Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

41 komentar untuk “Grab Tidak Adil ke Driver

  • 18 Juli 2025 - (11:06 WIB)
    Permalink

    fitnah customer bagaimana ngabs?
    dunia emang penuh fitnah… hanya akhirat keputusan adilnya

    • 18 Juli 2025 - (14:44 WIB)
      Permalink

      Laporan beda kendaraan tanpa adanya bukti, minimal bukti foto gitu atau ya klo emang beda NOPOL saat pick up jg sebenarnya CS pun berhak cancel atau menolak kok,..

      Saya speak up disini itu krna hal ini gak hanya sekali terjadi bhkn beberapa x dan saya yakin ini jg terjadi di bnyak driver jg..

      • 19 Juli 2025 - (10:46 WIB)
        Permalink

        Gak akan pernah ada keadilan dinegera kadrun,, keadilan cuma ada di negara kafir. Sampai tahun 3000 pun akan tetap sama percayalah.. titip kata2 ini untuk orang tahun 3000

      • 19 Juli 2025 - (20:00 WIB)
        Permalink

        Ya itulah kalo ketemu costumer yg tidak memikirkan dampaknya dr tarif yg dibayar, dwngan pengaduan ke ktr aplikator driver kena suapend…itu menghilangkan penghasilan beberapa hari, dia harus kasih makan utk anak istri dirmh & keperluan lainnya.

    • 18 Juli 2025 - (16:39 WIB)
      Permalink

      Ya seringkali aplikator tdk menjalin komunikasi 2 arah, hanya berdasar lap.cs nya, kalaupun konfirm ke driver paling kl ada lap brg cs yg tertinggal, entah udah brp kali hal spt ini terjadi..aplikator terlalu sibuk sampai lupa bhw banyak yg bergantung pd mrk utk sekedar cari makan dan bertahan hidup..miris memang.

      • 19 Juli 2025 - (02:50 WIB)
        Permalink

        sudah banyak kedzoliman aplikator greb, harus segera di hentikan, sayangnya kita punya pemerintah menutup mata, jika saja pemerintah itu ada, mungkin nasib kita yg sudah tergantung dari pekerjaan ojek ini akan terbantu nasib kita, ojol bukan lagi pekerjaan paruh waktu tapi sudah kebutuhan kita,karena minimnya lapangan pekerjaan

    • 18 Juli 2025 - (17:37 WIB)
      Permalink

      Semua aplikator ojek online sama saja, ego, arogan, memperlakukan driver seperti bawahan, padahal sejatinya driver adalah mitra mereka..Bisnis apa yg sementara mereka bangun ini? Kemana Pemerintah? Mana insitusi yg seharusnya menjaga kepentingan dua arah..Selama ini perusahan aplikasi hanya menjaga kepentingan mereka tanpa memperhatikan kepentingan driver…Kalau sprti ini yg dibangun, suatu saat bisnis ini akan tutup…

      • 19 Juli 2025 - (09:46 WIB)
        Permalink

        Pemerintah lagi sibuk jilatin sepatu dan kaki para pengusaha yang eksploitasi pekerjanya

        • 22 Juli 2025 - (20:27 WIB)
          Permalink

          Yg di rasa banyak pengusaha malah di cekik dgn pemerintah.( di saat sepi order eh di paksa menerima karyawan /yang baru lulus sekolah min SMA )
          Di saat ngurus surat ijin banyak puntu bagai kipas angin .mesti bawa amplop tebal buat nganjal agar tak muter terus

    • 19 Juli 2025 - (06:49 WIB)
      Permalink

      Dari dulu emang grab gk pernah adil sama drivernya dan sangat mendewakan dan mentuhankan coustamer

    • 19 Juli 2025 - (11:36 WIB)
      Permalink

      Sudah jadi rahasia umum kalau pihak grab lebih mengutamakan laporan dari customer saja tanpa membela driver mereka. Harusnya pihak grab melakukan komunikasi dua arah. Sehingga bisa bertindak adil.
      Padahal grab sendiri mendapatkan keuntungan dari keringat driver grab…
      Beda jauh dengan aplikasi UBER.

    • 20 Juli 2025 - (08:35 WIB)
      Permalink

      sejak kapan aplikator (grab / gojek) adil terhadap driver? dr dulu wkt pertama kali berdiri dan diadakannya callcenter, ga prnh tuh callcenter konfirmasi ke driver terkait jika konsumen ada keluhan, callcenter main suspend aja tanpa ada penjelasan dr driver, itu artinya aplikator memihak pada konsumen dan mengabaikan driver.

    • 18 Juli 2025 - (14:29 WIB)
      Permalink

      Dia daftar grab dari 2018 bukan pake tuh motor dari 2018… Kan di grab ada fitur ganti kendaraan terbaru yg sangat merugikan mitranya…

    • 18 Juli 2025 - (14:41 WIB)
      Permalink

      Itu baru kisaran 7 bulanan saya ganti itu motor bang karna motor lama udah saya pensiunan,,

      Grab itu ada fitur ganti data kendaraan secara online,beda kayak gojek yg dia ada fitur sistem tambah kendaraan yg misal ada trouble di 1 motor maka dia bisa pakai motor lain dengan cepat di aplikasi ( ibaratnya bisa pakai kendaraan cadangan)

    • 19 Juli 2025 - (17:03 WIB)
      Permalink

      Mungkin 2018;blm, tapi setelah punya nmax, bisa diganti identitas motor diakun driver, selama di daftarkan dan memenuhi syarat pasti bisa diganti.
      Perbanyak literasi biar tidak menunjukkan seberapa tinggi wawasan anda.

  • 18 Juli 2025 - (14:24 WIB)
    Permalink

    Grab lagi grab lagi….
    Aplikator seenak jidat mah susah buat di lawan bang, segala bentuk keputusan n keadilan ada di tangan dia….

  • 18 Juli 2025 - (14:36 WIB)
    Permalink

    Keluhan saya sebagai driver adalah pelaporan sepihak yg diterima tanpa adanya sebuah bukti dari penumpang klo driver pakai motor beda plat… 😖😖

    Sensitif kebangetan bngett,, sangat menganggu aktifitas, dan saya yakin ini terjadi bukan sama saya saja melainkan bnyak driver…

    • 19 Juli 2025 - (02:58 WIB)
      Permalink

      Kalau saya beda lagi bang, saya ngantar penumpang dari bank swasta di HR.rasuna Sahid Jakarta, mengantar ke jl.anggrek Kuningan, saya ngantar dan jemput sesuai dgn permintaan penumpang, tapi saya terdeteksi menaikkan dan menurunkan tidak sesuai titik, kan gila itu aplikator greb, jika TDK sesuai pasti komplain penumpangnya, apalagi bayar non tunai, saya langsung hub.pusat bantuan jawabnya mereka itu sistem, kan gila , sistem dibuat oleh manusia, pasti bisa merubahnya..apa GK dzolim mereka, untuk mereka yg bekerja digreb yg punya agama lebih baik resign karena kalian akan banyak menanggung dosa ,karena ini dzolim

      • 19 Juli 2025 - (09:31 WIB)
        Permalink

        Gua pernah ngalamiin kaya gitu 4 tahun lalu di suspend 3 hari gara” laporan penumpang,makanya gua putuskan matikan layanan grab bike dan grab sameday selama 4 tahun lebih, sameday juga argo nya sudah gak manusiawi dan buang waktu gak kaya dulu lagi. PERLU DI INGAT (TIDAK SEMUA) BAHWA PENUMPANG ITU MUKA NYA BAIK TAPI ADA JUGA YANG HATI NYA JAHAT, APA MEREKA MAU TAHU DAN MIKIR DRIVER DI SUSPEND TIDAK BISA KASIH MAKAN ANAK ISTRI , BIAR ALLAH SWT YANG AKAN MEMBALAS SEMUA

      • 19 Juli 2025 - (09:49 WIB)
        Permalink

        Terus kalau resign mau makan apa? Sembarangan aja nyuruh orang resign, anda mau biayain hidup keluarga mereka yang anda suruh resign??

      • 20 Juli 2025 - (11:09 WIB)
        Permalink

        Emang GRAB sudah harus dibumihanguskan dari indonesia, Krn sangat dzolim sama drivernya yg berstatus Mitra, saya narik grab bawa sameday antar beda titik di suspend bahkan akhirnya di PM. Kan tolol, banding ga diterima dgn alasan melanggar kode etik. Kode etik yg mana Blog Grab dungu. Alasan kode etik doang tp ga bisa tunjukkan bukti kesalahannya yg mana. Bilang aja mau jual atribut baru ke driver baru dgn mensuspend dan PM driver lama

  • 18 Juli 2025 - (21:35 WIB)
    Permalink

    Penumpang melaporkan driver maling, rampok, kecu, begal pun pasti akan di terima pihak aplikasi, memang seperti itu aplikator tanpa croscek ke driver sebagai mitra, tau-tau suspen

  • 19 Juli 2025 - (05:44 WIB)
    Permalink

    Kalau bisa Harus punya usaha 2 kaki bang atau lebih.jangan 1 pekerjaan jadi kalau kejadian seperti ini.kita tidak seperti mengemis ngemis

    3
    0
    • 19 Juli 2025 - (06:45 WIB)
      Permalink

      Semboyan driver adalah mitra , setara kedudukannya adalah semboyan kosong PD kenyataanya driver adalah pekerja, kedudukannya dibawah aplikator dan customer

      • 19 Juli 2025 - (09:51 WIB)
        Permalink

        Bagi aplikator online itu driver sebenarnya bukan mitra tapi kacung yang harus mereka eksploitasi agar istri petinggi aplikator bisa beli hp iphone terbaru dengan naik mobil mewah yg tiap 2 tahun ganti baru

      • 19 Juli 2025 - (09:52 WIB)
        Permalink

        Mitra itu cuma cara licik para pengusaha serakah dan kikir untuk bebas dari tanggung jawab memberikan hak hak pekerja doang dan bayar pekerja secara murah dibawah umr dan mereka ambil semuanya untuk hidup hedon keluarga para pengusaha

        Mau mitra ojol mau mitra sales semua sama saja

      • 20 Juli 2025 - (09:23 WIB)
        Permalink

        Kalau ada laporan plat motor berbeda yang di aplikasi ya sudah pasti ada bukti foto kendaraan masbro.
        Jangan jangan anda mengganti plat kendaraan yang lama ke baru belum selesai jadinya kendaraan plat lama yang msh tertera di aplikasi customer.

      • 22 Juli 2025 - (16:38 WIB)
        Permalink

        Ada2 ajah custumer ya, sy sering dulu pake ojol, di data Beat yg datang Satria, atau beda plat, kadang saya tanya kok beda motornya, ada yg bilang rusak, blm di service, sedang di service, atau mogok, biasa ajah, klo sy mah

  • 19 Juli 2025 - (06:44 WIB)
    Permalink

    Kayak gini kok pas demo kemarin ojol gak mau jd karyawan malah pengen jadi mitra, bukan kah enak jadi karyawan apa lagi karyawan tetap, terus kalau jd mitra gini dpt report customernya mau apa terus….

    Cari duit gak bisa, dapur gak bisa ngebul, saya bingung dg pola pikir pendemo ojol ni mau nya gimana….

  • 19 Juli 2025 - (07:17 WIB)
    Permalink

    Datengin cs nya bang .. minta surat pernyataan klarifikasi… Klo cs nolak lapor ke Polsek setempat dgn tuduhan fitnah … Tentunya semua proses musti di rekam biar ada bukti…dan hasil laporan ke Polsek nya kirim ke grab..
    Klo dulu cs model begini udah kita ijoin rmh nya bang….wkwkwkwk

    • 19 Juli 2025 - (07:46 WIB)
      Permalink

      Permasalahan nya itu kan kita sebagai driver tidak pernah tau CS yg mana yg membuat laporan ini…

  • 19 Juli 2025 - (12:14 WIB)
    Permalink

    Mmg,pihak grab selalu menjunjung tinggi costamer tp selalu TDK responsif terhadap mitra drivernya ..

    • 19 Juli 2025 - (22:28 WIB)
      Permalink

      Saya lakukan banding 2x juga tidak ada respon bang….

      Buat apa ada menu banding coba klo banding yg dilakukan sampe 2x tak di gubris

  • 19 Juli 2025 - (14:30 WIB)
    Permalink

    Aplikator lebih kawatir kalo pelanggan atau customer nya hilang dari pada driver nya hilang

  • 19 Juli 2025 - (15:53 WIB)
    Permalink

    Satu tahun yg lalu aku juga kena PM Tampa punya salah.jgn kaget sm grab.mentang2 grab sdh punya nama dia dgn se enaknya PM orang, ko ga ingat waktu merintis pertama kali,sampe di kasih HP ,siapa yg mau kerja sama atau yg mau ikut grab taxi.pesan untuk aplikator grab dr aku jgn sombong ingat akan balasan Allah SWT, contoh yg sdh tumbang Taxi BLUE BIRD yg namanya harum skrng…mengap2 perusahaan nya

  • 20 Juli 2025 - (02:51 WIB)
    Permalink

    Harus banyak di evaluasi sistemnya agar tidak terjadi lagi masalah yg seperti ini kemudian hari.

  • 24 Juli 2025 - (21:43 WIB)
    Permalink

    sori ni tanya ya…kan ini dilapor krn beda nopol….oke la kt anggap nopol n motor sama…trus sy mau tny pak apakah waktu bpk antar tu penumpang ada lakuin sala gk?seperti ngebut atau cara bicara gk enak dll?karena cust biasany lapor gt cuma 2hal antara mmg motorny beda atau mmg ada perlakuan gk enak…sori y nanya bkn ngejudge y pak

 Apa Komentar Anda?

Ada 41 komentar sampai saat ini..

Grab Tidak Adil ke Driver

oleh Mata-Dewa-Fx dibaca dalam: 1 menit
41