,0xxx tidak terdeteksi pada bulan sebelumnya. Seharusnya bilangan sperti itu tidak dipergunakan dalam rupiah dan wajib mencantumkan dasar2nya di ketentuan pembulatan.

      • 9 Januari 2022 - (22:50 WIB)
        Permalink

        Ibu tolong saya baca ada tulisan last balance 0.12 dibiling sudah pasti ada tagihan kan itu artinya bu last balance artinya tagihan sebelumnya atau saldo terakhir. masih aja ibu balas “Oh ya note tambahan ya bp/ibu, coba lihat terlampir tagihan saya sebelumnya adalah 0.00” sudah jelas ada tulisan saldo terakhir 0.12 masih berani tulis tagihan 0.

    • 9 Januari 2022 - (11:06 WIB)
      Permalink

      Hehehe….tagihanya kan cuma 5000an, terus komplain telpon ke call center , kira berapa kena pulsanya yaa?
      Saya terlalu bodoh dan akal saya ga nyampai mikirnya sampai garuk2 kepala.. hihihi

      10
      6
      • 9 Januari 2022 - (11:13 WIB)
        Permalink

        ๐Ÿ˜„ terima kasih kakak masukannya, saya sebenarnya bukan karena masalah nominal uang. Saya disini berbagi pengalaman untuk 0.12 rupiah dikenakan bunga yang tidak jelas hitungannya, apalagi kalau kurang 1000 rupiah bahkan 10.000 mungkin bisa jutaan bunga dan dendanya..
        Cukup diketahui saja, karena saya jarang menggunakan kartu kredit jadi jarang sekali muncul tagihan, bukan karena tidak sanggup membayar, tapi hanya untuk berbagi pengalaman, apalagi buat yang biasa bayar pas2an seperti bapak/ibu diatas bicarakan, karena sy biasa malah bayarnya bulat ribuan rupiah, gak pake sen or gak pake 0.sekian sen juga๐Ÿคฃ

        18
        3
        • 9 Januari 2022 - (22:06 WIB)
          Permalink

          Kalo ibu bayar dibulatkan keatas kan bu… Bukan dibulatkan kebawah supaya ga muncul kekurangan bayar nol koma sekian perak โœ‹

          1
          1
    • 9 Januari 2022 - (15:24 WIB)
      Permalink

      baca nya cermatin ya. si ibu itu sdh membayar lunas atas cicilannya. sdh bayar lunas!!! artinya NOL tagihan. tp kok muncul tagihan lg yg nilai nya bs di katakan mustahil. memang mslh sistim, makanya si ibu mintanya perbaiki sistim. bank besar sistimnya kok membleeee…saran buat perbankan, perbaiki sistim dan tingkatkan kinerja sdm nya.

      22
      4
    • 10 Januari 2022 - (12:45 WIB)
      Permalink

      Eh, menurut mu gimana cara membayar nilai uang 12sen (atau RP12cent)?
      Apa tidak baca ulasan penulis?

  • 9 Januari 2022 - (11:00 WIB)
    Permalink

    Kenapa ada 0.12 ya? Bukannya mesin edc gak bisa gesek 0,sekian dan pembayaran juga gak bisa, setau saya kalau ada point 0.sekian2 itu biasanya karena system bank karena pernah muncul bunga bank atau pajak, seperti yang di rekening tabungan. Saya sih gak pernah alami ada tagihan seperti itu, karena biarpun ada kekurangan bayar dibawah 10rb karena gak bisa dibayar pada system pembayaran bank itu biasanya dibebankan ditagihan berikutnya tanpa adanya bunga.

    7
    1
  • 9 Januari 2022 - (11:44 WIB)
    Permalink

    Yaelah tagihan cm sgtu aja smpe masuk ke MK kirain berjuta2 gt, klo dipikir2 lbh mahal biaya nlp CS nya drpd tagihannya…. Wkwkwkwkwkwkwk

    3
    25
    • 9 Januari 2022 - (13:12 WIB)
      Permalink

      Saya nasabah CIMB niaga juga, Terima kasih sharingnya Mba Selvi.
      Saya mendapatkan pertimbangan baru terkait bank ini serta pembayaran tagihan kartu kredit

      13
      1
    • 9 Januari 2022 - (13:58 WIB)
      Permalink

      wahhh , platinum ..
      klo bisa jgn di tutup kartu kreditnya kak ..
      kartu kredit cimb platinum keistimewaannya,
      bisa ambil kredit mobil , tanpa survey tuhhh ..
      di TEJE HONDA ALLJATIM ..
      ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

      tapi ya ngeri jg ya ..
      harus telaten cek tagihan2 ..
      klo terlewat 5rb bisa jd brp Kira2 ?

      5
      4
      • 9 Januari 2022 - (19:48 WIB)
        Permalink

        Halah tagihan cuma segitu kok dipikir terlalu berat… kasih aja 10rb anggep buat deposit besok kalau kurang bayar tagihan 0,…. makanya bila tidak terlalu membutuhkan kartu kredit gak usah bikin kartu kredit… jangan bangga ditawarin kartu kredit dari bank karena dianggap konsumen lama.. kalau tabungan banyak tidak perlu kartu kredit kan bisa pakai atm buat bayar belanjaan….

        3
        11
  • 9 Januari 2022 - (16:32 WIB)
    Permalink

    Saya juga ada tagihan selama 12 bulan dan sedang jalan sampai sekarang.memang bisa saja cicilan itu bisa ada seper sekian rupiah/sen dari nominal.tapi saya selalu lebihin dari tagihan yang sekian sen.toh kalau bayar di ATM harus pembulatan.anggap saja nanti cicilan berikut ada pengurangan walau sekian sen

  • 9 Januari 2022 - (17:21 WIB)
    Permalink

    Saya pernah mengalami juga di bank warna Biru Gelap.
    Yang di sesalkan penulis bukan karena besarnya tagihan receh itu, tapi kenapa bisa tiba2 muncul padahal sebelumnya tak ada. Waktu itu saya juga sudah bayar sesuai tagihan, pas mau ditutup tiba2 muncul tagihan sebesar 688 rupiah.
    Kalau kita bayar transfer juga minimal 10 ribu, sudah pernah telpon CS nya jawabannya memang tetap harus dibayar. Tapi akhirnya saya ke bank nya dan komplain di situ. Saya malah disarankan buka rekening agar bisa bayar, saya ogah lah, akhirnya mereka setuju di hapuskan…

    Yang komen telpon CS keluar lebih banyak pulsa daripada tagihannya, tolong dimengerti case nya. Ini bukan masalah besaran tagihannya, tapi lebih kenapa tagihan yang muncul tiba2 padahal kartu sedang tidak di gunakan. Jadi masalahnya bukan kita pengguna kartu kredit tidak mampu bayar, tapi sistem yang ngawur penagihannya. Serasa mempermainkan nasabah. Bayangin tagihan sudah dibayar lunas, ternyata ada yang kancrit gak terhitung ditagihan awal, sementara kalau kalau transfer minimal harus 10ribu. Merasa kayak dikerjain aja..

    22
    1
  • 9 Januari 2022 - (19:16 WIB)
    Permalink

    Ini bahaya kalau sistem bank tidak akurat atau ngaco begini, bayangkan selurh tagihan sudah dilunasi, satu bulan, dua bulan nol tagihan, tiba-tiba bulan ke tiga muncul tagihan baru dari antah berantah.
    Ayo CIMB evaluasi diri dan perbaiki systemnya.

  • 9 Januari 2022 - (19:19 WIB)
    Permalink

    Iya betul, saya setuju dg penulis, hal yg sama juga saya pernh ngalaminin kayak gini..

    • 9 Januari 2022 - (19:36 WIB)
      Permalink

      Seharusnya kurang bayar ditagihkan dibulan berikutnya. Bukan muncul tiba- tiba dan bunga dari 0,12 rupiah nilai nya 5.000. Kalau kurang bayar 1,2 rupiah bisa kena bunga 50.000. Masalahnya bukan 0,12 atau 5.000 tetapi penjelasan cimb yang tidak jelas darimana kurang bayar 0,12 itu.

  • 9 Januari 2022 - (19:42 WIB)
    Permalink

    Yang namanya tagihan kartu kredit memang begitu. Setiap tagihan harus dibayar penuh hingga digit terakhir. Makanya saya selalu melebihkan pembayaran kartu kredit saya lebih dari tagihan yang saya terima. Itu untuk menghindari masalah yang seperti ini.

  • 9 Januari 2022 - (20:17 WIB)
    Permalink

    [Ternyata setelah saya cek, Rp0,12 tersebut sudah ada lama sekali.]

    adanya sejak kapan?

  • 9 Januari 2022 - (21:29 WIB)
    Permalink

    Ini emang dari sistemnya begitu. Saya juga sering ditagihan 1000 rupiah malah. Jangan khawatir, coba lihat itu di pembayaran minimum 0 rupiah dan status tagihan lancar. Artinya gak usah dibayar jg gak apa2. Kalo mau tenang beneran 0 rupiah tagihan agak sulit kecuali anda lebihin 10 ribu lah. Pasti aman.

  • 9 Januari 2022 - (21:45 WIB)
    Permalink

    Tampilkan surat tagihan novembernya coba sama yang terakhir itu dibayar apakah sampai komanya pas?

  • 9 Januari 2022 - (21:49 WIB)
    Permalink

    Ini penulis salah satu nasabah pemegang kartu yang perki alias pelit hahaha akhirnya kena bunga. Rasain makanya jgn perki akibatnya ketiban diri sendiri. Kalo saya rasa itu charge karena ada transaksi tarik tunai makanya muncul terus bungganya bu. Syukur ga gede bunganya hahaha. Syukur lagi kalo cicilan ibu bayar kurang seperak atau angka 1 atau 0.sekian tidak dibayarkan karena perki yang ada malah bangkrut bu kena biaya late charge kalo cicilan kaya kta bisa kena late chare berkisar 75rb-100rb. Pembelajaran bu kalo kurang bayar mau seperak satu rupiah atau 0,sekian rupiah harus tahu kekurangan dibayar bukan didiamkan dan dishare ke media konsumen. Malah pembodohan masyarakat eh salah pembodohan diri sendiri ๐Ÿ˜

    4
    14
  • 9 Januari 2022 - (23:54 WIB)
    Permalink

    Penulis komplain bunga kartu kredit 3,5 % dari pemakaian. Kalau pemakaian karna kurang bayar 0,12 maka 3,5% dari 0,12 gak sampai 10 rupiah. Yang benar aja 0,12 kena bunga 5.000 kalau kurang bayar 12.000 mau kena bungan berapaaa???

    2
    2
    • 10 Januari 2022 - (07:05 WIB)
      Permalink

      Sebenarnya, bunga kartu kredit itu tidak dihitung dari sisa tagihan, tapi dari total tagihan pada bulan tersebut. Jika tagihannya adalah Rp.1.000.000,12 dan hanya dibayar Rp.1.000.000 saja, bunganya bukan 1,75% dari Rp.0,12 melainkan 1,75% dari Rp.1.000.000,12.

      Makanya ketika kita bayar tagihan kartu kredit, sebaiknya dilebihkan untuk mencegah kurang bayar seperti ini.

      • 10 Januari 2022 - (15:37 WIB)
        Permalink

        Pembayaran Jumlah Berapapun antara Jumlah Minimum dan Total Tagihan Baru

        Jika Anda kebetulan memiliki dana yang melebihi jumlah minimum tagihan namun tidak mencukupi untuk membayar tagihan secara penuh, maka Anda dapat membayar jumlah berapa pun antara jumlah minimum tagihan dengan total tagihan baru Anda. Ini antara lain untuk mengurangi jumlah tagihan tertunggak yang akan dikenakan bunga, sehingga akan mengurangi beban tagihan yang harus Anda bayar pada bulan berikutnya.

  • 10 Januari 2022 - (10:11 WIB)
    Permalink

    lah iya kok bisa muncul ya, coba aja mba info ke banknya lwt sosmed nya gitu biar bisa diperbaikin sistemnya

  • 10 Januari 2022 - (10:31 WIB)
    Permalink

    Selamat pagi, saya mau update terakhir bahwa saya telah dihubungi oleh pihak CIMB untuk keluhan saya…
    Dan untuk diinformasikan bahwa telah ada permintaan maaf oleh pihak CIMB Niaga atas pernyataan dari agent dikarenakan system mereka.
    Dan untuk para komentator terima kasih, atas masukannya.. Dan ini menjadi pelajaran, bahwa bukan karena masalah nominal uang yang saya bahas disini, tetapi bahwa setiap orang harus lebih teliti pada tagihannya.
    Rp. 0,12 memang bukan suatu masalah tetapi point dibelakang koma muncul pada tagihan yang pada mesin EDC atau PEMBAYARAN itu juga tidak mungin ada (saya selalu membayar sebelum waktu tagihan jatuh tempo dan tidak pernah terjadi bunga ataupun denda keterlambatan). Jadi bukan karena pelit atau perhitungan hanya untuk nominal uang, jadilah bijak untuk sebuah informasi dan masukan.
    Terima kasih untuk media konsumen yang selama ini juga memberikan saya informasi dan masukan dari setiap keluhan2 agar dapat berbuat lebih hati-hati, teliti dan bijak.
    Terima kasih juga untuk Ibu Lelly dari CIMB yang memang berani mengakui kekurangan dari CIMB, karena dari permasalah ini timbul saya hanya mencari kata tersebut.

    8
    4
  • 10 Januari 2022 - (11:09 WIB)
    Permalink

    Komentar pengguna MK suka menghakimi gak jelas. Dasar makhluk astral. Penulis share pengalaman buruk. Karena merasa sudah tidak ada tagihan. Ingat mau nominal kecil selama ada catatan utang di bank jadinya akan berpengaruh ke BI checking.

    Sistem Bank CIMB harus diperbaiki memang. Untuk cek sisa limit gabungan aja harus telp call centre karena sisa limit di aplikasi hanya per kartu bukan limit gabungan.

    Jadi, buat anda para komentator sok bijak dan keminter kelihatan anda belum pernah berurusan dengan perbankan. Cuma modal ketikan jari.

    7
    1
    • 10 Januari 2022 - (14:18 WIB)
      Permalink

      kalo mengharapkan bank cimb memperbaiki sistem sepertinya sulit dan hampir mustahil. palingan yg bisa diharapkan adalah penghapusan denda dan lamgsung tutup saja jika tidak berkenan dengan sistemnya

  • 10 Januari 2022 - (12:28 WIB)
    Permalink

    setauku semua bank menerapkan hal yg sama. makanya kalo bisa, bayarlah sesuai full payment, kalo ada koma di belakang, bayarnya pembulatan ke atas biar ga ada sisa

  • 11 Januari 2022 - (08:40 WIB)
    Permalink

    Saya tidak ingin berkomentar mengenai tagihannya, tapi lebih ingin mengkritisi sistem CIMB Niaga yang sudah tidak mengizinkan pembayaran/transfer dengan nominal sen (nol koma sekian rupiah). Selama ini saya selalu membayar tagihan tidak melewati deadline dan selalu full payment. Namun sejak internet banking CIMB Clicks diganti menjadi OCTO Clicks (dan juga aplikasi mobile OCTO Mobile), pembayaran tagihan hanya mengizinkan untuk nominal rupiah bulat (tidak bisa sen atau nol koma rupiah). Karena tidak ingin ada tunggakan meski itu tidak sampai 1 rupiah, saya selalu bayar tagihan lebih dari jumlah tertagih, sehingga outstanding credit malah lebih dan bukan nihil (nol). Saat ini, untuk menyiasati ini adalah membayar/mentrasfer melalui bank lain yang masih bisa transfer nominal sen (saya pakai neoBank BNC). Mayoritas bank memang hanya mengizinkan pembayaran/transfer rupiah bulat. Tapi untuk membayar tagihan dengan nominal sen, memang sangat menjengkelkan, walaupun kurang dari 1 rupiah, namanya hutang pasti akan ada implikasi bunga. Harapan saya sih semoga sistem CIMB bisa dikembalikan seperti semula biar bisa transfer sampai nominal sen.

  • 18 Januari 2022 - (09:39 WIB)
    Permalink

    Intinya ya bank ini parah belakangan kelihatan banget profit orientednya parah.. Gila aja masa untuk transaksi CC kena biaya notif SMS bulanan yang ga kecil nilainya, terus juga pernah tagihan ga di email, untungnya saya inisiatif tanya, kalau misalnya saya telat bayar terus kena denda salah saya jg gitu ?

  • 18 Januari 2022 - (11:14 WIB)
    Permalink

    Pada banyak yg gak paham isi artikelnya, tapi pada ikutan rame. Darurat banget yak, saya prihatin ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…

 Apa Komentar Anda mengenai Kartu Kredit Bank CIMB Niaga?

Ada 53 komentar sampai saat ini..

Ditagih Bunga atas Kekurangan Pembayaran Rp0,12 oleh Bank CIMB Niaga

oleh Selvi dibaca dalam: 1 menit
53