Apakah Klaim Asuransi Saya Benar Diproses atau Sengaja Dipersulit?

Saya Haerul, nasabah Bank BNI sejak 2005 dengan no rekening 0115994***, sekaligus nasabah BNI Life dengan nomor polis: BBCP2015111508 sejak dari Mei 2015. Saya merasa sangat kecewa terhadap manajemen BNI Life, karena dari tanggal 26 Juni 2022 saya mengajukan proses klaim manfaat 2018 dan 2021 serta sekaligus penutupan asuransi, tapi sampai saat surat ini terbit belum diproses. Sedangkan perjanjiannya paling lama 14 hari kerja. Berikut kronologinya:

Tanggal 26 Juni 2022, saya datang ke BNI cabang Tambun Selatan, untuk menanyakan prosedur penutupan. Saya diterima oleh agen berinisial Ibu AS. Karena polis fisik ada kendala (hancur saat musibah banjir) plus KTP waktu pendaftaran asuransi (SIAK) dan KTP elektrik ada perbedaan huruf pada nama, maka Ibu AS menanyakan ke pusat syarat-syarat yang harus saya penuhi, yaitu:

  1. Surat keterangan dari RT/RW setempat bahwa saya korban kebanjiran.
  2. Surat keterangan dari kelurahan/kecamatan yang menyatakan bahwa KTP SIAK dan KTP Elektrik adalah orang yang sama.

Sementara surat keterangan dari kepolisian tidak diperlukan. Keesokan harinya saya kembali ke BNI membawa syarat-syarat tersebut dan langsung diproses dan dikirim ke pusat.

Tanggal 4 Juli 2022, saya WhatsApp Ibu AS, apa ada kendala dalam proses? Ibu AS balas katanya ada surat lagi yang harus dipenuhi, yaitu surat kehilangan dari kepolisian. Padahal pada tanggal 26 Juni 2022, beliau mengatakan tidak perlu surat kehilangan dari kepolisian.

Karena saya di luar kota, akhirnya saya memberikan surat kuasa ke istri saya untuk mengurus surat kehilangan di kepolisian. Setelah beres, saya menanyakan lagi ke Ibu AS apakah masih ada yang harus dipenuhi, kata beliau cukup.

Tanggal 15 Juli 2022 saya kontak Ibu AS lagi, katanya berkas belum diterima oleh pusat. Apa tidak salah? Jakarta-Bekasi butuh berapa hari pengiriman? Dari tanggal 4 s.d. 15 Juli berkas belum diterima?? Akhirnya Ibu AS mengkonfirmasi lewat email dan telepon, tapi tidak ada tanggapan. Saya juga coba menghubungi 1500045, tapi telepon sibuk terus.

Tanggal 25 Juli 2022, saya kontak Ibu AS, lagi tapi tidak mendapat balasan. Karena kebetulan sudah di Bekasi, saya ke kantor cabang BNI Tambun Selatan ingin langsung ketemu Ibu AS, ternyata hasilnya nihil, Ibu AS tidak masuk kerja. Saya kontak dia, katanya besok masuk kerja.

Keesokan harinya saya mendapat info lagi dari Ibu AS, katanya ada berkas yang masih kurang, yaitu fotokopi ijazah terakhir dan akta kelahiran. What??? Di sini saya mulai curiga, klaim saya ini apakah benar diproses atau memang sengaja dipersulit? Dari awal, prosedur sudah saya penuhi dan menanyakan apakah sudah cukup, tapi ternyata kurang terus.

Akhirnya saya tidak memenuhi syarat terakhir, karena saya merasa hanya buang waktu dan dipermainkan oleh pihak BNI Life. Waktu mendaftar asuransi, saya tidak menggunakan ijazah atau akta, hanya KTP saja. Manajemen BNI Life tidak ada prihatin terhadap keadaan nasabah, padahal dana ini kami perlukan untuk pendidikan anak kami yang sudah jatuh tempo.

Tolong pihak BNI Life hargai nasabah, jangan mempersulit. Karena kami gabung ke asuransi BNI life bukan kemauan kami, tapi iming-iming dari agen Anda makanya kami tertarik. Lagian ini dana kami sendiri yang di simpan di Anda, bukan uang Anda yang kami ambil. Tolong OJK lebih diperketat lagi pengawasannya terhadap BNI Life, karena kasus seperti saya ini sudah banyak.

Terima kasih kepada mediakonsumen.com yang telah memfasilitasi kami dalam mengeluarkan unek-unek kami sebagai orang yang dirugikan oleh pihak BNI Life.

Haerul Mashur
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Asuransi BNI Life:
[Total:74    Rata-Rata: 1.7/5]
Tanggapan BNI Life atas Surat Bapak Haerul

Yth. Bapak Haerul, Sehubungan dengan pemberitaan Bapak Haerul di mediakonsumen.com pada tanggal 29 Juli 2022, dapat kami sampaikan bahwa BNI...
Baca Selengkapnya

27 komentar untuk “Apakah Klaim Asuransi Saya Benar Diproses atau Sengaja Dipersulit?

  • 29 Juli 2022 - (10:25 WIB)
    Permalink

    Turut prihatin, semoga setelah dimuatnya keluhan di Media Konsumen ini segera mendapat tanggapan dari BNI Life. Seandainya masih belum viral-in aja di media sosial, Mas. Kalau perlu sekalian tag/mention aja pejabat berwenang seperti Pak Erick Tohir, OJK dll,

    13
    2
    • 30 Juli 2022 - (02:41 WIB)
      Permalink

      Memang berhubungan dg bank plat merah ribet. Untuk apa izasah dan ktp emang mau lamar kerja macam2 saja bank ini.

      • 30 Juli 2022 - (12:49 WIB)
        Permalink

        Yg namanya ASU ransi itu jika anda ikut gabung maka uangmu akan ludes tak bersisa jgn bermimpi di siang bolong Ikut ASU ransi akan untung wkkwkwkkwkw

        3
        2
  • 29 Juli 2022 - (12:00 WIB)
    Permalink

    Lapor kan ajah ,ke OJk ,itu namanya cari cari kesalahan atau kekurangan agar tidak dapat cair ,ngerii dah

  • 29 Juli 2022 - (13:24 WIB)
    Permalink

    PARAH, waktu daftar dan debet rek lancar sentosa.
    giliran kita butuh, seperti kita mengemis minta dana sama mereka
    padahal itu dana kita sendiri.

    semoga setelah masuk Mediakonsumen, jadi bisa terselesaikan.

    • 30 Juli 2022 - (23:42 WIB)
      Permalink

      kasusnya memang sulit karena perbedaan data, ditambah lg dokumennya rusak, belum lg nanti diminta surat pernyataan di TTD diatas materai. yang sabar ya pak, jalani prosenya.

  • 29 Juli 2022 - (15:37 WIB)
    Permalink

    Ya coba penuhi syarat akta lahir nya. Pengen tau apa lagi yg mereka minta. Bila perlu silsilah keturunan buat juga.

    Jijik sama asuransi. Semua berujung kekecewaan

  • 29 Juli 2022 - (15:46 WIB)
    Permalink

    Akte lahir sih mending tp gak masuk akal. Ijasah buat apa coba???? KTP kurang kuat apa masih perlu akte lahir. Ngaco banget

    • 29 Juli 2022 - (19:34 WIB)
      Permalink

      mungkin karena ada perbedaan huruf seperti yang disebutkan TS. coba saja diikuti dulu permintaan mereka. jika tidak nanti alasannya dokumen tidak lengkap.

      2
      1
        • 30 Juli 2022 - (11:13 WIB)
          Permalink

          Kurang tau, tapi biasanya untuk memastikan saja nama yang benar di akta lahir/ijazah, seperti saat pembuatan paspor. Gak ada ruginya dicoba daripada gak cair

  • 29 Juli 2022 - (17:27 WIB)
    Permalink

    Disini nasbah tidak segera melakukan pengkinian data soalnya,

    Makanya saya enggak pernah mau ditawarin asuransi BNI Life karena hanya byphone, mau minta klausul2 by email pun gak dikasih, setidaknya dikirimkan pdf untuk dipelajari, biar tidak seperti ini dikemudian hari

    Kalo ada agen nya kan gampang mau komplain atau mau klaim dibantuin

    1
    1
    • 31 Juli 2022 - (17:07 WIB)
      Permalink

      Wah seperti itu ya Pak cara kerja penawarannya? Untungnya saya agen bukan dari perusahaan plat merah.
      Saran…memang lebih baik yg ada agen nya dan boleh di tracing dulu cara kerja nya di medsos. Supaya tidak jatuh di lubang yg sama.
      Klo bapak tertarik perihal proteksi finansial, bisa mampir ke medsos saya, IG : alvernia_kp. Untuk diskusi lanjut, ada link yang tercantum di bio saya 🙏🏻

  • 29 Juli 2022 - (19:28 WIB)
    Permalink

    Padahal niat mau buka asuransi di BNI life, batal aja deh, ngeri bgt klaimnya dipersulit ternyata

    2
    1
    • 31 Juli 2022 - (17:08 WIB)
      Permalink

      Klo bapak tertarik perihal proteksi finansial, bisa mampir ke medsos saya, IG : alvernia_kp.
      Untuk diskusi lanjut, ada link yang tercantum di bio saya 🙏🏻

  • 29 Juli 2022 - (21:55 WIB)
    Permalink

    Kapok dg asuransi BNI, waktu butuh bgt mau ambil krn pandemi dl gk bs nerusin cuman bs dicairin 20% , 80% hangus itupun bolak-balik k Bank.. Buang2 waktu ngurus duit sendiri.. Kalo skrg gk usah pake asuransi kecuali kesehatan. BPJS udah cukup lah. Mending beli emas kalo bwt pendidikan anak..

  • 30 Juli 2022 - (01:59 WIB)
    Permalink

    Kalau menurut saya masih wajar kok minta ijazah dan akte lahir. Ada perbedaan nama walau sehuruf tetap jadi masalah ngurus apa aja. Generasi KTP SIAK pasti paham susahnya kalau ada salah ketik nama. Saya sendiri pernah kok ngalami ,walau bkn untuk asuransi. Beda satu huruf saja minta akte lahir,ijazah dan surat keterangan satu nama dari kelurahan. Lupa ngurus apa, kejadian lama akhir 2000an. Diturutin aja dulu, memang birokrasinya negara kita begini. Warisan kompeni, disana juga sama persis kok ribetnya birokrasi. Ga ada bedanya dgn disini,jmn modern tapi tetap stempel sana sini.

    4
    3
    • 30 Juli 2022 - (13:43 WIB)
      Permalink

      Iya nih dia gmw salah, maunya bener terus.. Surat2 asuransi gk ada, nama ktp beda pula.. Apa gk curiga pihak bank?
      Kalaupun bener karena banjir, apa orang mau percaya?

      alhasil jadi ribet perlu surat2 tambahan untuk memastikan..

  • 30 Juli 2022 - (08:32 WIB)
    Permalink

    Asuransi semua sama aja. Pas nawarin gabung udah kaya orang kesetanan, tiap waktu di tlp iming²in kaya surga. Giliran claim susahnya setengah mati, udah kaya pengemis. Giliran udah cair dirayu lagi bahkan dijebak masuk asuransi lagi pake uang yg cair. Gila ya asuransi bikin orang trauma

  • 30 Juli 2022 - (10:52 WIB)
    Permalink

    saran saja urusan dengan perbankan atau lembaga keuangan pastikan tidak ada kesalahan dalam penulisan nama tgl lahir alamat dll, klo ada kesalahan mending di perbaiki di awal

  • 30 Juli 2022 - (13:40 WIB)
    Permalink

    Ini pokok permasalahannya karena NAMA SIAK DAN KTP anda berbeda, ditambah lagi surat2/sertifikat rusak/gk ada.. coba ikutin dlu prosesnya, karena case khusus,, jarang2 dpt kasus kek gitu si ibu As.. Makanya syarat2nya jadi bnyk,,

    Kalau sy jadi pihak bank, jelas sy curiga dong, surat2/sertifikat asuransi gk ada/rusak dengan alasan “banjir” , nama ktp berbeda pula..

  • 31 Juli 2022 - (17:19 WIB)
    Permalink

    Waktu saya urus tabungan almh ibu yg nominal nya dibawah 10jt, harus buat surat keterangan ahli waris. Bongkar2 cari surat nikah tahun jebot Alhamdulillah ketemu. Eh ternyata ada coretan salah huruf di surat nikahnya. Mana harus minta legalisir dukcapil lagi. Untung nikahnya di kota dgn domisili saya tinggal sekarang. Dukcapil masih simpan arsip nya. Gimana klo udh beda kota/pulau?? Tp repot katanya harus ganti surat yg baru. Saya berupaya biar gak melalui proses itu. Dibantu pihak kelurahan cari solusi nya. Belum lagi surat kematian ayah udah ilang, harus bikin surat kehilangan ke kepolisian.

    Urusan dokumen gak boleh disepelekan.
    Begitu terima arsip darimana aja, sbelum keluar dari kantor nya, cek dulu deh. Kasian yg urusin dokumen2 kita nanti gak paham cerita awal nya

 Apa Komentar Anda mengenai Asuransi BNI Life?

Ada 27 komentar sampai saat ini..

Apakah Klaim Asuransi Saya Benar Diproses atau Sengaja Dipersulit?

oleh Haerul dibaca dalam: 2 menit
27