Fasilitas “Jeda Bayar” dari Grab Merchant OVO Finansial Tidak Jelas Ketentuannya

Saya adalah keluarga pemilik Restoran Ayam Tulang Lunak Uti Jakarta Jagakarsa.

Aplikator Grab Merchant memiliki fasilitas bernama Grab Modal yang memungkinkan pihak mitra mengajukan pinjaman. Sejak berjualan 4 tahun lalu, kami sesekali mengajukan pinjaman untuk berbagai kebutuhan.

Di akhir tahun, kami berencana pulang ke kampung halaman dan mengajukan “jeda bayar”. Jeda bayar sendiri adalah fasilitas dari Grab yang memungkinkan peminjam mengajukan jeda bayar dengan berbagai alasan, seperti pulang kampung, sakit, renovasi, ataupun bencana alam.

Singkatnya, jeda bayar kami ajukan pada tanggal 23 Desember untuk periode 29 Desember sampai 9 Januari 2026. Berbagai persyaratan sudah dipenuhi pada tanggal 26–28 Desember, terlampir gambar bahwa pihak Grab sudah menerima berkasnya.

Namun hingga hari ini, tanggal 6 Januari, pengajuan jeda bayar masih dalam proses. Tidak bosannya hampir setiap hari kami menanyakan perkembangan proses jeda bayar ini. Padahal di FAQ tertulis bahwa proses tersebut membutuhkan waktu 1–3 hari kerja.

Kami pulang kampung sejak tanggal 29 Desember sampai 6 Januari. Di rentang tanggal tersebut, beberapa kali pihak OVO menelepon untuk menanyakan perihal tunggakan, padahal sudah jelas pengajuan jeda bayar telah dikirim sejak tanggal 26 Desember. Kenapa sampai saat ini masih dalam proses? Sesuai ketentuan, proses dilakukan 1–3 hari kerja.

Saya sudah tiba kembali di rumah, tetapi pengajuan belum juga beres, padahal diajukan sebelum pulang kampung.

Puncaknya, pada tanggal 6 Januari ini, bagian penagihan OVO bernama Mon*** menelepon kami, dan gaya bicaranya sangat ofensif. Beberapa contoh kalimat yang kurang pantas: “Paham? Paham???” “Kenapa diam saja, Bu Sulatun?” “Silakan bikin pelaporannya, saya tunggu hari ini.”

Sebenarnya kami pinjam ke OVO atau pinjam uang pribadi Mon***? Kok seolah-olah Mon*** ini sangat tidak terima. Sebagai manusia yang punya adab, ketika orang berbicara ya kita mendengar dan diam, dan sudah jelas paham.

Saya berpikir, apakah gaya bicara seperti ini dimaklumi oleh perusahaan sebesar OVO? Padahal pada dasarnya, “jeda bayar” ini adalah fasilitas yang kalian berikan. Walaupun sifatnya pengajuan, tentu hasilnya bisa diterima atau ditolak. Namun kenapa sampai tanggal 6 Januari pengajuannya masih diproses? Janjinya apa? 1–3 hari kerja, bukan?

Sudah sering mengajukan Grab Modal, pembayaran selalu lancar, walaupun total angsuran yang kami bayarkan hanya sekitar Rp100 ribu per hari (beberapa nomor kontrak).

Perlu diketahui, omzet bersih restoran kami di Grab saja Rp1–2 juta per hari, belum termasuk di dua merchant lain, yaitu Gojek dan Shopee. Hal ini terbukti dari nominal pinjaman yang bisa mencapai Rp150 juta atau bahkan lebih. Artinya, kami memenuhi syarat untuk meminjam dan dipercaya oleh kalian. Jika riwayat pembayaran macet, tentu tidak mungkin nilai pinjaman sebesar itu diberikan.

Mon***, kenapa gaya bicara Anda tendensius sekali? Apakah Anda tidak sadar telah secara brutal menyerang kami? Kesan yang muncul seperti kami menunggak berbulan-bulan, kabur, dan tidak mau membayar. Ucapan Anda tersebut terekam dan tersimpan dengan baik oleh kami.

Kalaupun pengajuan ditolak, itu tidak masalah. Namun jangan ingkar soal “1–3 hari kerja”, lalu memaksa pembayaran tagihan via QRIS. Apakah kalian pikir kami akan tunduk begitu saja? Jika kalian bisa berbicara dengan gaya seperti itu kepada kami, kami juga bisa bersikap yang sama. Toh nantinya saat berjualan, sistem tetap akan memotong omzet secara otomatis.

Perlu diingat sekali lagi, Mon***, jeda bayar adalah fasilitas dari kalian, bukan kami yang mengemis untuk meminta hal tersebut. Sekelas OVO memiliki karyawan dengan gaya bicara seperti ini, benar-benar seperti rentenir pinggir jalan.

Shame on you, Mon***!

Sastrawijaya/Sulatun
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Fasilitas “Jeda Bayar” dari Grab Merchant OVO Finansial Tidak Jelas Ketentuannya”

Dengan hormat, Terima kasih Bapak Sastrawijaya atas kepercayaannya dalam menggunakan layanan GrabModal. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Bapak alami...
Baca selengkapnya

7 komentar untuk “Fasilitas “Jeda Bayar” dari Grab Merchant OVO Finansial Tidak Jelas Ketentuannya

  • 11 Januari 2026 - (09:02 WIB)
    Permalink

    Kalau status permohonan disetujui atau tidaknya belum ada kejelasan, bukankah sebaiknya pembayaran tetap dilakukan? Karena ada biaya, denda, tenggat waktu, dan hal lainnya terkait pinjaman kan… Itu sudah disetujui dari awal. Lain hal dengan jeda bayar yang belum ada persetujuan.
    Kalau angsuran tidak dibayar ya otomatis malah jadi masalah karena wanprestasi masuknya….. walau tulisannya “hanya sekitar Rp100 ribu per hari “, relatif masih bisa lah ditanggung dulu entah berat atau tidak tapi kan ” hanya” katanya

    • 12 Januari 2026 - (23:27 WIB)
      Permalink

      Dear Betsy, pembayaran tetap dilakukan kok, sampai hari ini, alhamdulillah selalu lancar jaya, seperti biasa.
      Yang dipermasalahkan disini kenapa pihak ovo itu ingkar dengan ketentuan yang mereka bikin sendiri perihal “proses dilakukan 1-3 hari kerja”, bukan hanya “katanya” yang seperti anda bilang.
      Pake segala nyebut wanprestasi, anda itu sebenernya tau gak arti dari wanprestasi itu apa? LOL.
      Kok malah judge gw soal wanprestasi, jauh dari panggang itu mah.
      Ini Betsy atau Monica yang berlindung pake nama Betsy? Hahahaha come on girl!

    • 13 Januari 2026 - (15:16 WIB)
      Permalink

      Padahal kalau benar omset bersihnya 1-2 juta per hari dalam satu toko saja, belum termasuk 2 toko yg lain, kenapa bayar 100 ribu saja kesulitan?

      • 13 Januari 2026 - (23:11 WIB)
        Permalink

        Dimana ada kalimat “kesulitan”?
        Yang dipermasalahkan disini itu bukan soal kesulitan membayar, Eko.
        Coba bacanya pakai mata ya, gak buta huruf kan?
        Omset sehari 1-2jt memang fakta, gawai anda kan sudah pasti smartphone, bisa pantau sendiri tinggal pilih mau diaplikator mana, ketik nama resto nya, lalu keliatan kualitas resto tersebut.
        Daripada cuap-cuap gak ada isinya 😁

        • 14 Januari 2026 - (01:17 WIB)
          Permalink

          Wkwkwk.. ngaku nya gak kesulitan, tapi kok angsuran 100 ribu aja malah ngajuin jeda bayar.

          Apalagi belum juga dikonfirmasi, malah main kabur aja gak bayar angsuran. Seolah-olah udah pasti disetujuin. Makanya wajar si admin Monica nya berulang kali bilang Paham ke Anda. Wkwkwkwk..

          • 14 Januari 2026 - (15:31 WIB)
            Permalink

            Jeda bayar itu fasilitas, ngajuin ya karena warung tutup, bukan gak bisa bayar.
            Cicilan selalu lancar jaya, sampe detik ini.
            Kalo gak mampu bayar, nilai pinjaman gak bisa sampe 150jt.
            Buktinya pengajuan jeda bayar udah disetujui, sesaat setelah media konsumen muat thread ini.
            Sirik ya, Eko? Kerja yang bener, gw tau lu orang susah, blame orang modal sosmed 😁
            Bodoh boleh2 aja ya Eko, tapi jangan keterlaluan.

 Apa Komentar Anda?

Ada 7 komentar sampai saat ini..

Fasilitas “Jeda Bayar” dari Grab Merchant OVO Finansial Tidak Jela…

oleh Sastrawijaya dibaca dalam: 2 menit
7