Headline Keluhan Surat Pembaca Makin Rapi dan Terorganisir, Sindikat Pencurian Isi Paket Retur COD, JNT dan Tiktokshop Lepas Tangan 22 Juni 2025 usamah 81 Komentar COD, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, isi paket hilang, J&T Express, JNT, Jualan Online, Kurir, Layanan kurir, Marketplace, Retur paket, Tiktokshop, Video Unboxing Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Pada tanggal 11 Juni 2025, pesanan masuk melalui Tiktokshop, pesanan COD dengan alamat yang tidak mencurigakan dan jaraknya tidak terlalu jauh dari alamat seller, hanya Depok ke Bogor via JNT dengan nomor resi JX5184211064 yang berisi “Duromoto X1GT X1-GT X1 GT Lens Performance Series Lampu Foglamp LED Mini Laser Motor Mobil Adventure Touring 54 Watt”. Seller memilih drop off paket tersebut ke JNT Arif Rahman Hakim Depok. Singkat cerita, paket tersebut ditolak oleh pembeli pada tanggal 12 Juni 2025. Sampai sini seller masih belum menaruh rasa curiga karena hal ini lumrah untuk paket COD. Lanjut lagi, paket dalam perjalanan sampai akhirnya tanggal 16 Juni 2025 (di sini mulai janggal karena jarak Bogor ke Depok bisa memakan waktu 4 hari), paket tersebut sampai di drop point JNT Arif Rahman (selanjutnya disebut JNT ARH) Depok dengan status “Paket berhasil diterima oleh penjual” pada pukul 13.34, padahal di sini saya belum menerima paket tersebut. Singkat cerita, saya sebagai seller diinfokan oleh staf agen tersebut bahwa ada paket retur. Sore hari saya langsung menuju Agen JNT ARH untuk mengambil paket retur tersebut. Namun saya terkejut karena paket tersebut menjadi sangat ringan (di bawah 100 gr), padahal saat pengiriman beratnya mencapai 800 gr ±. Langsung lah saya sampaikan ke staf terkait bahwa paket tersebut tidak sesuai, dan mereka pun sudah menduga kalau paket yang mereka terima dari pengantar tidak sesuai. Namun mereka menerima dan menyelesaikan bahwa paket tersebut sudah sesuai. Terjadi perundingan antara mereka (staf) dan saya yang bersikukuh tidak mau menerima paket tersebut karena saya sudah menduga isinya telah hilang. Kemasan paket sangat rapi seperti tidak dibuka, tidak ada bekas cutter atau robekan di lapisan wrapping luar maupun di lakban. Namun ada satu celah, yaitu oknum pencuri mengangkat pelan-pelan lakban kemasan sehingga terlihat sedikit lakban tidak menempel sempurna. Di sini saya terus beradu argumen dengan staf JNT ARH, tidak mau menerima hingga akhirnya staf JNT ARH meyakinkan: “Silakan dibawa saja, Pak, nanti rekam video unboxing-nya, kirim ke saya, nanti saya bantu klaim.” Merasa tenang, akhirnya saya bawa pulang. Sampai rumah, saya buat video unboxing dan benar saja, maling ini sangat rapi mainnya. Sangat berbahaya jika seller yang tidak teliti yang kena, dan akan merugikan semua pihak jika oknum tersebut masih beroperasi di tubuh JNT. Saat itu juga saya buatkan keluhan ke Tiktok pada tanggal 16 Juni 2026 pukul 17.26 dengan menyertakan bukti foto dan video berdurasi panjang. Namun dengan cepat JNT menyangkal dengan alasan bukti POD yang tidak jelas. Pada pukul 17.27, hebat benar ini, gak sampai semenit sudah bisa baca keluhan seller dan menonton serta memahami bukti yang dipaparkan seller. Saya sanggah balik dan ditengahi oleh pihak Tiktokshop di tanggal 18 Juni 2026 (sangat lambat sekali). Setelah lama menunggu, pada tanggal 21 Juni 2026 pukul 05.35 pagi, pihak Tiktokshop menyatakan klaim saya dinyatakan gugur karena bukti CCTV dari agen JNT ARH yang memperlihatkan dari jauh saya sedang drop paket, tanpa ada bukti jelas lainnya tentang berat atau bukti lainnya yang lebih kuat. Di titik ini saya sebagai seller merasa dikhianati oleh semua pihak, terutama staf agen JNT yang janji mau bantu malah menjatuhkan saya dengan bukti CCTV yang tidak relevan dengan keluhan saya, dan Tiktokshop yang memenangkan pihak lain dengan bukti tidak jelas, padahal bukti saya sangat lengkap dari proses packing sampai proses unboxing paket retur tersebut. Sampai saat ini kasus masih berjalan tanpa kejelasan. Saya berharap dengan diterbitkannya tulisan ini dapat mempercepat prosesnya. Sangat disayangkan pihak JNT sangat denial, padahal saya memberitahukan ada oknum kurir Anda yang sindikat maling dan sangat profesional. Jangan sampai JNT rugi besar karena kasus-kasus seperti ini terus berjalan di dalam tubuh JNT. Usamah Depok, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.