Tanggapan Tanggapan perihal “tiket.com Sengaja Menghilangkan Informasi Penting Kemudian Membatalkan Pembelian?” 26 Maret 2026 tiket .com 4 Komentar Alasan pembatalan, booking online, Customer complaint handling, Customer Service, Deskripsi produk, e-ticket, informasi produk, Informasi tidak akurat, Kesalahan Informasi, Kondisi produk tidak sesuai informasi, Pembatalan pesanan, Pembatalan Sepihak, Pembatalan Tiket, Pemesanan tiket online, Penghapusan informasi, Penghapusan konten, perbedaan informasi, Syarat dan Ketentuan, Tiket Kereta Api, tiket.com, Transparansi Informasi, Travel agent online Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Halo sobat tiket Djunadi, Terima kasih atas perhatian dan masukan yang telah disampaikan melalui Media Konsumen pada tanggal 24 Maret 2026, terkait pengalaman pemesanan JR Pass Hokuriku Arch 7-Day Rail Pass. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dalam pemesanan ini. Laporan tersebut telah kami tindaklanjuti dan saat ini menjadi perhatian kami untuk memastikan peningkatan kualitas layanan ke depannya. Sebagai bentuk komitmen kami dalam menjaga kenyamanan pelanggan, kami telah menindaklanjuti kendala yang dialami serta memberikan solusi kepada sobat tiket. Kami juga terus melakukan penyempurnaan pada sisi layanan dan informasi produk yang lebih baik dan konsisten guna menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih baik. Jika membutuhkan bantuan lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Customer Care tiket.com yang tersedia 24 jam melalui: WhatsApp halo tiket: 085811500888 Live chat: Travis Virtual Assistance Email: cs@tiket.com Terima kasih atas kepercayaan sobat tiket kepada tiket.com. Salam hangat, tiket.com Wisma Barito Pacific II Lt. 8, Jl. Letjen S. Parman No. Kav. 60 Jakarta Barat – Daerah Khusus Ibukota Jakarta Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Djunadi26 Maret 2026 - (11:20 WIB)Permalink Sejak surat ini dimuat tanggal 24 Maret 2026, pihak tiket.com TIDAK PERNAH MENGHUBUNGI saya untuk memberikan penjelasan. Pemesanan yang saya buat telah dibatalkan sepihak oleh mereka. Saya tidak mengerti kenapa tiket.com perlu membuat kebohongan secara publik seperti ini, alih-alih melakukan hal yang benar dengan dasar itikad baik untuk menyelesaikan masalah! 1 Login untuk Membalas
Djunadi27 Maret 2026 - (05:53 WIB)Permalink UPDATE: Tiket.com telah menghubungi saya pada tanggal 26 Maret 2026 di jam 14.14WIB dan di jam 15.55WIB untuk memberikan penjelasan atas keluhan saya atas order ID 134097xxxx. Akhirnya saya mendapatkan penjelasan yang jauh lebih jujur yang lebih bisa diterima akal sehat dan sesuai dengan fakta, di mana: • Tiket.com mengakui bahwa saya selaku pelanggan tidak pernah meminta pembatalan dan pengembalian dana/refund atas pemesanan saya. • Pembatalan dan refund yang terjadi adalah sepenuhnya hasil tindakan sepihak dari Tiket.com karena partner pemesanan tidak dapat mengirimkan produk yang dijual di platform Tiket.com • Deskripsi produk yang ditampilkan di platform Tiket.com sama sekali tidak mencantumkan klausul pembatasan negara. Klausul tersebut hanya muncul jika aplikasi di setting dalam Bahasa Inggris. • Tiket.com juga tidak pernah menghubungi saya sejak surat pembaca saya dimuat di Media Konsumen pada tanggal 24 Maret 2026. Saya sangat menyesalkan cara Tiket.com dalam menangani kasus ini, di mana dalam beberapa kesempatan terlihat tidak ada nya itikad baik, tetapi malah melakukan blunder berkelanjutan dan kebohongan berlapis-lapis: • Tiket.com melakukan kebohongan dengan menyatakan pelanggan yang mengajukan pembatalan dan meminta refund, yang kemudian disetujui oleh Tiket.com. Kebohongan ini ditulis secara hitam putih di dalam kronologis refund di aplikasi Tiket.com Sekarang dengan pengakuan resmi dari Tiket.com semua nya terbukti bahwa hal tersebut sepenuhnya dilakukan secara sepihak oleh pihak Tiket.com karena mereka tidak dapat mengeluarkan tiket yang saya pesan. • Saat dihubungi pertama kali, Tiket.com menuduh saya membeli produk yang seharusnya hanya untuk konsumen di Singapura, Malaysia dan Brunei. Sebelum melakukan pemesanan, saya telah membaca dengan sangat teliti dan mengambil screenshot produk yang saya beli, dan yakin tidak membeli produk yang tidak seharusnya saya beli. CS yang berbicara saat saya mengajukan keluhan bersikeras dia memiliki bukti bahwa klausul tersebut tercantum dengan jelas, namun yang bersangkutan tidak dapat mengirimkan bukti saat diminta. Dan ternyata terbukti dengan pengakuan Tiket.com bahwa produk tersebut dalam deskripsi Bahasa Indonesia-nya tidak memuat keterangan klausul lokasi seperti yang diklaim sebelumnya. • Tiket.com juga melakukan kebohongan di media massa dengan menyebutkan telah menyelesaikan masalah dengan saya. Padahal dari waktu tayang surat pembaca di tanggal 24 Maret 2026 tidak ada staf dari Tiket.com yang menghubungi saya sama sekali melalui channel apapun untuk penyelesaian keluhan. • Berulang kali CS Tiket.com menyatakan refund telah diberikan secara penuh dan dana berhasil dikembalikan ke kartu kredit saya, seolah dengan refund tersebut masalahnya sudah selesai dan bisa ditutup. Pihak Tiket.com sepertinya sengaja melupakan poin bahwa saya sama sekali tidak pernah meminta pembatalan dan refund. Tindakan tersebut dilakukan sepihak oleh pihak Tiket.com, tanpa persetujuan saya, karena mereka menjual produk yang tidak bisa dikirimkan ke saya. Seperti terlihat jelas, banyak kebohongan dan narasi palsu yang dibangun Tiket.com dalam menangani keluhan saya. Alih-alih mengakui kesalahan dan mengambil tanggung jawab penuh, Tiket.com malah terkesan menyalahkan pelanggan. Semoga cara pelayanan dan praktek-praktek tidak baik yang dilakukan Tiket.com dan saya alami tidak diulangi kembali ke depannya. 1 Login untuk Membalas
DSTH27 Maret 2026 - (07:32 WIB)Permalink Biasanya refund sulit ya, atau paling gk butuh waktu bbrpa hari atau malah bulan, Lah ini tanpa diminta langsung refund. Klo udeh begini mah bukan refund lg tp kompensasi.. Login untuk Membalas
Djunadi27 Maret 2026 - (09:59 WIB)Permalink Mereka refund karena sadar jual produk yang tidak bisa issued. Dan ini akhirnya sudah diakui sebagai kesalahan mereka, walau awalnya mereka menyalahkan pembeli. Mungkin krn produknya bermasalah dan masalahnya terbukti ada di platform mereka, maka mereka proses refund dengan cepat. Sepertinya urusan dan ceritanya akan beda kalau pelanggan yang minta refund, apalagi ada unsur kesalahan di pembeli. Login untuk Membalas