Keluhan Surat Pembaca Tokopedia Menyulitkan Konsumen untuk Pembelian Obat Keras dan Proses Bantuan Tokopedia Care Berbelit-Belit 12 Juli 202411 Juli 2024 dhyu20182 12 Komentar Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, Layanan Pelanggan, Marketplace, obat resep, SOP, Standard Operating Procedures, Tokopedia, Tokopedia Care Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Pada tanggal 7 Juli, saya membeli obat hipertensi dan obat tersebut tergolong obat keras. Saat itu, saya checkout bersamaan dengan beberapa produk lain dari toko/seller lainnya. Ketika di halaman checkout, saya tidak menemukan kotak untuk melampirkan resep maupun chat dengan dokter. Saya mengira resep bisa di-upload nantinya melalui fitur chat dengan seller. Saat checkout ke halaman pembayaran pun sistem Tokopedia tidak menolak ketika resep belum di-upload. Padahal biasanya, jika belum ada resep, tidak bisa lanjut ke halaman pembayaran. Lalu, keesokan harinya, seller mengatakan tidak bisa memproses order obat saya karena tidak ada resepnya dan meminta untuk membatalkan order. Saya pun melampirkan resep fisik yang saya peroleh dari dokter jantung saya. Namun, seller masih menolak dengan alasan takut dikenakan sanksi oleh Tokopedia karena belum ada resep digital (dari fitur chat dokter). Saya pun segera menghubungi Tokopedia Care untuk menangani masalah ini agar segera meng-update di sistem sehingga orderan obat saya terlampir di sistem. Dimulailah proses panjang dan berbelit-belit. Setelah saya lampirkan bukti resep dan meminta agar orderan segera dikirim, CS Tokopedia mengatakan telah menerima resep tersebut dan orderan saya sudah memenuhi syarat untuk dikirim tetapi sedang menunggu konfirmasi dari seller. Sedangkan setelah dikontak kembali, pihak seller mengatakan masih menunggu konfirmasi pihak CS Tokopedia. Permasalahannya, saya menggunakan voucher potongan belanja untuk pesanan tersebut dan voucher tersebut akan hangus jika pesanan dibatalkan, padahal voucher tersebut berbayar. Jadi, saya tidak bisa cancel orderan tersebut. Kenapa pihak CS Tokopedia Care tidak dapat membantu untuk update di sistem bahwa resep sudah terlampir? Padahal saya sudah kirimkan bukti konkret resep tertulis, baik resep asli maupun resep digital. Lagipula, saat checkout barang di beberapa toko lain secara bersamaan, kenapa kolom resepnya hilang? Saya jadi tidak bisa input resepnya. Biasanya, jika belum melampirkan resep, tidak akan bisa lanjut ke halaman pembayaran. Jadi, hal ini juga kesalahan dari pihak Tokopedia yang belum memperbaiki bug pada sistem checkout obat keras. Saya sangat kecewa konsumen dirugikan karena kesalahan sistem Tokopedia dan CS tidak ada yang mau membantu permasalahan saya. Saya harap ada itikad baik dari Tokopedia dan segera ditindaklanjuti agar orderan saya bisa segera dikirim. Terima kasih. Diah A. Surabaya Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Iwen12 Juli 2024 - (09:53 WIB)Permalink Ya mau ngga mau batalkan. Menyangkut obat jantung jangan ditunda-tunda. Segera tebus di apotik fisik, drpd ruginya bukan sekedar nilai voucher, taruhannya bisa nyawa kalo menyangkut jantung. Saya jg pernah hangus voucher 50rb gara” pesanan hrs masuk komplain krn ulah seller yg salah kirim tipe barang. Resiko belanja online ya ada aja, dr hal kecil sampe kerugian besar. 1 1 Login untuk Membalas
Firman12 Juli 2024 - (10:08 WIB)Permalink Mau hilang diskon apa yang nya**? Beli aja lamgsung ke apotik. Suka gagal paham sama fakir diskon. 1 1 Login untuk Membalas
Ricky Julianto12 Juli 2024 - (12:09 WIB)Permalink Gile obat yg se penting ini berani bgt pesan lewat tokped/marketplace. Ya klo masih punya stock drumah masih oke, tapi klo gak sih nekatt bgt Login untuk Membalas
Bob12 Juli 2024 - (12:34 WIB)Permalink Saya bingung salahnya di mana. Si penjual lupa aktifin wajib resep dokter? Pembeli lupa upload di halaman pemesanan? Atau dari Tokopedia error, atau kurang jelas pembeli obat keras musti upload resep di mana? Masalah kupon ilang emang nyesek. Apalagi kalau beli dari beberapa toko sekaligus dalam 1 pembayaran. Kalau ada toko yang batalin pesanan entah alasan apa, kupon ngak balik haha. Dianggap ngak dipake. Cari celah melulu nih marketplace. 1 2 Login untuk Membalas
dhyu20182Penulis artikel15 Juli 2024 - (13:16 WIB)Permalink saya baru tahu dari CS tokopedia, ternyata si penjual lupa aktifkan wajib resep pada obat tersebut sehingga saat saya checkout waktu itu bisa kelolosan tanpa resep dan kolom resep tidak ada. Padahal saya sudah langganan obat ini dan selalu siap resep 1 Login untuk Membalas
kris12 Juli 2024 - (13:28 WIB)Permalink bagi saya kalau obat urgent , saya gak terlalu memikirkan diskon saya langsung pergi ke apotik terdekat kalo memang sulit ditemukan, baru saya cari di onlen dengan kurir instant itu kalo saya sih 1 1 Login untuk Membalas
Lisianto12 Juli 2024 - (14:18 WIB)Permalink Emang benar kalau obat keras tidak bisa CO kalau belum upload,ini berarti bug dari sisyem Tokped. Kalau multiple order bisa tetap checkout. Seller juga kurang paham, resep tidak harus digital,resep tertulis juga bisa kok sesuai petunjuk CS diatas. Ya enak beli obat online,tidak perlu keluar rumah ,kalau urgent ya pilih kurir instan lah. 1 Login untuk Membalas
kreasi12 Juli 2024 - (17:10 WIB)Permalink Mungkin saja diakalin saja biar vouchernya hangus 1 Login untuk Membalas
dhyu20182Penulis artikel15 Juli 2024 - (13:17 WIB)Permalink Ini kesalahan si penjual. Hari ini saya baru tahu dari CS tokopedia , ternyata si penjual lupa aktifkan wajib resep pada obat tersebut sehingga saat saya checkout waktu itu bisa kelolosan tanpa resep dan kolom resep tidak ada. Padahal saya sudah langganan obat ini dan selalu siap resep Login untuk Membalas
Alan12 Juli 2024 - (15:26 WIB)Permalink Belum pernah beli online kalau obat. Dan ga berani beli online. Bukan kek beli baju ini masalahnya. Ga cocok ya ga dipakai. 1 Login untuk Membalas
Bob12 Juli 2024 - (16:24 WIB)Permalink Mau juga kebalik. Obat standar. Masalahnya beli online cuma bisa palsu. Kalau baju musti ke toko liat cocok ngak. Login untuk Membalas