Kirim Paket Isi 2 Unit HP, yang Diterima Pembeli Tinggal 1 Unit

Assalamualaikum wr. wb.,

Sebelumnya terima kasih kepada Media Konsumen, yang telah berkenan menerbitkan keluh kesah saya. Saat ini saya sedang ada masalah terkait paket SiCepat Halu, dengan nomor resi 003124844882. Saya kirim 1 paket isi dua unit HP, tapi ketika diterima dan dilakukan unboxing hanya ada 1 unit.

Dalam kacamata pembuktian, memang 3 pihak berpeluang melakukan “kecurangan”. Namun saya di sini akan fokus dalam kacamata saya, karena saya sudah yakin mengirim sesuai dengan pesanan. Maka dari itu saya akan memberikan bukti-bukti yang saya punya untuk mendukung pernyataan tersebut.

Berikut video packing yang sudah saya unggah di Youtube:

Dan yang ini video yang dikirimkan pembeli:

Dari paket yang divideokan oleh pembeli, sepertinya tampak seperti normal. Namun kalau dilihat-lihat antara video ketika pengemasan oleh penjual dan video unboxing yang dilakukan pembeli, bila jeli ada perbedaan. Salah satunya pada lakban bagian atas, yang memang diduga kuat terjadi pembongkaran di area tersebut. Pada lakban yang ketika proses pengemasan, hanya ada 1 guratan gelembung. Sedang ketika video unboxing, guratan-guratan tersebut malah lebih dari satu, yang berarti menandakan perbedaan.

Bila alasan di atas dirasa belum kuat, selanjutnya (tetap kita mengacu pada perbandingan video antara seller dan buyer), pada video seller menit 1:25 dan video buyer menit ke 1:46, terlihat dengan bagian kardus yang sama terdapat perbedaan. Kardus ketika packing tidak ada bagian sisi yang sobek-sobek, sedangkan ketika proses unboxing pembeli terlihat sobek di sisinya. Menguatkan ada “pembongkaran” di area ini saja.

Menurut saya, modusnya adalah mengambil lewat area ini lantas mengembalikan hanya 1 unit saja. Cara mengembalikan 1 unit hp tersebut dengan cara yang unik juga, yaitu dengan membungkus dengan bubble wrap hitam, lalu dilakban. Padahal saya pun tidak melakukan hal seperti itu, menandakan si “pengambil” niat dan sepertinya sudah terencana.

Saya sertakan juga foto berat paket ketika masuk di gerai SiCepat Rancaekek, yaitu sebesar 1,00 Kg. Di sini dengan estimasi 1 paket isi 2 unit hp, yang mana berat masing-masing hp +/- 400 gram, karena 2 unit menjadi 800 gram, ditambah berat packing yang hanya 1/2 lembar bubble wrap hitam (untuk membungkus 2 unit di dalam kardus) + 1/2 lembar bubble wrap hitam + 1/2 lembar bubble wrap hitam + 1 lembar bubble wrap putih + lakbannya, dirasa masuk akal berat menjadi 1,00 Kg. Kalau dari awal saya mengirim hanya satu 1 unit (400 gram) paling banter berat paket ada di angka 600 gram atau sekitar 700 gram.

Foto ketika masuk ke gerai sicepat rancaekek

Sementara ini yang bisa saya sampaikan. Bila nanti ada hal baru yang saya rasa bisa membantu proses investigasi akan saya sampaikan. Besar harapan saya baik Tokopedia dan SiCepat yang melakukan investigasi serius, karena pasti berpengaruh terhadap kepercayaan publik. Bila nantinya ketika investigasi ada “kecurangan” ditemukan oleh oknum pegawai SiCepat harap dilakukan sanksi berat agar nantinya menjadi contoh bagi yang lain.

Untuk sementara kurir SiCepat saya akan nonaktifkan di beberapa toko saya, sampai permasalahan selesai.  Namun misalkan nanti bila memang ditemukan “pengambil” Itu dari pihak oknum SiCepat, dan perusahaan tidak memberikan sanksi apa pun dan membiarkan begitu saja, maka mungkin saya akan himbau kepada sanak saudara, kawan dan semua yang saya kenal untuk menonaktifkan ekspedisi SiCepat, yang mana di sekitar saya sudah banyak pemain online yang pengirimannya sudah karungan per harinya.

Saya tunggu kabar investigasinya, dan saya ucapkan terima kasih.

Nendi Suhendar
Kab. Bandung, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai SiCepat Ekspres:
[Total:53    Rata-Rata: 1.8/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

32 komentar untuk “Kirim Paket Isi 2 Unit HP, yang Diterima Pembeli Tinggal 1 Unit

  • 9 Februari 2023 - (17:32 WIB)
    Permalink

    Maaf bang, saran aja karena kebetulan saya juga penjual handphone di marketplace.
    Packingan kamu secara umum udah bagus, bubble wrap tebal, pake lapis dus luar.
    Tapi masih ada titik kelemahan gampang direpacking (packing ulang) oleh pihak kurir maupun pembeli.
    Jangan salah loh, bukan hanya kurir aja yang niat curang. Pembeli pun banyak, saya beberapa kali ketemu tipe orang begitu. Komplain bilang kurang, dengan niat dapat barang + dapat pengembalian dana + dapat cashback (kalau dia pake voucher)
    Makanya untuk perbaikan dan antisipasi kedepannya kalau bisa kamu tingkatkan lagi cara packingnya.

    Minimal kamu harus sedia:
    1. Lakban fragile (yang warna merah itu)
    2. Stiker unboxing

    Modalnya pun gak besar.
    Lakban fragile paling 10 ribuan, stiker unboxing 100 perak / lembar.

    Kamu bisa tambahkan lakban dan stiker tersebut diatas bubble wrap yang kamu kasih.
    Seandainya ada maling niat bongkar, mau gak mau, suka gak suka, dia akan merusak lakban dan stiker tersebut. Yang dimana ciri paket tersebut dipacking ulang akan terlihat dengan lebih jelas.

    Kalau hanya pake lakban coklat / lakban bening, itu lumrah.
    Semua orang bisa punya, entah kurir maupun pembeli.

    Tapi lakban dan stiker khusus macam fragile dan unboxing tersebut gak semua orang punya.
    Andaikata dia punya belum tentu motif dan bentuknya sama persis. Itu aja masukan dari saya buat kedepannya. Semoga ga ketemu kasus begini lagi. Karena saya juga pernah mengalami.

    52
    1
    • 9 Februari 2023 - (22:57 WIB)
      Permalink

      Masalah repacking gini pernah kejadian saya. Untungny yg nipu kurang teliti karena ukuran paketnya jadi berbeda walau dipacking sama persis. Mungkin ada baiknya kita pakai lakban khusus dengan nama toko ya jika barangnya mahal kan ga mungkin juga mereka punya lakban yg sama. mau direpacking juga pasti bingung.

      • 10 Februari 2023 - (02:42 WIB)
        Permalink

        Benar, lebih bagus pake lakban custom yang ada nama toko. Tapi ya resikonya biaya packing jadi lebih mahal. Saya sendiri belum sanggup, saat ini cuma pake lakban fragile full + stiker unboxing atas bawah. Aman sih. Belum ada lagi kejadian direpacking.

      • 14 Februari 2023 - (09:16 WIB)
        Permalink

        Saran dari gua KLO jual hp itu sebelum dikirim dikasih password bang.jadi hall pertama kali yang dilakukan buyyer pas hp Dateng bakal tanya password nya apa.klo bisa password nya di bedain kalo jual lebih dari 1hp

    • 9 Februari 2023 - (23:07 WIB)
      Permalink

      sayang tidak ada saksi untuk packing dan unboxing,
      untuk packing tidak usah rapih² cukup plastik gelembung yg kotak, nah packingnya nunggu kurir yg jdi saksi bahwa isinya anu dan jumlahnya anu apbla kurir yg jemput, dan apbla tidak ada kurir yg jemput packing ya di tempat sambil di lihatkan ke kasir y. jgn lupa bawa kameramen buat vidioin keduanya.

      dan juga untuk si pembeli siapa ya saksinya ? oh si kurir suruh di vidiokan secara detail keseluruhan barang sambil di serahkan ke pembeli.
      kira² ribet gk ya dgn cara ini?

      4
      2
      • 10 Februari 2023 - (02:46 WIB)
        Permalink

        Itu ribet. Lebih baik packingnya dibuat khusus, ada “tanda” buat memastikan paket tersebut dibongkar.
        Kalau saya biasanya pake stiker.
        Saya tempel di atas dan di bawah dus yang tempat cutter / gunting biasa motong kalau mau unboxing.
        Dengan begitu kalau ada orang yang mau buka paketnya, dia harus rusak stikernya.
        Sejauh ini aman. Belum ada yang berani coba macem-macem lagi, karena yang curang begini bukan hanya kurir aja, pembeli pun banyak.

    • 10 Februari 2023 - (00:16 WIB)
      Permalink

      Kurir sicepat sekarang banyak masalahnya ya, sama seperti di tempat saya, kurirnya malas masuk gang dengan alasan kalau barangnya hilang bagaimana, padahal gangnya bisa dimasukin mobil.
      Ketika di komplain malah marah” dan bilang ambil paketmu di kantor. Sudah kapok pakai kurir sicepat, gak akan pakai lagi, untuk sicepat, anda telah kehilangan 1 pelanggan

      4
      1
  • 9 Februari 2023 - (18:10 WIB)
    Permalink

    Ngeriii… Entah siapa yang bongkar tapi memang unboxing oleh pembeli terlihat kondisi kardus acak acakan

  • 9 Februari 2023 - (18:15 WIB)
    Permalink

    Terima kasih atas sarannya, baru pertama kali saya mengalami hal kayak gini. Pernah juga yang bener2 ilang sama paket2nya. Pastinya pembelajaran buat ane.
    Tapi ini beneran yang ngambil niat banget.

  • 9 Februari 2023 - (18:35 WIB)
    Permalink

    waduh,niat banget nih si pencuri ,kita tunggu sama2 gimana penyesaian dan tanggapan sicepat dalam hal ini. Kalau tidak memuaskan saya juga jadi ragu pakai sicepat.

    1
    1
  • 9 Februari 2023 - (18:55 WIB)
    Permalink

    Tip dari saya seller power merchant pro yg jualan hp bekas di tokped
    1. Walau pakai lakban coklat atau bening kasih watermark di tiap lakban dg tulisan tangan mas nya

    2. Setiap area yg bisa diunboxing untung ngambil paketnya kasih watermark tulis an tertentu

    3. Angel ngerekam pengecekan atau QC dan packing direkam langsung dr kamera posisi Angel diatas dan brg yg dicek dan packing bagian bawah biar kayak Youtuber unboxing gitu view nya

    Karena apa karena kalau mau direpacking paket nya bakal ketahuan lakban yg ada tulisan tangan ( watermark) nya. Gak akan sama lagi pasti ada yg putus dan sobek lakban yg ada watermark nya

    Saya kalau sbg seller tiap krm paket pasti ngabisin durasi ngerekam 30menit – 1jam karena saya mulai dari proses pengecekan trs packing tanpa jeda atau edit jd pure video asli rekaman bisa makan size penyimpanan 1 video dr 1GB – 4GB,

    6
    1
      • 10 Februari 2023 - (14:47 WIB)
        Permalink

        Lah demi keaman baik disisi penjual dari dpt gak ada bukti toh jualan hp seken blm tentu sehari laku 1 boss, paling seminggu laku 3pcs saja namanya hp seken gak tercover garansi resmi nya ada apa2 pasti buyer komplain ke seller kalau brg dicek dg lengkap dan detail bisa buat pegangan seller bahwa brg dikirim dg keadaan baik noken

  • 9 Februari 2023 - (20:35 WIB)
    Permalink

    Saya kira harus hati hati dengan jasa sicepat akhir akhir ini. Disamping lain laporan keuangan perusahaan yang buruk dan hampir bangkrut menyebabkan kurir jadi kurang operasional. Ya jadi beginilah ngambil punya orang lain. HARUS DI USUT INI BIAR TIDAK MENYEBAR. Laporkan saja ke pihak berwajib, secara bukti sudah cukup untuk membuat laporan ke polisi

  • 9 Februari 2023 - (21:13 WIB)
    Permalink

    setelah melihat video penjual dan pembeli, menurut saya :
    1. packing penjual rapi termasuk kasih lakban di pinggir. Untuk buka packing membutuhkan waktu atau ga mudah
    2. pada saat unboxing oleh pembeli terlihat packing udah amburadul. lakban di pinggir sudah tidak ada dan langsung terbuka begitu saja.
    3. kardus ketika dibuka pun agak beda.

    Dengan demikian dapat disimpulkan pasti saat saat diunboxing oleh pembeli, paket tsb sdh dibuka.

    Namun sy ga tahu yg melakukan kecurangan apakah pada saat pengiriman atau yg lainnya.
    Semoga saja dapat diusut tuntas dan ditemukan pelaku yg tdk jujur. Yg tdk jujur tentu harus diberikan sanksi termasuk sanksi sosial atau bahkan pidana.

    4
    1
  • 9 Februari 2023 - (21:13 WIB)
    Permalink

    Barusan ketika saya coba bikin SW di whatsapp, ternyata ada teman lama sewaktu di jakarta bilang juga belum lama ini dya ada pengiriman ke daerah bogor dan ketika sampai tinggal dusnya doang. Dan dilalahnya pengirimannya dengan sicepat juga.

    Ntah ini kebetulan atau gimana?
    Disini saya tidak menuduh yah takutnya disalah artikan.

  • 10 Februari 2023 - (00:26 WIB)
    Permalink

    kejadian sperti ini sudh berkali kali saya alami
    saya sebagai seller tokopedia.shopee dan bukalapak. ..
    total ada 5toko online..sudh menyatakan tidak lagi menggunakan sicepat..cape debat melulu sama pembeli. sicepat benar2 lalai merekrut kurir. .dan tidak menjadi amanah..
    sangat di sayangkan.brand sudh nesar dan bagus akan jatuh ulah kurir2 nya…

  • 10 Februari 2023 - (07:55 WIB)
    Permalink

    Nah itu jelas kok kelihatan penjual mengemas demikian aman namun nanti dulu,,penerima kalo mau mem videokan harusnya waktu menerima sampai membuka pesanan di videokan baru bisa kita nilai, dan bisa kita lapor yg jahil itu kurir atau penerima, jadi g asal nuduh si A atau B

  • 10 Februari 2023 - (09:10 WIB)
    Permalink

    sebaiknya pakai jne dan asuransi packing kayu.yg menyediakan packing kayu saat ini sepertinya hanya jne.setidaknya merepotkan yg mau curang jika mau repack yg packing kayu.
    saya pernah hilang kamera senilai 42jt (tahun 2012)diganti full meskipun harus di push sampai sebulan

  • 10 Februari 2023 - (10:21 WIB)
    Permalink

    Buat pelajaran, mudahan kasusnya cepet teratasi dan selesai dengan baik..
    banyak saran yang bagus nih dari temen2 penjual, buat masukan, trims infonya…
    sebagai pembeli juga , saya mau komentar tentang kurir, baik si cepat, anteraja, jne, belakangan ini beberapa kali hilang barang, ada yg gak sampe, ada yg sampe tapi kosong, hanya packing saja.. sebagai penjual dan pembeli, sekarang harus lebih hati2..

  • 10 Februari 2023 - (15:00 WIB)
    Permalink

    Mungkin saat perjalanan paket kk kena musibah banjir, dan mungkin Peking rusak karena kena banjir, jd tindakan penyelamatan paket dibongkar karena isinya produk elektronik yg sdh jelas tdk boleh terkena air, dan bisa jadi saat dibongkar satu dus hp nya sdh rusak terkena air banjir, bisa jd mereka menyelamatkan isi paket hp itu ke tempat servis infinix 🤭🤣🤣🤣
    SARAN SAYA BUAT PENJUAL, CEK IMEI HP NYA, CEK DI CENTER INFINIX NYA TANGGAL BERAPA AKTIF INI HP NYA BAKAL KETAUAN, GAK MUNGKIN KAN PENJUAL GAK ADA COPY NOMOR IMEI HP NYA, JIKA SUDAH AKTIF COCOKKAN SAAT PENGIRIMAN DAN SAMPAI KE PEMBELI, MANA TAU BISA BERMANFAAT IDE INI, TERIMAKASIH 🙏

  • 10 Februari 2023 - (21:08 WIB)
    Permalink

    Si Cep*t ya….??? Saya pernah mengalaminya, order popok bayi 2dus dikemas dalam satu paket. Saya terima hanya satu dus dg kondisi lakban berantakan. Saya langsung yakin yg bermasalah adalah ekspedisi nya, terus buat laporan ke si Cep*t, dapat balasan bahwa paket tercecer (bayangin aja betapa membagongkan alasannya), diminta keterangan apa isi paketnya, ukuran apa?. Setelah beberapa hari paket yg katanya tercecer tiba dirumah (saya yakin ini barang baru dibelikan). Saya yakin ini adalah ulah OKNUM. tapi mengapa sampai saat ini saya nggak tahu apa sangsi/hukuman yg diterima oleh oknum -oknum Ekspedisi yg NAKAL alias yg MALING. ekspedisi manapun!

    • 10 Februari 2023 - (21:42 WIB)
      Permalink

      Iya bila mana betul oknum dari pihak perusahaannya. Ini yang lagi saya kejar apa sanksinya dan apa bentuknya. Tentunya hak saya juga tidak boleh dihilangkan.

  • 10 Februari 2023 - (22:24 WIB)
    Permalink

    Kejadian kaya gini malah jadi masaah tersendiri untuk marketplace nya, bisa jadi pembeli dan penjual jadi ragu untuk menggunakan marketplace online. Saya termasuk yg sering beli online pernah terjadi masalah barang kurang.
    Saya selalu tanya sellernya dlu sebelum mengajukan komplain karena takutnya pas packing emg kurang. Dan selalu masalah bisa selesai dengan baik.
    Semoga buat seller dan buyer tidak ada yg dirugikan

  • 14 Februari 2023 - (15:00 WIB)
    Permalink

    Itu sudah direpack ulang keliatan

    Video unboxing pembeli juga kurang jelas resi, detail paketnya

    Kalau pembeli dimenangin penjualnya dirugikan bisa dituntut perdata ini 😂😂

    Harusnya bisa cepat ya kurir sicepat kan biasa ada foto paket saat diterima pelanggan, nah dari situ saja bisa ditentukan yang maling dikurir atau pembeli kalau pembelinya maling wah parah sih bisa lawan lawyernya sicepat 😂😂

  • 14 Februari 2023 - (22:51 WIB)
    Permalink

    Waw ngeri sekali barusan baca berita di detik.com yang berhubungan sama sicepat. Coba di cek aja ges…

 Apa Komentar Anda mengenai SiCepat Ekspres?

Ada 32 komentar sampai saat ini..

Kirim Paket Isi 2 Unit HP, yang Diterima Pembeli Tinggal 1 Unit

oleh kepin dibaca dalam: 2 menit
32