Keluhan Surat Pembaca Shopee Menghapus/Membatasi Akun Saya dengan Tuduhan Pelanggaran yang Tidak Saya Lakukan 15 Juli 202515 Juli 2025 Eko 12 Komentar Akun Dibekukan, Akun Pengguna, Akun terblokir, Customer complaint handling, Customer Service, Dana hasil penjualan, e-Commerce, gestun, Marketplace, pembekuan saldo, pemblokiran akun, Penarikan dana tertahan, Saldo Tertahan, Shopee, Syarat dan Ketentuan, tuduhan pelanggaran, Tuduhan transaksi fiktif Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Terima kasih sebelumnya kepada Media Konsumen karena surat keluhan saya sudah ditampilkan. Perkenalkan, saya seller Shopee dengan nama akun “Sinarindah” yang sudah berjualan di Shopee hampir 6 tahun. Saya sudah menumpahkan waktu dan pikiran untuk berinovasi dan update produk berjualan di Shopee. Dan selama itu saya berjualan dengan lancar tanpa kendala di platform Shopee ini. Sampai akhirnya di tanggal 28 April 2025 datang email dari tim Shopee mengabarkan bahwa akun saya melakukan pelanggaran karena menjual produk gesek tunai. Setelah mendapatkan email tersebut, saya langsung kaget dan buru-buru menghubungi CS Shopee melalui live chat-nya. Di situ saya diinformasikan apabila mau memulihkan akun, saya harus menandatangani surat pernyataan sebagai berikut: (dilampirkan di foto) Saya memang merasa tidak melakukan pelanggaran yang dituduhkan. Akun Shopee saya saja, pembayaran SPayLater dinonaktifkan/tidak bisa digunakan customer apabila mau berbelanja di toko saya, yang otomatis tidak akan ada indikasi gestun di toko saya seperti yang dituduhkan. Saya merasa aneh harus menandatangani surat pernyataan tersebut, tapi karena itu saran dari CS dan satu-satunya cara agar akun saya bisa pulih, saya tandatangani surat pernyataan tersebut. Dan setelah itu, di tanggal 29 April 2025 akun saya aktif kembali dan ditampilkan lagi oleh Shopee. Seketika saya merasa lega karena akun sudah kembali dan saya bisa berjualan lagi seperti biasa. Tidak lama setelah kejadian ini, datang lagi kabar buruk dan kali ini tidak ada email, tapi pemberitahuan dari aplikasi Shopee dengan kendala kasus yang sama, yaitu pelanggaran penjual menjual produk gesek tunai. Seketika saya shock lagi karena saya tidak melakukannya dan merasa aneh, produk saya yang mana yang dimaksud? Padahal selama ini saya jual dengan real dan amanah, rating baik sudah bintang 4,9/5, kesehatan toko baik, follower sudah 24,1k, dan penjualan sudah ribuan dengan pengiriman ke seluruh Indonesia. Produk yang dijual juga tidak masuk ke kategori barang yang dilarang/melanggar ketentuan Shopee. Akhirnya saya hubungi CS Shopee lagi lewat live chat dan disuruh melampirkan surat pernyataan yang sama lagi dengan dibubuhi tanda tangan. Sore harinya di hari yang sama, saya dapat balasan dari tim Shopee kalau akun saya tidak bisa dipulihkan/dibekukan. Saya merasa kecewa dan sia-sia pengorbanan saya selama bertahun-tahun untuk mengembangkan usaha di Shopee dihancurkan oleh tuduhan kejam yang tidak saya lakukan. Kepada tim Shopee, tolong dicek ulang akun saya dan tolong direvisi ulang karena saya yakin akun saya bersih dan tidak melakukan gesek tunai seperti yang disangkakan, agar akun Shopee saya atas nama Sinarindah bisa kembali normal/pulih dan bisa berjualan lagi di Shopee. Karena berjualan di platform Shopee ini saya merasa terbantu dan masih bersemangat untuk terus mengembangkan toko saya di Shopee ini. Semoga masalah saya bisa segera direspons dan teratasi oleh tim Shopee. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Eko Serpong Utara, Banten Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Abo Cah15 Juli 2025 - (20:08 WIB)Permalink dr surat pernyataan saja sudah jelas (surat pernyataan 4 juni 2025) “saya berjanji tidak akan meng-upload kembali dan akan menghapus semua produk secara mandiri yg berupa produk gesek tunai………” dr surat pernyataan yg ente tulis utk shopee, artinya sama saja dengan ente mengakui adanya produk utk gesek tunai, yg dimana ente sanggah soal gestun ini pada kolom komentar pada keluhan ente sebelumnya soal spaylater yg di nonaktifkan oleh pihak shopee https://mediakonsumen.com/2023/06/09/surat-pembaca/shopee-menonaktifkan-metode-pembayaran-spaylater-di-toko-secara-mendadak 1 Login untuk Membalas
Eko15 Juli 2025 - (21:29 WIB)Permalink Sudah berjualan 6 tahun, tapi kok status Toko masih Non-Star ? Padahal follower, katanya, sudah 24 ribu. Mungkin selama ini anda pun beberapa kali kirim paket kosong (tidak sesuai berat). Sehingga terindikasikan Gestun. 3 Login untuk Membalas
Muhammad16 Juli 2025 - (03:21 WIB)Permalink Katanya jualan bertahun tahun tapi masih non star makanya baca lagi syarat dan ketentuan.sebulan harus jualan minimal 20jt lah ini mah dulu akunnya emang dibuka pembayaran spaylater tp dipake gestun terus gak ada penjualan pembayaran selain spaylater jelas lah di non aktifkan haha. Kurang rapi mainnya nih seller. 2 Login untuk Membalas
Wahyu16 Juli 2025 - (06:46 WIB)Permalink Kocak.. Mau NIPU shopee yha😂🤣.. Jualan bertahun tahun tapi toko masih kaya sampah🤣😂udah terciduk gestun/Fake Order masih ajh bnyak alasan 🤣😂 3 Login untuk Membalas
Yusrida16 Juli 2025 - (07:57 WIB)Permalink Playing fictim, ibarat pencuri teriak dicuri 2 Login untuk Membalas
Abby16 Juli 2025 - (11:21 WIB)Permalink Gini ya.. Yang dimaksud shopee itu BUKAN ANDA YANG GESTUN, TAPI CUSTOMER ANDA YANG GESTUN. Anda dituduh MENJUAL PRODUK / MEMFASILITASI GESTUN. Alias menjadi penadah gestun. Pembeli beli barang ditoko anda, lalu transaksi selesai, lalu anda mentransfer sebagian uang transaksi ke pembeli. Lho shopee tau darimana? ADA YANG MELAPORKAN ANDA LENGKAP DENGAN SCREENSHOTNYA / VIDEO TANGKAP LAYAR. Lalu juga ada perilaku mencurigakan spt : pembeli selalu melakukan transaksi mendekati limit transaksi paylaternya, pembeli hanya belanja di toko anda saja menggunakan akun baru, pembeli terdeteksi memiliki IP dan MAC address yang sama walaupun akun berbeda-beda, bisa juga dari ALAMAT atau REKENING BANK. 2 Login untuk Membalas
Linda16 Juli 2025 - (13:31 WIB)Permalink SUKURIN🤭😂stop Open Gestun/Fake Order🤭😂🤣 0 Login untuk Membalas
Andri Haryono16 Juli 2025 - (16:09 WIB)Permalink Mungkin karena jualannya emas, jadi yang dikirim cuma nota kosong, bukan barang aslinya, alhasil dianggap gestun Login untuk Membalas
Lolly17 Juli 2025 - (07:44 WIB)Permalink Ini masalahnya udh clear? Soalnya sy lihat tokonya msh muncul dan bs dibeli produknya. Login untuk Membalas
enni18 Juli 2025 - (13:27 WIB)Permalink Kl sy tokped,g pnh gestun sm skali..cm biasany pke cc bri buat beli elektronik,itupun 2x..isi token,byr wifi,listrik dll biasany pke va mbanking bni..tp trakhir kmrn mo co hp pke cc bri g bs indikasi ky bgtu jg..tp yws lah buat akun baru akhirny bs belanja lg..cm syg bgt akun lama ad free ongkir n pot diskon voucher..kl akun baru g ad voucher sm skali😅 Login untuk Membalas