Keluhan Surat Pembaca Saldo LinkAja Terpotong Saat Tarik Tunai di ATM BNI, Dana Rp500.000 Tidak Kunjung Kembali 23 April 2026 Muh 3 Komentar ATM, Bank BNI, Bank Indonesia, Bukti transaksi, Cashless Payment, Customer complaint handling, Customer Service, Dompet Digital, Fintech, LinkAja, Payment Gateway, Penarikan ATM, SLA, SOP, Standard Operating Procedures, Tarik tunai, tarik tunai cardless, Transaksi gagal, Uang tidak keluar di ATM Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya adalah pengguna layanan LinkAja yang ingin menyampaikan keluhan terkait transaksi tarik tunai yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Pada tanggal 12 April 2026 pukul 17.20 WITA, saya melakukan transaksi tarik tunai tanpa kartu melalui ATM Bank Negara Indonesia yang berlokasi di Jl. Abdullah Daeng Sirua, Makassar, dengan nominal Rp500.000 (total terdebet Rp505.000 termasuk biaya admin). Namun setelah proses transaksi dilakukan, uang tidak keluar dari mesin ATM. Di sisi lain, saldo LinkAja saya justru terpotong dan transaksi tercatat sebagai “Sukses” di aplikasi—yang tentu sangat merugikan. Pada hari yang sama, saya langsung mengajukan laporan melalui aplikasi LinkAja dengan nomor pengaduan: LC01002942277. Saya juga telah melengkapi seluruh data dan bukti yang diminta. Namun hingga saat tulisan ini dibuat, tidak ada penyelesaian yang diberikan selain jawaban template untuk menunggu hingga 14 hari kerja. Tidak tersedia akses ke customer service yang dapat memberikan penjelasan langsung, sehingga pengguna hanya diminta menunggu tanpa kepastian. Saat ini sudah lebih dari satu minggu sejak laporan dibuat, tanpa perkembangan yang berarti maupun transparansi terkait proses penanganan kasus. Saya mempertanyakan: Mengapa transaksi yang jelas gagal—uang tidak keluar—tetap dianggap berhasil oleh sistem? Mengapa tidak ada mekanisme percepatan untuk kasus yang melibatkan dana terdebet tanpa hasil? Mengapa akses ke layanan pelanggan sangat terbatas dan tidak responsif terhadap urgensi kasus? Sebagai pengguna, saya merasa dirugikan baik secara finansial maupun dari sisi layanan. Dana sebesar Rp500.000 bukanlah jumlah kecil, dan seharusnya ada tanggung jawab yang jelas dalam menangani kasus seperti ini. Melalui tulisan ini, saya meminta pihak LinkAja untuk: Segera melakukan investigasi dan pengembalian dana. Memberikan kejelasan status penanganan secara transparan. Meningkatkan kualitas layanan pelanggan agar tidak hanya bergantung pada sistem otomatis. Saya juga telah menyiapkan bukti transaksi dan kronologi lengkap sebagai bahan verifikasi. Demikian keluhan ini saya sampaikan agar dapat segera ditindaklanjuti. Muh Amri Makassar, Sulawesi Selatan Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Adilla23 April 2026 - (11:20 WIB)Permalink tolong lah yaa vendor supportnya BNI banyak kok aku pakai ATMnya yg kendala, plis banknya briefing ke undernya juga biar sering maintenance, kasian nasabah atau non nasabah yg gunain, gak jauh dr rumahku paling deket ATM BNI Login untuk Membalas
Oscard Mafianik23 April 2026 - (12:20 WIB)Permalink Saya juga kena 200 ribu sampai saat ini belum dikembalikan Login untuk Membalas
MuhPenulis artikel27 April 2026 - (10:04 WIB)Permalink Update: Per hari ini, dana atas transaksi tarik tunai LinkAja yang sebelumnya gagal (saldo terpotong namun uang tidak keluar) telah dikembalikan ke akun saya. Saya juga ingin menyampaikan bahwa sebelumnya pihak BNI sempat menghubungi saya dan membantu melakukan eskalasi atas kendala yang terjadi. Saya mengapresiasi proses tindak lanjut yang dilakukan hingga dana dapat kembali. Namun demikian, saya berharap ke depannya terdapat peningkatan pada sisi layanan customer service, khususnya akses ke live agent, agar pengguna dapat memperoleh bantuan secara lebih cepat tanpa harus menunggu dalam waktu yang cukup lama. Terima kasih. Login untuk Membalas