Penipuan Mengatasnamakan Kredivo

Pada hari Jumat tanggal 29 Juli 2022, saya mengalami penipuan yang mengatasnamakan platform Kredivo. Kejadian ini diawali ketika aplikasi Kredivo meminta untuk di-update, pada malam harinya tanggal 28 Juli 2022. Kemudian saya update, tetapi mengalami proses yang lama, bahkan hingga pagi hari.

Lalu ada option yang mengarahkan pada email Kredivo dengan judul update program Kredivo. Saya pun melaporkan keluhan atas apa yang saya alami. Setelah itu, ada 3 nomor yang mengatasnamakan Kredivo yang menghubungi saya melalui WhatsApp.

Saking bingungnya, hanya 1 nomor yang saya tanggapi, dengan pikiran yang positif. Kemudian saya diarahkan pada website kredivomu.zyrosite.com. Dari situ saya diarahkan untuk mengisi nama, telepon dan PIN.

Singkat cerita, siang harinya sekitar pukul 1, ada email masuk yang menerangkan telah terjadi transaksi melalui Tokopedia dengan pembayaran Kredivo saya. Saya shock, ternyata saya ditipu. Kenapa bisa terjadi, padahal saya mengeluhkan via email awalnya? Apakah email Kredivo bermasalah atau bagaimana saya kurang mengerti.

Lalu saya menghubungi CS Kredivo dan saya laporkan kejadian ini. Saya diminta menunggu 5 sampai 7 hari ke depan, dengan nasib yang menggantung, karena saya dibebankan tagihan total kurang lebih Rp10 juta. Ya Allah, sejahat itukah, sedangkan saya tidak pernah berhutang sebesar itu.

Mohon agar Kredivo bisa membantu segera mungkin untuk solusinya, karena jujur saya tidak mampu dan mau membayar apa yang sebenarnya bukan menjadi tanggungan saya.

Latif Sufi Alhamdan
Depok, Jawa Barat


Update (19 Agustus 2022): Surat pembaca di atas, kembali mendapat tanggapan dari pihak Kredivo sebagai berikut:

 

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Kredivo atas Surat Bapak Latifsufi Al Hamdan

Terima kasih atas informasi yang Bapak Latifsufi Al Hamdan sampaikan di website MediaKonsumen.com pada tanggal 7 Agustus 2022 pada kolom...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Bagi orang awam yang membaca, bila ada yang telepon ngaku mereka dari suatu perusahaan, atau apalah, disuruh buka web, lihat web nya secara teliti, offical web link bakal ada icon "gembok" yang terkunci, jika tidak ada ada gemboknya tidak secara terkunci, atau icon nya berbentuk "warning" maka itu bukan official web link dan itu adalah penipuan

    • Lah itu form app ada gemboknya, google form juga ada gemboknya. Intinya kalau disuruh login diluar aplikasi kredivonya jangan mau ngisi. Sabar aja tunggu sampe bisa buka aplikasinya.

      • silakan baca linknya terlebih dahulu, my.forms.app adalah website gratis untuk semua orang membuat forum, itu sama dengan Google Forum, makanya ada icon gembok, tidak ada masalah untuk menggunakan website tersebut

    • harusnya bisa dilacak, colek pawangnya
      spill @kominfo, @cyberpolri, @ojk, @google.co.id

  • "Kemudian saya update, tetapi mengalami proses yang lama, bahkan hingga pagi hari. Lalu ada option yang mengarahkan pada email Kredivo dengan judul update program Kredivo."

    Jika memang anda install aplikasi Kredivo dari Google Play Store, Segera cek ponsel anda, kemungkinan besar ada malware yang melakukan exploit pada beberapa aplikasi keuangan. Jika aplikasi Kredivo anda install DI LUAR Google Play Store, itu resiko besar yang menjadi konsekuensi anda.

    "Saking bingungnya, hanya 1 nomor yang saya tanggapi, dengan pikiran yang positif. Kemudian saya diarahkan pada website kredivomu.zyrosite.com. Dari situ saya diarahkan untuk mengisi nama, telepon dan PIN."

    Jika anda awam dengan teknologi informasi, ada baiknya ada orang lain yang paham untuk mendampingi. Alamat web tersebut di atas jelas-jelas penyesatan. Jika anda menyudutkan atau menyalahkan pihak Kredivo, secara hukum posisi anda lemah.

    Ada hikmah di balik kasus ini, yaitu jangan pernah menuruti permintaan update dari aplikasi bersangkutan. Lakukan cek ke toko resmi (Google Play Store) jika memang ada update. Jika ada, lakukan hanya dari sana.

      • Ada kebocoran data dikredivooknumnya mainin data nasabah. Pasti kredivo bakal sembunyiin fakta ini.
        Say jadi sadar kredivo ga jauh beda sama pinjol abal2

    • setuju dengan anda, hanya saja korban memberikan pin dll karena penggiringan opini palsu yang dilakukan penipu untuk 'menjebak' korbannya. menurut hemat saya para penipu yang secara sah ataupun tidak terlibat dalam 'mengendalikan' aplikasi diplaystore harusnya bisa dilacak.

  • Itu anda mengisi form log in palsu dari link kredivo palsu. Anda sdh memberikan username, pin dan otp. Itu sih susah untuk dibantu sama kredivo. Karna prosesnya benar anda yg salah soalnya. Makanya hati2 kalau disuruh isi macam2 di portal website.

  • Padahal kredivo udah sering bilang "WASPADA PENIPUAN, KREDIVO TIDAK AKAN PERNAH MEMINTA PIN/PASSWORD/OTP ANDA, JANGAN BERIKAN KEDAPA SIAPAPUN"

    Bahkan hampir setiap instansi sampe bank semua begitu. Contoh di BRI, sy pernah tanya "mba klo ada yg ngaku BRI lalu minta pin/pasword gmn?" Dijawab sama CS nya "pihak BRI tidak akan pernah meminta pin/password/otp anda, bahkan klo ada yg ngaku direktur utama BRI lalu minta pin/password/otp jangan dikasih. Karena itu adalah kerahasiaan dafa finansial anda"

    Yah tp itu di dunia tertib administrasi.. Di dunia nyata masih ada aja yg tertipu seperti ini. Semoga cepet selesai masalahnya lah ya.. Amin

    • Aamiin....
      Trimakasih pak doanya, semua berawal saya mèngirim email kepihak kredivo. Bukan tiba2 ada telp. Segitunya saya masih disalahkan.
      Kecewa sekali saya dgn pihak kredivo

  • Terus masalah nya apakah ts harus ganti yang tidak dia lakukan?
    Kalo ganti jangan sembarang an serahkan jati diri pada yang ngaku2 kredivio ?

  • Apakah kredivo tidak bisa membantu melacak / koordinasi dgn market place tempat penipu itu belanja (Data transaksi)?Dari sini bisa kelacak kemana alamat barang yang di beli tersebut dikirimkan.Dengan bukti data transaksi tsb mungkin bisa jadi bahan laporan ke pihak yang berwajib.Salah satu kelemahan kredivo di market place itu menurut adalah kurangnya pertanyaan PIN / Finger Print setelah kode OTP dikirimkan.Jadi bagi kita kita yg Nomer HP nya terinstal aplikasi Kredivo dan Marketplace sangat rawan penyalahgunaan.

    • Kayaknya enggak bisa soalnya gateway pembayaranya beda, jadi tokopedia tidak berhak menyimpan data pembayaran kecuali disimpan pihak ke3 (midtrans contohnya yang bekerja sama) kredivo hanya menerima informasi kategori barangnya saja untuk laporan ojk

  • awalnya email kemana ga dijelasin, ko bisa sih sampai tiba2 ada yang wa 3 nomor

    • Awalnya kirim email ke hall@kredivo.com, berawal dari itu. Sesaat kemudian bnyk yg menelepon, atas nama kredivo dan coba buat membantu menangani masalah tsebut. Saya bfikir positif saja diawal, krn awalnya saya mengirim email keluhan krn kredivo tdk bisa diakses. Kecuali tiba2 ad telp tanpa saya melakukan apa2, baru saya bisa mencerna itu penipuan. Dasar awalnya itu

      • Pertanyaan mendasar, dapat email itu darimana? Kalau klik dari aplikasi pasti yg akan muncul adalah email support@kredivo.com karena hanya itu yg tertera diaplikasi. "Kesalahan" anda yg kedua, tidak cermat membaca link yg diberikan, padahal jelas dari yg anda sampaikan diatas, link itu adalah link palsu bukan link resmi kredivo. Yg ketiga, jika saya cermati lampiran skrinsut anda, ada yg anda tutup tutupi, karena tdk utuh anda menampilkan skrinsut kronologi dari awal. Mungkin karena anda sebenarnya menyadari bahwa memang ini adalah kecerobohan anda, maka anda tdk sampaikan kronologi secara utuh.

        • Maaf pak, untungnya saya bohong itu apa pak? Masya allah.....
          Untungnya saya apa coba....
          Ya allah....saya sudah jelaskan detail dari awal, bpk ini kenapa terkesan menyalahkan saya, saya bukan seorang kriminal pak...ya allah...mudah sekali menjudge orang.
          Coba mau yang mana lagi yang harus saya screenshoot...saya kasih pak. Apa ada judulnya orang ketipu yang disalahkan korban bgtukah? Korban disalahkan bgtukah, masya allah...pernah tertipu tdk? Maksudnya biar paham dan tau rasanya, untungnya ga ad sama sekali pak.

          • Saya tidak menuduh atau mengatakan anda berbohong, saya hanya menyampaikan pendapat bahwa ini terjadi lebih dominan disebabkan karena kecerobohan anda. Tp anda bersikeras bahwa apa yg anda alami adalah kesalahan dari kredivo tanpa mengintrospeksi diri bahwa sebenarnya lebih dominan disebabkan karena kecerobohan anda.

          • Anda sdh pernah ngalami kehilangan uang lebih dari 50 JT karena kecerobohan anda? Saya sudah. Dan itu saya jadikan pelajaran untuk lebih teliti dan berhati-hati lagi.