Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Klaim Allianz Rp141 Juta Ditolak, Padahal Penyakit yang Sama Sebelumnya Selalu Dibayar 3 Februari 20265 Februari 2026 Hendra 1 Komentar Alasan Medis, Alasan penolakan, Allianz, Asuransi, Asuransi Kesehatan, Biaya Rumah Sakit, cashless insurance, Customer complaint handling, Customer Service, Dokumen, Indikasi Medis, Klaim Asuransi, Pengajuan banding, Penolakan klaim asuransi, polis asuransi, Premi Asuransi, Rawat inap, Reimbursement, Rekam Medis, SOP, Standard Operating Procedures, Surat Keterangan Dokter, Syarat dan Ketentuan, Verifikasi, Verifikasi Data Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Kepada MediaKonsumen.com Saya adalah pemilik polis PT. Allianz Life Indonesia dengan nomor 000040345899 dan telah menjadi nasabah sejak tahun 2016. Pada tanggal 19 November 2025, saya mengajukan klaim untuk infeksi urologi sebesar Rp141.009.000 di RS Siloam Kebon Jeruk (bukti terlampir). Namun klaim tersebut ditolak oleh pihak Allianz Life, dengan alasan bahwa penyakit ini termasuk dalam pengecualian permanen terkait dengan DM. Sebelumnya, saya telah mengajukan klaim untuk penyakit yang sama berkali-kali dan tidak pernah ditolak, selalu dibayar. Keputusan ini sangat mengecewakan bagi saya, sehingga saya mengajukan permohonan tinjau ulang klaim pada tanggal 5 Januari 2026 (bukti terlampir), tetapi tetap ditolak. Jumlah klaim Terakhir, saya mengunjungi CS Allianz pada tanggal 26 Januari 2026 untuk mengajukan tinjau ulang yang kedua, dengan melampirkan surat dari dokter yang menyatakan bahwa penyakit ini tidak disebabkan oleh DM (bukti terlampir). Saya merasa kehilangan kepercayaan kepada Allianz, yang sebelumnya memiliki reputasi baik dalam hal klaim, namun kini sangat mengecewakan. Semoga Allianz Life dapat membayar klaim saya dan membuktikan kualitasnya sebagai asuransi yang lebih baik dibandingkan yang lain. Terima kasih. Hendra Jakarta Pusat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Munzir Akbarwan4 Februari 2026 - (12:23 WIB)Permalink Klaimnya jg gak masuk akal, infeksi urulogi, perlu ditinjau ulang Login untuk Membalas