Perlindungan Terhadap Seller di Shopee dan Ucapan Pembeli yang Menjatuhkan Nama Baik Penjual dan Toko

Saya penjual di Shopee. Memiliki 2 toko yang menjual produk fashion wanita yaitu pakaian. Tidak ada masalah dengan toko pertama saya. Tapi belum sebulan membuka toko kedua masalah muncul. Di toko kedua saya memberikan promosi “Beli 12 Gratis 1” beserta Free Gift untuk produk tertentu. Saya hanya ingin memanjakan pembeli dan memberikan keuntungan lebih bagi pihak reseller seperti saya walaupun saya harus rugi 1 pcs untuk memberikan bonus pada pembeli saya.

Suatu hari sekitar minggu lalu saya mendapatkan pembeli kedua di toko kedua saya dengan username “indahoi8899” atas nama In*** Pu***** Sa** asal Tegal. Dia membeli produk promo beli 12 gratis 1 yaitu Kally Outfit ukuran L dengan bahan rib. Saya katakan saya akan memberi Free Gift untuknya dan diskon 10.000 yang akan saya selipkan dalam paket sebagai tanda terima kasih saya karna sudah membeli di toko saya. Namun saya pikir ulang saya takut uangnya terbuang jika diselipkan dalam paket jadi saya mengganti dengan kaos lengan panjang seharga 18.000 dan free gift berupa kaos ringer tee seharga 10.000.

Saya membeli pesanan dia dari supplier saya sebanyak 13pcs secara cash dan sesuai dengan warna dan jumlah yang dia pesan. Produk tersebut diterima pembeli pada tanggal 29 Maret 2021. Saya chat pembeli untuk mengingatkan konfirmasi penerimaan produk karena saya butuh uangnya untuk modal lagi membeli pesanan yang lain. Tapi pembeli malah bilang produk kekecilan dan baju yang dikirim baju anak SD.

Saya jelas tidak terima karena saya mengirimkan baju sesuai pesanan pembeli dan toko saya tidak menerima komplain kekecilan kecuali jumlah barang kurang dan barang rusak itu pun dengan disertai video unboxing saat membuka paket dan terlihat resi jelas bahwa barang tersebut dari toko saya, begitupun ketentuan dari pihak reseller saya yang tidak menerima komplain kekecilan karena kami sudah menulis ketentuan toko kami pada kolom deskripsi secara jelas. Membeli berarti setuju dan dianggap sudah membaca dan menerima S&K toko.

Di tanggal 30 Maret 2021, pembeli mengajukan perpanjangan masa garansi pesanan dengan alasan “Pesanan Belum Diterima” padahal jelas dia sudah menerima pesanan di tanggal 29 Maret. Saya tegur dan dia ngotot tidak mau terima barang yang dia pesan. Saya jelaskan bahan baju melar. Lingkar dada tertera itu ukuran max saat baju melar. Baju tersebut muat di size staff supplier yang memiliki BB 50. Dan baju tersebut untuk dewasa bukan anak SD. Namun pembeli tetap ngotot tidak mau terima produk.

Saya mengirimkan keluhan pada pihak supplier dan supplier tidak mau tanggung jawab masalah size karena pembeli saya seharusnya sudah membaca ketentuan toko bahwa toko tidak menerima komplain atau tanggung jawab jika kekecilan karena ukuran sudah terdaftar di deskripsi. Di sini saya give up karena saya pikir saya akan rugi. Uang yang saya cari dengan susah payah di masa pandemi akan hilang karena pembeli tersebut yang tidak membaca S&K toko saya.

Akhirnya pembeli tersebut mengajukan pengembalian barang/dana. Pembeli menyertakan foto dia mengukur lingkar dada baju yang dia beli di toko saya dalam keadaan mengkerut, terlipat, tidak rapih. Dan produk yang diukur hanya 2 pcs dari total 13 pcs.

Saya meminta video unboxing pada pembeli bahwa itu benar produk dari toko saya tapi pembeli tidak mengirimkannya. Saya suruh ukur semua baju tapi pembeli tidak mau. Saya jelaskan lagi baju tersebut melar dan lingkar dada yang tertera di deskripsi produk tersebut adalah max saat melar bukan sebelum melar tapi pembeli malah marah dan mengatai saya penipu.

Saya kirimkan bukti kepada Shopee berupa foto produk, foto deskripsi produk di toko saya dan di toko supplier, foto S&K toko saya dan toko supplier, bukti chat dengan pembeli dan supplier, bukti resi dan nomor pesanan saat saya membeli pesanan pembeli di toko supplier, foto supplier saat mengukur lingkar dada produk secara langsung, foto deskripsi bahan rib sampai pada foto cara mengukur baju secara benar. Saya kirimkan semua bukti pada Shopee.

Di dalam forum diskusi tersebut pembeli terus menerus mengatai saya sebagai Penipu. Mengatakan toko saya tidak akan laku karena saya Penipu, mengatakan toko saya fiktif dan hanya menjual barang-barang untuk menipu. Dia juga mengatakan bahwa saya hanya jadi benalu di Shopee dan memberikan iming-iming hadiah hanya karena saya ingin menipu konsumen.

Demi Tuhan saya tidak ada niatan seperti itu. Jika saya niat menipu, saya tidak akan kirim barang pesanan dia atau mengirimkan barang lain tapi saya kirimkan barang yang sesuai dengan warna sesuai dan jumlah yang sesuai bahkan lebih. Saya sangat sakit hati dan merasa down dengan cemoohan pembeli bahwa saya Penipu. Bahkan pembeli dengan sombongnya menghakimi isi chat saya sebanyak 99+ hanya berisi komplain pembeli. Jujur saja saya sudah keluar uang yang tidak sedikit untuk membeli pesanan dia dan dia juga menyakiti perasaan saya dan menjatuhkan nama saya dan toko saya yang dicap Penipu olehnya.

Saya kecewa jujur saja kepada pihak Shopee karena pihak Shopee memenangkan pembeli. Padahal saya sudah berkali-kali telepon CS mengatakan pembeli tersebut mencemooh saya sebagai Penipu dan saya tidak terima. Saya juga mengupload bukti chat bahwa pembeli mencemooh saya dengan kata kasar dan Penipu berulang kali bahkan menghina mengejek toko saya tanpa bukti yang nyata.

Kepada pihak Shopee saya harap ada perlindungan bagi Seller jika terjadi sesuatu hal seperti yang saya alami. Saya juga meminta pihak Shopee untuk lebih teliti dalam menangani kasus seperti yang saya alami. Okelah saya sudah rugi uang, tapi saya tidak terima nama saya dan toko dicemooh oleh pembeli bahkan dicap Penipu.

Mohon pihak Shopee untuk menindak lanjuti kasus saya. Saya tetap tidak terima direndahkan seperti itu dan dituduh tanpa bukti yang jelas. Saya merasa benar dan saya sudah mengirimkan pesanan yang sesuai. Mohon tindak lanjuti kasus pesanan:

  1. 210325A51G45BT
  2. 210325A4W7F53S

Saya jujur merasa trauma untuk berjualan di Shopee. Saya takut kasus ini terulang. Saya meminta itikad baik dari Shopee. Saya merasa sangat dirugikan dalam hal ini baik secara materi dan mental.

Irviana (Serra)
Kabupaten Cirebon, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:68    Rata-Rata: 4.1/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

32 komentar untuk “Perlindungan Terhadap Seller di Shopee dan Ucapan Pembeli yang Menjatuhkan Nama Baik Penjual dan Toko

  • 1 April 2021 - (15:38 WIB)
    Permalink

    Iya betul tolong pihak shopie harus netral karna pembeli belum tentu benar juga,
    Harga mau murah tapi barang pengin baguuusss. Itu yg aneh bin ajaib. Ada harga ada kualitas donk… justru pembeli yg rese begitu yg merusak nama shopie. Ingat yah penjual dan pembeli itu sama gak ada perbedaan. Membeli berarti setuju. Saya juga pembeli sekaligus penjual di shopie. Tpi saya gak seribet itu mau barang murah tapi harus bagus. Lucu kadang sama pembeli yg gituh.

    Saran saya sebagai pengguna shopie tolong klo ada masalah harus netral antara penjual dan pembeli.

    22
    1
    • 1 April 2021 - (19:14 WIB)
      Permalink

      betul ka. say sudah kirim bukti ke tim mediasi shopee saat pembeli terus menerus mencap saya penipu dan menuduh toko saya adalah toko fiktif dan menghina saya. tapi tim mediasi tetap aja menangin seller. sudah jelas tidak ada bukti unboxing dari pembeli.

      • 8 April 2021 - (10:14 WIB)
        Permalink

        sudah biasa kak.. dimata shoppe seller bukan customer Mereka kayaknya…
        saya masalah delivery aja juga ngak kelar2, walau customer sudah data

    • 8 April 2021 - (10:12 WIB)
      Permalink

      ngk bakalan…
      saya juga sudah berkali2 di rugían ole shopee.
      mending tutup aja di sopee pindah ke toko lainnya.. mank cmn ada dia aja?

  • 1 April 2021 - (19:09 WIB)
    Permalink

    resiko berjualan online memang harus siap menghadapi hal-hal seperti ini. tidak perlu down hanya karena 1 masalah ini. apakah barangnya sudah diterima kembali? jika sudah, dijual kembali semoga laku dan uangnya kembali.

    “Lingkar dada tertera itu ukuran max saat baju melar”
    yang saya agak bingung kenapa yang dicantumkan ukuran saat baju melar?

    • 1 April 2021 - (19:12 WIB)
      Permalink

      saya tidak tau karena saya ikut supplier ka. supplier juga udah fotoin bukti saat dia ukur baju dalam keadaan tidak melar dan betul ld 90cm tapi pihak shopee malah menangin buyer. produk belum saya terima.

      • 1 April 2021 - (21:00 WIB)
        Permalink

        saran saya: move on. jika barang sudah diterima, segera dijual lagi. bikin deskripsi dan foto real aja sesuai stok yg ada.

        jika 1 masalah begini aja bikin down dan susah move on, niscaya susah udah sukses berjualan online. bisa dibilang pengalaman seller online yg sukses pasti sudah banyak menghadapi beginian. jaidkan pembelajaran saja.

        • 2 April 2021 - (18:19 WIB)
          Permalink

          Saran saya sesama seller yang penting luruskan niat kalo memang tetap mau berjualan kalo masalah di hina saya sering banget tapi yah kami buktikan dengan tetap menjaga kejujuran akhirnya fitnah itu pergi dengan sendirinya

  • 1 April 2021 - (19:19 WIB)
    Permalink

    Saya bukannya ikut menghakimi, jika anda beli baju/celana dewasa di marketplace manapun diluar mall dan official store, siap2 saja 90% kecewa. Sudah sering saya mengalami, mau saya kembalikan, kasihan, krn saya jugaa sebagai penjual. Entah karena produsen bajunya yg BUTA UKURAN atau TIDAK PUNYA METERAN untuk mengukur dan bisa jadi buatnya cuma dikira2 saja ukurannya. Pernah beli celana jeans, ukuran saya 34, saya beli ukuran 36, sama sekali tidak muat, tak ukur ternyata setara ukuran 30, padahal bahannya bagus. Kan jadi sia2 tidak terpakai. Saran bagi penjual produk fashion, foto produk beserta ukuran meteran, sehingga benar2 riil. Bukan cuma ditulis lebar dada 30, ternyata kl sudah melar. Kl orang suka baju ketat tdk masalah, kl pgn yg longgar kan jadi masalah.

    12
    • 1 April 2021 - (19:57 WIB)
      Permalink

      maaf ka saya masukkin ukuran size itu sesuai sama yg ada di deskripsi produk di toko supplier. saya beli produk itu dulu. saya sering beli produk-produk dari toko supplier tsb tapi tidak ada komplain dari buyer saya. dalam hal ini saya dirugikan juga oleh supplier dan juga dirugikan secara immateril oleh buyer saya.

      • 2 April 2021 - (04:47 WIB)
        Permalink

        dropshiper? itu resiko, tapi kalo bukan, buatlah deskripsi sejelas²nya, jangan mengandalkan data dari supplier, mereka bisa ngaco, ukuran saat kondisi biasa dengan saat melar, foto dan video saat diukur dengan meteran, semuanya harus dicantumkan, ini sangat penting karena banyak penjual baju gak jelas nulis di deskripsi produknya

      • 2 April 2021 - (09:07 WIB)
        Permalink

        Sya seller dshopee, tokped, bklapak. resiko itu selalu ada, dan juga sangat sering menghadapi buyer seperti itu..saran untuk seller..Jgn patah semangat.. Pastikan deskripsi produk yg real dan kita buktikan sendiri sblm dipajang di etalase. Jika dirasa buyer ngeyel rese baik sblm maupun sesudah transaksi jgn pernah trs membalas chat mereka karena percuma buang2 waktu dan akan semakin menjadi, kmudian ditoko sya pemberian bintang 1,2,3 tanpa alasan yg jelas lsg sya blokir, anggap mereka bkn target market anda. Sygnya dtokped cm bs blokir chat. Buyer msh bisa order, repotnya jika orderan udah diatas 50an yg masuk tiap harinya kita kesulitan untuk ngeceknya.
        kita menjual ke seluruh indonesia dgn 280jt penduduk dgn karakter yg beda2.. Maka pastikan target market anda, dan seiring berjalanya waktu filter lah mereka.

        Demi Kebaikan bersama & Untuk menjaga dunia jual beli online tetap sehat, aman, dan nyaman bagi semua baik seller maupun buyer..🙏 Mari kita jadi Smart buyer dan Trust Seller yg saling Respect dan Menghargai..ada attitude yg sama2 harus kita jaga..🙏

        • 2 April 2021 - (11:39 WIB)
          Permalink

          aku juga aku blok kalo ada yg kasih star di bawah 3 atau komen negatif. aku kasih free gift tiap ada orderan di toko aku. aku masih sekolah jadi modal aku terbatas. aku beli produk di supplier kalo buyer aku pesen produk itu. udah. dan baru kali ini ada pembeli rese kaya gini. dia ga mau ukur semua bajunya. aku juga pernah gitu sama seller dari luar negeri, salah ukuran baju tapi ga semua baju yg salah ukuran. seller luar negeri itu minta aku fotoin semua size ya udah aku fotoin dan akhirnya setuju yg dibalikin itu cuma barang yg salah size bukan semuanya. lah ini semuanya minta dibalikin tanpa ngasih video unboxing. sapa tau itu barang bukan barang yg aku kirim ke dia.

    • 1 April 2021 - (23:54 WIB)
      Permalink

      Sebagai pengamat perdagangan online,kejujuran pedagang online hanya d pegang shopee,lazada,Tokopedia,dll…karna Konsumen bisa komplain,apabila TDK sesuai dg iklan dan gambar,…selain itu ternyata ada yg lebih parah seperti marketing FB,twiter,Instragram,dll,…kebanyakan mereka penipu,karna TDK d naungi penengah,sehingga mereka hanya mengiklankan produk,urusan transfer langsung k pemilik iklan,…susah sekali utk complain,…wassalam,pengamat dunia online

      • 2 April 2021 - (10:33 WIB)
        Permalink

        Kalau ukuran baju nya saat melar, di tulis juga di deskripsi gan.

        Deskripsi itu di buat dgn sangat detail, jangan sampai ada celah untuk buyer utk komplain.
        krn ujung2 nya Seller rugi waktu, rugi barang / modal, biaya packing, dll.

        Kalau buyer lebih sedikit rugi nya. Toh ongkir retur aja gratis.

        Utk marketplace juga, cari SDM yg berkualitas utk pusat komplain nya. Mampu berlogika dan adil, dan memahami sub-kategori produk, semisal utk sub kategori otomotif jgn random diberi admin pusat komplain nya yg tidak mengerti otomotif sama sekali.

        • 2 April 2021 - (11:31 WIB)
          Permalink

          aku ikutin deskripsi di toko supplier. kalo shopee ngelindungin buyer. harusnya shopee juga ngelindungin aku karena aku juga buyer di toko supplier aku yg ada di shopee. aku juga merasa dirugiin karna supplier aku. tapi kan supplier ga mau tau.

          • 2 April 2021 - (11:38 WIB)
            Permalink

            ya komplain ke supplier lah + black list, tapi rata² perlindungan marketplace kepada dropshiper memang masih kurang, bahkan uupk itu khusus untuk konsumen akhir, bukan untuk penjual perantara/dropshiper. jadi hanya dilindungi kuhperdata

    • 2 April 2021 - (04:31 WIB)
      Permalink

      Saya sebagai pembeli/penjual, setiap membeli produk fashion , barang kopedsi, shopee lazada tokopedia, rata-rata kecewa, karna bahan dan ukuran, kebayakan tidak jujur, sekarang beli fashion onlen cuma barang brandet, atau mall, lebih senang beli langsung off, kualitas ukuran dapat dilihat cek langsung,

  • 1 April 2021 - (23:33 WIB)
    Permalink

    Shopee?…
    No 🖐️
    Saya lebih ke Toped atau BL
    Lebih 300x an transaksi Saya di toped 70% BL 27% Lzd 4%

    3
    3
    • 8 April 2021 - (10:17 WIB)
      Permalink

      setuju banget.. orang customer servicing tokped atau BL lebih baik dan professional dibanding shopee

  • 2 April 2021 - (03:45 WIB)
    Permalink

    Itu sudah jadi resiko jualan online lur.. kalau tidak siap dengan hal seperti itu mending jualan offline saja.. rezeki sudah ada yang atur

    Untuk hindari pembeli2 kek gtu baiknya untuk kawan2 penjual lain, siapkan video produk atau foto produk sebelum dikirim .. buat antisipasi aja sih kalau ada pembeli bangke kek gtu

    2
    1
  • 2 April 2021 - (10:54 WIB)
    Permalink

    Saya turut berduka ya mba atasa kerugiannya..itulah mengapa saya jg trauma dlu berjualan baju lokal Krn kdg bgtu SDH sesuai deskripsi tp ekspektasi pembeli terlalu tinggi dengan harga murah..tp semenjak jualan baju import semua masalah itu hilang Krn biasanya baju yg digambar sama banget dgn yg aslinya walaupun harga tinggi kualitas pasti bagus ..bukannya saya menjelekkan produk lokal to kadang produk lokal gambar sama tp aslinya suka ga sama ..semoga kedepannya lebih lancar jualannya ya mba..

    • 2 April 2021 - (11:35 WIB)
      Permalink

      saya jual baju import juga sis. tapi jarang yg beli sis. dari seluruh buyer aku cuma buyer ini yg nyebelin. semua buyer aku di toko pertama aku ga ada yg rese. dan buyer lain di toko kedua pun ga ada yg rese walau beli diatas 10pcs. tapi buyer ini bener-bener nguras kesabaran aku. dan tim shopee juga aku nilai ga netral. selalu membela buyer. jelas aku juga buyer karna aku beli barang itu dari supplier aku di shopee. modal aku minim karna aku masih sekolah jadi aku beli barang dari supplier dan aku kirim ke buyer aku kalo ada buyer yg order aja.

  • 2 April 2021 - (14:00 WIB)
    Permalink

    Sepertinya akhir2 ini banyak pembeli fiktif yg mencari keuntungan…saya juga ada beberapa transaksi yang tiba2 dibatalkan oleh pembeli,pdhl barang sudah dikirim..ketika barang sudah sampai,akun pembeli sudah dinon aktifkan dan barang saya tidak kembali..anehnya ada banyak transaksi seperti ini dan barang saya hilang begitu saja..CS shopee jg tidak bisa dihubungi via phone..di chat jawabannya juga tunggu saja..dan diminta kita menghubungi pembelinya..
    Harusnya setelah barang dikirim,sistem di shopee dikunci tidak bisa dibatalkan..kalau kaya gini seller yg dirugikan…barang hilang dan gak terima uangnya..kan gak semua pembeli itu bijak..sistem kaya gini bisa dimanfaatkan oleh penipu..

    • 3 April 2021 - (03:24 WIB)
      Permalink

      Pengalaman anakku sebagai seller di Shopee, pembatalan tidak bisa dilakukan buyer kalau barang sdh terkirim, saat itu pesanan masker kain diluar dugaan. Banyak yg baru terpicup kurir lebih dari 4 hari sesudah pemesanan, jika pun dibatalkan di konfirmasikan dulu ke seller. Bulan ini setahun sudah menjadi seller di Shopee dgn pengalaman sangat baik dan helpfull, dan saat ini toko kami di ikut sertakan program export Shopee.

  • 2 April 2021 - (16:36 WIB)
    Permalink

    saya sudah dihubungi pihak shopee. mudah-mudahan ada titik terang setelah ini.

  • 2 April 2021 - (18:57 WIB)
    Permalink

    Emang fenomena pembeli shopee itu aneh2. Sorry2 to say, sepertinya orang Indonesia itu mmg mayoritas mental miskin. Sering bgt saya lht di penilaian produk jualan orang expextasi mereka thd brg itu ga sebanding dgn harga yg didapat. Hrg murah tp mintanya dpt kualitas sultan. Klo udh gt menurut mereka ga sesuai expektasi mereka direview anjlok. Mayoritas di shopee seperti itu. Dan pihak shopee srg bgt tdk adil ke seller pdhl shopee jg butuh seller

  • 2 April 2021 - (20:15 WIB)
    Permalink

    Sabar kak. Shopee berpihak ke pembeli. Kalau seller tidak perduli.

    Kejadian saya alami 2 Minggu yg lalu. Produk saya jual tidak bergaransi, tidak di test/buka, sudah jelas tulis di deskripsi. Membeli = setuju.

    Pembeli lagi sial ketemu barang bocor, malah mau return. Saya kan jualnya tidak bergaransi mana mungkin kasih return.

    Ujung2nya pihak shopee menangin pembeli tanpa ada bukti unboxing, dll

    Tapi ya sudah lah, anggap buang sial ke pembeli aja.

  • 2 April 2021 - (21:45 WIB)
    Permalink

    Jangankan mbak yg dropship,sy yg benar2 produsen cetak buku aja pernah dpt buyer yg kelewat kritis hanya gara2 packingan paket ada potongan rambut langsung di klik komplain. Buyer online itu sulit ditebak. Kadang ada yg menurut kita bakalan galak ternyata kasih bintang 5. Tapi ada yg order barang gk pernah chating dulu tiba2 pas barang sampai cuma ngasih bintang 2. Kalau ada komplain sudah masuk diskusi komplain terkadang beda admin resolusi beda keputusan mengingat admin marketplace ini biasanya dilempar ke vendor pihak ketiga,bukan kayawan internal mereka. Kenapa rata rata kasus lebih banyak menang di buyer?karena mereka marketplace menganggap barang yg diretur pembeli bisa dikembalikan dan dijual lagi oleh seller dan pihak marketplace juga menyediakan fitur komplain kepada seller apabila barang yg diretur rusak/tidak sesuai. Alasan kedua kenapa buyer sering menang karena skrng banyak layanan garansi ongkir yg menggratiskan buyer untuk retur. Dengan posisi seller sekarang yg serba ditekan (tekanan harga toko lain,tekanan biaya iklan,biaya push,potongan admin marketplace dll) memang jadi dilema yg harus diterima kalau perkembangan MP skrng memang betul2 memanjakan buyer. Keep semangat mbak. Barang retur pasti suatu saat akan laku.

  • 3 April 2021 - (18:42 WIB)
    Permalink

    Udah ada keputusan dari Shopee. Jadi masalah ini udah selesai. Terima kasih tim Shopee sudah menghubungi saya dan mendengarkan keluhan saya. 🙏

  • 5 Mei 2021 - (03:06 WIB)
    Permalink

    gini ya, sis. yg dijual itu kan produk apparel. Kadang udah ditulis sedetail mungkin masih aja ada buyer yg gak mau baca. Makanya sebagai sesama seller yg pernah jalanin Dropshipper. Pengalaman kayak gini paling sering kejadian. Jangan ngikutin katalog dari supplier. namanya baju dan celana itu pasti ada toleransi error 1-3cm. kalo mau memutuskan buat jalanin bisnis apparel itu musti paham setidaknya beberapa jenis bahan kain, mulai dari karakteristik bahan, sampe plus minusnya. Buat deskripsi juga jangan asal copy paste katalog supplier. mereka sendiri aja juga kadang gak tau berapa toleransi error dari produk yg mereka jual. Banyak buyer yg suka liat gambar model cakep, tapi juga banyak buyer kritis yg lebih suka liat gambar asli dan keterangan terperinci mulai dari LD, LP, sampe batas maks. melar (buat bahan spandek atau polyester yg body fit). bahkan kalo bisa batas toleransi error nya pun juga ada. misalnya, ditulis fit to XXL atau All size. kadang ada aja kan buyer yg suka misconception, dipikirnya beneran fit to xxl gataunya cuma sebatas xl. Resiko Dropshipper memang spt itu. dari kasus ini, shopee tidak akan memenangkan kamu karena diliat tidak ada bukti kuat yg bisa kamu berikan buat dimenangkan. Kecuali kalo kamu main reseller, stok barang, kamu yg notabene packing sendiri, kamu rekam video boxing paket kamu. baru bisa dimenangkan. kadang yg sudah ditulis di note deskripsi dan masuk diskusi minta video unboxing aja, sama shopee juga bakalan tetap diminita video boxing dari pihak sellernya. gak dimana mana begitu kok ya. mau Shopee atau Tokopedia.

 Apa Komentar Anda?

Ada 32 komentar sampai saat ini..

Perlindungan Terhadap Seller di Shopee dan Ucapan Pembeli yang Menjatu…

oleh Serra dibaca dalam: 4 menit
32