Modus Penipuan dengan Menggunakan Platform Marketplace Shopee

Assalamualaikum wr. wb,

Artikel yang saya buat ini bukan untuk menjelek-jelekkan pihak mana pun, hanya sebagai pembelajaran untuk orang lain agar tidak tertipu oleh modus baru ini!

Kejadian berawal pada saat pembelian salah satu produk di Shopee. Awalnya transaksi berjalan lancar, saya melakukan transaksi sampai proses checkout selesai di Shopee. Namun tiba-tiba ada yang mengatasnamakan sebagai pihak Shopee. Dia mengirimkan pesan lewat WhatsApp, bahwa produk yang akan dikirimkan ekspedisinya tidak tersedia dan harus diganti ke salah satu ekspedisi.

Penipu Shopee

Pikir saya tidak mungkin selain pihak Shopee mengetahui transaksi saya saat ini (belum terpikir bahwa ini penipuan). Jadi penipu ini sebenarnya adalah oknum seller Shopee sendiri yang mengatasnamakan pihak Shopee. Modusnya, pesanan kita awalnya belum dibatalkan oleh seller, tapi setelah ditelepon panjang lebar, melalui WhatsApp penipu ini memberikan QR Code, bilangnya untuk mengganti status pemesanan di Shopee.

Saya ditelepon dan diberikan panduan. Awalnya memang saya lihat saldo ShopeePay saya hanya Rp5.500, jadi tidak mungkin ada pemotongan sebesar harga produk yang dibeli.



Setelah saya masukkan QR Code yang berada di menu ShopeePay, lalu masuk ke salah satu menu memasukkan nominal. Penipu menyuruh saya untuk memasukkan sebanyak saldo sebesar harga produk yang dibeli (saya berpikir bahwa saldo saya sebelumnya hanya Rp5.500, tidak mungkin transaksi ini bisa berhasil jika benar pihak Shopee mungkin akan berhasil).

Setelah ke tahap selanjutnya, awalnya memang tidak bisa, lalu penipu itu bilang “Saya atur dulu dari sistem bentar ka, coba di-back ke menu sebelumnya”.

Nah pada saat ini penipu melakukan aksinya, transaksi saya yang statusnya masih pending ini dibatalkan oleh oknum seller. Sehingga otomatis saldo ShopeePay saya bertambah Rp. 5.500 + harga produk yang dibeli (sampai sini saya belum sadar bahwa ini penipuan).

Lalu penipu itu bilang  “Coba sekarang next kak, apakah sudah bisa?”. Lalu tekan saya next, masukkan kata sandi ShopeePay dan transaksi berhasil.

Setelah  itu penipu kembali berdalih bahwa status di aplikasinya belum muncul. Lalu dia bilang “Mas jika ingin muncul mas harus top up terlebih dahulu di Shopee Pay sebesar Rp1.500.000″. Dari sini saya baru menyadari bahwa ini mungkin saja penipuan.

Saya coba top-up ShopeePay saya Rp1.500.000 dan saya transfer kembali ke rekening bank saya pribadi. Lalu penipu itu menelepon dan mengarahkan ke arah yang sama yaitu mentransfer Rp1.500.000 itu ke akun yang sama. Dia bilang bahwa biaya gratis mas, tidak akan terpotong (karena memang di samping saldo itu ada tulisan gratis).

Saya mulai berpikir banyak yang dimaksud itu mungkin saya biaya top-up gratis, dan saya bilang ke penipu “Bukannya gratis di situ tuh biaya top-up ya mas?”. Lalu penipu itu berdalih dan meminta saya untuk segera mengirim, dan saya bilang “Saldonya sudah saya kirim kembali ke rekening bank saya mas”. Lalu penipu itu bilang “Mas kenapa ditransfer lagi kan prosesnya belum selesai, untuk memunculkan pesanannya mas?”.

Sampai di situ saya sudah mulai curiga dan tidak membalas lagi, walaupun saya kehilangan nominal uang sebanyak harga produk yang saya beli.

Lalu saya menelepon Shopee Customer Care, dan saya konfirmasi ternyata memang tidak ada CS Shopee yang menggunakan WhatsApp direct secara langsung. Kemudian akun saya dibekukan sementara, agar tidak ada transaksi lain, dan masalah saya pun baru akan dikabarkan kembali setelah menunggu 3 hari.

Setelah itu saya menggunakan IPlogger untuk mendapatkan IP (Internet Protocol) dari penipu. Saya kirim sebuah tautan link untuk mendapatkan IP dari penipu, dan penipu itu pun klik tautan yang saya buat dan saya pun mendapatkan IP penipu itu adalah: 140.213.74.157 dan mendapatkan lokasi penipu tersebut berada di Kota Makassar.

Setelah itu saya coba pancing penipu dengan bilang “Shopee Makassar ya?”. Setelah itu saya tidak dapat berkomunikasi lagi dengan penipu tersebut (diblok).

Terima kasih, kejadian ini bisa saja terjadi di e-commerce lainnya, jadi harap untuk berhati-hati. Saya sudah ikhlas dengan nominal yang hilang tersebut dan saya jadikan pembelajaran untuk ke depannya.

Mochamad Rakha
Bandung, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai pengalaman ini:
[Total:180    Rata-Rata: 4.5/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

18 komentar untuk “Modus Penipuan dengan Menggunakan Platform Marketplace Shopee

  • 22 Maret 2022 - (17:24 WIB)
    Permalink

    Sebenarnya ini bukan modus baru. Coba aja search di MK ini ada juga beberapa yang kena dengan modus serupa.

    Kenapa Shopee jadi tempat favorit para penipu? Karena akun Shopee ini all in, mulai dari akun pembeli, penjual, dompet digital (ShopeePay), pinjol (SPinjam), kredit online (SPayLater), makanan online (ShopeeFood), kurir (Shopee Express), dll. Semuanya ada dan dikelola cukup dari satu akun Shopee. Jadi kalo penipu berhasil mengelabui korban, dia bisa punya akses luas ke fitur2 yang ada di akun Shopee korban.

    Sedikit saran dari pengalaman saya, sebelum transaksi di marketplace mana pun (gak hanya Shopee), cek dulu reputasi penjual dari ulasan2 pembeli sebelumnya, dan jangan tergiur dengan iming-iming harga murah di bawah harga pasaran. Selain itu, jangan melayani komunikasi dengan pihak mana pun, di luar platform marketplace tsb.

    40
    1
    • 22 Maret 2022 - (21:55 WIB)
      Permalink

      ini modus nya malah lebih simpel, yang input pin dan buat transaksi adalah si pemilik akun sendiri. turut prihatin

    • 23 Maret 2022 - (23:53 WIB)
      Permalink

      sekarang setelah adanya sistem cod. review juga ga jaminan bang. soalnya banyak yang naikin rating pakai sistem cod

  • 22 Maret 2022 - (20:45 WIB)
    Permalink

    Kalo dpt chat/telp jgn diladenin jelas itu penjual tdk benar mending aduin sama CS biar toko diblokir skalian karna melanggar rule

    13
    1
  • 22 Maret 2022 - (21:30 WIB)
    Permalink

    Sy heran sama penulis. Ini zaman di mn penipuan sudah ditelanjangi kok masih bs kena tipu.

    kalo dulu 4 tahun lalu sy pernah kejadian di bukalapak. Tp saat disuruh tap link saya langsung sadar ini penipuan

    4
    11
  • 23 Maret 2022 - (00:54 WIB)
    Permalink

    Jangan malas membaca.. padahal shopee memberi notif kesemua pengguna perihal QR kode..namun anda abaikan.. waktu di dalam hidup mu tidak akan habis hanya untuk sekedar membaca notif penting dari shopee.. tidak perlu cerdas untuk hal ini..
    Dan tidak butuh kepandaian tentang hal ini..
    Ini adalah trik yang sudah usang..namun masih belum paham dan bilang modus baru.. entah tertinggal berapa langkah anda dengan orang lain..namun pengalaman anda sangat berharga untuk yang lain..pertahankan di zona ini..tengkyu gaes

    9
    1
    • 23 Maret 2022 - (01:07 WIB)
      Permalink

      Iya sih baca dithread udah lama ya, iya maaf mba jarang baca notif saya sibuk kerjaan lain, gapapa tujuannya buat sharing aja, nominal yang hilang ga jadi masalah hehe

      7
      1
    • 23 Maret 2022 - (07:31 WIB)
      Permalink

      Udah dibanned bang tokonya sama shopee, tapi ga tau penjualnya dibanned doang atau ditindak lanjut, saya nanya kan “kalo kasus gini di banned doang atau ada tindak lanjut ?” Jawabannya cuma “Hanya internal shopee saja yang tahu kak”, tapi gapapa lah terserah shopee 🙂

  • 23 Maret 2022 - (09:59 WIB)
    Permalink

    banned doank, gak akan sampai di investigasi. kecuali kalau sudah massive ribuan pengguna sekaligus kena dalam periode dekat, baru buru-buru investigasi dan di tangkap , untuk memperbaiki citra.

    disini juga sebenarnya bukan salah sopi ataupun market place lain.
    intinya sederhana
    SOP mereka
    – kriminal mancing pake harga murah.
    – korban yang kena kait , akan dihubungi.
    – diberi link dan speak speak iblis , biasa trx di cancel untuk duid balik ke wallet.
    – korban kena , akan di test sedot lagi 2-5x , sampe lemes itu rekening korban.

    belakangan ini di perhatikan di toped juga mulai banyak akun yang berani menaikan kredibilitas dengan upgrade status merchantnya , dan jualan dengan harga jauh di bawah pasar.

    intinya sebagai calon korban , harus stick to the rules. beli via aplikasi resmi , bayar pake aplikasi resmi , cancel pake aplikasi resmi.
    jangan percaya media apapun yang dipakai.

    semoga sehat selalu.

    • 23 Maret 2022 - (17:11 WIB)
      Permalink

      Saya kena 15 jt..bln feb…dgn enaknya platform di tutup..dr awal..sebelum kejadian sdh lapor .ttp aja gak bisa. Pihak bank jg begitu..mana yg kata Anti-Fraud…sistim sdh baik hny moralitas yg buruk..mental miskin…
      Sistim itu di buat utk mencegah .malah ini sebaliknya ..dan konsumen di posisi yg salah. Namu turut prihatin bg korban..Tuhan pny rencana yg baik ..

  • 23 Maret 2022 - (12:49 WIB)
    Permalink

    Buat ts insya Allah kalo ikhlas bisa dapet ganti yg lebih gede, dan bisa jadi pengalaman untuk kedepannya, gak cuman di shopee tapu di platform lainnya.

    Yang butuh kuota atau pulsa bisa beli di toko shopee saya @pricell_1 yang 100% Amanah dan Aman, FB pricell PC, Instagram pricell_1 , beralamat di dampyak Jawa tengah bisa buka di google maps private cell

  • 24 Maret 2022 - (04:46 WIB)
    Permalink

    Saya sih kalau mau beli barang biasanya pake cod kalo gak ada cod mau nya di luar shopee yaudah tinggal nyari di toko Lain

  • 24 Maret 2022 - (04:47 WIB)
    Permalink

    Install aplikasi True Caller kakak. Aplikasi tersebut nanti akan memunculkan kemungkinan nama para penipu atau spammer. Jadi sebelum diangkat udah kelihatan. Saya dulu juga pernah hampir ketipu dengan memberikan nomor kartu bank. Tapi sejak install aplikasi True Caller saya udah gak sembarangan angkat telp tak dikenal. Entah itu yang mengaku pihak bank atau telemarketing yang menawarkan asuransi dan KTA.

  • 24 Maret 2022 - (12:40 WIB)
    Permalink

    Seharusnya kejadian seperti ini tidak boleh terjadi. Dikarenakan shopee dengan tegas melarang komunikasi diluar platform, apalagi urusan uang. Makanya di marketplace manapun kalau ada perbedaan dari tata cara jual beli seperti biasa langsung cancel saja, ganti toko lainnya.

 Apa Komentar Anda mengenai pengalaman ini?

Ada 18 komentar sampai saat ini..

Modus Penipuan dengan Menggunakan Platform Marketplace Shopee

oleh Mochamad dibaca dalam: 2 menit
18