Keluhan Surat Pembaca Perbaikan Jaringan Telkom Indibiz yang Tak Kunjung Diselesaikan, Terkesan Diabaikan 13 Juli 2025 lihin 15 Komentar Customer complaint handling, Customer Service, Gangguan internet, Gangguan layanan, Gangguan teknis, Indibiz, Internet Service Provider, kabel fiber optik, Koneksi internet, Koneksi internet lambat, Kunjungan teknisi, Optical Distribution Point, SLA, Telkom, Telkom Indonesia Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Laporan terkait kendala jaringan Telkom Indibiz seperti diabaikan. Katanya sedang proses pengecekan dan perbaikan, tapi di lapangan tidak ada satu pun teknisi yang mengerjakan perbaikan. No Layanan: 152435212793 No Laporan: INC36503871 Bahkan saya telusuri dari tadi pagi dari ODC sampai ODP dan sampai ke modem saya, tidak ada satu teknisi pun yang kelihatan mengerjakan perbaikan tersebut. Padahal WiFi Indihome tetangga saya normal, otomatis yang bermasalah itu dari ODP ke modem saya. Tapi tidak ada perbaikan. Melapor lewat call center Telkom, Indibiz, dan WA Tanesa tetap sama, cuma melakukan follow up tanpa ada tindakan lebih lanjut. Seperti pelanggan yang diabaikan, padahal yang loss merah dari tadi jam 11 malam. Bahkan sampai detik ini pun belum ada satu teknisi pun yang datang untuk pengecekan dan pengerjaan. Seperti laporan palsu ke pusat yang dibuat-buat. Sholihin Bangkalan, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Akhmad13 Juli 2025 - (17:24 WIB)Permalink Contoh orang bodoh ya gini nih, gak sabaran minta di prioritasin wkwkwk 1 1 Login untuk Membalas
Derry14 Juli 2025 - (08:22 WIB)Permalink Indibiz ada SLA gan, utk corporate/enterprise. Maaf ngga bisa bantu, tapi menurut saya kejar saya terus SLA nya Login untuk Membalas
Akhmad14 Juli 2025 - (09:06 WIB)Permalink Sepertinya komplainer tersebut tidak tau tingkat SLA nya bang, setau saya kalau SLA Based mungkin yg sedang digunakan oleh si Solikin tersebut memang SLA paling bawah. Tapi kenapa ya kok minta pelayanan setara high consumer. BTW saya juga punya layanan dedicated bang, tapi tidak seperti pak solikin lagaknya wkwkwk Login untuk Membalas
Akhmad13 Juli 2025 - (17:27 WIB)Permalink Oh dari madura ya, ga kaget SDM rendah konsumennya 1 Login untuk Membalas
lihinPenulis artikel13 Juli 2025 - (17:44 WIB)Permalink oh iyya, yang SDM tinggi kamu yah, semua skill di kuasai ya, maaf, saya ini SDM Rendah, Cuma Bisa Servis HP, Hadware dan Firmware, Emang salah Klo konsumen minta di prioritaskan yah, Itu hak konsumen kok,, dan kenapa minta lebih cepat di perbaiki, Gara2 ini usaha saya gak buka untuk hari ini, dan Hanphone yang butuh di sofware harus antri lebih lama, dan kamu pasti nanya, kan masih ada paket data, tau sendiri ya, koneksi data pakek jaringan sellular di sini gak stabil, malah sering putus2,. tau enggak ketika ngesofware Handphone Tiba2 Koneksi data Terputus, Tau gak resikonya gimana, Bisa2 Mati Total HPnya yang di sofware, Dan Lebih Baik Tutup daripada menghadapi Resiko Yang lebih tinggi.. tau kan alasan saya gimana, terus yang SDM Rendah Siapa., 1 1 Login untuk Membalas
Pemburu14 Juli 2025 - (09:13 WIB)Permalink Kalau mau yg stabil ya pasang dedicated bang, jgn wifi 300 rb an ah elah baru keluar gua ya ckckckc Login untuk Membalas
lihinPenulis artikel13 Juli 2025 - (17:49 WIB)Permalink yang pinter kamu ya, pinter untuk ikut campur urusan orang tanpa tau akibat dari masalah ini,. hadewh, SDM RENDAH, BODOH Login untuk Membalas
noirakadiablo13 Juli 2025 - (18:06 WIB)Permalink Hati-hati dalam membuat berita. Pahami aturan dari perusahaan nya bagaimana. Karena jika tidak sesuai bisa jadi boomerang dan dituntut pencemaran nama baik. Hati-hati bro 1 Login untuk Membalas
Satya Waskita13 Juli 2025 - (21:15 WIB)Permalink Mahkamah Konstitusi (MK) dalam Putusan Nomor 105/PUU-XXII/2024, yang dibacakan pada 29 April 2025, memutuskan bahwa lembaga pemerintah, institusi, korporasi, sekelompok orang dengan identitas spesifik, serta profesi atau jabatan tidak dapat mengadukan dugaan pencemaran nama baik berdasarkan Pasal 27A jo. Pasal 45 ayat (4) UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU ITE. MK menegaskan bahwa frasa “orang lain” dalam pasal tersebut hanya berlaku untuk individu atau perseorangan, bukan entitas seperti institusi atau korporasi. Login untuk Membalas
Alif13 Juli 2025 - (19:28 WIB)Permalink Gangguan nya berapa lama? Apa lebih dari 24 jam? Bisa saja kan dalam antrian? Login untuk Membalas
Hary13 Juli 2025 - (21:03 WIB)Permalink Izin berbagi pengalaman ya bang ada beberapa point yang harus di pertimbangkan selama kita menggunakan layanan FTTH Fiber to the home masalah nya itu adalah SLA karena kita pelanggan rumahan biasa baru jalan SLA setelah 1×24 atau sd 3×24 tergantung daerah dan lokasi kita itu pun setelah kita buat ticket bukan dari berjalannya kendala misal putus jam 7.00 pagi tapi abang lapor jam 7 malam nah kendala itu baru dihitung dari laporan kita ini, beda cerita kalo internet corporate dan metro kalo kita kontrak nya biasa sla 99%++ yang dimana kalo mati bisa denda provider lah kita yang pake ftth maksimal mah potongan bang, semoga dari pihak provider nya segera dijadwalkan kunjungan dan perbaikan internet nya Login untuk Membalas
Airdrop114 Juli 2025 - (09:19 WIB)Permalink Sepertinya si Solikintil ini tidak tau bedanya pelanggan retail dan pelanggan coorporate deh, tapi udh bikin statement seperti itu bikin malu sendiri Login untuk Membalas
waoneag14 Juli 2025 - (16:35 WIB)Permalink belum 3hari kerja. sabar aja mungkin masih antrian . kecuali bayar teknisi buat perbaikan di luar jam kerja mereka. dan itu relatip mahal. itung2 bayarin mereka lembur. Login untuk Membalas