Ilustrasi via Gemini AI Keluhan Surat Pembaca Celah Sistem Tokopedia Tidak Melindungi Pembeli Non Asuransi Saat Barang Dikirim Tak Sesuai Pesanan 23 November 2025 agip 25 Komentar Belanja Online, Customer complaint handling, e-Commerce, Kebijakan pengembalian barang, Kondisi produk tidak sesuai pesanan, Marketplace, Mediasi Konsumen, produk tidak sesuai pesanan, Pusat Resolusi Tokopedia, Retur barang, Syarat dan Ketentuan, Tokopedia, Tokopedia Care Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya adalah pengguna Tokopedia dan memiliki keluhan pada pesanan dengan nomor invoice 581236499757565907. Barang yang saya terima tidak sesuai dan pada saat saya melakukan proses retur, ternyata beban biaya retur menjadi tanggung jawab pembeli. Tentu saja saya menolak melanjutkan proses ini dan statusnya masih dalam keadaan pending. Kemudian saya bertanya ke CS terkait perihal tersebut. Ternyata untuk pembeli non asuransi, biaya retur dibebankan kepada pembeli. Tentu saja saya keberatan dengan sistem aturan seperti ini. Dengan sistem seperti ini, saya justru melihat sebuah celah yang sangat menguntungkan bagi para seller, di mana seller dapat menarget pembeli non asuransi dengan mengirim barang yang tidak sesuai, harga lebih murah, atau bahkan makanan yang sudah kedaluwarsa. Pembeli non asuransi hanya bisa menerima barang tersebut tanpa bisa retur, karena jika memaksa retur total biayanya sudah tidak sebanding lagi dengan harga beli. Pada kasus saya ini, pihak seller yang salah mengirim barang. Sudah seharusnya seller yang bertanggung jawab untuk semua biaya retur. Dengan begitu, celah pada sistem bisa ditutup. Seller pun tidak bisa seenaknya mengirim barang dan pembeli non asuransi bisa dilindungi. Bagi saya, asuransi hanya untuk kerusakan atau kehilangan barang dengan harga yang mahal. Ini dikarenakan tanpa asuransi, pihak ekspedisi hanya mengganti maksimal 10 kali dari biaya kirim. Lagipula, untuk apa pembeli mengeluarkan biaya ekstra asuransi untuk kesalahan pihak seller? Apakah Tokopedia hanya melindungi pembeli asuransi, sedangkan pembeli non asuransi dibiarkan merugi tanpa mendapatkan perlindungan konsumen walaupun letak kesalahan ada pada pihak seller? Melalui surat pembaca ini, saya meminta atasan Tokopedia yang lebih tinggi dari CS untuk memperhatikan celah sistem ini dan melakukan perbaikan agar pembeli non asuransi bisa dilindungi haknya sebagai konsumen. Agip Budiman Surabaya Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Andri23 November 2025 - (21:43 WIB)Permalink Sistem retur tokped menguntungkan seller, sy sudah mengurangi atau 10% belanja sy di tokped karena salah satu nya proses retur yg susah/bertele2 dan hal lain yg merugikan. Belum lagi jika transaksi di rugikan oleh bug/kelemahan tokped ga bakal ada solusi. Sy pernah member platinum beda tipis sama member di bawah nya. 2 Login untuk Membalas
M24 November 2025 - (01:20 WIB)Permalink Jangan Sembarangan Kalau MENILAI PENJUAL Perlu ANDA TAU PENJUAL Tidak akan Tau Kalau PEMBELI Pakai ASURANSI atau Tidak Penjual itu PASTI TAKUT Kalau Bertindak CURANG Karena pasti ada HUKUMANNYA Beda dengan PEMBELI. Dan Penjual Juga Tidak Akan Berbuat CURANG Karena itu SAWAH LADANG Mereka. Lain Hal Kalau Tidak Di senganja. Jadi Tolong Jangan MERENDAHKAN Dan Menuduh PENJUAL Senganja CURANG Apalagi Kasih Makanan KADALUARSA,Terlalu KOTOR Mulut ANDA. Jangan2 ANDA Pembeli yg Sudah Terlalu SERING PULANGIN Barang PENJUAL Seenaknya. Jadi Sengaja Tokopedia Buat ANDA KAPOK. Perlu Anda ketahui di Tokopedia kalau Kesalahan Penjual, Penjual yg Wajib TANGGUNG ONGKIR. Kalau Tidak BERARTI Anda Kalah BUKTI Sama PENJUAL. ARTINYA Anda yg Terbiasa PULANGIN BARANG. TOKOPEDIA itu Karyawanya BERPEDIDIKAN Ga seenaknya Anda beli dan pulangin BARANG Penjual. Barang penjual itu ada MODALNYA Ada biaya Packingnya Ada biaya Karyawannya. Kalau Anda Asal Pulangin Barang RUSAK Tidak bisa jual Kembali. Itu yg HARUS Anda Tau. Sekali Lagi Tolong jangan ASAL Menilai PENJUAL SEKOTOR Yg Anda BAYANGKAN. 3 3 Login untuk Membalas
agipPenulis artikel25 November 2025 - (11:12 WIB)Permalink Anda kalo baca yg teliti. STATEMENT anda yg ini: Perlu Anda ketahui di Tokopedia kalau Kesalahan Penjual, Penjual yg Wajib TANGGUNG ONGKIR. Kalau Tidak BERARTI Anda Kalah BUKTI Sama PENJUAL. JAWABAN saya : Saya sedang dlm proses retur artinya komplain retur saya sdh di SETUJUI , yg jd kendala biaya retur jd beban pembeli. DARIMANA CERITANYA SAYA KALAH BUKTI ? Anda sudah baca screenshot chat saya dgn CS tidak ? MANA YG KATANYA di Tokopedia kalau Kesalahan Penjual,.. PENJUAL YG WAJIB TANGGUNG ONGKIR ? STATEMENT mu berlawanan dgn jawaban CS. karena kamu salah satu pendukung PENJUAL YG WAJIB TANGGUNG ONGKIR SAAT PENJUAL Y6 MELAKUKAN KESALAHAN. Ayo bantu komplain saya utk dibuktikan statement mu apa benar tokopedia melakukan seperti itu ? 1 Login untuk Membalas
M25 November 2025 - (11:31 WIB)Permalink Justru itu Karena ANDA Yg SALAH Boleh Pulangin tapi TANGGUNG SENDIRI ONGKIR BIAR KAPOK 😁 PELIT Amat Anda sebagai PEMBELI Bayar ASURANSI ga MAU Bayar ONGKIR Juga GA MAU Terus mau nya APA Terlalu MERKI Hidup ANDA Terlalu MERENDAHKAN PEDAGANG MENUDUH Seenaknya PEDAGANG Memanfaatkan keadaan Kasih Barang KADALUARSA Kasih BARANG Jelek BLOKIR Aja Tokopedia PEMBELI Macam begini BAHAYA Asal pulangin BARANG Maunya GRATIS ANDA Kira Tokopedia dapet gaji dari RAKYAT Harus bayarin Ongkir ANDA Sekali Lagi Jaga MULUT Jangan OMONG SEMBARANGAN PEDAGANG di Indonesia bukan CUMA 1 Inget itu. !!! 2 Login untuk Membalas
agipPenulis artikel26 November 2025 - (14:59 WIB)Permalink kamu : “Justru itu Karena ANDA Yg SALAH Boleh Pulangin tapi TANGGUNG SENDIRI ONGKIR BIAR KAPOK 😁” Answer : APA HUBUNGANNYA BIAR PEMBELI KAPOK SAMA KESALAHAN KIRIM PENJUAL ? statementmu itu SAMA ARTI nya mengakui ADA SELLER YG SENGAJA BERTINDAK CURANG terhadap pembeli. Pdhal dikomen mu sblmnya katanya seller tidak mgkn curang , ladang sawah nya . Komen mu yg skrg ini malah bikin saya semakin ketawa aja baca komen mu yg cuma asal asalan omong. kamu : “Bayar ASURANSI ga MAU Bayar ONGKIR Juga GA MAU Terus mau nya APA” Answer : YG SALAH KIRIM PENJUAL kok malah pembeli yg disuruh tanggung jawab. KLO SELLER GA MAU TAGGUNG JAWAB ONGKIR RETUR pastikan jgn sampai salah kirim bukan malah seenaknya suruh pembeli yg bayar retur. Seller yg MACAM BEGINI justru harus DIBLOKIR kamu : “Terlalu MERENDAHKAN PEDAGANG MENUDUH Seenaknya PEDAGANG” answer : komenmu di 1 post yg sama bilang biar PEMBELI KAPOK yg diartikan ada seller yg sengaja curang , ini kamu buat tulisan belum 10 menit komenmu sudah berubah 180 derajat yg mengatakan seller itu baik. tambah lucu aja komenmu suka loncat ga jelas 1 Login untuk Membalas
Surya25 November 2025 - (18:36 WIB)Permalink Kmarin kok gak belain aku bang M, disini malah bela penjualnya 🤣 1 1 Login untuk Membalas
agipPenulis artikel27 November 2025 - (14:24 WIB)Permalink Dugaan sy mgkn dia seller yg pernah kalah bukti tp ga mau tanggung jawab , begitu pusat resolusi memenangkan pembeli jd nya begini deh. Tp gpp komennya malah sy fungsikan sbg umpan biar terlihat celah sistem nya dmn Atau dia mmg berfungsi seperti itu ya ? 😂 1 Login untuk Membalas
Tama24 November 2025 - (12:24 WIB)Permalink ***** dipiara ***** dilestarikan lu kaga beli asuransi tp pengen dpt proteksi layaknya asuransi trus yg beli asuransi utk apa, kalo yg non asuransi aja nuntut proteksi plis lah yg mau kirim ke MK, sblm kirim masalah anda, cek dulu level ke*****an anda, level ke*****an anda, level ke*****an anda, jgn sampai malah mempertontonkan aib rendah anda sendiri 1 1 Login untuk Membalas
agipPenulis artikel25 November 2025 - (11:31 WIB)Permalink Kalau anda beli handphone , laptop atau makanan di OFFLINE kalau terjadi cacat produksi atau kadaluarsa karena anda tidak beli asuransi semua hak perlindungan konsumen anda hangus ? hanya menerima barangnya begitu saja ? perlindungan konsumen tdk melihat pembeli asuransi atau non asuransi ya. makanya sy bilang ini celah sistem. lagipula buat apa pembeli membeli asuransi untuk kesalahan penjual ? ini sama aja cacat produksi atau kadaluarsa menjadi beban tanggung jawab pembeli coba di cek juga level anda 2 2 Login untuk Membalas
Surya25 November 2025 - (18:32 WIB)Permalink Ternyata M ini ada dimana2 asli dan selalu mematahkan argumen penulis wkwkwkkw 🤣 Tips: kalo M ini komen gausa digubris deh mending emg gt dia komen di setiap postingan orang jelek2in Kmarin saya buat postingan yg jelas2 bukti uda kuat disanggah sama M 🤣 2 2 Login untuk Membalas
M25 November 2025 - (19:52 WIB)Permalink Hadehhhh SURYA lagi……… Gimana Kasus udah dapet Subsidi belum dari Shopee .. Udah puas belum jelekin shopee ??? Hidup baru dapet Masalah kecil aja Udah berkoar2 jelek2in shopee Udah jelas kesalahan Sendiri BERHARAPPPP Sama ini sama kasus yg ini Contoh Orang PELIT Asuransi Ga mau Bayar Ongkir juga ga mau Tapi maunya barang BAGUS , MURAH , Ga CACAT… Tapi disuruh PULANGIN ga mau MODAL Tungguin deh KOMEN dari Tokopedia Semoga dapet SUBSIDI deh Lain Kali belanja di MOL Aja Jadi Ga perlu Pake ASURANSI dan Ga Perlu Ributin ONGKIR 2 Login untuk Membalas
agipPenulis artikel26 November 2025 - (20:32 WIB)Permalink saya tambahin juga contoh nya di kasus ini : uda jelas KESALAHAN SELLER KIRIM BARANG. begitu MAU DI RETUR malah PEMBELI YG DISURUH BAYAR. malah PEMBELI YG DISURUH TANGGUNG JAWAB. kalo seller dibiarin tanpa tangungg jawab walaupun seller yg salah , di tokopedia bisa semakin byk seller yg seenaknya main kirim barang jelek , kadaluarsa , cacat , salah kirim. 1 Login untuk Membalas
DSTH26 November 2025 - (05:22 WIB)Permalink Buyer ini spt bocil, gk paham dia klo ada kerusakan/ kehilangan selama proses pengiriman justru seller yg menanggung kerugian… wkwkwk Login untuk Membalas
agipPenulis artikel27 November 2025 - (20:46 WIB)Permalink dibagian mana saya ada tulis gitu ? 0 1 Login untuk Membalas
eRyodan26 November 2025 - (20:27 WIB)Permalink Ijo mines kaya gitu jd harus benar pilih seler yg amanah review ribuan jgn toko baru resiko ky gitu banyak penivu 1 Login untuk Membalas
M26 November 2025 - (21:32 WIB)Permalink PENULIS Terlalu LEBAYYYYY SO Jadi KONSUMEN Yang TERANIAYA Sama 1 PENJUAL Sampai2 Semua PENJUAL Diangapnya JELEK. MEMALUKAN CUMA Gara2 Suruh Bayar ONGKIR AJA BACOT Ga berenti2 ABIS PEDAGANG Di bilang CURANG SEMUA. Kalau Ga mau PEDAGANG Kirim BARANG SALAH Belinya Di MOL AJA , ga akan SALAH Namanya PEDAGANG Juga MANUSIA Bisa Aja Admin nya Lagi NGANTUK Salah masukin barang Kan Udah disetujuin BALIKIN Ehhhh MALAH BACOTTT Di Tokopedia kalau balikin pake ongkir SENDIRI Dulu baru nanti bisa Anda KLAIM ONKIR , MEDIT Banget Sih Sama ONGKIR AJA Terlalu PERHITUNGAN. Malah BACOTTT Di jadiin Senjata Menghancurkan TOKOPEDIA Sama PEDAGANG NGELANTUR Kemana2 Sanpe KADALUARSA Di BAWA2 . SADIS Banget HIDUP LOH Mungkin KELUARGA LOH Ga ada yg PEDAGANG Tapi HIDUP Kita ga akan bisa jauh dari PEDAGANG. 2 2 Login untuk Membalas
12328 November 2025 - (18:58 WIB)Permalink Sebenarnya ini yang dipermasalahkan kan ttg biaya retur pmbelian asuransi vs non asuransi.. Antara dtanggung pembeli atau bukan, cuma kalau uda aturan dari tokped bgitu mau gmana.. Itulah knp ada pilihan asuransi.. Selain dcover jika barang hilang/rusak diperjalanan, mungkin jg ttg biaya2 return. Lagian jika kaka sukses return/kirim barang, ap pasti dkrim barang yg bner sesuai kmauan?? Saya rasa blum tentu, seller biasanya punya dokumentasi foto/video biasanya ada cctv saat packing, jika kaka kurang bukti video unboxing g ada/terpotong, bisa jd seller menang, barang semula balik lagi 😅 Login untuk Membalas
Ardiana28 November 2025 - (19:10 WIB)Permalink Pernah jadi korban juga, buang waktu dan energi ke ekspedisi buat balikin barang cacat yg dikirim seller, bayar returnya juga duit sendiri, udh gitu seller Tkpd yg msh aktif sama udh ngga juga ngga kesortir alhasil pesanan dianggurin sampe batal sendiri “wasting time banget” sedih padahal dulu nyaman banget belanja di Tkpd tapi skrng..&#$@.. Login untuk Membalas
Setiawan28 November 2025 - (19:19 WIB)Permalink Yang komen nggak ada yang mutu hadeh, sama sama saling menghina, mentang di dunia maya seenak jidat nulis. Penulis saran saya namun tidak menyalahkan, belanja di marketplace lain saja, misal seperti orange retur lebih mudah saya sering retur barang di bawah harga 200rb, ongkir bolak balik gratis langsung cair ketika paket di terima kurir yang jemput input di gudang, uang langsung cair untuk paket di bawah 200rb an. Toped aturannya memang gitu didebat nggak akan ada perubahan, jadi buat pengalaman yang lain yang mungkin belum baca aturan toped terkait retur, yang mana biaya retur di tanggung pembeli. Ya benar memang buat pembeli akan rugi misal beli barang seharga 10rb, ternyata yang di kirim salah barang. Ongkir umum antar provinsi misal dari jogja ke jakarta sekitar 15rb umumnya berbagai kurir. Saya sendiri sudah jarang belanja di toped karena system retur+klaim asuransi termasuk ribet dan paling lama berdasarkan pengalaman pribadi dan rekan. Login untuk Membalas
Hibi Hibi28 November 2025 - (23:06 WIB)Permalink Iya di Oren memang lebih gampang. Kalau barang yang diterima memang tidak sesuai sangat membantu. Tapi kalau ketemu oknum buyer yang kembaliin barang dengan alasan berubah pikiran lah, beli tidak baca deskripsi pas datang tidak sesuai imajinasi nya. Baik nya diskusi dulu seller dengan buyer dan di tengahi admin e-commerce. Saling memberi bukti, admin bisa memutuskan. Jangan buyer di manjain bisa retur se enak nya. Karena barang sudah balik ke seller, dari pada ribet seller banding dengan bukti valid pun kalah banding. Login untuk Membalas
DEBRINA28 November 2025 - (23:03 WIB)Permalink Memang enak ya belanja di shopee, Belanja di toped banyak ruginya. 1.retur barang, ongkir tidak kembali 2.ongkir kemahalan. 3.jasa kirimnya lelet, Silelet siput dan ancur aja.. 4.harga barang kemahalan. Login untuk Membalas
Berita29 November 2025 - (08:55 WIB)Permalink Jangan pelit2, bgt hidup pak, bayar ongkir aja, belibet ampe nuduh penjual lain. Tiap marketplace ada plus minusnya, tokped cukup menguntungkan seller dan Shopee cukup merugikan seller. Lu tinggal pilih yg mana. Login untuk Membalas
agipPenulis artikel30 November 2025 - (12:59 WIB)Permalink Klo pembeli salah CO beban tanggung jawab memang ada di pembeli…tp klo penjual yg salah , beban nya dmn ? seperti pd maksud dr komen @Setiawan klo selisih nilai barangnya cukup tinggi penjual pasti mau bayar ongkir retur. tapi klo selisihnya ada dibawah ongkir 20K penjual paham dia akan rugi klo bayar retur , pembeli jg tau hal ini. Hanya pembeli bodoh aja yg mau bayar retur dgn kondisi ini apalagi utk kesalahan penjual. Makanya pd beberapa kasus antara pembeli dan penjual sama” ga mau bayar ongkir retur. Nilai barang yg saya terima msh lebih tinggi dr harga beli tp dibawah ongkir retur. Bagaimana dgn nasib pembeli yg tidak seperti saya ? Klo sampe batas waktu belum di retur maka proses komplain dan transaksi akan selesai otomatis. dan ini akan jadi bottleneck. Seandainya penjual meminta barangnya di retur , si pembeli bisa menggunakan rule dari Toped itu sendiri dan membiarkan proses komplain tsb terselesaikan secara otomatis karena tidak ada yg mau bayar ongkir retur. Dan sebaliknya Hal ini juga berlaku sama untuk pembeli pada saat ingin retur. Saya yakin ada juga yg pernah komplain seperti saya , kalo memang ga mau ada perubahan yah sudahlah. Saya anggap Case Closed. Sekian Terima Kasih. Login untuk Membalas
Lolly1 Desember 2025 - (09:57 WIB)Permalink Ijin komen kak, sebagai seller dan buyer di Tokopedia, setau sy kalau retur karna kesalahan penjual dan orderan batal, ongkir awal dan ongkir retur ditanggung penjual. Kalau diretur sebagian karna kesalahan penjual, hanya ongkir retur yg ditanggung penjual. Bedanya kalau pakai asuransi, pembeli tinggal kirim returnya aja lewat kurir yg ada di opsi, kalau pilih kurir lain biasanya ongkirnya hrs dibayarin dulu. Kalau non asuransi memang pembeli hrs bayarin dulu ongkirnya, nanti dikembalikan setelah saldo penjual udh dipotong. Login untuk Membalas
Candra17 Desember 2025 - (00:08 WIB)Permalink Dulu benar seperti itu. Tapi entah sejak kapan berubah. Kemarin beli almond, dikirim barang busuk oleh penjual. Berkutu, bolong-bolong, packaging hancur2an. Sudah ada bukti kuat, video dari awal sampai akhir, foto kutu pada almond-nya, tetap ongkir kembali ditanggung pembeli. Padahal saya paling jarang kembalikan barang. Hanya kalau barang rusak atau tidak sesuai. Saya pengguna setia Toped sejak baru berdiri dengan segala keterbatasannya, sekarang uda malas belanja di Toped. Paling sesekali kalo murah jauh dari sebelah, dan masih satu kota. Kalo beda dikit mending di sebelah, lebih tenang. Login untuk Membalas