Keluhan Surat Pembaca Beli Nomor Baru, tapi Telah Terdaftar Akun Premium DANA Atas Nama Orang Lain 24 Mei 2025 IDA JAYATI 14 Komentar Akun Pengguna, Akun Premium DANA, Chat Bot, Customer complaint handling, Customer Service, DANA, Data nasabah, Dompet Digital, e-Wallet, Kartu SIM Perdana, Keamanan akun, Nomor ponsel recycle, Nomor telepon pengguna, penghapusan akun, Penghapusan Data, Perubahan data, SOP, Standard Operating Procedures, Verifikasi, Verifikasi Akun, Verifikasi Data Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Perkenalkan, saya Ida Jayati. Awalnya, saya ingin mendaftar akun DANA “PT Espay Debit Indonesia Koe” dengan nomor saya 08187***66. Namun, ternyata nomor tersebut sudah terdaftar dan meminta PIN. Saya mengklik opsi lupa PIN, dan passcode dikirim melalui WA, sehingga saya berhasil masuk. Sayangnya, benar saja, nomor saya 08187***66 telah terdaftar atas nama orang lain dan statusnya terverifikasi Premium. Berikut adalah tangkapan layar yang saya lampirkan: Mungkin karena nomor saya termasuk dalam kategori nomor daur ulang, sehingga mengakibatkan nomor saya pernah digunakan oleh pemilik sebelumnya. Singkat cerita, saya membeli nomor 08187***66 pada bulan Februari 2025 di website XL Prioritas. Saya menggunakan kartu pascabayar, karena saya membutuhkan nomor cantik untuk mendukung kebutuhan bisnis. Berikut adalah bukti saya lampirkan, yaitu billing terakhir/bukti kepemilikan bahwa nomor tersebut telah menjadi milik saya. Oleh karena itu, saya ingin mengajukan penghapusan akun DANA “PT Espay Debit Indonesia Koe” dengan nomor 08187***66. Namun, sangat disayangkan, prosesnya sangat sulit. Saya sudah menghubungi pihak DANA melalui chat, tetapi yang merespons hanya bot, dan saya tidak bisa terhubung dengan customer service. Saya juga telah menghubungi melalui telepon di nomor 1500 445, tetapi pihak DANA tidak dapat memberikan solusi. Mereka hanya menyarankan untuk menghapus, mengabaikan, atau mengganti nomor. Saya ingin menekankan, bahwa saya tidak bisa sembarangan mengganti nomor, mengingat peraturan Komdigi yang membatasi registrasi secara mandiri maksimal 9 nomor per 1 NIK dari 3 operator. Kebetulan, hanya kartu XL yang dapat digunakan di tempat domisili saya. Sangat disayangkan karena solusi tersebut tidaklah mudah, mengingat saya memiliki 3 nomor pascabayar. Oleh karena itu, pendaftaran prabayar harus dilakukan melalui XL, karena sistem XL membaca NIK yang telah terdaftar 3 nomor, sehingga pendaftaran prabayar ditolak. Namun, pihak DANA tidak memahami hal ini. Saya juga mencoba mengajukan keluhan melalui APPK OJK, ternyata DANA “PT Espay Debit Indonesia Koe” belum terdaftar di daftar OJK maupun Bank Indonesia. Hasilnya nihil, dari OJK dilempar ke BI, dan dari BI disarankan hanya untuk menghubungi pihak DANA. Saya sudah berulang kali mencoba melakukan penghapusan melalui aplikasi sesuai yang disarankan oleh CS 1500445, tetapi hasilnya tetap nihil. Mohon pihak DANA “PT Espay Debit Indonesia Koe” dapat menanggapi keluhan saya dan menghubungi saya di nomor 08187***66. Terima kasih. Ida Jayati Jakarta Selatan Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Nur25 Mei 2025 - (15:36 WIB)Permalink Kalo saya mau hapus akun dana saya. Tapi nggak bisa maslahnya aku dana saya d curi dan d pke orng nggak di kenal…mau hapus susah banget 1 1 Login untuk Membalas
Wisnu24 Mei 2025 - (12:45 WIB)Permalink bukannya nomer yg wajib didaftarkan adalah nomer prabayar? saya punya 1 nomer Halo, 1 simPATI, dan 1 kartu As, tapi kalo dicek yang terdaftar hanya 2 saja yaitu simPATI dan As nya. saya masih bisa registrasi nomer Telkomsel 1 lagi. Login untuk Membalas
DSTH24 Mei 2025 - (13:05 WIB)Permalink Sebelum beli nomor baru, baiknya di cek dulu di get contact. Kecuali klo beli nomor random / bukan nomor cantik. Pernah beli nomor cantik di toped, mau daftarkan ke nomor rekening bank, ditolak, ternyata udh pernah dipakai orang. Login untuk Membalas
Abo Cah24 Mei 2025 - (13:12 WIB)Permalink mengingat peraturan Komdigi yang membatasi registrasi secara mandiri maksimal 9 nomor per 1 NIK dari 3 operator. Kebetulan, hanya kartu XL yang dapat digunakan di tempat domisili saya. MUANTABBBB sekali, punya brp nomer terdaftar? yg sebelumnya indosat dan telkomsel masih pada aktif? (bisa di lihat dr histori cuhatan TS di MK) BTW, domisili dmn sampai2 operator macam telkomsel tidak bisa digunakan? ternyata DANA “PT Espay Debit Indonesia Koe” belum terdaftar di daftar OJK maupun Bank Indonesia dan ente msh mau buka acc di DANA? MANTAFFF sekali 1 Login untuk Membalas
Udin24 Mei 2025 - (13:38 WIB)Permalink Kalau suhu MK tau aja ya, curhatan TS sebelumnya 😀😀 Login untuk Membalas
Abo Cah24 Mei 2025 - (13:47 WIB)Permalink tinggal klik aja bro, nama penulis yg tercantum di awal tulisan, sebelah tanggal, warna biru 1 Login untuk Membalas
James25 Mei 2025 - (18:41 WIB)Permalink Terima kasih suhu atas infonya. Jadi tau ernyata penulis sudah berkali² curhat di MK. Login untuk Membalas
Ais25 Mei 2025 - (02:26 WIB)Permalink Keluhan apa Drama? Hahaha Kemungkinan dia penipu ulung 😅 1 1 Login untuk Membalas
0725 Mei 2025 - (12:10 WIB)Permalink Tunggu saja, pasti ada tagihan tagihan peninggalan pengguna lama. Jadi jangan percaya dengan nomor cantik yang ditawarkan oleh provider. Atau nomor cantik yang ditawarkan Bundling dengan pembelian handphone. Itu Nomor Cantik bohong besar. Nomor cantik pasti sudah laku dari dulu. Nomor cantik yang ada sekarang adalah nomor daur ulang alias di re-activate setelah ditinggalkan pengguna lama mungkin karena menghindari kasus kasus yang terhubung dengan nomornya. XL Prioritas? Apanya yang prioritas. Nomor basi juga dijual, bukannya dicek dulu Saya pernah mengalami. Beli simcard yang ternyata daur ulang, alhasil tiap hari ditelpon DC, ditagih macem macem, dan tunggakan langganan internet lah, langganan ini itu dan tidak bisa didaftarkan untuk aplikasi ini itu karena sudah terkait akun milik orang lain. Hati hati, yang ada kita yang dikejar kejar DC. Kasus yang sama saya dapat dari Kartu Halo bundlingan paket beli handphone baru, padahal statusnya berlangganan untuk setahun lho. Eh nggak ada hujan nggak ada angin ada telpon dari First media bla bla bla. Preeeeet. Bangke. Padahal kejadian sudah tiga tahun lalu, masih aja begini. 1 1 Login untuk Membalas
poer25 Mei 2025 - (13:08 WIB)Permalink Ada bagusnya Rugi Untung perihal nocan, regulasi pemerintah agar lebih ketat 1nik maksimal 7no hp biar aman, dan Selama ny 1 Login untuk Membalas
Fitri30 Mei 2025 - (23:27 WIB)Permalink Sy jg pernah mengalami yg spt ini. Sekali waktu ada yg telpon dr org yg ga sy kenal dan takut jg nantinya jd banyak teror² ga jelas. Akhirnya sy buang sim cardnya… cari aman & nyaman aja Login untuk Membalas
Kun Anthoxy26 Mei 2025 - (13:40 WIB)Permalink makasih nih infonya para suhu di MK, bnyk sekali ternyata no cantik yang dijaul murah di ONLINE marketplace, beruntung beli bukan nomor cantik..sempat tergiur no cantik murah eh ternyata banyak masalahnya..saya juga tau itu nomor daur ulang,tapi belum tau kalo mungkin dibelakangnya bakal di teror terus mungkin salah satunya sama pinjol Login untuk Membalas
Bryan27 Mei 2025 - (09:16 WIB)Permalink mungkin bisa dicoba cara ini : 1. beli nomor baru lagi 2. ganti nomor di akun dana nya arahkan ke nomor yang baru Login untuk Membalas