Keluhan Surat Pembaca QR Code Subsidi Tepat My Pertamina Diblokir, Pelayanan Call Center Pertamina 135 Sangat Buruk 18 November 202518 November 2025 Alif 14 Komentar Akun Pengguna, Akun terblokir, Alasan pemblokiran, antrean pelayanan, Aplikasi Smartphone, Bahan Bakar Minyak, BBM bersubsidi, Call Center, Customer Care, Customer complaint handling, MyPertamina, Pembukaan blokir, Pengajuan banding, Pertamina, Sikap petugas, SPBU, Transparansi Informasi Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya sangat dirugikan dengan QR Code Subsidi Tepat My Pertamina. Sebelumnya saya sudah mendaftarkan di aplikasi My Pertamina untuk mendapatkan QR Code. QR Code tersebut juga sudah bisa saya gunakan. Namun pada tanggal 15 November 2025, ketika saya gunakan di SPBU Rest Area Jagorawi dekat exit Sentul Selatan, QR Code tersebut tidak dapat digunakan. Petugas SPBU menyarankan saya untuk menghubungi call center Pertamina 135. Saat itu kondisi SPBU sangat ramai. Kurang lebih saya mengantre selama 15 menit. Agar saya bisa mengisi BBM, petugas menyampaikan bahwa saya harus mengantre kembali dari awal karena jalur pengisian saya hanya menyediakan BBM jenis Pertalite. Karena QR Code saya tidak bisa digunakan, mau tidak mau saya harus mengisi BBM jenis Pertamax dan perlu mengantre kembali dari awal. Saya lampirkan juga screenshot aplikasi My Pertamina yang menyatakan bahwa di aplikasi tersebut tidak ada keterangan terblokir dan tertulis bahwa saya masih berhak mendapatkan BBM bersubsidi. Ketika saya hendak mengantre kembali untuk mengisi Pertamax, saat itu kondisi rest area sangat ramai. Untuk berputar dan mengantre kembali, saya perkirakan membutuhkan waktu sekitar 40–50 menit. Mengantre awal saja sudah memakan waktu sekitar 15 menit, apalagi harus memutar ulang dan mengantre dari awal. Artinya, apabila saya mengantre kembali, waktu saya dapat terbuang kurang lebih 1 jam. Saat kejadian itu, saya juga perlu bertemu seseorang untuk keperluan bisnis. Karena kondisi sangat padat, sambil memutar kendaraan saya menelpon call center Pertamina 135. Namun bukan solusi yang saya dapatkan, justru pelayanan call center-nya sangat buruk. Petugas yang menerima telepon saat itu bernama De** dan menyampaikan bahwa QR Code saya terblokir. Karena tidak puas dengan jawabannya, saya meminta agar disambungkan ke leader call center tersebut. Leader-nya bernama Di**. Saya menanyakan alasan QR Code saya terblokir, dan dijelaskan bahwa QR Code saya diblokir karena penyalahgunaan subsidi. Saya merasa tidak pernah melakukan penyalahgunaan karena pembelian BBM saya selalu normal. KTP, STNK, BPKB, serta data pada aplikasi My Pertamina semuanya atas nama saya. Saya meminta penjelasan lebih lanjut mengenai letak penyalahgunaannya, namun leader call center tersebut tidak dapat menjelaskan. Saya justru diminta menunggu hingga 14 hari kerja ke depan untuk proses banding. Ia juga menyampaikan bahwa akun saya terblokir sejak 31 Oktober 2025. Mendengar hal tersebut, saya semakin terkejut. Mengapa sejak 31 Oktober 2025 akun saya terblokir, tetapi tidak ada notifikasi atau email pemberitahuan? Saya baru mengetahui adanya pemblokiran ketika hendak mengisi BBM pada 15 November 2025. Padahal ketika membuka aplikasi My Pertamina, tertulis bahwa saya masih berhak mendapatkan subsidi tepat dan tidak ada keterangan terblokir. Saya sudah menghabiskan banyak waktu, dan urusan bisnis saya pun menjadi kacau karena QR Code tidak dapat digunakan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Lebih parahnya lagi, selain jawaban yang tidak memuaskan, kondisi call center yang saya hubungi juga sangat berisik. Bahkan saya mendengar seseorang di belakang mengatakan kata-kata kasar. Saya sangat kaget mendengarnya. Saya sampai menegur leader call center tersebut karena bahkan ketika ia sedang melayani pelanggan, suasana di belakangnya sangat berisik dan tidak profesional. Ini benar-benar call center terburuk yang pernah saya hubungi. Alif Depok, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
madman18 November 2025 - (09:46 WIB)Permalink Jika diblokir karena penyalah-gunaan subsidi, bagaimana SP ini akan ditanggapi pihak terkait jika anda sendiri tidak mencantumkan jenis kendaraan anda, kapasitas mesin, serta peruntukan kendaraan (pribadi, niaga, sosial, dinas, dst)? 1 Login untuk Membalas
AlifPenulis artikel18 November 2025 - (10:42 WIB)Permalink Ketika awal daftar saya sudah isi jelas dan lengkap. Saya cek data nya pun di aplikasi sudah jelas dan lengkap. Dan apabila saya belum isi data bagaimana saya bisa mendapatkan barcode? Syarat mendapatkan barcode kan harus isi semua data. Artinya data sudah saya masukan secara jelas dan lengkap. Login untuk Membalas
AlifPenulis artikel18 November 2025 - (12:43 WIB)Permalink Ertiga old, tahun 2014. 1373CC. Saya udah baca bahwa mobil tersebut termasuk yang berhak menerima subsidi. Login untuk Membalas
bambang21 November 2025 - (09:41 WIB)Permalink Saya juga mengalami hal yang sama, tiba-tiba QR nya tidak berlaku alasannya ada ketidaksesuaian data saat mendaftar. Bagaimana mungkin saya sudah mendapatkan dengan benar dan datanya kan sudah di crosscheck dengan data kepolisian dan sudah digunakan saat pertama kali QR diperkenalkan tahun 2021 tiba-tiba dikatakan ada data yang salah (tidak sesuai). Bagaimana sih kerja admin mypertamina- subsidi tepat ? Saat mendaftar ulang ditolak tapi tidak tahu apa kekurangan nya. Ayo Pertamina jangan lelet lagi kerja nya. 1 Login untuk Membalas
tobias_boon18 November 2025 - (13:27 WIB)Permalink Saya pun juga pernah diawal2 wajib menggunaan QR, 1-2 bulan tiba2 QR nggk bisa dipakai dengan alasan harus registrasi ulang (pas lagi mau di scan di SPBU – dan gagal isi langsung cari SPBU Swasta) akhirnya bikin kapok udah lah terakhir beli Pertalite. Semoga keluhan TS ditanggapi cepat oleh Pertamina. Login untuk Membalas
AlifPenulis artikel18 November 2025 - (13:40 WIB)Permalink Iya, dan sekarang stok di SPBU swasta sudah tidak ada. Mau tidak mau harus isi di SPBU Pertamina. Dan yang sangat saya merasa kecewa kalo memang barcode di blokir kenapa tidak di sampaikan melalui email oleh pertamina. Kenapa tidak ada notifikasi menyampaikan barcode saya di blokir. Atau kenapa di aplikasi My pertamina nya pun do tulis di blokir. Semua itu tidak ada pemberitahuan sama sekali. Dan sampai saat ini pun di aplikasi My pertamina saya keterangan saya masih berhak dapat subsidi. Tidak ada keterangan di blokir sama sekali. Sedangkan ketika saya hubungi Call Centre di blokir tanggal 31-10-25. Bayangkan jika ada orang yang mau pergi ke bandara, buru2 untuk mengejar waktu, dan bagimana juga jika orang sedang membawa orang sakit yang perlu buru2 ke RS habis bensin tiba-tiba ketika isi bensin barcode di blokir dan perlu antri ulang dari awal. Harus nya ket Login untuk Membalas
AlifPenulis artikel18 November 2025 - (13:41 WIB)Permalink Harusnya ketika di blokir langsung di sampaikan pemberitahuan nya. Tidak di biarkan begitu saja, dan baru tahu ketika isi BBM barcode sudah tidak bisa di gunakan. Login untuk Membalas
AlifPenulis artikel18 November 2025 - (17:58 WIB)Permalink Pajak hidup. Cek saja. Semua dokumen saya yang berurusan dengan negara saya ikuti dengan baik. Pajak apapun semua saya bayar.
AlifPenulis artikel18 November 2025 - (18:03 WIB)Permalink Selain QR code pertamina yang bermasalah, pelayanan call center pertamina 135 pun sangat buruk. Call center nya tidak bisa menyelesaikan masalah, pelayanan nya pun buruk sekali. Petugas call center yang menerima keluhan saya tidak bisa memberikan solusi, saya minta di sambungkan ke leader nya. Leadernya pun sama tidak bisa memeberikan solusi. Bahkan ketika leader saja terima telpon dari saya, orang lain di belakangnya sangat berisik. Bahkan orang di belakang nya sampai ada yang bilang kata kasar “G*BL**”. Login untuk Membalas
PetMonthly20 November 2025 - (19:08 WIB)Permalink Saya memahami ketidaknyamanan yang Anda alami, dan pengalaman seperti itu memang sangat mengecewakan. Namun perlu diketahui bahwa petugas call center memiliki peran yang terbatas. Tugas utama mereka adalah menerima keluhan, mencatat informasi, serta meneruskan laporan tersebut ke bagian teknis atau unit terkait yang memiliki kewenangan untuk memberikan solusi. Karena itu, ada beberapa jenis masalah—terutama yang bersifat teknis atau terkait sistem—yang memang tidak bisa langsung diselesaikan oleh petugas call center saat itu juga. Mereka hanya bisa membantu sejauh prosedur yang telah ditentukan. Login untuk Membalas
Lai20 November 2025 - (09:09 WIB)Permalink Apa pernah share qr code ke orang lain? Login untuk Membalas
Wahyu2 Desember 2025 - (15:12 WIB)Permalink memang sangat merugikan, begitu juga kejadian di alami dengan saya, saya sampai saat ini memilih isi di bukan pertamina Login untuk Membalas