Tiga Kali Kecewa Belanja di Lazada

Kasus belanja pertama:

1. Tanggal 29 Desember 2019 Lazada Indonesia telah mengirim email pemberitahuan bahwa pembayaran saya atas order pesanan nomor 353067926695409 senilai Rp1.363.500 telah berhasil diverifikasi.

2. Tanggal 31 Desember 2019 Lazada Indonesia telah mengirim email pemberitahuan bahwa produk pesanan saya dengan order pesanan nomor 353067926695409 senilai Rp1.363.500 telah dibatalkan.

3. Tanggal 01 Januari 2020 Lazada Indonesia telah mengirim email pemberitahuan bahwa Pengembalian dana telah diproses (order pesanan nomor 353067926695409 senilai Rp1.363.500), dengan catatan: Proses pengembalian dana bisa memakan waktu hingga 5 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan ini.

Namun sampai saat ini belum ada realisasinya baik di akun Lazada maupun di rekening Bank saya yang telah saya informasikan sesuai isian formulir.

Kasus belanja kedua:

1. Tanggal 12 Januari 2020 (pukul 11.21 WIB) Lazada Indonesia telah mengirim email pemberitahuan bahwa pembayaran saya atas order pesanan nomor 359167148943009 senilai Rp1.670.000 telah berhasil diverifikasi.

2. Tanggal 12 Januari 2020 (pukul 15.08 WIB) menginformasikan bahwa pesanan saya atas order pesanan nomor 359167148943009 senilai Rp1.670.000 telah dibatalkan, walaupun saya tidak pernah membatalkan baik melalui situs Lazada, email, telepon, maupun SMS, atau media lainnya.

3. Tanggal 14 Januari 2020 Lazada Indonesia telah mengirim email pemberitahuan bahwa Pengembalian dana telah diproses (order pesanan nomor 359167148943009 senilai Rp1.670.000), dengan catatan: Proses pengembalian dana bisa memakan waktu hingga 5 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan ini.

Namun sampai saat ini belum ada realisasinya baik di akun Lazada maupun di rekening Bank saya yang telah saya informasikan sesuai isian formulir.

Berkali-kali saya menanyakan melalui kontak Layanan Konsumen Lazada, dan mencoba melacak Pengembalian Dana di ikon yang tersedia, akan tetapi tidak pernah mendapat hasil, dan tidak ada respon sama sekali dari pihak Lazada.

Kasus belanja ketiga:

1. Order Pesanan nomor: 363514793043009 senilai Rp1.750.000 telah saya transfer tanggal 21 Januari 2019 dan telah mendapat verifikasi sesuai email lazada tanggal 21 Januari 2020 jam 09.15

2. Dari pelacakan proses pesanan diberitakan “Barang Dalam Proses” dan kemungkinan dapat diterima antara tanggal 26 Januari sampai dengan tanggal 29 Januari 2020.

3. Ada petunjuk penelusuran proses dengan fasilitas chat dengan Seller; akan tetapi tidak bisa dihubungi, dan kemungkinan besar seller-nya sudah tidak lagi bergabung dengan Lazada.

Ini yang bikin saya waswas, jangan-jangan kasus yang terakhir ini juga bernasib sama.

Benar-benar Lazada tidak memiliki etika bisnis.

Jachja
Cirebon, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Lazada Indonesia:
[Total:35    Rata-Rata: 2.3/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

3 komentar untuk “Tiga Kali Kecewa Belanja di Lazada

  • 31 Januari 2020 - (18:01 WIB)
    Permalink

    Mengklaim sebagai bisnis online terbesar tapi managemennya perlu di upgrade dengan berbasis kepuasan konsumen.

  • 18 April 2020 - (14:43 WIB)
    Permalink

    Hati-Hati Belanja Elektronik di Lazada dengan Harga yang Miring,
    “SUDAH BANYAK YANG TERTIPU, UANGNYA HILANG !!!”

    Konsumen tidak bisa melakukan complain apapun ke Lazada karena perusahaan besar dan tidak jelas kantornya dimana.
    Telp ke CS Lazada/Live Chat juga tidak bisa menyelesaikan masalah, Hanya formalitas mereka saja.

    Tujuan LAZADA harusnya sebagai perantara yang dapat dipercaya sebagai media pembeli dan penjual, Tapi menurut saya sistem di Lazada seperti bekerja sama dengan penjual yg berkedok Elektronik (nilai uangnya lebih besar), Untuk bersama-sama menipu pembeli.

    Tidak Habis Berpikir kenapa uang bisa di berikan ke pihak penipu, apabila pengembalian dana butuh proses 2 -5 hr kerja (Apalagi Nama penipu penerima uang jelas sudah tidak sama)
    Kenapa tidak di kembalikan ke data pemilik rekening asli yg sdh tertulis jelas di Lazada.

    Ini yg belum saya Pahami:
    (Apakah Lazada jg terlibat menipu kita sebagai pembeli dgn alasan kesalahan ada di pembeli ???), karena saya jumlahkan di Surat pembaca ini Nilainya sudah sangat besar untuk Kas Lazada.
    Mohon Jawaban dan Tangapan dari Lazada andai saya Salah atas Tulisan ini.

    Saya pribadi dengan no pembelian: 396429444795288 Sampai saat ini uang juga belum di kembalikan.

    Telepon CS Lazada tidak dpt menyelesaikan masalah, karena alasan sdh by sistem. (Uang di transferkan ke penjual karena data kita sdh di bajak).

    Kesimpulan saya:
    Beli barang Online di Sistem yang bisa di percaya saja, Jangan di tempat yang mudah di Bobol Sistem Data Konsumen.

    Saya juga akan suarakan kepada semua media,.. supaya tidak ada lagi yg Tertipu !!!

  • 12 Juni 2020 - (21:45 WIB)
    Permalink

    Emang lazada parah banget sy juga korban penipuan pesan barang uang malah hilang di ambil oknum selleer lazada..pihak lazada cuman formalitas saja kasus y akan di tindaklannjuti bohong belaka uang hilang jangan berharap lazada akan di ganti hoakk

 Apa Komentar Anda mengenai Lazada Indonesia?

Ada 3 komentar sampai saat ini..

Tiga Kali Kecewa Belanja di Lazada

oleh Abah dibaca dalam: 1 min
3