Celah Sistem Tokopedia Tidak Melindungi Pembeli Non Asuransi Saat Barang Dikirim Tak Sesuai Pesanan

Saya adalah pengguna Tokopedia dan memiliki keluhan pada pesanan dengan nomor invoice 581236499757565907.

Barang yang saya terima tidak sesuai dan pada saat saya melakukan proses retur, ternyata beban biaya retur menjadi tanggung jawab pembeli. Tentu saja saya menolak melanjutkan proses ini dan statusnya masih dalam keadaan pending.

Kemudian saya bertanya ke CS terkait perihal tersebut. Ternyata untuk pembeli non asuransi, biaya retur dibebankan kepada pembeli. Tentu saja saya keberatan dengan sistem aturan seperti ini.

Dengan sistem seperti ini, saya justru melihat sebuah celah yang sangat menguntungkan bagi para seller, di mana seller dapat menarget pembeli non asuransi dengan mengirim barang yang tidak sesuai, harga lebih murah, atau bahkan makanan yang sudah kedaluwarsa.

Pembeli non asuransi hanya bisa menerima barang tersebut tanpa bisa retur, karena jika memaksa retur total biayanya sudah tidak sebanding lagi dengan harga beli.

Pada kasus saya ini, pihak seller yang salah mengirim barang. Sudah seharusnya seller yang bertanggung jawab untuk semua biaya retur. Dengan begitu, celah pada sistem bisa ditutup. Seller pun tidak bisa seenaknya mengirim barang dan pembeli non asuransi bisa dilindungi.

Bagi saya, asuransi hanya untuk kerusakan atau kehilangan barang dengan harga yang mahal. Ini dikarenakan tanpa asuransi, pihak ekspedisi hanya mengganti maksimal 10 kali dari biaya kirim. Lagipula, untuk apa pembeli mengeluarkan biaya ekstra asuransi untuk kesalahan pihak seller?

Apakah Tokopedia hanya melindungi pembeli asuransi, sedangkan pembeli non asuransi dibiarkan merugi tanpa mendapatkan perlindungan konsumen walaupun letak kesalahan ada pada pihak seller?

Melalui surat pembaca ini, saya meminta atasan Tokopedia yang lebih tinggi dari CS untuk memperhatikan celah sistem ini dan melakukan perbaikan agar pembeli non asuransi bisa dilindungi haknya sebagai konsumen.

Agip Budiman
Surabaya

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

25 komentar untuk “Celah Sistem Tokopedia Tidak Melindungi Pembeli Non Asuransi Saat Barang Dikirim Tak Sesuai Pesanan

  • 23 November 2025 - (21:43 WIB)
    Permalink

    Sistem retur tokped menguntungkan seller, sy sudah mengurangi atau 10% belanja sy di tokped karena salah satu nya proses retur yg susah/bertele2 dan hal lain yg merugikan. Belum lagi jika transaksi di rugikan oleh bug/kelemahan tokped ga bakal ada solusi. Sy pernah member platinum beda tipis sama member di bawah nya.

  • 24 November 2025 - (01:20 WIB)
    Permalink

    Jangan Sembarangan Kalau MENILAI PENJUAL
    Perlu ANDA TAU
    PENJUAL Tidak akan Tau Kalau PEMBELI Pakai ASURANSI atau Tidak
    Penjual itu PASTI TAKUT Kalau Bertindak CURANG Karena pasti ada HUKUMANNYA Beda dengan PEMBELI. Dan Penjual Juga Tidak Akan Berbuat CURANG Karena itu SAWAH LADANG Mereka. Lain Hal Kalau Tidak Di senganja.
    Jadi Tolong Jangan MERENDAHKAN Dan Menuduh PENJUAL Senganja CURANG Apalagi Kasih Makanan KADALUARSA,Terlalu KOTOR Mulut ANDA.
    Jangan2 ANDA Pembeli yg Sudah Terlalu SERING PULANGIN Barang PENJUAL Seenaknya. Jadi Sengaja Tokopedia Buat ANDA KAPOK.
    Perlu Anda ketahui di Tokopedia kalau Kesalahan Penjual, Penjual yg Wajib TANGGUNG ONGKIR.
    Kalau Tidak BERARTI Anda Kalah BUKTI
    Sama PENJUAL.
    ARTINYA Anda yg Terbiasa PULANGIN BARANG.
    TOKOPEDIA itu Karyawanya BERPEDIDIKAN Ga seenaknya Anda beli dan pulangin BARANG Penjual.
    Barang penjual itu ada MODALNYA
    Ada biaya Packingnya
    Ada biaya Karyawannya.
    Kalau Anda Asal Pulangin
    Barang RUSAK Tidak bisa jual Kembali.
    Itu yg HARUS Anda Tau.
    Sekali Lagi Tolong jangan ASAL Menilai PENJUAL SEKOTOR Yg Anda BAYANGKAN.

    3
    3
    • 25 November 2025 - (11:12 WIB)
      Permalink

      Anda kalo baca yg teliti.

      STATEMENT anda yg ini:
      Perlu Anda ketahui di Tokopedia kalau Kesalahan Penjual, Penjual yg Wajib TANGGUNG ONGKIR.
      Kalau Tidak BERARTI Anda Kalah BUKTI Sama PENJUAL.

      JAWABAN saya :
      Saya sedang dlm proses retur artinya komplain retur saya sdh di SETUJUI , yg jd kendala biaya retur jd beban pembeli.
      DARIMANA CERITANYA SAYA KALAH BUKTI ?

      Anda sudah baca screenshot chat saya dgn CS tidak ?
      MANA YG KATANYA di Tokopedia kalau Kesalahan Penjual,.. PENJUAL YG WAJIB TANGGUNG ONGKIR ?

      STATEMENT mu berlawanan dgn jawaban CS.
      karena kamu salah satu pendukung PENJUAL YG WAJIB TANGGUNG ONGKIR SAAT PENJUAL Y6 MELAKUKAN KESALAHAN.
      Ayo bantu komplain saya utk dibuktikan statement mu apa benar tokopedia melakukan seperti itu ?

      • 25 November 2025 - (11:31 WIB)
        Permalink

        Justru itu Karena ANDA Yg SALAH
        Boleh Pulangin tapi TANGGUNG SENDIRI ONGKIR BIAR KAPOK 😁
        PELIT Amat Anda sebagai PEMBELI
        Bayar ASURANSI ga MAU
        Bayar ONGKIR Juga GA MAU
        Terus mau nya APA
        Terlalu MERKI Hidup ANDA
        Terlalu MERENDAHKAN PEDAGANG
        MENUDUH Seenaknya PEDAGANG
        Memanfaatkan keadaan
        Kasih Barang KADALUARSA
        Kasih BARANG Jelek
        BLOKIR Aja Tokopedia PEMBELI Macam begini
        BAHAYA Asal pulangin BARANG
        Maunya GRATIS
        ANDA Kira Tokopedia dapet gaji dari RAKYAT
        Harus bayarin Ongkir ANDA
        Sekali Lagi Jaga MULUT
        Jangan OMONG SEMBARANGAN
        PEDAGANG di Indonesia bukan CUMA 1
        Inget itu. !!!

        • 26 November 2025 - (14:59 WIB)
          Permalink

          kamu : “Justru itu Karena ANDA Yg SALAH
          Boleh Pulangin tapi TANGGUNG SENDIRI ONGKIR BIAR KAPOK 😁”

          Answer : APA HUBUNGANNYA BIAR PEMBELI KAPOK SAMA KESALAHAN KIRIM PENJUAL ?
          statementmu itu SAMA ARTI nya mengakui ADA SELLER YG SENGAJA BERTINDAK CURANG terhadap pembeli. Pdhal dikomen mu sblmnya katanya seller tidak mgkn curang , ladang sawah nya . Komen mu yg skrg ini malah bikin saya semakin ketawa aja baca komen mu yg cuma asal asalan omong.

          kamu : “Bayar ASURANSI ga MAU
          Bayar ONGKIR Juga GA MAU
          Terus mau nya APA”

          Answer :
          YG SALAH KIRIM PENJUAL kok malah pembeli yg disuruh tanggung jawab.
          KLO SELLER GA MAU TAGGUNG JAWAB ONGKIR RETUR pastikan jgn sampai salah kirim
          bukan malah seenaknya suruh pembeli yg bayar retur.
          Seller yg MACAM BEGINI justru harus DIBLOKIR

          kamu : “Terlalu MERENDAHKAN PEDAGANG
          MENUDUH Seenaknya PEDAGANG”

          answer : komenmu di 1 post yg sama bilang biar PEMBELI KAPOK yg diartikan ada seller yg sengaja curang , ini kamu buat tulisan belum 10 menit komenmu sudah berubah 180 derajat yg mengatakan seller itu baik.
          tambah lucu aja komenmu suka loncat ga jelas

      • 27 November 2025 - (14:24 WIB)
        Permalink

        Dugaan sy mgkn dia seller yg pernah kalah bukti tp ga mau tanggung jawab , begitu pusat resolusi memenangkan pembeli jd nya begini deh.

        Tp gpp komennya malah sy fungsikan sbg umpan biar terlihat celah sistem nya dmn
        Atau dia mmg berfungsi seperti itu ya ? 😂

  • 24 November 2025 - (12:24 WIB)
    Permalink

    ***** dipiara
    ***** dilestarikan
    lu kaga beli asuransi tp pengen dpt proteksi layaknya asuransi
    trus yg beli asuransi utk apa, kalo yg non asuransi aja nuntut proteksi
    plis lah yg mau kirim ke MK, sblm kirim masalah anda, cek dulu level ke*****an anda, level ke*****an anda, level ke*****an anda, jgn sampai malah mempertontonkan aib rendah anda sendiri

    1
    1
    • 25 November 2025 - (11:31 WIB)
      Permalink

      Kalau anda beli handphone , laptop atau makanan di OFFLINE kalau terjadi cacat produksi atau kadaluarsa karena anda tidak beli asuransi semua hak perlindungan konsumen anda hangus ?
      hanya menerima barangnya begitu saja ?

      perlindungan konsumen tdk melihat pembeli asuransi atau non asuransi ya.
      makanya sy bilang ini celah sistem.
      lagipula buat apa pembeli membeli asuransi untuk kesalahan penjual ?
      ini sama aja cacat produksi atau kadaluarsa menjadi beban tanggung jawab pembeli
      coba di cek juga level anda

      2
      2
  • 25 November 2025 - (18:32 WIB)
    Permalink

    Ternyata M ini ada dimana2 asli dan selalu mematahkan argumen penulis wkwkwkkw 🤣
    Tips: kalo M ini komen gausa digubris deh mending emg gt dia komen di setiap postingan orang jelek2in
    Kmarin saya buat postingan yg jelas2 bukti uda kuat disanggah sama M 🤣

    2
    2
  • 25 November 2025 - (19:52 WIB)
    Permalink

    Hadehhhh SURYA lagi………
    Gimana Kasus udah dapet Subsidi belum dari Shopee ..
    Udah puas belum jelekin shopee ???
    Hidup baru dapet Masalah kecil aja
    Udah berkoar2 jelek2in shopee
    Udah jelas kesalahan Sendiri
    BERHARAPPPP
    Sama ini sama kasus yg ini
    Contoh Orang PELIT
    Asuransi Ga mau
    Bayar Ongkir juga ga mau
    Tapi maunya barang BAGUS , MURAH , Ga CACAT…
    Tapi disuruh PULANGIN ga mau MODAL
    Tungguin deh KOMEN dari Tokopedia
    Semoga dapet SUBSIDI deh
    Lain Kali belanja di MOL Aja
    Jadi Ga perlu Pake ASURANSI
    dan Ga Perlu Ributin ONGKIR

    • 26 November 2025 - (20:32 WIB)
      Permalink

      saya tambahin juga contoh nya di kasus ini :
      uda jelas KESALAHAN SELLER KIRIM BARANG.
      begitu MAU DI RETUR malah PEMBELI YG DISURUH BAYAR.
      malah PEMBELI YG DISURUH TANGGUNG JAWAB.
      kalo seller dibiarin tanpa tangungg jawab walaupun seller yg salah , di tokopedia bisa semakin byk seller yg seenaknya main kirim barang jelek , kadaluarsa , cacat , salah kirim.

  • 26 November 2025 - (05:22 WIB)
    Permalink

    Buyer ini spt bocil, gk paham dia klo ada kerusakan/ kehilangan selama proses pengiriman justru seller yg menanggung kerugian… wkwkwk

  • 26 November 2025 - (20:27 WIB)
    Permalink

    Ijo mines kaya gitu jd harus benar pilih seler yg amanah review ribuan jgn toko baru resiko ky gitu banyak penivu

  • 26 November 2025 - (21:32 WIB)
    Permalink

    PENULIS Terlalu LEBAYYYYY
    SO Jadi KONSUMEN Yang TERANIAYA
    Sama 1 PENJUAL Sampai2 Semua PENJUAL
    Diangapnya JELEK.
    MEMALUKAN
    CUMA Gara2 Suruh Bayar ONGKIR AJA
    BACOT Ga berenti2
    ABIS PEDAGANG Di bilang CURANG SEMUA.
    Kalau Ga mau PEDAGANG Kirim BARANG SALAH
    Belinya Di MOL AJA , ga akan SALAH
    Namanya PEDAGANG Juga MANUSIA
    Bisa Aja Admin nya Lagi NGANTUK
    Salah masukin barang
    Kan Udah disetujuin BALIKIN
    Ehhhh MALAH BACOTTT
    Di Tokopedia kalau balikin pake ongkir
    SENDIRI Dulu baru nanti bisa Anda KLAIM
    ONKIR , MEDIT Banget Sih Sama ONGKIR AJA
    Terlalu PERHITUNGAN.
    Malah BACOTTT Di jadiin Senjata Menghancurkan TOKOPEDIA Sama PEDAGANG
    NGELANTUR Kemana2 Sanpe KADALUARSA Di BAWA2 . SADIS Banget HIDUP LOH
    Mungkin KELUARGA LOH Ga ada yg PEDAGANG
    Tapi HIDUP Kita ga akan bisa jauh dari PEDAGANG.

    2
    2
  • 28 November 2025 - (18:58 WIB)
    Permalink

    Sebenarnya ini yang dipermasalahkan kan ttg biaya retur pmbelian asuransi vs non asuransi..
    Antara dtanggung pembeli atau bukan, cuma kalau uda aturan dari tokped bgitu mau gmana.. Itulah knp ada pilihan asuransi.. Selain dcover jika barang hilang/rusak diperjalanan, mungkin jg ttg biaya2 return.
    Lagian jika kaka sukses return/kirim barang, ap pasti dkrim barang yg bner sesuai kmauan??
    Saya rasa blum tentu, seller biasanya punya dokumentasi foto/video biasanya ada cctv saat packing, jika kaka kurang bukti video unboxing g ada/terpotong, bisa jd seller menang, barang semula balik lagi 😅

  • 28 November 2025 - (19:10 WIB)
    Permalink

    Pernah jadi korban juga, buang waktu dan energi ke ekspedisi buat balikin barang cacat yg dikirim seller, bayar returnya juga duit sendiri, udh gitu seller Tkpd yg msh aktif sama udh ngga juga ngga kesortir alhasil pesanan dianggurin sampe batal sendiri “wasting time banget” sedih padahal dulu nyaman banget belanja di Tkpd tapi skrng..&#$@..

  • 28 November 2025 - (19:19 WIB)
    Permalink

    Yang komen nggak ada yang mutu hadeh, sama sama saling menghina, mentang di dunia maya seenak jidat nulis.

    Penulis saran saya namun tidak menyalahkan, belanja di marketplace lain saja, misal seperti orange retur lebih mudah saya sering retur barang di bawah harga 200rb, ongkir bolak balik gratis langsung cair ketika paket di terima kurir yang jemput input di gudang, uang langsung cair untuk paket di bawah 200rb an.

    Toped aturannya memang gitu didebat nggak akan ada perubahan, jadi buat pengalaman yang lain yang mungkin belum baca aturan toped terkait retur, yang mana biaya retur di tanggung pembeli.

    Ya benar memang buat pembeli akan rugi misal beli barang seharga 10rb, ternyata yang di kirim salah barang. Ongkir umum antar provinsi misal dari jogja ke jakarta sekitar 15rb umumnya berbagai kurir.

    Saya sendiri sudah jarang belanja di toped karena system retur+klaim asuransi termasuk ribet dan paling lama berdasarkan pengalaman pribadi dan rekan.

    • 28 November 2025 - (23:06 WIB)
      Permalink

      Iya di Oren memang lebih gampang. Kalau barang yang diterima memang tidak sesuai sangat membantu. Tapi kalau ketemu oknum buyer yang kembaliin barang dengan alasan berubah pikiran lah, beli tidak baca deskripsi pas datang tidak sesuai imajinasi nya. Baik nya diskusi dulu seller dengan buyer dan di tengahi admin e-commerce. Saling memberi bukti, admin bisa memutuskan. Jangan buyer di manjain bisa retur se enak nya. Karena barang sudah balik ke seller, dari pada ribet seller banding dengan bukti valid pun kalah banding.

  • 28 November 2025 - (23:03 WIB)
    Permalink

    Memang enak ya belanja di shopee,
    Belanja di toped banyak ruginya.
    1.retur barang, ongkir tidak kembali
    2.ongkir kemahalan.
    3.jasa kirimnya lelet, Silelet siput dan ancur aja..
    4.harga barang kemahalan.

  • 29 November 2025 - (08:55 WIB)
    Permalink

    Jangan pelit2, bgt hidup pak, bayar ongkir aja, belibet ampe nuduh penjual lain.
    Tiap marketplace ada plus minusnya, tokped cukup menguntungkan seller dan Shopee cukup merugikan seller.

    Lu tinggal pilih yg mana.

    • 30 November 2025 - (12:59 WIB)
      Permalink

      Klo pembeli salah CO beban tanggung jawab memang ada di pembeli…tp klo penjual yg salah , beban nya dmn ?
      seperti pd maksud dr komen @Setiawan klo selisih nilai barangnya cukup tinggi penjual pasti mau bayar ongkir retur. tapi klo selisihnya ada dibawah ongkir 20K penjual paham dia akan rugi klo bayar retur , pembeli jg tau hal ini. Hanya pembeli bodoh aja yg mau bayar retur dgn kondisi ini apalagi utk kesalahan penjual.
      Makanya pd beberapa kasus antara pembeli dan penjual sama” ga mau bayar ongkir retur.

      Nilai barang yg saya terima msh lebih tinggi dr harga beli tp dibawah ongkir retur.
      Bagaimana dgn nasib pembeli yg tidak seperti saya ?

      Klo sampe batas waktu belum di retur maka proses komplain dan transaksi akan selesai otomatis. dan ini akan jadi bottleneck.
      Seandainya penjual meminta barangnya di retur , si pembeli bisa menggunakan rule dari Toped itu sendiri dan membiarkan proses komplain tsb terselesaikan secara otomatis karena tidak ada yg mau bayar ongkir retur. Dan sebaliknya Hal ini juga berlaku sama untuk pembeli pada saat ingin retur.

      Saya yakin ada juga yg pernah komplain seperti saya , kalo memang ga mau ada perubahan yah sudahlah.
      Saya anggap Case Closed.
      Sekian Terima Kasih.

  • 1 Desember 2025 - (09:57 WIB)
    Permalink

    Ijin komen kak, sebagai seller dan buyer di Tokopedia, setau sy kalau retur karna kesalahan penjual dan orderan batal, ongkir awal dan ongkir retur ditanggung penjual. Kalau diretur sebagian karna kesalahan penjual, hanya ongkir retur yg ditanggung penjual. Bedanya kalau pakai asuransi, pembeli tinggal kirim returnya aja lewat kurir yg ada di opsi, kalau pilih kurir lain biasanya ongkirnya hrs dibayarin dulu. Kalau non asuransi memang pembeli hrs bayarin dulu ongkirnya, nanti dikembalikan setelah saldo penjual udh dipotong.

    • 17 Desember 2025 - (00:08 WIB)
      Permalink

      Dulu benar seperti itu. Tapi entah sejak kapan berubah. Kemarin beli almond, dikirim barang busuk oleh penjual. Berkutu, bolong-bolong, packaging hancur2an. Sudah ada bukti kuat, video dari awal sampai akhir, foto kutu pada almond-nya, tetap ongkir kembali ditanggung pembeli. Padahal saya paling jarang kembalikan barang. Hanya kalau barang rusak atau tidak sesuai. Saya pengguna setia Toped sejak baru berdiri dengan segala keterbatasannya, sekarang uda malas belanja di Toped. Paling sesekali kalo murah jauh dari sebelah, dan masih satu kota. Kalo beda dikit mending di sebelah, lebih tenang.

 Apa Komentar Anda?

Ada 25 komentar sampai saat ini..

Celah Sistem Tokopedia Tidak Melindungi Pembeli Non Asuransi Saat Bara…

oleh agip dibaca dalam: 1 menit
25