Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Bot Chat Smartfren Beri Info Keliru soal Kuota, Paket Tambahan Saya Jadi Tak Terpakai 5 Februari 2026 Iqbal Maulana 2 Komentar Chat Bot, Customer complaint handling, Customer Service, Internet Service Provider, Kesalahan Informasi, Kondisi layanan tidak sesuai informasi, Kuota internet, Operator telepon seluler, Paket data internet, perbedaan informasi, Smartfren, Syarat dan Ketentuan, Transparansi Informasi, Urutan prioritas, XLSMART Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Awalnya, saya menggunakan Smartfren untuk internet, dengan kuota utama 150 GB seharga 150 ribu selama sebulan. Kemudian, saya tertarik untuk menambah kuota internet dengan membeli dua kali di hari yang berbeda. Sebelum itu, saya bertanya kepada bot chat Sarah di aplikasi MySmartfren tentang kuota mana yang akan terpakai terlebih dahulu jika saya membeli paket data tambahan. Bot tersebut menjawab bahwa kuota dengan masa aktif terpendek akan terpakai lebih dulu. Sayangnya saya tidak sempat mengambil screenshot dari percakapan tersebut. Screenshot Setelah itu, saya membeli paket kuota tambahan dan berharap kuota yang saya beli akan terpakai lebih dulu sesuai dengan informasi dari bot Sarah. Namun, kenyataannya kuota yang digunakan masih kuota utama saya yang memiliki masa aktif terpanjang, yang tidak sesuai dengan jawaban dari bot Sarah. Saya pun menghubungi customer service melalui telepon dengan nomor laporan: 2026020290664619, tetapi hanya disuruh menunggu tanpa kepastian yang jelas. Saya merasa sangat kecewa dengan pelayanan Smartfren, termasuk kesalahan dari bot chat-nya yang memberikan informasi yang keliru. Menghubungi live agent pun sangat sulit, dan ketika saya menelepon, mereka menyarankan untuk mengabaikan chat bot tersebut. Padahal mereka sendiri yang membuat bot chat bernama Sarah tersebut, meskipun sangat sulit untuk terhubung dengan live agent tersebut. Intinya, saya merasa rugi karena membeli paket tambahan yang tidak akan terpakai. Iqbal Maulana Sumenep, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Munzir Akbarwan5 Februari 2026 - (16:47 WIB)Permalink Bot kok ditanya? Manusia aja banyak bohongnya apalagi cuma bot Login untuk Membalas
Iqbal MaulanaPenulis artikel5 Februari 2026 - (18:19 WIB)Permalink Wkwk, tapi itu botnya sepertinya sudah berbasis AI, karena bahasanya sudah seperti bahasa manusia, ya saya percaya saja karena itu di aplikasi MySmartfren. Saya mengira sudah canggih karena bahasa yang digunakan sudah seperti bahasa manusia. Login untuk Membalas