Pesanan di Tokopedia Dibatalkan namun Pengembalian Dana Dipersulit

Tanggal 24/02/2021 (jam 14:23 WIB) kemarin lusa saya ada membeli produk handphone di salah satu power merchant Tokopedia senilai Rp.3.664.700,- (dengan menggunakan metode pembayaran Transfer Virtual Account BCA & OVO) dengan nomer pesanan : INV/20210224/XXI/II/761843114.

Namun karena pihak penjual tersebut ingkar janji (akan memproses pengiriman pesanan saya pada hari itu juga), padahal sebelum & sesudah saya melunasi order tersebut, saya sudah menghubungi penjual melalui fitur chat. Maka saya memutuskan untuk mengajukan pembatalan, namun ditolak oleh pihak penjual karena barang katanya sudah dikirim pada malam hari itu juga (sementara pada pukul 19:17 WIB status yang tertera “REQUEST PICK UP PENJUAL DITERIMA”) Ketika itu penjual beralasan bahwa pihak kurir belum meng-update statusnya (padahal saya tahu benar bahwa penjual itu berkata bohong).

Ada 2 poin kenapa saya dapat memiliki kesimpulan bahwa penjual itu telah berbohong:

  1. Kurir sicepat tidak akan mungkin mem-pick up barang setelah pukul 20:00 (karena hari sudah malam) sehingga besar kemungkinan esok pagi atau sore harinya baru di-pick up. Kalaupun di jemput pada malam itu juga seharusnya statusnya pun langsung berubah (lanjut ke poin yang ke-2….).
  2. Pada saat kurir Si cepat mem-pick up barang dari penjual maka kurir tersebut biasanya langsung men-scan (dengan menggunakan aplikasi yang ada di hp kurir tsb) sekaligus membuat tanda terima barang (rangkap 3) sehingga statusnya berubah menjadi “PAKET TELAH DI PICK UP OLEH SI GESIT…..”.

Pada saat itu juga saya bilang kepada pihak penjual bahwa saya yakin benar bahwa pesanan saya tsb memang belum dikirimkan dan statusnya tidak akan berubah sampai besok pagi/sore harinya (setelah benar pesanan tsb telah di- pick up oleh pihak kurir).

Benar saja pada saat pagi hari (setelah saya chat kembali ke si penjual “mana koq statusnya sampai sekarang belum berubah”) penjual kembali beralasan bahwa akan menghubungi kembali ke pihak kurir.

Tidak lama kemudian (jam 09:46 WIB) statusnya berubah menjadi “PAKET TELAH DITERIMA GERAI SI CEPAT CABANG…..” namun setelah itu saya bilang “SAYA TETAP INGIN MEMBATALKAN PESANAN TSB, DAN POKOKNYA JANGAN KIRIMKAN BARANG PESANAN SAYA ITU. KARENA PERCUMA SAJA PASTI AKAN SAYA TOLAK DISAAT TIBA DI RMH SAYA (nanti malah hp nya yg bs rusak akibat proses pengiriman tsb)”. Lalu si penjual bilang bahwa akan segera mengambil kembali paket tsb di gerai si cepat dan membatalkan pesanan saya dengan menghubungi Tokopedia care.

Saya pikir permasalahan sudah selesai (hanya tinggal menunggu pengembalian dananya dalam beberapa menit saja). namun ternyata sekarang saya malah dipersulit kembali oleh pihak Tokopedia yang mengatakan bahwa saya harus menunggu 1×24 jam dari saat penjual memasukan nomer resi (terhitung dari jam 09:46). Setelah itu saya baru bisa mengajukan komplain pengembalian dana pada “PUSAT RESOLUSI”.

Setelah tadi saya ajukan ternyata dana saya malah dibekukan oleh Tokopedia (entah apa maksudnya). Padahal pihak penjual langsung seketika itu juga menyetujui pengembalian dana yang saya ajukan pada pusat resolusi tersebut. Seharusnya pihak Tokopedia harus langsung mengembalikan dana saya pada saat itu juga.

Di sini sudah jelas bahwa membatalkan pesanan di Tokopedia sungguh sangat melelahkan karena dipersulit pengembalian dananya. Mudah-mudahan ini dapat menjadi menjadi pembelajaran dan pertimbangan ulang kepada para pembaca sekalian apabila ingin berniat berbelanja di Tokopedia.

Sekian dan terima kasih.

Hendri Tjahjadi
Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Tokopedia:
[Total:11    Rata-Rata: 3.2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

57 komentar untuk “Pesanan di Tokopedia Dibatalkan namun Pengembalian Dana Dipersulit

  • 26 Februari 2021 - (20:34 WIB)
    Permalink

    Update terbaru…… Pihak tokopedia care (melalui chat) malah beralasan pembekuan dana tsb dengan tujuan untuk meningkatkan kenyamanan bertransaksi. Apanya yang nyaman jika dana kita dibekukan dengan alasan yang sama sekali tidak masuk akal? Ini justru malah membuat kita sebagai konsumen khawatir akan keamanan & kenyamanan berbelanja di tokopedia. Terlebih customer service tokopedia malah meminta kepada saya Untuk mengirimkan: foto ktp, foto selfie bersama ktp, halaman depan buku tabungan, & mutasi rekening selama 3 bulan terakhir sebagai syarat apabila dana saya ingin dikembalikan. Ini tentu saja merupakan permintaan atau syarat sangat tidak logis dan terkesan mengada2 untuk mempersulit pengembalian dana saya. Dan lagipula apa wewenang tokopedia sampai meminta seluruh data pribadi saya tsb yang sebenarnya sangat riskan sekali dapat dipergunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab?.

    Jadi disini saya dapat menyimpulkan bahwa: pengembalian dana atas order yang dibatalkan di Tokopedia sungguh sangat melelahkan karena dipersulit pengembalian dananya. Mudah-mudahan ini dapat menjadi menjadi pembelajaran dan pertimbangan ulang kepada para pembaca sekalian apabila ingin berniat berbelanja di Tokopedia.

    3
    9
    • 27 Februari 2021 - (08:03 WIB)
      Permalink

      Anjir cuma sehari ga diproses aja udah kaya cacing kepanasan
      Eh langsung kena karma instan dana ditahan ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…
      Kenapa pihak tokopedia menahan dana anda ya itulah akibat mau beli tapi kaya main main kebanyakan rasa takutnya

      Dan saya rasa penjual sudah melakukan hal yg bener kan ada batas waktu respon pesanan selama penjual belum melewati batas waktu dari Tokopedia ya sah sah aja
      Apalagi cuma perkara input data pengiriman ya bukan tugas penjual tapi itu kebijakan jasa pengiriman

      Dan kenapa inputnya lama karna si cepat jemput paket ga cuma jemput paketmu doang tapi ada banyak dan setelah selesai baru diinput ama karyawan gudang nya dan kalo udah masuk gudang yg masuk bukan cuma barangmu doang tapi ada ribuan paket jadi ga bisa memprioritaskan punyamu dulu makanya baru terdetek di keesokan harinya
      Dan apa maksud anda mengatakan barang bisa rusak saat pengiriman secara ga langsung anda meremehkan jasa si cepat karna masalah ketakutan anda sendiri

      Masa gitu aja ga tau emang udah berapa lama si kenal belanja online ampe segitunya takut banget uang hilang cuma karena masalah input data doang
      Dan pihak tokopedia melakukan hal yg benar menahan dana anda untuk sementara karna kesalahan anda sendiri yg main main dalam pesanan

      21
      2
      • 27 Februari 2021 - (08:13 WIB)
        Permalink

        Weleh… Weleh… Anda buzzer drmn lg nih? Tunjukan pesonamu dengan akun aslimu donk tong… (Masa beraninya cocot pakai akun fake). Lebih gentle M Zubir komentar mennggunakan akun aslinya (meskipun komentarnya selalu ada di setiap keluhan yg menyangkut tokopedia).

        Saya rasa komentar dari akun fake tdk layak utk saya tanggapi ya… Kasihan deh kamu..!!

        2
        17
        • 27 Februari 2021 - (08:19 WIB)
          Permalink

          Tuh kan terbukti anda yang punya rasa takut berlebihan
          Giliran dikasi tau yg bener dibilang buzzer

          Takut ga dikirim padahal baru sehari
          Takut barang rusak saat pengiriman padahal barang sedang diproses
          Eh sekarang takut buzzer karna menertawakan ke paranoidan anda yg apa apa serba takut
          Ya saya si berdoa aja mudah mudahan uang anda ga balik lagi
          Biar ntar nulis lagi di MK keluhan anda lagi

          15
          2
          • 27 Februari 2021 - (08:27 WIB)
            Permalink

            No comment… Let see… semoga doa anda manjur ya… Kalau doa anda tidak manjur: saya akan mentertawakan anda, dan cukup berkata “BODO AMAT…”

            2
            12
          • 27 Februari 2021 - (09:03 WIB)
            Permalink

            Kasian ah niat mau barang cepat sampai eh malah uang ketahan ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…
            Saya cuma bisa berkata ….SUKURIN !!!!

            13
            2
          • 27 Februari 2021 - (11:23 WIB)
            Permalink

            Hahaa… Doa anda sungguh sangat tidak manjur karena pukul 09:54 tadi pihak tokopedia telah memproses pengembalian dananya dan dana telah saya terima di rekening saya. Sepertinya anda harus lebih banyak belajar lagi untuk memperbaiki akhlakmu agar doa2mu bisa terkabulkan. Wkwkwkwk…๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

            3
            11
        • 27 Februari 2021 - (12:52 WIB)
          Permalink

          Hidup Lo memang penuh dengan keraguan dan prasangka buruk. Orang komen dituduh buzzer, akun fake, pikiran Lo sangat jelek bro. Tampaknya hidup Lo kurang bahagia, penuh curiga dan kebencian!

          Beli di toko offline juga gak bakal bisa dibatalkan dan minta uang kembali. Bodoh dipamerkan!

          16
          2
          • 27 Februari 2021 - (12:58 WIB)
            Permalink

            Lah kalau comment lo yg bener mah gak jadi masalah buat gw bro. Lo kan bisa liat sndri Hampir disetiap comment lo (yg menyangkut TOKOPEDIA) selalu menyudutkan pelapor/penulis. Apa maksud lo coba? Yg bodoh itu lo apa gw sekarang bro?. Makanya gunakan akal sehatmu bro… Mudah2an dengan akal sehat lo bs berkomentar lebih bijak.

            2
            10
          • 27 Februari 2021 - (13:10 WIB)
            Permalink

            TS nya perlu dicek lg psikologinya. Udah gitu aja komen sy hihihi

            11
            2
    • 27 Februari 2021 - (13:10 WIB)
      Permalink

      kocak sama kaum +62 giliran org komplain soal brg yg dia beli pake duit dia sendiri pada ngebuly.giliran kaum ngutanger curhat merasa terzolimi sama pinjol pada ngebelain.kagak salah kaum ngutanger =kaum min otak.

      4
      7
      • 27 Februari 2021 - (13:16 WIB)
        Permalink

        Hahaha.. itulah dia bro. Apalagi kalau postingannya mengenai pinjol ataupun cc. Pasti bnyk deh tuh buzzer dadakan yg terjun hanya sekedar utk memberikan comment provokatif & negatif yg terkesan menyudutkan/membully penulis/pelapornya. Makanya namanya jg NETIZEN bro… ๐Ÿ˜๐Ÿ˜ Thanks sdh mampir & memberikan comment yg bijak. Salam๐Ÿ™๐Ÿ™

        4
        7
    • 27 Februari 2021 - (13:26 WIB)
      Permalink

      Halo.. saya pernah pembatalan yg sama, melalui ovo sehari dananya lgs kembali ke saldo ovo (proses bisa berbeda ya, adik sy hy bbrp menit stlh pembtln disetujui seller) & yg bca virtual, sama seperti itu… jd saran saya ikuti sj prosedur tokped biar urusan cepat selesai ya..itu kan pihak tokped memastikan menTransfer pd orang+ rek. Yg benar, mrk meminimalisir resiko aja..trmks semoga membantu

      • 27 Februari 2021 - (13:49 WIB)
        Permalink

        Siang gan… permasalahan saya dgn toped sdh clear koq gan. krn td pagi pihak toped sdh hub saya (lsg via telp & pusat bantuan) utk memberikan info bhw dana refund yg ditahan telah dicairkan.
        Thanks sdh mampir… Salam๐Ÿ™๐Ÿ™

        3
        4
    • 27 Februari 2021 - (13:56 WIB)
      Permalink

      Maaf sepengetahuan saya kalau pickup sicepat itu ga langsung datang. Kadang pagi request sore/malem/besok paginya baru dipick up atau malah ga di pick up dan hanya diberikan tanda terima ga langsung discan. Dikumpulin dulu baru dianter ke gudang baru discan. Makanya saya lebih prefer anter langsung ke gerainya. Langsung scan di gerai aja statusnya pending 1-2jam.

    • 27 Februari 2021 - (16:51 WIB)
      Permalink

      sistem tokopedia skr memang brengsek , sy sebagai seller malah dana penjualan ditahan tanpa ada alasan yg jelas, padahal barang sdh diterima oleh buyer dan sdh di ulas dan tidak ada masalah , brengsek dipikir dana punya nenek moyang nya , di komplain malah jawaban nya mau direview dulu dan dana di tahan selama sebulan , kapok saya jualan di tokped

      4
      2
      • 27 Februari 2021 - (17:00 WIB)
        Permalink

        Iya makanya saya jg aneh kenapa toped skrg spt itu ya… Saya jg baru tau krn saya mengalami sndri. Dari dlu saya jg tdk prnh bermasalah bertransaksi di toped. Setelah saya telusuri lbh jauh di mediakonsumen.com ini mengenai keluhan terkait dana ditahan oleh toped, ternyata banyak jg yg bernasib sama lho bu… apa jangan2 tindakan rivew tsb sbnrnya mempunyai tujuan utk mengulur2 waktu saja? Yang sbnrnya dana tsb hanya diputar2 oleh perusahaan utk “gali sana – tutup sini”. Yang lebih anehnya lagi: kenapa dana yg ditahan utk di rivew itu selalu yg nominalnya lumayan besar (saya baca2 bahkan ada yang sampai ratusan juta) kenapa yg ditahan bkn yg nominalnya ratusan atau puluhan ribu๐Ÿ˜

        2
        6
  • 26 Februari 2021 - (23:20 WIB)
    Permalink

    selisih 1 hari saja kenapa tidak bersabar dan membiarkan pesanan berlanjut? kemungkinan diminta data2 tersebut karena tokopedia melakukan antisipasi terjadinya hack akun pembeli, dimana di ecom sebelah dulu banyak terjadi

    • 26 Februari 2021 - (23:50 WIB)
      Permalink

      Saya tetap bersikeras membatalkan pesanan tsb krn saya sdh terlanjur kecewa thdp pihak penjual yang sdh mengingkari janjinya sndri dan telah berbohong kpd saya dgn berbagai macam alasan (mengenai status pengiriman barang pesanan saya). Disini saya menilai awal dr komitmen si penjual/toko tsb. Krn apabila janjinya saja tdk mampu ditepati, bagaimana saya bs percaya akan kualitas barang yg akan dikirimkan kpd saya nantinya?. Jadi menurut saya: akan lebih baik jika saya batalkan saja order tsb. Nah sekarang permasalahan antara saya dgn penjual sdh saya anggap selesai (krn si penjual lsg merespons dgn menyetujui pengembalian dana yg saya ajukan pd pusat resolusi). Yang jadi permasalahannya sekarang malah pihak TOKOPEDIA yang telah membekukan dana refund tsb dgn alasan kenyamanan. Dan yang lebih konyolnya lagi: petugas tokopedia care meminta data2 pribadi yg saya anggap sangat penting (berupa: foto ktp, foto selfie dgn ktp, foto halaman muka buku tabungan, berserta foto mutasi rekening 3 bulan terakhir) sebagai syarat agar dana refund tsb dpt segera dicairkan yang mana permintaan tsb tentu saja tdk dpt saya penuhi krn data tsb sangat riskan utk dpt disalahgunakan oleh pihak2 yg tdk bertanggung jawab. Bagaimana saya bisa percaya lagi kepada tokopedia? kalau refund dana saya YG 3,6JTab saja malah tidak dikembalikan. Padahal metode pembayaran yg saya pergunakan pd saat itu adalah TRANSFER VIRTUAL ACCOUNT BANK BCA & SISANYA MENGUNAKAN OVO POINT SEBESAR Rp.10.800-an.
      Dengan kejadian ini saya sungguh sangat jengkel & kapok berbelanja di marketplace TOKOPEDIA. Karena disini hak kita sebagai pembeli sama sekali tidak dihargai

      3
      7
      • 28 Februari 2021 - (22:21 WIB)
        Permalink

        Hidup anda tidak produktif. Yang dicari HP baru. Tapi dengan membatalkan order, menunggu dana refund, tenaga yang dikeluarkan untuk membalas satu per satu komen di sini, emosi yang anda umbar2, tujuan untuk beli HP baru malah tertunda, bukan? Padahal kalau tidak dibatalkan, HP tsb sudah ditangan anda detik ini.

        2
        1
    • 27 Februari 2021 - (00:03 WIB)
      Permalink

      Setelah brsn saya coba gogling dengan keywords “DANA REFUND TOKOPEDIA DITAHAN”, ternyata korbannya bkn hanya saya seorang. Ini adalah beberapa contoh link keluhan yg pernah di publikasikan sebelumnya (tp sebagian besar dialami oleh penjual/toko, sedangkan saya disini kan bertindak sebagai pembeli): https://inside.kompas.com/surat-pembaca/read/58000/Sebulan-Lebih-Saldo-Refund-di-Tokopedia-Tidak-Bisa-Ditarik

      https://mediakonsumen.com/2019/03/19/surat-pembaca/masalah-penarikan-dana-tertahan-di-tokopedia/amp

      https://news.detik.com/suara-pembaca/d-5119951/dianggap-melanggar-saldo-penjual-ditahan-tanpa-kejelasan

      2
      6
      • 27 Februari 2021 - (02:05 WIB)
        Permalink

        Membeli kok seperti main-main? Bukankah setiap pesanan sudah ada ketentuan batas waktu barang harus dikirim oleh penjual? Jika penjual tidak mengirim pesanan sesuai jangka waktu yang ditentukan maka pesanan akan batal secara otomatis bukan?

        Kalau tidak siap jadi pembeli online, sebaiknya datang aja ke toko offline, bayar dan bawa pulang barangnya. Tampaknya Anda ketakutan sehingga membatalkan pesanan, dengan menuduh penjual ingkar janji. Anda belum bisa jadi pembeli online yang cerdas, mungkin anda masih level beli di warung.

        12
        3
    • 27 Februari 2021 - (19:56 WIB)
      Permalink

      Bukan gak sabar… tp karena keburu emosi!. Kan uda sepakat melalui chat.. tryt seller gak komit terkesan dg sengaja mengulur”… sy jg sering begini.. pernah 3 hr berturut” kurir gagal pickup krn barang blom siap kan kasian jg sm kurirnya, itu seller ngapain aja masa cm packing pepes ikan 2 biji lama bingit..dan byk pengalaman menyebalkan lainnya yg membuat sy jd bingung ky jualan gak siap ya.. en main”… kita beli kan uda nyerahin duit apalg kl โ‚ฌ ckp besar, kl gak sanggup ya uda batalin aja kita bisa beli tempat lain jgn sengj menghambat ga jelas… sory jd malah curhat nih…

      2
      3
      • 27 Februari 2021 - (20:09 WIB)
        Permalink

        Bnr banget gan… Wkwk. Ini mslhnya bkn antara sabar atau tdknya, tp lebih kepada komitmennya. Disaat komitmen itu cidera dgn berbagai alasan, bagaimana kita bs percaya lg kpd seller tsb. Apalagi barang yg dibeli bkn barang dgn hrg puluhan ribu. Ya bener kata agan: seharusnya kalau memang pihak seller tdk mampu utk mengirim pd hr itu, ya jgn menjanjikan kpd buyernya (mungkin hanya semata2 agar tdk kehilangan omset). Ya jelas kita pasti kecewa. Tp kan ga mungkin jg kita marah2 kpd sellernya, kita positive thinking aja bahwa mungkin pd saat itu tokonya sdg bnyk orderan yg hrs ditangani. Antara saya & seller memang fine2 saja koq di akhirnya jg dia kooperatif. Hanya saja terakhirnya memang kendalanya ada di pihak toped krn telah membekukan dana refund saya tsb tnp adanya alasan yg jelas. Ya kalau memang krn alasan keamanan ya hrsnya info donk ke kita, agar kita tau & paham prosedur proteksinya artinya kan bagus. Jgn malah bilangnya krn alasan kenyamanan. Kan kesannya jadi konyol gan.. bikin saya emosi jadinya. Hahaa๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ™๐Ÿ™

        2
        6
  • 27 Februari 2021 - (02:26 WIB)
    Permalink

    Memang sejak kapan anda mengenal online shoping? Saya yakin jauh sebelum anda mengenal marketplace, saya sdh mengenal lebih dahulu. Jadi saya tau & paham benar bagaimana mekanisme berbelanja online shoping. Urusan takut atau tidaknya itu adalah hak saya sebagai pembeli (pada akhirnya penjualnya pun sdh menyetujui pemebatan orderan tsb, itu terbukti dari respons langsung dari penjual pada saat saya mengajukan pengembalian dana di pusat resolusi). Makanya budayakan baca & pahami terlebih dahulu detail permasalahnya sebelum
    anda mempostingg komentar. Saya sampai mempublikasikan keluhan ini karena saya kecewa kepada tokopedia yang telah menahan pengembalian dana saya tsb tanpa memberikan alasan yg jelas. bahkan sampai meminta saya utk mengirimkan data2 pribadi saya (berupa ktp, foto selfie ktp, halaman muka buku tabungan, dan mutasi rekening 3 bln terakhir) sebagai syarat untuk pengembalian dana tsb. Yang mana menurut saya itu adalah persyaratan yang sangat tidak masuk akal & sangatlah konyol jika alibi dari tokopedia hanya untuk memvalidasi transaksi tersebut ataupun keabsahan akun saya. Padahal sy pun sdh melampirkan ss bukti transfer dr mobile banking bca (pd saat saya melunasi order tersebut)

    3
    9
  • 27 Februari 2021 - (03:14 WIB)
    Permalink

    @M Zubir Setelah saya telusuri komentar2 yang anda posting, melalui keywords pencarian “TOKOPEDIA” di media konsumen ini : komentar anda hampir ada di setiap keluhan yang disampaikan oleh penulis artikel yang menuliskan keluhannya terhadap tokopedia. yang mana semua komentar anda ini seolah2 membela tokopedia dan menyalahkan para penulis artikel. Apakah anda ini merupakan salah satu karyawan tokopedia atau tim buzzer tokopedia? (Jika memang anda adalah salah satu dari itu) saya sungguh sangat prihatin bahwa perusahaan2 besar seolah2 sdh mempersiapkan para buzzer nya utk membully para penulis artikel di media konsumen ini yang mana sebenarnya sedang bermasalah dengan perusahaan yang diwakilinya.
    (Harap di koreksi & dibuktikan jika komentar ataupun dugaan saya ini keliru). Para pembaca sekalian silahkan perhatikan dengan seksama…

    3
    9
  • 27 Februari 2021 - (04:25 WIB)
    Permalink

    Sepertinya hidup anda ribet. Saya juga jualan di 3 marketplace, jika pilih opsi pickup, begitu pesanan diterima maka ya tunggu sampai kurirnya melakukan pick up. Nah kadang belum tentu hari ini di pick up. Kalau marketplace orange ada opsi antar ke cabang, nah di toped tidak ada opsi itu, adanya hanya pick up. Dan kalau sicepat meski diantar ke cabang belum tentu akan langsung di input. Minimal menunggu 3-5 jam br status pengiriman berubah. Itu pengalaman saya sebagai seller menggunakan kurir sicepat. Harusnya anda pakai jnt atau jne, ada opsi kirim ke agen/cabang, dan barang langsung bisa dilacak statusnya. Kasus anda seller sudah penuhi janjinya, perkara tidak segera di pickup itu diluar kendali seller.

    9
    1
    • 27 Februari 2021 - (07:56 WIB)
      Permalink

      Lalu kenapa jika anda berjualan di 3 marketplace? Apakah Anda merasa sudah hebat kah?. Saya belanja di marketplace tidak kurang dari ratusan kali (sejak tahun 2012). Mekanismenya tidaklah sprt itu… jika anda sebagai penjual: Seharusnya begitu ada orderan masuk langsung di respons/di konfirmasi, setelah itu utk opsi anter ke kantor ataupun request pick up itu tdk menjadi masalah (silahkan anda buktikan sndri: anda pilih metode pick up lalu ternyata anda mengantar barang tsb ke gerai, itu tdk jadi masalah. Krn itu hanya mslh teknis). Yang jadi masalah adalah ketika sebelum transaksi tsb sdh terbentuk adanya kesepakatan antara pihak buyer & seller melalui chat bahwa order tsb dpt lsg di proses pengiriman pd hr itu jg, namun pihak seller ingkar janji/tdk tepat janji dengan berbagai dalih membohongi saya (sebagai pembeli) bilang barang sdh di pick up pd mlm hari itu, namun kenyataannya belum di kirim (krn kita bicara sesuai dgn status yg tertera pd system saja).
      Intinya (baik di pick up maupun di antar ke gerai) jika paket tsb sdh di scan oleh petugas kurir, maka secara otomatis statusnya pasti akan langsung berubah. Sebab sekarang para kurir yg melakukan pick up sudah dibekali oleh aplikasi (pd smartphone nya masing2) agar bs secara realtime mengupdate status pengiriman barang yang telah terintergrasi kpd masing2 system penyelesaian order pd setiap marketplace. Terkecuali kalau memang kurir tsb tidak lsg men-scan paketnya pd saat pick up ataupun pd saat di gerai (entah karena banyaknya volume paket yg ditangani ataupun karena suatu hal yg lainnya) sehingga status pengiriman jelas tdk akan terupdate hingga petugas tsb sdh menscan paket yg dimaksud, karena tentu saja system blm membaca adanya penerimaan barang tsb. Bahkan kini telah banyak perusahaan jasa pengiriman yg membekali petugas pickupnya dengan bluetooth printer, sehingga mampu mencetak label pengiriman yang dpt lsg ditempelkan di tempat.
      Saya pribadi tdk jadi mslh jika memang pihak seller tdk dpt proses pesanan kita pd hr itu jg, namun seller jgn memberikan janji2 manis kpd buyer akan mengirim barang tsb pd hr itu jg. Sebab disini yg dipermasalahkan oleh saya adalah mengenai CIDERA/INGKAR JANJI alias PHP.

      4
      9
      • 27 Februari 2021 - (12:30 WIB)
        Permalink

        Ini beli item nya beda pulau/ satu kota ya?
        Saya pernah refund barang tapi g seribet ini tp alasan saya refund karna item yg saya beli habis tp si penjual bilang nya ready stock
        Kalo kasus nya masih dalam satu kota knp g pakai grab/gojek aja?
        Tp beda cerita kalo luar pulau kbnyakkan toko seller ada batas waktu pembelian yg akan dikirim hari itu juga
        Tapi dilihat dari kasus agan, kayak nya tokopedia menahan dana refund anda karna alasan anda minta refund kurang kuat

        • 27 Februari 2021 - (12:52 WIB)
          Permalink

          Justru itu gan… Sellernya itu ada di surabaya, sdgkn saya ada di tangerang. Pdhl sebelum sy lunasi pesanan tsb penjual & saya sdh saling chat dan penjual sdh sepakat bahwa akan di proses pengiriman barangnya pd hr itu (saya melunasi order tsb sekitar pukul 14:53 WIB) seharusnya msh banyak waktu yg dimiliki oleh penjual utk melakukan packing barang pesanan tsb sebelum di pick up oleh pihak kurir. Namun kenyataannya: setelah saya melunasi order tsb, penjual malah tdk mengkonfirmasi pesanan saya (pdhl pd saat itu saya msh chat dgn penjual agar segera mengklik “KONFIRMASI TERIMA PESANAN”) hingga pd akhirnya sekitar 3 jam kemudian pesanan saya baru dikonfirmasi, dan sekitar 2 jam kemudian pihak penjual baru melakukan request pick up kpd pihak kurir.

          Utk mengenai dana refund yg tertahan oleh toped hingga saat ini saya msh blm mengetahui alasannya knp. Namun menurut info yg saya dapatkan waktu saya bertanya melaluu pusat bantuan dikarenakan untuk menjaga kenyamanan & keamanan bertransaksi. Sungguh aneh bkn? Pdhl pd saat itu saya melunasi order tsb dgn menggunakan metode pembayaran transfer virtual acount & menggunakan ovo point (Rp.13.000,-an saja).

          Tapi sudah clear koq gan… Tadi pagi dana saya sudah dikembalikan ke saldo toped, dan lsg saya tarik ke rekening saya. Saya benar2 kapok belanja di tokopedia lg.

          Thanks sdh mampir ke room saya & berkomentar dengan bijak. Salam๐Ÿ™๐Ÿ™

          2
          8
    • 27 Februari 2021 - (13:13 WIB)
      Permalink

      Setuju bgt, hidup TS sangat ribet, mau menang sendiri, mau sesuai dgn keinginannya dan selalu berprasangka buruk kpd siapa aja termasuk tokopedia, seller, jasa kirim jg. Kalo mau cepat belanja di toko offline aja bung.

      10
      1
      • 27 Februari 2021 - (13:24 WIB)
        Permalink

        Ini buzzer bayaran drmn lg nih? Anda masih punya akun brp lg? Ayo keluarin semua akun fakenya๐Ÿคญ.
        Saya beli barang pakai duit saya sndri (bkn minta kpd anda) ya haknya saya lah mau diapakan. Yang jelas anda sama sekali tdk mengerti apa yang anda komentari skrg ini. Selalu gunakan akal sehatmu bung… Karena hanya dengan akal sehat itulah hidupmu akan jauh lbh baik

        1
        10
        • 1 Maret 2021 - (14:20 WIB)
          Permalink

          LOL. Akun sy udah verified dan sy baru tau ada istilah buzzer di mediakonsumen ini. Setau saya mediakonsumen ini bukanlah ajang perpolitikan. Dari gaya bahasamu sudah ketahuan kok kamu orgnya ky gimana. biarkan pembaca yg menilai aja ha ha ha

  • 27 Februari 2021 - (11:29 WIB)
    Permalink

    Sudahlah, yang sekarang terjadi karena hanya masalah pembeli yang kurang sabar.
    Coba cek syarat dan ketentuan toko yang anda pakai, kalau tercantum, berarti ketika anda mendaftar, anda sudah setuju dengan cara toko tersebut menanggani pembatalan di luar pembatalan instan.

    11
    1
  • 27 Februari 2021 - (12:22 WIB)
    Permalink

    Kesimpulannya, penulis orang agresif, rusuh, baper dan gak sabar. Setiap orang komen dibawa baper. Sampai sempat2nya kepoi-in komentar orang lain (baca @M Zubir) yang posting-an MK. Posting-an nya kan banyak. Punya waktu yah dan sabar sekali buka setiap postingan. Tapi giliran nunggu orderan tidak mau.

    Santai dikit lah, supaya jauh dari penyakit.

    15
    1
    • 27 Februari 2021 - (12:54 WIB)
      Permalink

      Lah masalahnya dia komentar di postingan room ane bro…. mana bisa ane diemin org yg berniat membully ane (dia punya ribuan akun pun ane jabanin broo..). Kalau dia komentar yg bijak mah no problemo.
      Ane wajib telusurin lah sepak terjang para buzzer2 yg merupakan perwakilan dari para perusahaan besar yang nekat bikin rusuh disini. Ingat bro… Jejak digital itu tdk akan bs dihapuskan (kalau bkn dr si pembuatnya) akan abadi selamanya.
      Kalau mau comment yg bijak sedikit lah…
      Bila perlu: jadi manusia itu tdk perlu kebanyakan comment (cukup baca & cukup tau saja). kita ambil sisi positifnya sbg bahan pembelajaran. Oke bro…

      1
      12
      • 27 Februari 2021 - (13:20 WIB)
        Permalink

        Anjirr sy baru tau ada akun buzzer disini. Padahal ini ga ada hub nya sm perpolitikan di Indonesia

        8
        1
  • 27 Februari 2021 - (13:36 WIB)
    Permalink

    Mungkin boleh tau nama tokonya, saya langganan di tokped beli laptop, hp gak pernah ada masalah, pengiriman beda pulau lagi.

    • 27 Februari 2021 - (13:57 WIB)
      Permalink

      Hallo siang gann… justru baru sekali ini saya membeli produk elektronik dr beda wilayah (biasanya sy beli dr seller yg berlokasi di jabodetabek saja gan). Waktu tahun 2012 lalu saya pernah lumayan sering belanja di lazada (dr seller yg lsg dr china) jg tdk pernah ada masalah.
      Utk nama sellernya: INNA_CELL gan…

      1
      8
  • 27 Februari 2021 - (14:13 WIB)
    Permalink

    Nah justru itu gan…
    Utk mslh pick up barang: Setau saya jg spt itu. Krn kan memang yang di pick up pasti tdk hanya dr 1 tempat saja (pasti sekalian jemput dr seller yg lainnya) apalagi mereka tdk bs mendadak (krn harus di schedulle terlebih dahulu utk rutenya).
    Utk mslh scan barang: sepengetahuan saya kalau kurir sicepat, anter aja, shopee express punya aplikasinya di smartphone mereka masing2 utk lsg scan, bahkan ada yg bs lsg print label pengirimannya. Jadi setelah dia sampai di gerai tinggal di sortir berdasarkan kota tujuan sebelum pd akhirnya diangkut ke pusat sortir (gudang utama) guna utk di pisahkan kembali berdasarkan kotanya masing.
    Sedangkan kalau diantar ke gerai pun sbnrnya mekanismenya hampir sama dgn di pick up, hanya saja mungkin krn peralatannya lbh lkp (menggunakan pc) & koneksi inet yg mendukung, biasanya statusnya bs lbh cepat & valid ketimbang menggunakan ponsel.
    Maaf jika status yg sampai terpending 1-2 spt itu, sepengetahuan sy biasanya dikarenakan sedang adanya event marketplace (spt 02-02/03-03, dll), sehingga membuat volume penggunaan jasa kirim ekspedisi ini pun semakin meningkat drastis sehingga menyebabkan penumpukan pd kanal ke servernya.

    Demikian yg dpt saya sampaikan gan.. thanks sdh mampir & berkomentar bijak. Salam๐Ÿ™๐Ÿ™

    1
    11
  • 27 Februari 2021 - (14:22 WIB)
    Permalink

    Intinya harus sabar,saya aja pernah 2/3 hari baru di proses sm penjualnya,mungkin penjualnya sibuk,klu sampe di tolak,kasian kurirnya,kan setiap marketplace memberikan waktu bagi penjual,ada sampe 7 hari(tetangga sebelah),klu 7 hari blm di proses penjualnya yg kena penalti kali

  • 27 Februari 2021 - (19:06 WIB)
    Permalink

    Naudzubillah, jauhkan pembeli seperti ini dari toko saya. Nama akun di tokped siapa bos? Biar saya blokir duluan. ๐Ÿ˜‚

    10
    2
  • 27 Februari 2021 - (19:18 WIB)
    Permalink

    penjual dikasih waktru 2×24 jam
    anda baru nunggu 1×24 jam dah kaya cacing kepanasan ?
    mending beli offline aja bro
    ribet banget nih orang, beli barang 3jtan ngerasa diri SULTAN
    pengen di prioritas kan di segala hal
    1. penjual mungkin orderan y ga cuma 1
    2. sicepat klo ambil barang ga langsung scan, kumpulin dulu dari semua seller, bawa ke gudang terus di scan
    3. ga mungkin HP rusak cuma gara2 lewat 1 hari, pasti di bungkus rapih sama yg jual
    4. jelas toped ngebekuin saldo ente, karena terindikasi akun di hack, jadi kudu ada verifikasi data

    7
    2
  • 27 Februari 2021 - (19:26 WIB)
    Permalink

    Sotoy lo bro ahh…. Udh basi bro, udah beres. Udh… mending piknik dlu yg jauh, & buka mata kebar.
    Mau2nya gw lah.. (beli offline apa online keq) Duit duit gw, internet jg internet gw, akun toped jg akun gw, lantas knp jadi lo yg sewot bro?

    2
    10
    • 27 Februari 2021 - (19:58 WIB)
      Permalink

      Bro, seberapa penting anda menjawab setiap komentar? Saya lihat, semakin anda panas, semakin senang mereka meledek anda. Anda ga sadarin itu.

      Semoga sehat selalu yah bro.

      • 27 Februari 2021 - (21:26 WIB)
        Permalink

        Iya sih bro… Justru drtd jg kan gw sengaja julidin mereka yg berkoment spt nge-bully bro๐Ÿคญ๐Ÿคญ thanks anyway for the advice ya bro. Stay safe…๐Ÿ™๐Ÿ™

        1
        8
  • 27 Februari 2021 - (21:10 WIB)
    Permalink

    Sok tau..gw aja kemari Paket Di pick Up jam 22:00…cek tuh resi 002502501486

    4
    3
    • 27 Februari 2021 - (21:23 WIB)
      Permalink

      Iye lo kan posisinye di jkt tong…. Ini kan lokasi sellernya ada surabaya. Hadeuhhh… gmn sih lo tong. Makanya lain kali baca dulu yang bnr, baru comment ya tong…. makanya jgn Kebanyakan minum ciu jg sblm comment๐Ÿ˜ gw jg tau kl di jkt mah ga perlu nungguin si gesit pick up, gerai yg buka 24 jam juga bnyk tong…๐Ÿคญ

      2
      10
      • 27 Februari 2021 - (23:14 WIB)
        Permalink

        Emang enak dibully??? Setiap bls komen pst byk yg dislike.. ngakunya udh senior blanja online mulai dri 2012. Tp faktanya kya amatiran.. sok pintar, sok bijak.. wkwk..

        12
        3
        • 27 Februari 2021 - (23:22 WIB)
          Permalink

          Enak lah… Trs knp emg kl bnyk yg dislike? Gw mah ga peduli. Emangnya gw youtuber. Gila2 dislike… Cemen lo ah

          2
          11
        • 28 Februari 2021 - (17:57 WIB)
          Permalink

          Tokopedia disini sebagai penengah antara pembeli dan penjual. Dana pembeli ditahan karena barang sudah dikirim , sudah terbit nomor resi. Tokopedia harus mengamankan dari kemungkinan kerugian salah satu pihak. Indentitas pembeli ditanya agar kalau sampai barang terkirim, data pembeli bisa dilacak. Sangat wajar sekali yang dilakukan tokopedia. Kesalahan penjual mengumbar janji yang tidak bisa ditepati. Sedangkan pembeli mengumbar emosi, tidak sabaran. Nggak perlu sampai masuk media konsumen, saya yakin tokopedia pasti sudah ada prosedurnya, tinggal tunggu waktu. Saran saya buat pembeli, lain kali beli di toko offline. Bayar langsung di tempat, saat itu juga bisa dicek, dan dibawa pulang tanpa menunggu.

          6
          1
    • 1 Maret 2021 - (14:24 WIB)
      Permalink

      haha iya seru jg, lumayan ada hiburannya di tengah pandemi gini.
      Ngeliat buyer ga sabaran, penuh curiga sana sini, nuduh akun buzzer, akun fake segala, haduh padahal dia yg gak nyadar ya dirinya ky gimana.

      1
      1
  • 28 Februari 2021 - (22:04 WIB)
    Permalink

    Media konsumen adalah fasilitas online bagi semua konsumen yang ingin menyampaikan atau menyalurkan segala macam hal yang dialaminya selaku konsumen dengan harapan permasalahannya tersebut bisa teratasi. Oleh karena itu diperlukan sikap bijaksana (komentar) dari kita selaku pembaca (atau yang kebetulan membaca) media MK ini terhadap siapapun yang menuliskan permasalahannya di MK ini.

    1
    2
  • 2 Maret 2021 - (11:29 WIB)
    Permalink

    Penulis sepertinya ingin memecahkan rekor sebagai penulis surat terbanyak di Media Konsumen. Coba di klik akunnya surat pembacanya cukup banyak. Sekali membaca surat yang satu ini, disertai dengan komentar penulis, kita bisa menyimpulkan bahwa pembeli adalah sosok yang tidak memiliki toleransi dan empati kepada orang lain dalam kasus ini kepada Seller di Tokopedia.

    Permasalahannya bukan ada pada proses pengembalian dana di Tokopedia, melainkan terkait perilaku belanja dari penulis sendiri. Penulis seharusnya sudah memahami bahwa pemrosesan pesanan yang masuk di Tokopedia memiliki jangka waktu “Pemenuhan Pesanan” dan tidak menuntut sesuatu sesuai kemauannya sendiri.

    Bagaimana respon masyarakat terhadap perilaku seperti ini ? Silahkan disimpulkan sendiri dari komentar – komentar akun lain..

    Jual beli online di Marketplace seperti Tokopedia https://www.tokopedia.com/xplod-cloth memiliki sistem dan prosedur yang sudah dapat diterima oleh masyarakat Indonesia secara luas. Ada baiknya kita sebagai penjual maupun pembeli, memahami dan menghargai sistem yang berlaku..

    Salam..

 Apa Komentar Anda mengenai Tokopedia?

Ada 57 komentar sampai saat ini..

Pesanan di Tokopedia Dibatalkan namun Pengembalian Dana Dipersulit

oleh HENDRI TJAHJADI dibaca dalam: 2 menit
57