Keluhan Surat Pembaca Tagihan XL Prioritas Tetap Penuh di tengah Layanan Tidak Aktif Pasca Banjir Bandang Aceh Tamiang 25 Desember 202525 Januari 2026 Budi Syahreza 2 Komentar Billing Statement, Billing System, Customer complaint handling, Customer Service, nomor seluler pasca bayar, Operator telepon seluler, Paket data internet, Rincian Tagihan, Tagihan Pasca Bayar, XL Axiata, XL Prioritas Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Yang terhormat Redaksi Media Konsumen, Saya adalah pelanggan XL Prioritas yang ingin menyampaikan keluhan terkait penagihan layanan XL yang saya terima. Saya merupakan salah satu pelanggan yang terdampak banjir bandang di Aceh. Sejak bencana tersebut terjadi hingga surat ini saya buat (sekitar satu bulan), layanan XLSmart di lokasi saya belum pulih. Bahkan hingga saat ini, BTS/site XLSmart dengan ID 4215590E_LTE_UPAH masih dalam kondisi off, meskipun listrik PLN di wilayah tersebut sudah kembali menyala. Pada saat banjir terjadi, listrik PLN mati total dan jaringan XLSmart tidak dapat digunakan. Dalam kondisi tersebut, saya sama sekali tidak dapat menikmati layanan XL Prioritas, baik untuk internet, telepon, maupun SMS. Namun, sangat disayangkan, tagihan XL Prioritas saya tetap dikenakan penuh sebesar Rp149.850, seolah-olah layanan berjalan normal. Sebelumnya, saya telah menghubungi call center 817 untuk menanyakan hal ini. Pihak customer service menyampaikan bahwa penggunaan dan tagihan saya sudah sesuai, sehingga tagihan tersebut tetap harus dibayar penuh. Saya juga diinformasikan adanya kuota internet, telepon, dan SMS gratis yang dapat diklaim melalui *505# dengan batas klaim hingga 10 Desember 2025. Namun, yang ingin saya tekankan, inti keluhan saya bukan mengenai kuota gratis tersebut, melainkan mengapa tagihan tetap dibebankan penuh, sementara jaringan tidak tersedia dan layanan tidak dapat digunakan sama sekali. Pada saat informasi bantuan tersebut disampaikan pun, sinyal di lokasi saya tidak ada, sehingga klaim bantuan juga tidak dapat dilakukan. Screenshot Saya merasa kebijakan ini kurang mencerminkan empati kepada pelanggan yang terdampak bencana alam. Di tengah kondisi yang sulit seperti ini, saya berharap pihak XLSmart dapat memberikan keringanan tagihan serta segera memulihkan layanan jaringan di wilayah saya. Melalui Media Konsumen, saya berharap keluhan ini dapat menjadi perhatian serius bagi pihak XLSmart agar lebih bijak dan berempati terhadap pelanggan yang terdampak bencana. Demikian surat ini saya sampaikan. Atas perhatian dan tanggapan dari pihak terkait, saya ucapkan terima kasih. Budi Syahreza Aceh Tamiang, Aceh Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Munzir Akbarwan26 Desember 2025 - (13:39 WIB)Permalink Tagihan tidak mengenal keadaan, mau susah mau senang, tetap bayar nominal yg sdh tercetak 1 Login untuk Membalas
Budi SyahrezaPenulis artikel26 Desember 2025 - (15:13 WIB)Permalink Terima kasih atas pandangannya yaa. Dalam kondisi normal saya sepakat pasti kewajiban tagihan harus tetap dipenuhi. Tapi pada kondisi force majeure seperti bencana alam, praktik penyesuaian kebijakan bukanlah hal baru. Beberapa perusahaan besar pernah kok melakukannya, seperti perusahaan telekomunikasi lain, PLN, PDAM, perbankan, hingga maskapai dan sektor transportasi. Perlu saya luruskan, saya tidak meminta penghapusan sepihak dan bukan bentuk pembangkangan kewajiban. Yang saya harapkan adalah kebijakan empati dan penyesuaian yang adil atas layanan yang pada faktanya tidak dapat digunakan sama sekali akibat bencana. 1 Login untuk Membalas